Skip to search.

Breaking News Visit Yahoo! News for the latest.

×Close this window

epicurina · Epicurina Indonesia

The Yahoo! Groups Product Blog

Check it out!

Group Information

  • Members: 427
  • Category: Eating Out
  • Founded: Jan 23, 2002
  • Language: English
? Already a member? Sign in to Yahoo!

Yahoo! Groups Tips

Did you know...
Real people. Real stories. See how Yahoo! Groups impacts members worldwide.

Messages

Advanced
Messages Help
Messages 3504 - 3534 of 3787   Oldest  |  < Older  |  Newer >  |  Newest
Messages: Show Message Summaries Sort by Date ^  
#3504 From: ninit soesabdo <ninit_hws@...>
Date: Mon Feb 25, 2008 4:10 am
Subject: Re: Review: Mie Ayam Boy, Mayestik
ninit_hws
Send Email Send Email
 
Kalo segi rasa, gw setuju bay. Trus, kok mereka gak kesulitan menjaring
pengunjung? mungkin nih.... sekali lagi... lokasi...lokasi..lokasi.  karena
disitu area pasar yang cukup ramai jadi mayoritas pengunjungnya yang kaum wanita
banyak mampir kesitu. Selain itu juga, terlepas dari cita rasa nya yang mungkin
ditempat lain lebih nendang, mungkin aroma nostalgia yang kadang membuat para
generasi ortu atau om/tante kita pengen sesekali mampir ke Bakmi si boy. .

   ni2t

Bayu Yunantias Amus <guludug@...> wrote:
           Category: Restaurants
Cuisine: Chinese
Location: Pasar Mayestik

Perlu di-review karena menurut gw dan isteri, Mie Ayam Boy samasekali
nggak sesuai harapan. Yah, harapan sih personal things ya, tapi on
overall sih kami salah informasi. Menurut temen isteri, tempat ini
menyajikan "Mie Ayam", cuma dia nggak nyebut kalau mie ayam nya itu
Chinese style, bukan kampung style. Padahal kami dah bilang sama ybs
kalau perbandingan kami adalah Mie Ayam Yunus di Tebet (kampung style).

Selain sulit banget nyari tempat duduk kalau pas jam sibuk, suasanya
juga yah nothing to enjoy karena setting tempat bener2 minimalis ala
kedai mie jaman baheula seperti Bakmi Gang Kelinci era 80-an; lantai
dan dinding keramik putih, bersih sih tapi minimalis sekali.

Pilihan makanannya ada tiga: Mie, Bihun, dan Kwetiau. Masing-masing
bisa dipilih dengan variasi plus ayam, plus baso, plus pangsit
(kering/kuah) atau variasi antara ketiganya.

Tastewise sih yaaaa lumayan enak lah (tiga bintang dari lima), dengan
kadar minyak yang rada-rada overloaded. Cuma, dengan total damage
makan bedua yang bisa jatuh hingga diatas IDR 50K untuk berdua (kalo
pesen menu komplit), rasanya gw tau beberapa alternatif yang cukup
nendang dengan harga yang lebih bersahabat.

Tapi kalau menilik suasana toko saat itu, keliatannya lidah dan selera
kami berdualah yang rada nggak beres =), karena Mie Ayam Boy yang
ngetop dan sudah ada sejak bertahun-tahun silam ini kelihatannya
samasekali nggak sulit menjaring pengunjung, terutama dari kalangan
wanita, wanita, dan wanita. (bay)






---------------------------------
Looking for last minute shopping deals?  Find them fast with Yahoo! Search.

[Non-text portions of this message have been removed]

#3505 From: "Ade Putri Paramadita" <adeputri@...>
Date: Wed Mar 19, 2008 3:43 am
Subject: All You Can Eat, 100K nett at TORO - March 20, 2008 from 6pm to 9pm
adeputri_zoik
Send Email Send Email
 
Dear Fellas,
What is your planning for tomorrow?
Look at what we've planned for you!

Chop American , Eat Japanese

Toro, one of the best Japanese restaurant in town, in conjunction with
KickAss Choppers, would like to give you a special offer.


















All you can eat, including free-refill of hot / cold ocha,
for only IDR 100K nett per-person!
And while enjoying the delightful wide-variety of sushi, sashimi, ramen, and
some more Japanese dishes,
you can also see hundreds pictures from KickAss Choppers garage.
Not only that, you can discuss anything about kustom kulture, choppers,
hotrods, and some other kool stuffs
with Veroland (owner of KickAss Choppers / a well known so-called
modificator / customizer / chopper builder) as well...

This great value will only be available at;
TORO
Centre Park, Ground Floor - Gedung BRI II
Jl. Jend. Sudirman Kav. 44-46, Jakarta
Phone: (021) 251-5285

on Thursday, March 20th 2008
from 6pm to 9pm

Due to limited seats, please make reservation to
Ade (Cell : 0818671535 / E-mail :  <mailto:info@...>
info@... ) - by March 19th 2008 the latest.
Don't forget to bring extra cash,
because KickAss Choppers is going to sell its ass kickin' merchandise there,
too!

Please spread this info to your friends...
Hope to meet you all there, Fellas.





Kustom, Choppers, Hotrods!
KickAss Choppers
  <http://www.kickasschoppers.net/> www.kickasschoppers.net



[Non-text portions of this message have been removed]

#3506 From: "paint_a_holic" <paint_a_holic@...>
Date: Sun Mar 16, 2008 2:54 am
Subject: hellow
paint_a_holic
Send Email Send Email
 
Hi, my name is fidya, I'm 21 years old, I'm a student in math ITB.I
looooove food, especially spicy and saucy food. Even though I live in
Bandung for more than 10 years, I dont explore Bandung too much so I
pretty much clueless, I hope by join this group my knowledge of
Bandung's good food will expand (alaaaah basa inggris naon ieu, maap
ye biasanya juga ngomong basa indonesia campur sunda kasar)
Nice to know you all!!ke fidya mah jangan asa-asa deh, kasi tau aja
semua makanan enak, insya Allah dicobain!!(Itu karena cita-cita
terbesarku adalah mencicipi seluruh makanan yang ada di dunia ini
huohohohohohoho.....)

#3507 From: "Tria Nuragustina" <tria.nuragustina@...>
Date: Wed Mar 19, 2008 5:19 am
Subject: Re: hellow-food in bandung
anakkurus
Send Email Send Email
 
Hi Fidya,

Kebetulan gw weekend kemarin ke Bandung! Rekomendasi strictly berdasarkan
makanan ya, Fidya (krn kalo mo nyari suasana, jgn baca ini, silakan liat
referensi media cetak/tv berbau lifestyle yg betebaran...)
FYI, beberapa temuan2 adlh rekomendasi Ade Putri (member Epicurina) &
Hiang Marahimin (penulis makanan) yg sudah gw cek & ricek (tried &
tested).

I scream 4 Ice Cream (Jl. Hariangbanga):
Satu2nya tempat makan es krim di Bandung yang punya es krim gaya tepanyaki
(otulho, kayak metode Cold Stone & Fudge Factory, tapi harga lokal krn
bukan franchise).  Adonan ASLI susu & krim/real color & sweetness of real
fruits, not essences/no stabilizer (no pre-mix)

Wind Chime (JL. Sawunggaling):
Fine dining di jakarta? itu sudah biasa. Fine dining di bandung? itu baru
gila! Pasalnya, org bandung kan maunya murah,meriah, enak, jadinya
keberadaan fine dining dgn harga premium yang dibarengi kualitas tinggi
rintisan Chef Felix ini cukup nekat! Sempet ngintip chiller kitchen-nya,
ada foie gras, roe dari aneka ikan, truffle (tinned), wagyu marbling point
9, blah blah.. Tamu hotel bintang5 bandung bahkan larinya ke sini. Gak
perlu bawa duit segepok, krn toh cuma makan dessert-nya aja udah bahagia
(choc melt, choc marquis...). Oya, sempet juga minta rosemary  1 pot dari
kebon herbs Felix.

Congo (dago pakar):
tau kan kalo dago pakar terkenal dgn cafe/resto hip yg menjual suasana? Yg
satu ini interiornya paling gw suka dan gw cuma beli singkong goreng
(dduuhh, jauh amat beli singkong di dago atas..)

Kantoh Legoh (Jl sultan agung):
kantin yg terdapat di area distro God Inc (distro terkenal milik grup band
industrial-goth "Koil"). MIlik Leon, sang drummer. Selain melahap aneka
ayam/bebek rica-rica, dipersilakan ngintip ke dapurnya dan melihat sosok
LEon tampak belakang yg khas dengan perawakan badananya yg mirip Obelix yg
sibuk masak-masak...(ini view yg unik & lucu bgt!)

