Mbak Shanty,
Saya coba bantu dengan kasih postingan dr
milis sebelah nih tentang Pediasure.
1. Kalau saya pribadi sih lebih prefer
makanan home made daripada instan yah, karena bagaimana pun
2. Dulu pertama kali umur 6 bln Jovi saya
kasih pisang ambon, katanya itu jenis pisang yang paling bagus untuk bayi
dibanding pisang sunpride. Waktu 6 bulan sih emang Jovi juga sempat sembelit
karena saya kasih pisang berturut-turut 3 hari (^_^) buat tau dia alergi apa
tidak. Akhirnya saya berhentikan pisangnya sementara trus saya kasih
pepaya, dia udah ga sembelit lagi deh.
3. Kalau anak saya umur 7 bulan saya
mulai kasih bubur saring, tapi pemberiannya sehari 1x dulu.
4. Saya kasih artikel juga yah kenapa
MPASI dimulai umur 6 bulan. DSA anak saya juga dulu wanti-wanti saya nanti
anaknya umur 6 bulan yah Bu baru dikasih MPASI, kasian pencernaannya belum siap
kalau belum 6 bulan.
Hope it helps.
Regards,
Grace
Ini artikelnya, Mbak.
Dr. Wati
Wrote :
PEDIASURE
terus terang .. saat membaca email perihal pediasure ... saya deg2 an hehehe
... berdoa .. pasti ... pasti ada SP yg akan menanggapi ...Alhamdulillah ...
Yuli (Pudji) sudah merespons Adalah hak kalian untuk menentukan .. tetapi ..
teliti ketika membeli ...itu pepatah kuno yg tidak lekang dengan waktu ...
Pediasure adalah makanan cair ... untuk anak sakit berat ... Di lain pihak
.. dalam kesehatan ...tidak ada jalan pintas ...makan ya makan .. dalam
bentuk sefisiologis mungkin (itu istilah medisnya) atau se natural mungkin
(itu istilah awam nya)
makan harus ada serat ... ada phytikimia nya ... makan adalah exdperience
and entertainment.
Pemberian makan vair hanya untuk anak sehabis operasi pemotongan usus dan
kasus hawat lainnya ... pemberian makan cair untuk jangka panjang tentunya
akanmempengaruhi konerja sal pencernaan kita .. antara lain ... rahang
menjadi kecil... letak gigi menjadi tidak beraturan
Akhirnya ... ketika kita/kalian kecil dahulu ... pasti pernah gak mau makan
... apakah kalian diberi pediasure? Beruntung nya generasi terdahulu ..
tidak terlalu menjadi bulan2an iklan....
============
Hanni Wrote :
Di situsnya abbott (produsennya Pediasure) jelas lho disebut bahwa
Pediasureadalah Therapeutic Nutrient, atau Nutrisi untuk Pengobatan,
ditujukan untuk
anak-anak yang sakit berat & operasi besar sehingga kesulitan mencerna.
Dengan demikian, mengkonsumsi pediasure (dan nutren & sejenisnya) berarti
tidak menggunakan alat2 pencernaan dengan sempurna & maksimal. Dan jangan
lupa.. pencernaan dimulai dari di mulut.. karena sewaktu mengunyah, kita
menghasilkan enzim-enzim juga yang berperan membantu lambung nantinya untuk
mengolah makanan. Ini ternyata penting lho teman-teman.
masalah pencernaan yang muncul (mungkin tidak sekarang, tp di hari depan
anak2 kita) yg disebabkan rantai pencernaan ini tidak berfungsi akibat
keseringan kita by-pass (dari mulut -glek langsung ke lambung.. tidak lewat
proses dikunyah)
Satu hal lagi yg merupakan pengalaman nyataku, sebagai orangtua dari seorang
anak yg mengalami keterlambatan bicara. Beberapa dokter yang kami datangi
waktu memeriksakan anakku itu bertanya "Umur berapa mulai makanan
padat?"
dan "Bagaimana pola makannya".. Dulu aku pikir, ah.. apa pula
hubungannya
makan dengan bicara !#$$%^!! Tapiii ternyata dengan makan makanan padat,
organ bicara kita, khususnya otot-otot oromotor kita berlatih, dan ini
sangat membantu membentuk kemampuan bicara anak. Menurut dsa-ku, sudah
dibuktikan melalui penelitian bahwa semakin lama anak makan-makanan yang
lunak (apalagi cair!) dan jarang menggunakan mulutnya untuk mengunyah yang
padat, peluang terjadinya kesulitan bicara juga semakin besar.
Begitulah kebesaran Tuhan.. menciptakan semua organ tubuh saling berkait,
yang satu membantu mempersiapkan fungsi dan kemampuan organ
lain...mudah-
sebaik-baiknya.
/hanni
============
Dr. Wati wrote
CICI - pediasure
Aduh kenapa adit dikasih pediasure
Saya banyak berdiskusi dg DRG karena mereka akan memberikan seminar tentang
kesehatan gigi pada anak dan saya diminta bicara dari aspek dokter anak
Salah satu yg jadi issue adalah PEMBERIAN FLUOR SUPPLEMENT KARENA EFEK
SAMPINGNYA
Kedua, pola makan yg salah misalnya minum susu botol mau tidur; makanan di
blender saring sampai di atas usia 9 bulan. lalu makan makanan kayak
pediasure!!!
Anak yg tidak belajar mengunyah rahangnya tidak tumbuh, gusinya tidak sehat
Kedua, pediasure untuk anak oper asi usus misalnya, baru sambung usus, nah
gak bisa dikasih makanan biasa, kasih deh makanan cair.
Ketiga, pediasure tdk memberikan serat, tdk memberikan phytochemicals suatu
zat yg berguna untuk mencegah kanker, diabetes,dan penyakit jantung. Mulai
deh makan biasa aja, biar aja sedikit asal sering
============
Yulli wrote:
Pediasure tdk lebih unggul dari susu biasa. Pediasure adalah makanan cair
jadi seberulnya dibuat untuk anak2 sakit berat yg tdk bisa makan makanan
padat. Adalah kesalah kaprahan - memberikan pediasure pada anak yg tdk mau
makan. Makan itu bagian dari pendidikan, eksperimen, pengalaman, adventure.
makan cair hanya kalau anak kita sakit berat, pasca operasi usus. Dia lebih
mahal kreena packingnya kaleng, gulanya bukan lactosa tapi sukrosa, lemaknya
lemak khusus biuat anak sakit berat. Jadi, gak perlu
pakai pediasure, apalagi rasanya manis sekali makan harus fisiologis 0
artinya yg normal2 saja.
============
SHARING MBA DWI RODMAN (14 okt 04)
Dear Smart Parents,
Saya hanya mau sharing. Di US DSA juga menganjurkan anak-anak di atas satu
tahun yang tidak ASI diminta minum susu biasa full cream s/d 2 tahun dan
jangan minum susu formula. Di sini juga tidak ada susu formula untuk anak
usia 2 tahun ke atas, yang ada susu Pediasure etc dengan catatan harus
seijin DSA.
Saya ditegur oleh DSA anak saya karena saya masih memberikan anak saya 15
bulan (waktu 2 bulan lalu) susu formula. Menurut DSA disini kalau minum
susu formula satu sudah pasti mahal lebih mahal dari di
merk yang sama (1 kaleng kecil Similac US$25) dan kedua nafsu makan anak
agak berkurang karena kenyang susu sehingga dikhawatirkan asupan vitamin
dan gizi lainnya terutama zat besi tidak mencukupi.
Sekarang saya masih memberikan susu formula untuk anak saya yang kedua ini
tetapi sudah saya kurangi porsinya dan mulai diganti dengan susu biasa
untuk makan pagi cerealnya. Dan juga ternyata sekarang anak saya makannya
juga lebih banyak dari sebelumnya. (Saya pasti ditegur lagi besok Jum'at
karena masih kasih formula he...he...).
Untuk anak saya yang besar, saya sudah mulai pakai susu cair non fat
sejak dia umur 26 bulan dan tidak ada masalah pakai susu cair biasa atau
susu kedelai. Kalau khawatir kurang DHA etc, saya perbanyak dimakanannya
ie ikan salmon, sayur buah, daging, ayam, etc.
Saya juga pernah baca di Nakita lama (kalau tidak salah) untuk pemberian
susu hangat atau dingin dari bayi sebetulnya hanya kebiasaan. Saya sudah
coba untuk anak kedua, saya hanya beri ASI dan ASI perah susu ruang sejak
bayi, susu formula juga suhu ruang (setelah 6 bulan) dan sekarang susu
dingin, ternyata tidak ada masalah. Keuntungannya kalau perlu travel jauh
tidak repot, tidak perlu menghangatkan susu, atau bawa termos air etc.
Karena riskan bawa termos air panas, pernah di airport suami saya diminta
minum air panas dari termos (untung sudah agak lama jadi tidak terlalu
panas), karena khawatir isinya lain, he...he...