Wale/Warung Lela (dago pakar):
Ni diaaa, jualan mi bisa beli harley. Laku pisan! Mi-nya rintisan Bu Lela
& anaknya, Vera. Bukan gaya GM atau pinggir jalan yg medok. Gw fanatis mi
ini krn stock & mi-nya begitu light. Alamak...natural banget. Gak usah deh
ditambahain sambel, cuka,kecap dkk!

Dll:
Nasi Kalong (nasi item dari kluwek. Bukanya malem di jl riau. Abaikan
latar musik diskonya yg norak)
Sambal Ganja (di resto Raja Melayu. Lauknnya cukup merasuk di segala indra
cecap). Tenang, gak bakal ditangkep, wong sambel ini langganan kapolda BDG
kok!)
Sosis Dick (Silakan diperkenalkan ke anak2 krn aman euy (tanpa
pengawet.tanpa pewarnam tanpa MSG)


Skian sodara-sodara. Gak plu diterangin lbh jauh lagi krn gw udah kburu
ngiler.

Salam hangat,
Trifitria S. Nuragustina (Tria)







> Hi, my name is fidya, I'm 21 years old, I'm a student in math ITB.I
> looooove food, especially spicy and saucy food. Even though I live in
> Bandung for more than 10 years, I dont explore Bandung too much so I
> pretty much clueless, I hope by join this group my knowledge of
> Bandung's good food will expand (alaaaah basa inggris naon ieu, maap
> ye biasanya juga ngomong basa indonesia campur sunda kasar)
> Nice to know you all!!ke fidya mah jangan asa-asa deh, kasi tau aja
> semua makanan enak, insya Allah dicobain!!(Itu karena cita-cita
> terbesarku adalah mencicipi seluruh makanan yang ada di dunia ini
> huohohohohohoho.....)
>
>

#3508 From: ConciergeProd <conciergeprod@...>
Date: Wed Mar 19, 2008 5:58 am
Subject: NEO Lounge Soft Opening
conciergeprod
Send Email Send Email
 
*NEO Lounge soft opening.*

Bringing a new concept of lounging with is awarded designed interior NEO
Lounge is now open and will become quickly the new place to be…

Our unique ambiance with soft atmosphere from 17h00 to 23h00 and regular
theme nights with our resident Djs (ROCCA, VAI, ONIKS) or guest ones:

Mon-Tue: Chill House,

*Wednesday: NEO DISCO DANCE *with classic disco, vintage,..

Thursday and Friday: happy house from 90 to now, pop remixed,…

Saturday: soulful smooth house

With an incredible drink list and neverseen signature cocktail (Navy Seal,
Almond Confort,…) and a dazzling service Neo Lounge is the new alternative
to the "always the same" Jakarta's bars and lounges.

Ideally located in central Jakarta (New Menara Standard Chartered, Jl Satrio
164, just beside Sampoerna Square) the venue is at 150m off Jl Sudirman and
easy to access from Semanggi, Kuningan,…



*Upcoming events: *

NEO DISCO DANCE 90's are back Wednesday March19th

French Friday "Sacree Soiree Live" Friday March 28th

SOFT OPENING PARTY Saturday April 5th





Information and reservation :

NEO Lounge

New Menara Standard Chartered, Podium 2nd Floor

Jl Prof Dr Satrio 164

Jakarta 12950

(021) 2553 2040

neovanity@...

Our Marketing team is open for corporate proposal (partnership, corporate
events,…) : 087877083001


[Non-text portions of this message have been removed]

#3509 From: ConciergeProd <conciergeprod@...>
Date: Wed Mar 19, 2008 3:52 am
Subject: Restaurant VANITY Jakarta soft opening
conciergeprod
Send Email Send Email
 
Restaurant VANITY Jakarta soft opening.

VANITY is now open right in the heart of Jakarta in the New Menara Standard
Chartered, Jl Satrio 164.

VANITY Jakarta is a brand new Bistro-Fusion restaurant where our exigent
guests could enjoy their lunch and dinner in an already awarded fresh
wave-designed dining room (design magazine march 2008). A private dining
room is also available and reservations are recommended especially for the
dinner (last order 23h00)

The twisted menu created by the famous chef Bara Pattiradjawane (gula-gula
culinary show) spun into fusion European and Asian tastes :

Traditional French Pistou Soup.

Twice Baked Cheese Souffle.

Go-Green Salad With Smoked Salmon and Strawberry and Balsamic Dressing....

Oxtail soup (twisted new recipe)

Aglio Olio A La Vanity.

Pasta Pesto with Sesamed Prawn.

Seared Scallop and Prawn with Spicy Thai Sauce served with Fresh Spinach

Lamb Chop with Chermoula Sauce

Bulgogi (sirloin sliced slowly marinated ) with Pasta

Filet Mignon a la Bara...



Spice Chocolate Molten Cake.

Green Tea Tiramisu.

Profiteroles…



VANITY propose a specific menu during the soft opening period and special
promotions on our main specialities (from Rp 30 000 to 150 000):

Special Wine promotion : French wines from Rp 150 000 ++ / bottle !!!



Information and reservation :

VANITY Restaurant

New Menara Standard Chartered, Podium 2nd Floor

Jl Prof Dr Satrio 164

Jakarta 12950

(021) 2553 2040

neovanity@...


[Non-text portions of this message have been removed]

#3510 From: "paint_a_holic" <paint_a_holic@...>
Date: Sun Mar 23, 2008 11:57 am
Subject: Sate Kelinci Lembang
paint_a_holic
Send Email Send Email
 
WWWUUUUAAAA....
akhirnya fidya membuat kemajuan yang sangat besar dengan jalan2 ke
Lembang. Bersama (berdua doank)papap aku, kita nyobain sate kelinci
(well, buat papap sih ini yang ke...sekian kalinya).Kita ambilnya
warung pinggir jalan gitu. Pesen satu porsi harganya 15 ribu.
warungnya bersih sih..tapi banyak lalat!Setelah menunggu hampir 20
menit, akhirnya sate itu datang juga. Fidya makan sepuluh tusuk
looooo. satu tusuknya terdiri dari 3 iris daging kelinci. teksur
dagingnya itu lo aku suka. kayak daging ayam tapi aga keras dan ga
nempel gitu di tusukannya. kalo soal bumbu, bumbu kacangnya itu nomer
satu. not like other bumbu sate lainnya, kacangnya ditumbuk kasar
tapi minyaknya aga banyak (hati2 kolesterol)karena dipadu ma kecap
bango,bawang, wortel, bonteng, ma cengek merah, jadinya super
yahuuuuuudd(aduuh pengen lagi)tapi kata papap aku mah daging
kelincinya ga ada rasanya (dia mau daging kelincinya dikasi bumbu
gitu didiemin semalem baru dibakar).tapi klo kata aku mah cukup aja
gitu(secara bumbu kacangnya aja udah super lezaaat). Maap kaga ada
fotonya!!Nanti klo main ke Bandung dan kebetulanada di lembang,
silahkan coba sendiri. Eh yang udah pernah coba, menurut kalian
gimana?
confession:aku merasa sedikt bersalah nih makan mahluk yang paling
imut sedunia, abis gimana kan cita2 ku mencicipi makanan yang ada di
seluruh dunia (semoga disini ga ada anggota PETA)

                                              PEACE
                              Mahasiswa sengsara yang pengen makan enak

#3511 From: "Tria Nuragustina" <tria.nuragustina@...>
Date: Mon Mar 31, 2008 10:15 am
Subject: Re: Sate Kelinci Lembang
anakkurus
Send Email Send Email
 
Menyoal sate kelinci lembang:

Sudah saya makan 5 tahun lalu, tektur daging menyerupai daging ayam.
Citarasa dagingnya saya gak bisa komen krn udah ketutup saus kacang.
JAdinya, sate kelinci ya menurut saya = sate ayam yg ketutup sambel
kacang.


Sekian.
Oya...ke lembang kok gak makan ayam gantung?