Kemudian tips lain, sebelum kita memberikan baik makanan atau minum ke
anak, mungkin sebaiknya dicicipi dulu, kalau kita suka biasanya anak juga
suka dan juga untuk mencegah susu basi etc diberikan ke anak.
Maaf kalau e.mailnya terlalu panjang , semoga membantu.
Salam,
Dwi
============
"keanka1" <keanka1@yahoo.
Sent by: sehat@yahoogroups.
05/17/2005 01:13 PM
Mbak Agatha,
coba saya bantu ya..
kebetulan di
di Indo... either mereka kasih ASI esklusif or kalau memang terpaksa di
kasih formula ya dikasih formula biasa...
Kalau memang ASI sudah gak keluar lagi (sebenarnya ASI itu
demand ya...)dan bayi sudah berusia 9 bulan..
dari makanan pedamping... Kalau memang kita bisa mendapatkan DHA/AHA yang
asli kenapa harus buatan pabrik??? Anak diatas usia 1 tahun sudah bisa
diberikan susu UHT (malah dianjurkan), karena kebutuhan susunya
untuk pemenuhan kalsium... gak perlu pake formula lagi..Kalau saya
bandingkan keadaan ditanah air dengan disini.. sungguh bedaaa sekali...
banyak sekali dokter2 di Indo yang nganjurin pemberian ini itu buat
bayi..dari susu formula tambahan embel2 macamnya dha/aha and whatever... ,
pemberian vitamin penapsu makan.., multivitamin.
tumbuh giginya terlambat (padahal
fluoride vinafluor)katanya biar bisa bikin tumbuh giginya cepet.. or malah
kalo anak susah makan
dianjurin pemberian pediasure (disini pediasure gak bisa dibeli
bebas)....ADAOWWWWW
Saya pernah tanya dsanya anakku menggenai pemberian dha/aha... dia mah
malah senyum2 aja... dia bilang terserah saya sebagai ibunya mau kasih
susu formula dengan tambahan embel2 itu, tapi kalo menurutnya sih gak
perlu percuma buang duit...cari langsung dari sumbernya aja
gitu katanya dia...
Sorry kalo ada kata2 yang gak berkenan..
regards,
Shereen-bundanyasim
Penundaan pemberian makanan padat sampai bayi
berusia 6 bulan berlaku bagi bagi yang mendapatkan ASI, ASI eksklusif dan juga
susu formula.
1.
ASI adalah satu-satunya makanan dan minuman yang dibutuhkan oleh bayi hingga ia
berusia enam bulan
ASI
adalah makan bernutrisi dan berenergi tinggi, yang mudah untuk dicerna. ASI
memiliki kandungan yang dapat membantu menyerapan nutrisi. Pada bulan-bulan
awal, saat bayi dalam kondisi yang paling rentan, ASI eksklusif membantu
melindunginya bayi dari diare, sudden infant death syndrome/SIDS - sindrom
kematian tiba-tiba pada bayi, infeksi telinga dan penyakit infeksi lain yang
biasa terjadi. Riset medis mengatakan bahwa ASI eksklusif membuat bayi
berkembang dengan baik pada 6 bulan pertama bahkan pada usia lebih dari 6
bulan. Organisasi Kesehatan Dunia – WHO mengatakan: “ASI adalah
suatu cara yang tidak tertandingi oleh apapun dalam menyediakan makanan ideal
untuk pertumbuhan dan perkembangan seorang bayi… Evaluasi pada
bukti-bukti yang telah ada menunjukkan bahwa pada tingkat populasi dasar,
pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan adalah cara yang paling optimal dalam
pemberian makan kepada bayi. ” Setelah 6 bulan, biasanya bayi membutuhkan
lebih banyak zat besi dan seng daripada yang tersedia didalam ASI – pada
titik inilah, nutrisi tambahan bisa diperoleh dari sedikit porsi makanan padat.
Bayi-bayi tertentu bisa minum ASI hingga usia 12 bulan atau lebih – selama
bayi anda terus menambah berat dan tumbuh sebagaimana mestinya, berarti ASI
anda bisa memenuhi kebutuhannya dengan baik.
2.
Menunda pemberian makanan padat memberikan perlindungan yang lebih baik pada
bayi terhadap berbagai penyakit
Meskipun
bayi terus menerima imunitas melalui ASI selama mereka terus disusui, kekebalan
paling besar diterima bayi saat dia diberikan ASI eksklusif. ASI memiliki
kandungan 50+ faktor imunitas yang sudah dikenal, dan mungkin lebih banyak lagi
yang masih tidak diketahui. Satu studi memperlihatkan bayi yang diberikan ASI
eksklusif selama 4 bulan+ mengalami infeksi telinga 40% lebih sedikit daripada
bayi yang diberi ASI ditambah makanan tambahan lain. Probabilitas terjadinya
penyakit pernapasan selama masa kanak-kanak secara signifikan berkurang bila
bayi diberikan ASI eksklusif setidaknya selama 15 minggu dan makanan pada tidak
diberikan selama periode ini. (
3.
Menunda pemberian makanan padat memberikan kesempatan pada sistem penernaan
bayi untuk berkembang menjadi lebih matang
Biasanya
bayi siap untuk makan makanan padat, baik secara pertumbuhan maupun secara
psikologis, pada usia 6 – 9 bulan. Bila makanan padat sudah mulai
diberikan sebelum sistem pencernaan bayi siap untuk menerimanya, maka makanan
tersebut tidak dapat dicerna dengan baik dan dapat menyebabkan reaksi yang
tidak menyenangkan (gangguan pencernaan, timbulnya gas, konstipasi dll). Tubuh
bayi belum memiliki protein pencernaan yang lengkap. Asam lambung dan pepsin
dibuang pada saat kelahiran dan baru dalam 3 sampai 4 bulan terakhir jumlahnya
meningkat mendekati jumlah untuk orang dewasa. Amilase, enzim yang diproduksi
oleh pankreas belum mencapai jumlah yang cukup untuk mencernakan makanan kasar
sampai usia sekitar 6 bulan. Dan enzim pencerna karbohidrat seperti maltase,
isomaltase dan sukrase belum mencapai level oranga dewasa sebelum 7 bulan. Bayi
juga memiliki jumlah lipase dan bile salts dalam jumlah yang sedikit, sehingga
pencernaan lemak belum mencapai level orang dewasa sebelum usia 6-9 bulan.
4.
Menunda pemberian makanan padat memberikan kesempatan pada bayi agar sistem
yang dibutuhkan untuk mencerna makanan padat dapat berkembang dengan baik
Tanda-tanda
yang menunjukkan bahwa bayi sudah siap untuk menerima makanan padat termasuk ::
- Bayi dapat duduk dengan baik tanpa dibantu.
- Reflek lidah bayi sudah hilang dan tidak secara
otomatis mendorong makanan padat keluar dari mulutnya dengan lidah.
- Bayi sudah siap dan mau mengunyah.
- Bayi sudah bisa “menjumput”, dimana
dia bisa memegang makanan atau benda lainnya dengan jempol dan
telunjuknya. Menggunakan jari dan menggosokkan makanan ke telapak tangan
tidak bisa menggantikan gerakan “menjumput”.
- Bayi kelihatan bersemangat untuk ikut serta pada
saat makan dan mungkin akan mencoba untuk meraih makanan dan memasukkannya
ke dalam mulut.
Sering
kali kita mengatakan bahwa salah satu tanda bahwa bayi sudah siap untuk
menerima makanan padat adalah bila bayi terus menerus ingin menyusu (kelihatan
tidak puas setelah diberikan ASI/susu)-walaupun dia tidak sedang dalam keadaan
sakit, akan tumbuh gigi , mengalami perubahan rutinitas atau mengalami
pertumbuhan yang tiba-tiba. Meskipun demikian, sulit untuk menentukan apakah
peningkatan kebutuhan untuk menyusui itu berhubungan dengan kesiapan bayi untuk
menerima makanan padat. Banyak (bahkan sebagian besar) bayi usia 6 bulan yang
mengalami pertumbuhan yang tiba-tiba, tumbuh gigi dan mengalami berbagai
perkembangan – dalam satu waktu, yang pada akhirnya bisa menyebabkan
meningkatnya kebutuhan untuk menyusui. Yakinkan bahwa anda melihat semua
tanda-tanda kesiapan untuk menerima makanan padat sebagai suatu kesatuan,
karena bila bayi hanya menunjukkan meningkatnya kebutuhan untuk menyusui, itu
bukanlah tanda kesiapannya untuk menerima makanan padat.
5.