> WWWUUUUAAAA....
> akhirnya fidya membuat kemajuan yang sangat besar dengan jalan2 ke
> Lembang. Bersama (berdua doank)papap aku, kita nyobain sate kelinci
> (well, buat papap sih ini yang ke...sekian kalinya).Kita ambilnya
> warung pinggir jalan gitu. Pesen satu porsi harganya 15 ribu.
> warungnya bersih sih..tapi banyak lalat!Setelah menunggu hampir 20
> menit, akhirnya sate itu datang juga. Fidya makan sepuluh tusuk
> looooo. satu tusuknya terdiri dari 3 iris daging kelinci. teksur
> dagingnya itu lo aku suka. kayak daging ayam tapi aga keras dan ga
> nempel gitu di tusukannya. kalo soal bumbu, bumbu kacangnya itu nomer
> satu. not like other bumbu sate lainnya, kacangnya ditumbuk kasar
> tapi minyaknya aga banyak (hati2 kolesterol)karena dipadu ma kecap
> bango,bawang, wortel, bonteng, ma cengek merah, jadinya super
> yahuuuuuudd(aduuh pengen lagi)tapi kata papap aku mah daging
> kelincinya ga ada rasanya (dia mau daging kelincinya dikasi bumbu
> gitu didiemin semalem baru dibakar).tapi klo kata aku mah cukup aja
> gitu(secara bumbu kacangnya aja udah super lezaaat). Maap kaga ada
> fotonya!!Nanti klo main ke Bandung dan kebetulanada di lembang,
> silahkan coba sendiri. Eh yang udah pernah coba, menurut kalian
> gimana?
> confession:aku merasa sedikt bersalah nih makan mahluk yang paling
> imut sedunia, abis gimana kan cita2 ku mencicipi makanan yang ada di
> seluruh dunia (semoga disini ga ada anggota PETA)
>
>                                              PEACE
>                              Mahasiswa sengsara yang pengen makan enak
>
>

#3512 From: "Tria Nuragustina" <tria.nuragustina@...>
Date: Thu Apr 3, 2008 9:04 am
Subject: Maraton Kuliner BANDUNG
anakkurus
Send Email Send Email
 
Dear Epicureans,

Setelah berwisata makan di Bandung 2 minggu lalu, saya merasa berkewajiban
menyebarkan ulasan makannya kepada sesama pecinta makan.  Ni tulisan
berselera pribadi, silakan manfaatkan hak mengkritik Anda.

Semoga handai taulan terhibur.

Smakelijk Snoepen,
Trifitria S. N (Tria)
*cewekkurusberperutbuncit*


[Non-text portions of this message have been removed]

#3513 From: "Tria Nuragustina" <tria.nuragustina@...>
Date: Thu Apr 3, 2008 9:12 am
Subject: Maraton Kuliner Bandung RE-SEND euy!
anakkurus
Send Email Send Email
 
Dear Epicureans,

Karena tulalit, belakangan saya teringat bahwa milis ini tidak menerima
attachment...Baeklaaah, ini akyuu re-send...
Nuhun, ulasan akan ditulis langsung disini. Tulisannya banyak dan
mpet-empetan.


24 JAM NGUBEK KULINER DAGO

Siap-siap bermaraton kuliner sepanjang kawasan jalan Merdeka hingga Dago
Pakar!

SEDEMIKIAN SERINGNYA Bandung diulas, saya tidak pesimis, karena selalu ada
hal baru di Bandung. Sebagai pribadi yang menempatkan kepuasan perut di
atas segalanya (inilah interpretasi saya terhadap idiom “My body is my
temple”), saya menyaring semua ide-ide segar kota Bandung yang sebagian
besar berwujud ke dalam resto-resto modern yang menjual suasana adem
Bandung, ke dalam sebuah wisata kuliner atas tempat makan yang betul-betul
pilihan.

Jajanan Pagi:
Sepiring Rica & Segelas Susu
	 Melepas dahaga pasti adalah hal yang dikejar selepas melakukan
perjalanan. Oleh karena itu, setelah tiba di Bandung dan menuju pusat
keramaian di Dago, saya dan Suryo Tanggono (aka Mas Tatang), menyusuri
jalan Aceh dan berehat di  Bandoengsche Melk Centrale (BMC). Inilah
tempat minum susu termasyhur se-Bandung. Dari rupa resto yang art deco,
terbayang sukacita  noni dan sinyo Belanda tempo doeloe kala minum susu
di sini. 'Sejak 1928', begitu yang tertulis pada kanopi restonya.
Tenggorokan yang mengering seketika menyadarkan saya untuk stop
beranalisa terlalu panjang dan kembali ke tujuan semula: Minum susu
segar!
	 Semua varian rasa susu saya pesan: stroberi, moka, vanila, cokelat, dan
plain (tanpa tambahan perasa). Diikuti oleh Strawberry Milk Shake dan
Grape Yoghurt Cocktail. Satu persatu gelas susu hadir di hadapan saya.
Tamu-tamu lain yang memandang takjub, pastinya mengira saya seorang yang
rakus, bukan sebagai seorang jurnalis kuliner yang haus menilai makanan
dengan cara mencicip menu yang variatif. Ah, lagi-lagi saya
menganalisa...
Segera seteguk susu plain berpindah ke tenggorokan. Aromanya natural, tak
serupa dengan susu bubuk yang biasanya menghantarkan sedikit aroma vanila.
Saat diteguk dingin, cita rasanya ringan dan tanpa aftertaste yang
artifisial. Sedangkan pada susu stroberi dan susu moka, cita rasa air gula
dan esensnya tidak kelewat pekat. Untuk mencicipi Grape Yoghurt Cocktail,
saya himbau Anda untuk memejamkan mata sambil bersiap menahan kecut! Untuk
ukuran yoghurt yang memang seharusnya terasa asam, tambahan gulanya cukup
adil, hanya segelintir berupa sirop anggur. Namun, bukankah ini cara seru
untuk memulai harimu?
	 Saya menyisakan segelas susu cokelat untuk bersantap di tempat
selanjutnya: Rumah Makan Legoh.  Info dari Ade Putri Paramadita, anggota
aktif milis makanan 'Epicurina', menyebutkan bahwa sang pemilik Legoh,
yakni Leon, tidak punya latar belakang sekolah masak, apalagi mengantongi
pengalaman kerja di bidang kuliner. Leon ternyata penggebuk drum terkenal
dari sebuah band indie lokal yang punya mimpi lain menjadi koki. Lucunya,
posisi Leon saat asyik memasak sering menjadi bahan intipan pelanggan.
Tampak belakang, perawakannya yang bagai Obelix, salah satu tokoh di
komik Asterix, terlihat menggemaskan saat terbingkai asap dari wok yang
ada di hadapannya. Bukan main membayangkan kelihaian musisi ini saat
menekuni pekerjaan yang justru bersifat sangat domestik tersebut.
Menu pilihan pria Manado ini sangat rumahan, yakni ramesan lauk stir fry
dan selalu dibubuhi dengan cengek alias cabai rawit! Andalannya adalah
bebek, ayam, dan cumi berbumbu rica. Bebek racikan Leon tidak amis,
melainkan legit karena direbus air kelapa. Sambal ricanya dibuat dadakan
dengan kombinasi tomat merah, cabai merah besar, cabai rawit, bawang
merah, daun jeruk, dan jahe (jahenya sedikit, karena menurut Leon orang
Bandung kurang menyenangi aroma jahe yang kuat).  Trik-trik ini, beserta
bumbu-bumbu lain didapat dari hobi Leon mengamati dapur rumah makan
chinese food. Terlatih sebagai anak dari sepasang penyuka makan dan cucu
pebisnis katering, Leon sigap merumuskan racikan pas untuk bumbu rica.
Eksotisme Bebek Goreng Rica Leon paling pas 'dikawinkan' dengan setangkup
nasi pulen. Amboi, gurihnya bebek yang terlumat bersama cabai yang diulek
kasar bersama tomat ini, sungguh nikmat. Untuk mengantisipasi pedasnya
'ranjau' cengek pada sambal rica, Leon bahkan memberi tip ‘Menanggulangi
Bibir Panas' di blog-nya yang sempat saya baca: "Salah satu caranya adalah
dengan mengunyah perlahan gorengan yang lembap, seperti tempe goreng atau
bakwan. Nikmati betul rasa gurihnya agar  minyaknya betul-betul 'mencuci'
capsaicin (zat yang berperan menyumbang rasa pedas dalam cabai). Gorengan
seperti kerupuk pun bisa membantu. Ini sudah diuji coba di dapur RM Legoh
dan terbukti berhasil menghilangkan pedas dan panas di bibir, juga
meningkatkan penjualan nasi, gorengan dan krupuk, tapi menurunkan juga
volume penjualan softdrink...!

Makan siang:
Garangnya Garang Asam
	 Jam menunjukkan pukul 11 siang. Walau berada di Bandung lautan factory
outlet, langkah kaki saya yang sedang berpetualang kuliner tidak tertuju
ke situ, melainkan meneruskan rute ke resto selanjutnya. Untuk icip-icip
makan siang yang cukup serius, terunut daftar investigasi berupa resto
Madame Sari, Wind Chime, dan Fashion Pasta.
	 Madame Sari adalah 'adik' dari Kartika Sari, tempat belanja oleh-oleh
pastry yang lebih dahulu punya nama. Restonya mentereng di ruas jalan
Juanda. Emosi dari orang-orang Jakarta yang rela menyetir jauh ke Bandung
dan kehabisan Garang Asem di sini memancing rasa penasaran saya. Resepnya
merupakan lungsuran warung milik Ratnawati, perintis Kartika Sari
sekaligus ibunda Andrew, pemegang kontrol Madame Sari. Keluarga ini
ternyata tak hanya pandai membuat aneka kue, tapi juga dalam
menghidangkan masakan.
Garang Asam versi Madame Sari ditemui bukan dalam versi daging ayam
kampung dan nyemek berbungkus daging pisang, melainkan berkuah dengan iga
sapi. Kuahnya sama, yakni kaya kunyit dan berimbuhan cabai hijau dan cabai
merah. Kuahnya legit, manis (dari rebusan tulang iga), dan lembut berkat
semburat asam-asam segar dari belimbing wuluh. Iganya merupakan jenis
lokal super yang empuk (direbus dengan panci presto) dan berdaging tebal.
Garang Asem Madame Sari ternyata memang ‘garang’. Pantas saja hati bisa
emosi jika kehabisan yang satu ini.
	 Jangan berlenggang keluar dari resto ini tanpa menenteng Pisang Bollen
Kartika Sari. Sudah tersebar cerita bahwa puff pastry pada kulit
pisangnya sangat gurih. Pisang rajanya melalui proses aging hingga
matangnya pas. Sejak Ratnawati memasok dagangannya di pasar basah pada
tahun 1974 hingga sukses menelurkan banyak cabang Kartika Sari, ia  tidak
'nakal' mengakali bahan kue. Inilah rahasia positioning dinastinya hingga
kini: rela meraih marjin kecil demi konsisten menggunakan bahan
berkualitas.
	 Di antara serbuan tempat makan yang murah, meriah, dan enak di Bandung,
menyajikan hidangan barat berharga premium serta mengandalkan racikan
chef dari Barat terhitung sebagai langkah nekat. Namun jangan mengira
Bandung tidak menyisakan tempat untuk para pemuja gastronomi tinggi. Di
kawasan Dago, ada 2 tempat yang tidak bakal mengecewakan lidah. Salah
satunya adalah Fashion Pasta. Terletak di antara resto-resto keren di
perbukitan Dago Pakar, resto yang baru buka bulan Februari 2008 ini kerap
menjadi tujuan para staf kedutaan besar Italia di Jakarta. Azas
persahabatan semasa di Seminyak, Bali, memantapkan hati Andrea Aliani
(yang juga berpengalaman 'melahirkan' Fashion Cafe, Milan) dan Denny
Trisnanto untuk membuka Fashion Pasta. Andrea mengandeng Yayuk
Santamaria, penggila pasta yang telah berdomisili di Italia selama 17
tahun, sebagai nahkoda dapurnya.
	 Pasta jenis tagliatelle di sini dibuat segar. Untuk pasta kering jenis
spaghetti, penne, dan fusilli, mereka memilih pasta kenamaan produksi
kota Parma. Dari kota Parma pula mereka memasok keju parmigiano reggiano.
Tagliatelle al Ragu di Carne adalah primi (main course) dengan saus
daging sapi cincang dan tomat merah. Karena dibuat segar, helai demi
helai pastanya lebih berpori dan kasar, sehingga memerangkap saus dengan
lebih baik. Saya merasakan cita rasa saus yang nendang, yakni asam-segar
dan tidak terlalu manis (berkat penambahan pasta tomat yang tidak kelewat
banyak). Ada lagi Spaghetti Pomodoro e Basilica, yakni spageti dengan
tekstur saus tomat yang chunky.  Mamma Mia...
	 Saat mencicip penne bersaus krim, Andrea sempat mengajari saya mencoba
menyukai cita rasa cream sauce yang lebih klop jika menggunakan cabai
bubuk, ketimbang cabai botolan. Terpuaskan mencicip the real italian
food, saya menodong Andrea untuk beraksi meracik tagliatelle. Berpindah
ke dapur, ia memperlihatkan gerakan tangannya yang lentur menguleni
adonan. Dengan telaten, ia pun memotong adonannya menggunakan alat
pemotong pasta. Wah, saya benar-benar puas luar-dalam bersantap di sini!
	 Fine dining di Jakarta? Itu sudah biasa. Fine dining di Bandung? Itu baru
luar biasa! Salah satu yang selalu mendapat ulasan tidak main-main dari
pemerhati kuliner adalah Wind Chime. Resto ini tersembunyi di perumahan
di jalan Sawunggaling. Chef-nya adalah Felix Sienatra aka Felix the Chef!
Bukan tanpa alasan jika ia nekat membuka resto penyaji hidangan barat di
Bandung. Setelah melanglang buana sebagai executive chef, ia mengikuti
saran mertua untuk menetap di Bandung, kota asal sang istri. Gigihnya
Felix meracik hidangan kelas fine dining membuahkan reputasi restonya
sebagai tempat yang dicari untuk menikmati caviar, daging wagyu, dan foie
gras. Saya tidak berdelik saat melihat cantuman harganya. 'With premium
price, comes good quality', ingat saya. Saya memesan Roasted Goose with
Foie Gras. Suspek saya, hati angsa ini dipanaskan dengan api besar dalam
tempo kilat. Terciptalah lapisan kulit tipis yang membalut bagian inti
hati angsa yang luar biasa lembut. Pekatnya kegurihan foie gras diimbangi
dengan kesegaran cita rasa saus blackcurant dari liqueur jenis creme de
cassis. Sempat juga saya memesan pencuci mulut Chocolate Marquis dan
Chocolate Molten. Sebelum beranjak, saya sempatkan berkunjung ke taman
yang menjadi tempat Chef Felix menanam rempah segar. Sebagai oleh-oleh,
Tatang bahkan membawa pulang tanaman oregano.

Jajanan Sore:
Nyeruput Kopi
	 Selepas kenyang makan siang, saya mendatangi sebuah tempat makan es krim
sehat di jalan Hariangbanga, tak jauh dari ruas jalan Merdeka. Namanya "I
Scream 4 Ice Cream". Disain kafenya merupakan rumah bergaya art deco yang
terawat baik. Mengapa sehat? Tempat ini tidak pernah tergoda menggunakan
bubuk es krim siap pakai yang bermunculan seiring dengan kemajuan
teknologi pembuatan es krim dan gelato.  Di sini pula satu-satunya tempat
di Bandung yang menyediakan gaya es krim tepanyaki, yakni istilah es krim
yang diadon bersama aneka topping di atas meja marmer dingin. Di Jakarta
sendiri, metode ini dianut oleh 2 nama besar es krim franchise. Karena
merupakan bisnis lokal dan es krimnya dibuat sendiri, harganya sangat
miring, dengan kualitas yang boleh ditandingi. Saya mencoba es krim
stroberinya. Aromanya natural, warnanya kalem karena tanpa tambahan esens
dan pewarna. Cita rasanya kecut, tanpa gula berlebih. Memuaskan!
	 Saya selanjutnya menjajal es durian top di kantin Sakinah. Ini bukan tipe
es puter dari durian, melainkan benar-benar daging durian utuh berkuah
santan dan es batu. Pemiliknya,  Aip Saripudin, yang walau turut menjual
makanan umum di kantinnya, gengsi menjual minuman yang pasaran. Ia
memilih es durian. Sebagai pemasok, sejak 1987, Aip menjalin koneksi
dengan petani durian dari segala pelosok nusantara. Di bulan Januari
hingga Maret, ia mengandalkan kelezatan durian Bengkulu dan Lampung. Jika
musimnya telah usai, ia berpandu pada 'grafik bulan durian' dan beralih
ke durian dari kota lain seperti Padang, Jepara, Banyuwangi, Medan,
Wonosobo, dan Semarang.
	 Penampilan es duriannya menjanjikan. Daging buahnya kuning dan aromanya
menawan. Saya kalap menyendoki dagingnya yang tebal. Mengapa pelanggan
ketagihan siang-malam makan es durian di sini? Saya rasa karena perfect
marriage antara montoknya rasa durian dan segarnya larutan santan encer
dan gula merah.  Kantin yang namanya terinspirasi dari kalimat Sakinah
Mawaddah Warrohmah ini menghabiskan 400 butir durian perhari yang sudah
ludes sekitar pukul 6 sore.
	  Setelah itu, kami beranjak ke kawasan Dago Pakar untuk ngopi di Roemah
Kopi. Disebut roemah karena memang berlokasi di sebuah rumah tinggal.
Menuruni tangga ke arah lantai dasar, kami disambut oleh wangi kopi dan
pemandangan rumah antik barat yang remang-remang. Seorang wanita paruh
baya  berparas indo Belanda duduk di meja kasir yang berada di ujung
tangga. Senyumnya menyambut kami. Ia mengeluarkan suara baritonnya yang
bernada santai. Ia adalah Mirna W. Irawan, pemilik tempat ngopi ini. Ia
terpanggil untuk 'menyulap' rumahnya menjadi tempat kongkow pecinta kopi
akibat jatuh hati dengan kelezatan kopi tubruk dan keharuman biji kopi
hasil sangrai sendiri.
	 Walau merupakan tempat ngopi rumahan, bukan berarti racikan kopinya
dilakukan secara manual. Melihat dapur terbuka berisikan mesin kopi
bermerk Saeco dan Schaerert, asumsi saya, Mirna adalah pribadi yang
senang berinvestasi pada mesin-mesin kopi handal.  Semuanya dioperasikan
oleh 3 barista hasil tempaan Mirna.
	 Kami memilih duduk di meja berpayung di teras. Saya mencoba Queen of
Coffee (kopi, susu, rhum, topping whipped cream). Indra cecap saya
mendeteksi cita rasa rum yang sangat tajam. Ini  berpadu berani dengan
pekatnya espresso. Sebagai pengiring, saya megudap Bitterballen. Resepnya
lungsuran kerabat Mirna yang tinggal di Belanda. Lekker! Setelah ditemani
suara jangkrik dan ngopi selama 2 jam, saya memutuskan untuk siap
menikmati makan malam.