Menunda pemberian makanan padat mengurangi resiko alergi makanan
Berbagai
catatan menunjukkan bahwa memperpanjang pemberian ASI eksklusif mengakibatkan
rendahnya angka insiden terjadinya alergi makanan (lihat Referensi alergi dan
Resiko Pemberian Makanan Instan). Sejak lahir sampai usia antara empat sampai
enam bulan, bayi memiliki apa yang biasa disebut sebagai “usus yang
terbuka”. Ini berarti bahwa jarak yang ada di antara sel-sel pada usus
kecil akan membuat makromolekul yang utuh, termasuk protein dan bakteri
patogen, dapat masuk ke dalam aliran darah. Hal ini menguntungkan bagi bayi yang
mendapatkan ASI karena zat antibodi yang terdapat di dalam ASI dapat masuk
langsung melalui aliran darah bayi, tetapi hal ini juga berarti bahwa
protein-protein lain dari makanan selain ASI (yang mungkin dapat menyebabkan
bayi menderita alergi) dan bakteri patogen yang bisa menyebabkan berbagai
penyakit bisa masuk juga. Dalam 4-6 bulan pertama usia bayi, saat usus masih
“terbuka”, antibodi (slgA) dari ASI melapisi organ pencernaan bayi
dan menyediakan kekebalan pasif, mengurangi terjadinya penyakit dan reaksi
alergi sebelum penutupan usus terjadi. Bayi mulai memproduksi antibodi sendiri
pada usia sekitar 6 bulan, dan penutupan usus biasanya terjadi pada saat yang
sama.
6.
Menunda pemberian makanan padat membantu melindungi bayi dari anemia karena
kekurangan zat besi
Pengenalan
suplemen zat besi dan makanan yang mengandung zat besi, terutama pada usia enam
bulan pertama, mengurangi efisiensi penyerapan zat besi pada bayi. Bayi yang
sehat dan lahir cukup bulan yang diberi ASI eksklusif selama 6-9 bulan menunjukkan
kecukupan kandungan hemoglobin dan zat besi yang normal. Dalam suatu studi
(Pisacane, 1995), para peneliti menyimpulkan bahwa bayi yang diberikan ASI
eksklusif selama 7 bulan (dan tidak diberikan suplemen zat besi atau sereal
yang mengandung zat besi) menunjukkan level hemoglobin yang secara signifikan
lebih tinggi dalam waktu satu tahun dibandingkan bayi yang mendapat ASI tapi
menerima makanan padat pada usia kurang dari tujuh bulan.
7.
Menunda pemberian makanan padat membantu melindungi bayi dari resiko terjadinya
obesitas di masa datang
Pemberian
makanan padat terlalu dini sering dihubungkan dengan meningkatnya kandungan
lemak dan berat badan pada anak-anak. (Untuk contoh, lihat Wilson 1998, von
Kries 1999, Kalies 2005)
8.
Menunda pemberian makanan padat membantu para ibu untuk mejaga kesediaan ASI
mereka
Berbagai
studi menunjukkan bahwa pada bayi makanan padat akan menggantikan prosi susu
dalam menunya – makanan tersebut tidak menambah total asupan pada bayi.
Makin banyak makanan padat yang dimakan oleh bayi, maka makin sedikit susu yang
dia serap dari ibunya, dan makin sedikit susu yang diserap dari ibu berarti
produksi ASI juga makin sedikit. Bayi yang makan banyak makanan padat atau
makan makanan padat pada umur yang lebih muda cenderung lebih cepat disapih.
9.
Menunda makanan padat membantu memberi jarak pada kelahirn bayi
Pemberian
ASI biasanya sangat efektif dalam mencegah kehamilan terutama bila bayi anda
mendapatkan ASI eksklusif dan semua kebutuhan nutrisinya dapat dipenuhi melalui
ASI..
10.
Menunda pemberian makanan padat membuat pemberiannya menjadi lebih mudah
Bayi yang
mulai makan makanan padat pada usia yang lebih besar dapat makan sendiri dan
lebih kecil kecendurangan untuk mengalami alergi terhadap makanan.
Sumber
- Why Delay Solid Foods? http://www.kellymom
.com/nutrition/ solids/delay- solids.html - When Will My Baby Be Ready For Solid Foods? http://www.kellymom
.com/nutrition/ solids/solids- when.html
From:
Sent: Wednesday, November 19, 2008
8:26 AM
To:
Subject: [Bayi-Kita] mohon
bantuannya ya..
Importance: High
Moms and dads,
Aku mohon sharingnya dong, tapi sebelumnya maaf nih curhatnya
kepanjangan.
karena khawatir dan ga mau nunggu blama2 lagi...jumat pagi aku
pergi ke dsa lain u periksa kondisi bayiku karena jatuh dr tempat tidur
setinggi 1/2 m saat kamis malam. (cerobohnya aku... hiks..) soalnya dsa
anakku prakteknya malem. alhamd bayiku gapapa..
terkait dengan berat badan anakku yg 5,8kg tinggi 63 cm (berat
lahir 2,66 tinggi lahir 45cm) beliau bilang kurang, beliau mengganti vitamin yg
diberi dsa anakku –apial** dan fer*** dengan pedia****- maaf nyebut
merk..beliau juga menyarakan untuk nambah bb anakku yg kecil itu dengan
memberinya makanan instan supaya lebih mudah diserap tubuh karena kl buat
sendiri bb bayiku ga bakalan naik2. bayiku disarankan untuk makan makanan
instan dan untuk buahnya agar diberi pisang. yang ingin aku tanyain:
1.apa benar makanan instan lebih baik dbanding buat sendiri, dan untuk kasus
anakku apakah sarannya sudah tepat? Oia, menurutnya makanan instan bagus karena
hygenist,memenuhi semua unsur yg dibutuhkan bayi, tdk ada unsur kimia yang
berbahaya karena telah dibuat para ahli dan mendapat persetujuan lembaga
internasional. Adakah moms & dads yg bayinya makan makanan instan?
adakah yg punya saran makanan instan apa yg bagus?
2.buah pisang bukannya bikin bayi sembelit ya? baiknya jika
dberi pisang, pisang apa ya?
3.pada usia berapa bayi diperkenankan makan bubur saring?
4. ada pengetahuan baru yang buat aku kaget, beliau dengan
yakinnya bilang kalo bayi yang tidak dberi asix maka pd usia 2bln boleh dberi
makanan tambahan. wahhh, bukanya lembaga internasional bilang makanan tambahan
seharusnya diberikan saat bayi 6 bln baik bayi asix maupun formula karena
pencernaannya msh blm siap? Jadi bingung nih mana yg bener...
5.alhmd sd skrg aku masih ngasi asi, usia 6bln baru aku kasi
bubur susu buatan sendiri dan untuk buahnya baru aku aksi jeruk baby dan pear
xianglie-tapi usia 6hr sepertinya kena formula selama 4hr karena kuning, aku ga
diijinkan tinggal bsama bayi oleh RS, hanya diperkenankan menyusui 2x dan kirim
asi aja,waktu itu pengetahuanku ttg pentingnya asi masi minim sekali sampe rela
aja jika bayinya diberi formula olehb RS.perjuanganku untuk mempertahankan asix
sempet goyah waktu usia bayiku 2bln, karena aku kena mastitis dan PD sebelah
kananku harus dibedah, alhasil selama 1 bln lebih aku menyusui dengan 1 PD
(kiri saja), semula hawatir kurang asi, tapi ternyata begitu dicek ke dsa bb
anakku dari 3,8 kg (1 bln) naik menjadi 5,2 kg (2,5bln) , tapi saat
umur 3bln turun menjadi 4,8 kg karena tertular batpil. setelah aku sembuh dan
mulai bisa menyusui dg PD kanan, bayiku ga mau mi2 dot lagi, juga susah mi2 dg
PD kiri, malah jadi suka dg PD kanan yg isinya sedikit, alhasil bb'nya naiknya
hanya 2-4 ons perbulan, oleh dsa bayiku diberi vitamin, karena susah minum kl
aku kerja, ahirnya aku konsul ke klinik laktasi, aku disaranin untuk stop dot, aku
pake sendoklah, ahirnya bayinya mulai minum banyak tapi belakangan jadi gamau
pake sendok lagi...mi2nya malah nungguin aku pulang kerja (istirahat aku selalu
mengusahkan pulang ke rmh)..dberi sendok susah sekali sampai stock asiku banyak
yg jadi es..hiks...sewaktu kemarin ke dsa bayiku, aku disarankan kembali ke
dot....nah, aku jadi bingung dulu disuruh lepas dot sekarang meski kembali ke
dot...aku hawatir bayinya akan bingung puting ato susah lagi mimi?baiknya
gimana ya...
6. saat ini bayiku kl pup suka ngeden, kasian liatnya, terus
pupnya juga cuma sedikit sekali dan dah ga encer lagi ..apa setelah diberi
mpasi, bayi pupnya akan seperti itu atau karena kurang makan buahnya ya..?
maaf banget curhatannya panjangg ...
mohon sarannya ya..
tks banyak