Makan Malam:
Ngalong Makan Nasi Kalong
	 Saya tidak beranjak dari kawasan Dago Pakar. Menjelang senja, saya memang
ingin menikmati pemandangan artistik matahari yang terbenam dan perlahan
'ditelan' kota Bandung dari kawasan ini. Pilihan jatuh ke Congo, resto
seluas 2,9 hektar! Dulunya tempat ini sebatas gudang tempat menaruh
koleksi kayu sang pemilik yang seorang kolektor kayu. Sebetulnya tiapkali
menikmati makanan, saya tidak pernah menaruh pusing dengan ambience
resto. Namun untuk Congo, saya tak kuasa untuk tidak berbicara panjang
lebar mengenai disainnya. Saya sangat terpikat dengan interior serba kayu
utuh dan akar kayu di kafe ini yang bergaya modern dan hip. Selain resto
outdoor-nya, ada pula galeri kaca bertingkat 3 tempat pameran karya seni.
Saking indahnya sinergi galeri kaca bersama atmosfir resto outdoor serba
kayu, Congo ternyata bisa disewakan pula sebagai venue pernikahan dengan
bandrolan harga premium.
	 Membuka menunya, saya menjatuhkan pilihan ke Nasi Campur Bali, Sup
Buntut, dan Singkong Goreng. Nasi Campur Balinya berlauk bebek goreng,
kulit ayam, plecing kangkung, dan sambal matah. Plecing Kangkung-nya
mantap. Sambal matahnya pun tidak terlalu banyak cabainya sehinga saya
bisa melumat perlahan kesegarannya tanpa takut kepedasan. Daging pada Sup
Buntutnya cukup empuk. “Daging ini direbus secara manual, bukan dengan
presto, selama 2-3 jam,” urai Mario, Head Division of Operational Congo.
Favorit saya di tempat ini adalah Singkong Goreng! Kulit singkongnya
renyah dan gurih karena bertabur keju dan direbus kaldu. Singkong Bandung
yang begitu sederhana itu telah memukau saya. Apalagi disantap bersama
secangkir espresso. Lekker! Semabri menyeruput espresso, saya sempat
meniup crema-nya (lapisan buih di atas kopi). Buih crema yang terbuka
langsung tertutup lagi, salah satu tanda kesegaran sebuah seduhan
espresso.
	 Teringat wanti-wanti teman agar saya tidak lupa datang ke Wale di kawasan
Dago Pakar, saya segera angkat kaki dari Congo. 'Wale' singkatan dari
Warung Lela, dan menurut kabar, hanya dari berjualan mi mereka bisa
membeli Harley. Wah, saya menjadi penasaran selezat apa sih, racikan mi
Lela ini ?
	 Sebelum kawasan Dago Pakar dipenuhi oleh kafe-kafe modern semacam The
Valley, Sierra, Boemi Joglo, Congo, dan The View, sebetulnya sejak 1987,
Wale telah menyedot perhatian. Makanya tak heran jika hingga kini Wale
adalah ikon tempat makan di kawasan perbukitan Bandung utara ini. Melihat
rumahnya yang sarat barang antik, tertebak bahwa tidak hanya mi-nya saja
yang bikin jatuh hati, tapi juga  eksterior dan interior warung yang
terlihat nyeni.
	 Lela Sari Harahap rupanya gape membuat mi sejak tahun 1980-an. Melihat
respon teman-temannya yang senang setelah melahap mi buatannya, ia mantap
berjualan mi dengan manajemen warung dan harga yang tidak neko-neko.
Selera keluarga soal penempatan barang-barang jadul dan pernik
bernafaskan Bali menjadikan suasana makan di kediaman mereka terasa
sangat nyaman. Siapa mengira saking laku kerasnya, keluarga tersebut kini
menjadi pengoleksi motor Harley Davidson dan membeli tanah-tanah di
sekitar rumah demi pelebaran Wale. Bukan main!
	 Ditemani Vera, putri Lela, saya mencoba dua mi: Yamien Manis Spesial dan
Mi Baso Kuah. Vera menjelaskan bahwa semua bahan yang digunakan alami.
Baksonya, racikan Tini dan Mini, juru masak kepercayaan di Wale, tanpa
tambahan boraks dan pengawet. Wah, itu mengapa baksonya mengeluarkan
aroma daging sapi yang khas. Mi-nya tipis, lunak, dan bercita rasa begitu
natural. Kuah dari kaldu baksonya ringan, dan tidak semedok kuah mi sarat
MSG yang saya benci.  Secara keseluruhan, menyantap mi rumahan yang
sangat segar ini mengingatkan saya akan semangkuk pho hangat. Duuhh,
bagai di nirwana mengulum mi yang sebegitu light ini...
	 Saya menutup sesi ini dengan memesan segelas Jus Stroberi. Jusnya tanpa
tambahan susu dan stroberinya petikan dari perkebunan sekitar kota
Bandung. Takaran gulanya pas sehingga tidak menghilangkan rasa kecut
alami stroberi.
	 Memasuki malam yang larut, saya berniat mencoba Nasi Kalong, sebuah
jajajan malam kaki lima terletak tak jauh dari kawasan Jalan Merdeka.
Nasi ini digelari 'top-markotop' oleh Bondan Winarno dalam salah satu
tayangan Wisata Kuliner-nya. Nama 'kalong' diambil karena tempat ini buka
pukul 9 malam hingga 3 subuh. Warna nasinya ungu gelap. Saya salah besar
mengira bahwa nasi ini bertinta cumi. Ternyata nasi ini ditanak bersama
bumbu halus berupa keluwak sangrai dan daun salam goreng! Martin, sang
pemilik, dengan penuh antusias, curhat mengenai nasinya. “Ini nasi
berserat tinggi karena ditanak bersama havermouth. Bahan ini juga memberi
rasa kenyang lebih lama,” ungkapnya. Wah, saya suka pemasak dengan ide
segar seperti Pak Martin ini!
Lauknya berjumlah sekitar 65 menu, antara lainnya Telur Prudul (orak-arik
telur, kol, udang, kakap, wortel), Ayam Madu (ayam goreng tepung balut
saus madu dan dipanggang), Sambal Dadak (sambal matah campur 2 terasi
pilihan). Pelayanannya self-service. Nasi yang Anda ciduk dari rice cooker
dihargai Rp2.000 hingga Rp4.000, tergantung jumlah cidukan Anda.
	 Cita rasa nasinya sangat gurih dan teksturnya pulen. Saking lezatnya,
menyantap nasi ini tanpa lauk sekalipun, saya tidak keberatan! Saya
mengambil buncis yang ditumis mendadak. Karena ditumis sesaat dengan api
sangat besar, buncisnya manis dan sangat renyah. Terselip rasa gosong
yang seru! Tamu-tamu lain terlihat seperti saya, tenggelam dalam
kenikmatan mengunyah nasi kalong.
	 Saya senang jarak Jakarta-Bandung kini hanya ditempuh dalam waktu 2 jam.
Lain kali, saya tidak perlu bersusah-payah mengobati rasa rindu terhadap
nasi kalong, mi Wale, dan rica-nya Leon. Kaul saya, bulan depan bersiap
mengosongkan perut dan mengisinya lagi full tank di Dago!

#3514 From: "Bayu Yunantias Amus" <guludug@...>
Date: Fri Apr 4, 2008 7:30 am
Subject: Re: Maraton Kuliner Bandung RE-SEND euy!
anaxehat
Send Email Send Email
 
Asik sekali ngikutin petualangan kulinernya Tria, jadi pengen
cepet-cepet ke Bandung lagi =).

Thanks for sharing

Bayu

--- In epicurina@yahoogroups.com, "Tria Nuragustina"
<tria.nuragustina@...> wrote:
>
> Dear Epicureans,
>
> Karena tulalit, belakangan saya teringat bahwa milis ini tidak menerima
> attachment...Baeklaaah, ini akyuu re-send...
> Nuhun, ulasan akan ditulis langsung disini. Tulisannya banyak dan
> mpet-empetan.
>
>

#3515 From: "Bayu Yunantias Amus" <guludug@...>
Date: Fri Apr 4, 2008 10:48 am
Subject: Review: Takigawa, Setiabudi One
anaxehat
Send Email Send Email
 
Setelah isteri iba ngeliat suaminya lirik-lirik terus restoran sushi,
akhirnya di malam itu doi malah nawarin buat nyoba restoran ini.
Kebetulan lagi kangen sama Miso Shiru beneran, begitu katanya.

Setelah browsing menunya sebentar, akhirnya kamipun memutuskan buat
terus masuk dan milih tempat duduk. Nyari yang paling strategis, dapet
yang agak sembunyi di sudut depan restoran. Nuansa interiornya
menenangkan; didominasi warna gelap dengan penerangan spot pada
beberapa bagian. Lampu penerangan yang dipake juga unik; dibungkus
dengan anyaman rumput/akar, selaras dengan tema piranti makan nya yang
juga klasik natural.

Setelah liat menunya lebih intensif lagi, ternyata pilihannya banyak
banget. Nyaris gw milih menu favorit standar; Chirashi Sushi, kalo
bukan karena sentilan hawa petualang kuliner dari dalem hati...
Katanya petualang... koq tiap ke restoran sushi mesennya Chirashi melulu?

Dan jadilah gw rada kritis dalam menimbang-nimbang dan mengira-ngira
sensasi rasa mana yang sekiranya cocok sama mood gw malem itu... tapi
sekaligus ngga terlalu aneh juga supaya isteri bisa ikut nyicip.

Setelah menimbang ini-itu, gw milih buat nyoba signature dish nya
Takigawa;
"Takigawa Roll", yang isinya Salmon, Scallop, Crabstick, lalu
permukaannya di-layer ma keju plus Tobiko dan Foie Gras! Yupp, pasta
hati angsa yang lagi banyak diboikot sama restoran2 di Eropa sana.

Setelah selesai ordering, gwpun mulai ngacak-ngacak condiments yang
ada di meja; nuangin shoyu sekaligus ngecek kualitas wasabinya.
Omigod, shoyunya bagus! Kental, hitam, dan rasa fermentasinya cukup
keras. A-Ha! Berarti kualitas sushinya juga boleh diadu dong?

Isteri yang tadinya sempet mengernyitkan dahi; ngebayangin bahwa
rasanya Foie Gras di sushi bakalan jadi aneh... ternyata pas menunya
dateng, doi langsung nyoba secomot dan... suka! Yah gimana nggak? Rasa
salmon yang creamy dipadu sama scallop yang lembut, plus gurihnya
crabstick, ditimpali lagi sama gurihnya keju dan sedikit rasa 'gosong'
khas Foie Gras, memang cuocokkk. Setelah Takigawa Roll ini habis,
isteri malah jadi berani buat nyoba menu sushi lainnya lagi, dan kali
ini pilihan jatuh sama yang namanya "Pink Flirty"; Crabstick, Avocado,
Tobiko, tanpa nasi, dengan balutan daging Salmon yang dibakar sesaat.

Untuk yang satu itu, tampilannya ternyata rada-rada 'porno'... soalnya
mendadak gw jadi inget daging ular kobra, gara-gara ngeliat tekstur
dan warna si Salmon setengah mateng itu. Hehehehe... sangat subyektif
memang. Dari segi sensasi... kami sepakat kalau alpukat yang dipake
kurang bisa men-support baik rasa salmon bakar dan crabstick yang ada
didalemnya. Kurang sukses tapi masih oke lah.

Belum puas, gw akhirnya mesen satu menu lain yang rada nendang; paduan
sashimi Salmon (Shake) dan Mackerel (Saba) yang mereka namai "Monsa".
Inipun pas dateng ternyata kualitasnya bagus! Saba nya dengan sukses
menciptakan sensasi gurih pekat oily khas mackerel, tanpa adanya rasa
amis. Good stock that day. Thanks God. Gw makannya juga gak pake
hiasan apa-apa, udah cukup nendang. Saking enaknya, isteri sampe
berani nyoba, dan lagi-lagi... suka! I congratulate her karena sebagai
seorang sushiyucki (sushi-haters) udah berhasil mencoba salahsatu menu
terberat dalam jajaran pilihan menu sashimi; Saba (mackerel).

Ocha nya free-refill, Chawan Mushi nya juga oke. Servis bagus walaupun
rada susah nyari pramusaji yang available. Harga sedeng lah; untuk
Fusion Sushi porsi besar (8 pieces) dibandrol dengan harga sekitar
30-40K, sedangkan porsi kecil dengan harga 20-30K (6 pieces). Pilihan
sashimi combo nya juga affordable, dengan kualitas dan kesegaran yang
baik. Untuk pilihan menu juga termasuk banyak dan beragam, jadi buat
yang seleranya lebih standar atau klasik, jangan takut kelaparan.

Verdict? Not the best thing this mouth has ever taste, but surely
we'll be back! (bay)

#3516 From: "Tria Nuragustina" <tria.nuragustina@...>
Date: Mon Apr 14, 2008 11:24 am
Subject: Top Culinary News! Tempat Makan Bandung Terkini
anakkurus
Send Email Send Email
 
Dear epicureans,

Bagi handai taulan yg berlambung ganda & hidup u/ makan (those who
live to eat, not eat to live), Femina minggu ini (Cover Krisdayanti) patut
intip! Ada 4 halaman wisata kuliner Bandung (rubrik Rupa-Rupa Boga).

Sneak peak:

- Wind Chime-nya Felix the Chef (siap2 bawa duit segepok & lidah
kelas tinggi kalo makan di sini)

- Rica-nya Leon Koil (rocker/drunken chef/obelix)

- Es Durian kantin Sakinah yang menggeloraaa (biar gak opname, maks. 4
mangkok & jgn di-pair ma bir!)

- Mi Wale (jualan mi bisa beli harley)

- dan beberapa tempat lain yang dijamin bikin perut monyong

 

Ayooo, kosongkan perut dan isi full tank di Dago!

 

 

 

 

Tabik!

Trifitria S. Nuragustina (Tria)







 

   ----------




Dear epicureans,

Bagi handai taulan yg berlambung 4 & hidup u/ makan (those who live
to eat, not eat to live), Femina minggu ini (Cover Krisdayanti) patut
intip! Ada 4 halaman wisata kuliner Bandung (rubrik Rupa-Rupa Boga). Sneak
peak:

- Wind Chime-nya Felix the Chef (siap2 bawa duit segepok & lidah
kelas tinggi kalo makan di sini)

- Rica-nya Leon Koil (rocker/drunken chef/obelix)

- Es Durian kantin Sakinah yang menggeloraaa (biar gak opname, maks. 4
mangkok & jgn di-pair ma bir!)

- Mi Wale (jualan mi bisa beli harley)

- dan beberapa tempat lain yang dijamin bikin perut monyong

 

Ayooo, kosongkan perut dan isi full tank di Dago!

 

 

 

 

Tabik!

Trifitria S. Nuragustina (Tria)







 

   ----------




Dear epicureans,

Bagi handai taulan yg berlambung 4 & hidup u/ makan (those who
live

to eat, not eat to live), Femina minggu ini (Cover Krisdayanti) patut

intip! Ada 4 halaman wisata kuliner Bandung (rubrik Rupa-Rupa Boga).
Sneak

peak:

- Wind Chime-nya Felix the Chef (siap2 bawa duit segepok & lidah

kelas tinggi kalo makan di sini)

- Rica-nya Leon Koil (rocker/drunken chef/obelix)

- Es Durian kantin Sakinah yang menggeloraaa (biar gak opname, maks.
4

mangkok & jgn di-pair ma bir!)

- Mi Wale (jualan mi bisa beli harley)

- dan beberapa tempat lain yang dijamin bikin perut monyong

 

Ayooo, kosongkan perut dan isi full tank di Dago!

 

 

 

 

Tabik!

Trifitria S. Nuragustina (Tria)







 

   ----------




Dear epicureans,

Bagi handai taulan yg berlambung 4 & hidup u/ makan (those who

live

to eat, not eat to live), Femina minggu ini (Cover Krisdayanti) patut

intip! Ada 4 halaman wisata kuliner Bandung (rubrik Rupa-Rupa Boga).

Sneak

peak:

- Wind Chime-nya Felix the Chef (siap2 bawa duit segepok & lidah

kelas tinggi kalo makan di sini)

- Rica-nya Leon Koil (rocker/drunken chef/obelix)

- Es Durian kantin Sakinah yang menggeloraaa (biar gak opname, maks.

4

mangkok & jgn di-pair ma bir!)

- Mi Wale (jualan mi bisa beli harley)

- dan beberapa tempat lain yang dijamin bikin perut monyong

 

Ayooo, kosongkan perut dan isi full tank di Dago!

 

 

 

 

Tabik!

Trifitria S. Nuragustina (Tria)







 


[Non-text portions of this message have been removed]

#3517 From: "Sastro Gozali" <sastro@...>
Date: Tue Apr 22, 2008 3:50 am
Subject: French Cheese Buffet in Riva, April 18 - May 2
sastrogozali
Send Email Send Email
 
*FRENCH CHEESE BUFFET in RIVA
April 18 – May 2*



*This year again **RIVA **is proud to present South-East Asia's largest
French Cheese Buffet.*

*30 Traditional, AOC, Fermier and Affinated Cheeses, including a selection
by **Philippe Olivier and Hervé Mons**, two of France's most respected
Maitre Fromager. *

*Enjoy cheese selections including Brie de Meau AOC, Chevrotin des Aravis,
St. Marcelin, Roquefort Selection AOC, Salers AOC fermier, Beaufort AOC and
many more. (Please see below for the cheese selections).**

**Full Cheese Buffet priced at Rp. 250.000++/person with traditional
accompaniments and fresh breads.**

For more details please visit
**www.parklanejakarta.com*<http://www.parklanejakarta.com/>
* under **RIVA** and for reservations please call **Tarina**, **RIVA **Manager
at 828 2000 ext. 2067.*


--
Best regards,
Sastro Gozali
www.gozalidesign.com - Design/Printing, e-marketing, Application Software
and Web Solutions/Hosting
www.sendokgarpu.com - Your trusted dining & nightlife guide in Jakarta!
Tel : (+62-21) 6220 3836
Fax: (+62-21) 6220 3837
HP: (+62) 815 9150 448 / (+62-21) 9255 3389
sastro@...
info@...
YM: sastrogozali
MSN : sastrogozali@...
GTalk: sastro@...


[Non-text portions of this message have been removed]

#3518 From: "Bayu Yunantias Amus" <guludug@...>
Date: Fri Apr 25, 2008 3:43 pm
Subject: Keju Indonesia Asli, Mungkinkah?
anaxehat
Send Email Send Email
 
"If you find exciting the idea of three perfect cheeses arriving on
your doorstep, then make a date with our monthly cheese Masterclass.

We choose cheeses from what is in season and in the best condition,
and we provide detailed cheese notes to chew on.

Every Masterclass contains around 700g of freshly cut and individual
cheeses (enough for 6-8 people) PLUS a pack of our own The Fine Cheese
Co. Crackers (a different one every month) and tasting notes. Our
monthly Masterclass arrives on the first Thursday of each month, ready
for the weekend."

Ini salahsatu jualannya Times Selects bagian Food, berjudul "Cheese
Masterclass". Program ini menawarkan paket "berlangganan" aneka keju
kualitas tinggi yang dikirimkan dengan variasi berbeda-beda tiap
bulannya. Suatu konsep yang menarik, apalagi bagi para epicurean yang
doyan berpetualang rasa. Paket datang, undang temen-temen, buka wine
(atau cola =), small party deh, sambil ningkatin wawasan kuliner soal
per-kejuan.
Keju, adalah produk turunan dari susu yang kemudian ditambahkan kultur
bakteri / ragi sesuai jenisnya, sehingga kemudian terjadi perubahan
fisik dan rasa susu. Walaupun diperkirakan ditemukan di daratan
Timur-Tengah, budaya pembuatan keju ternyata lebih ditekuni oleh
bangsa-bangsa Eropa dan Mediterania.

Jenis keju umumnya dibedakan berdasar usia; muda (fresh, mild, soft),
sedang, dan tua (keras). Umumnya tingkat kompleksitas dan intensitas
rasanya pun ditentukan berdasarkan usianya ini; semakin tua, semakin
intense. Kecuali, beberapa jenis keju khusus misalnya Blue Cheese.
Walau merupakan keju muda, namun karakter rasa yang ditimbulkan oleh
jamur blue molds cenderung menimbulkan rasa yang kuat pada keju.

Di Asia Tenggara, sayangnya, produk seperti "Cheese Masterclass" ini
tidak ditemukan. Kalaupun ada, harganya premium. Ini terjadi karena
kembali kepada lokasi negara-negara produsen keju tersebut, yang
kebanyakan berada di daratan Eropa. Apakah Asia sama-sekali tidak
memiliki jenis keju yang khas?

Di tataran Asia Barat, budi daya keju bisa ditemukan berkembang pada
masyarakat India dan Nepal. Sedangkan budi daya keju di tatar Asia
Timur/Tenggara, nyaris tidak dikenal keberadaannya, kecuali di
beberapa negara saja yaitu Jepang, dan Philipina. Jepang memiliki
jenis keju yang dinamakan "Tenshi Cheese", dan "Sakura Cheese". Jenis
yang terakhir tersebut merupakan kreasi yang relatif baru, berbahan
dasar susu sapi yang diberi perasa dari daun cherry gunung, dan
memenangkan medali emas pada Mountain Cheese Olympics; perlombaan
penciptaan keju internasional di Swiss. Keberadaan keju di Jepang
sendiri, konon masuk pada masa Imperialisme Eropa dibawa oleh pelaut
dan pendatang Eropa. Philipina, memiliki sejenis keju lembut bernama
"Kesong Puti", sejenis cottage cheese yang dibuat dari susu Kerbau.

Bagaimana dengan Indonesia? Sejauh ini kalaupun ada produksi keju di
Indonesia, rata-rata baru sekedar menganut gaya keju standar semisal
Cheddar atau Gouda. Sebenarnya dengan potensi kuliner yang sedemikian
kaya nya, keberagaman flora yang konon termasuk terbanyak di dunia,
seharusnya Indonesia bisa turut menyumbangkan hasil karya keju khas
Indonesia pada peta per-kejuan internasional. Keju Balado dari Padang
misalnya, Keju Kumis dari Betawi, Keju Samara dari Sunda, Keju Keluwak
dari Jawa, Keju Serai, Keju Kemangi, Keju Kuda Liar, atau bahkan, Keju
Duren! Ditambah dengan masa simpan keju yang lumayan lama, keju bisa
menjadi komoditas ekspor yang baik sekaligus khas. Ada yang berani
mencoba ber-eksperimen?

Siapa tau saja suatu saat, Indonesia bisa mejadi salahsatu daerah
tujuan wisata kuliner  / fine dining / cheese tasting Internasional
juga. (bay)

#3519 From: Silvia Indah <indah.silvia@...>
Date: Sun Apr 27, 2008 12:38 pm
Subject: OOT Pempek ikan tenggiri dan makanan khas palembang
indah.silvia
Send Email Send Email
 
Maaf bila mengganggu
Kami melayani pesanan Pempek Ikan Tenggiri & Makanan khas Palembang
dengan rincian sebagai berikut:

(PEMPEK PALEMBANG)*
pempek kecil @ Rp 4000
(telur,lenjer,adaan,keriting,kulit)
pempek kapal selam @ Rp 12.000
pempek lenjer besar @ Rp 15.000
tekwan,model @ Rp 10.000
mie celor @ Rp 10.000
otak2 @ 4.000
 
System paket
Tabel Paket
Lenjer besar Kapal selam lenjer kecil adaan telur Harga
1 1 6 6 6 99000
2 5 5 5 5 150000
2 5 5 5 5 150000
3 3 10 10 10 200000
4 5 15 15 15 300000
4 8 21 20 20 400000
4 10 28 26 26 500000

(KUE BASAH KHAS PALEMBANG)**
martabak mini @ Rp 3500
ketan srikaya @ Rp 3000

kue ma'suba 1 loyang (20x20) Rp 250.000
bolu lapis kojo 1 loyang (20x20) Rp 250.000
engkak 1 loyang (20x20) Rp 250.000

Kue 8 jam 1 loyang (20x20) RP 280.000

Pempek Tampah ( isi campuran ) @ Rp.450.000

note :

Menerima pesanan untuk acara resepsi, ulang tahun dll
* Pesanan dapat dikirim ke kantor sehari setelah pemesanan untuk jenis Pempek
Palembang
** Untuk pemesanan Kue Basah khas Palembang mohon dipesan 2 hari sebelumnya
*** dapat ditransfer ke BCA no rek 414 1136 881 / Mandiri no rek 116 0096010047
a.n Rumy Ianuar

sementara hanya untuk wilayah DKI dan sekitarnya
 
silahkan hubungi
 
indah
0816 100 173 / 0815 4627 7470


      
________________________________________________________________________________\
____
Be a better friend, newshound, and
know-it-all with Yahoo! Mobile.  Try it now. 
http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ

[Non-text portions of this message have been removed]

#3520 From: "Bayu Yunantias Amus" <guludug@...>
Date: Sun May 4, 2008 1:16 am
Subject: Event: Indonesia Global Halal Summit 2008
anaxehat
Send Email Send Email
 
Start:      Jul 1, '08 9:00p
End:      Jul 2, '08
Location:      Hotel Gran Melia Jakarta

Indonesia adalah negara berpenduduk muslim terbesar di dunia.
Berdasarkan fakta ini saja, Indonesia sangat berpotensi untuk menjadi
pusat industri makanan halal dunia. Selain dari dukungan pasar, SDA
dan SDM Indonesia pun sebenarnya sangat memadai untuk mendukung
cita-cita ini.

Terkait hal ini, Majelis Ulama Indonesia (MUI) akan mengadakan
konferensi halal tingkat global yang bertajuk "The 1st Indonesia
Global Halal Summit" pada tanggal 1-2 Juli 2008 yang bertempat di
Hotel Gran Melia, Jakarta. Acara ini sendiri rencananya akan dibuka
oleh Presiden Republik Indonesia, Bapak Susilo Bambang Yudhoyono.

Tujuan dari diadakannya acara ini sendiri adalah untuk memberikan para
pengusaha yang berkecimpung didalam industri halal lebih banyak
informasi lagi mengenai perdagangan halal di dunia, dan untuk
mengambil bagian di dalam industri halal yang kian berkembang.

Halal tidak hanya terkait dengan makanan dan minuman saja, namun
termasuk didalamnya farmasi, produk-produk kosmetik dan kecantikan,
gaya hidup, keuangan, asuransi, pariwisata, pendidikan, dan lain
sebagainya..

MENGENAI THE 1ST INDONESIA GLOBAL HALAL SUMMIT 2008:

Industri halal merupakan salah satu industri yang paling cepat
berkembang di dunia; memberikan kemungkinan-kemungkinan baru bagi para
pelaku bisnis di industri halal di segala aspek.

Ada terdapat banyak peluang untuk melakukan bisnis di industri halal,
baik Muslim maupun non-Muslim yang ingin mengukuhkan perusahaannya di
pasar ini.

Para ahli dari dunia yang berkecimpung dalam industri ini dari sektor
swasta dan pemerintah akan berkumpul selama dua hari di Jakarta untuk
menjabarkan tentang masa depan dari industri halal.

Acara selama dua hari ini akan meliputi tentang dua hal penting di
industri halal; barang dan jasa. Acara akan menjadi landasan dasar
yang penting bagi para pelaku bisnis yang berkecimpung di industri
halal dunia untuk membicarakan dan membangun aliansi-aliansi baru di
industri halal.

MATERI SECARA GARIS BESAR:

     * Melihat Pangsa Pasar Halal Secara Global – Peluang & Tantangan

     * Keuntungan Yang Bisa Didapatkan Dari Pangsa Pasar Halal Dunia

     * Pentingnya Sertifikasi Dan Standarisasi Untuk Pengembangan Usaha

     * Pentingnya Mempunyai Merk Halal Untuk Memperluas Pangsa Pasar

     * Peluang & Tantangan Dalam Bisnis Produksi Makanan

     * Peluang & Tantangan Dalam Industri Halal

     * Syarat-syarat Yang Harus Dimiliki Sebuah Industri Agar
Mendapatkan Kredibilitas Halal Dalam Pangsa Pasar Dunia

     * Perkembangan Sektor Keuangan Syariah Dan Peluang Yang Terdapat
Didalamnya

     * Membuka Kesempatan Untuk Berinvestasi Di Industri Halal Yang
Tersedia Di Indonesia



TUJUAN & MANFAAT:

     * Untuk mempromosikan, mengembangkan dan menstimulasi pertumbuhan
industri halal

     * Untuk mengevaluasi peluang-peluang yang ada di industri halal
dan mencari cara untuk masuk kedalamnya

     * Pentingnya sertifikasi dan standar halal untuk mendapatkan
kepercayaan dari konsumen

     * Berbagi pengalaman, pandangan dan pengetahuan sesama pelaku
bisnis di industri halal

     * Untuk mengembangkan dan mempromosikan merek dagang yang berlabel
Halal

     * Untuk mendukung para pelaku bisnis dalam menggunakan transaksi
syariah



PESERTA:

     * Semua pelaku bisnis yang berhubungan baik secara langsung maupun
tidak langsung dengan industri Halal

     * Pelaku bisnis yang terlibat dalam industri barang konsumsi
(Consumer Goods) seperti makanan & minuman, kesehatan, kosmetik,
farmasi, dll

     * Penyedia pakan ternak dan pertanian

     * Para pelaku bisnis dalam industri supermarket dan toko-toko retail

     * Pebisnis di industri rumah-rumah penjagalan

     * Akademisi/Peneliti/Asosiasi Industri/ Konsultan

     * Perwakilan dari pemerintah

     * Institusi-insitusi Keuangan (bank, asuransi dan jasa keuangan
lainnya)

Untuk lebih jelasnya mengenai acara ini, silahkan menghubungi Niken di
0816 1343 920 / (021) 3190 9775 / (021) 390 3177 / (021) 314 0547 atau
melalui e-mail di niken_l4@... / ms.nikenlarasati@...

#3521 From: "[Abul A'la-Bb]" <almaujudy@...>
Date: Sun May 4, 2008 1:20 am
Subject: Re: Event: Indonesia Global Halal Summit 2008
almaujudy
Send Email Send Email
 
Bay

Boleh ijin fwd?

Salam
Cak Uding

[omnia mutantur]
-----Original Message-----
From: "Bayu Yunantias Amus" <guludug@...>

Date: Sun, 04 May 2008 01:16:00
To:epicurina@yahoogroups.com
Subject: [epicurina] Event: Indonesia Global Halal Summit 2008


Start:      Jul 1, '08 9:00p
End:      Jul 2, '08
Location:      Hotel Gran Melia Jakarta

Indonesia adalah negara berpenduduk muslim terbesar di dunia.
Berdasarkan fakta ini saja, Indonesia sangat berpotensi untuk menjadi
pusat industri makanan halal dunia. Selain dari dukungan pasar, SDA
dan SDM Indonesia pun sebenarnya sangat memadai untuk mendukung
cita-cita ini.

Terkait hal ini, Majelis Ulama Indonesia (MUI) akan mengadakan
konferensi halal tingkat global yang bertajuk "The 1st Indonesia
Global Halal Summit" pada tanggal 1-2 Juli 2008 yang bertempat di
Hotel Gran Melia, Jakarta. Acara ini sendiri rencananya akan dibuka
oleh Presiden Republik Indonesia, Bapak Susilo Bambang Yudhoyono.

Tujuan dari diadakannya acara ini sendiri adalah untuk memberikan para
pengusaha yang berkecimpung didalam industri halal lebih banyak
informasi lagi mengenai perdagangan halal di dunia, dan untuk
mengambil bagian di dalam industri halal yang kian berkembang.

Halal tidak hanya terkait dengan makanan dan minuman saja, namun
termasuk didalamnya farmasi, produk-produk kosmetik dan kecantikan,
gaya hidup, keuangan, asuransi, pariwisata, pendidikan, dan lain
sebagainya..

MENGENAI THE 1ST INDONESIA GLOBAL HALAL SUMMIT 2008:

Industri halal merupakan salah satu industri yang paling cepat
berkembang di dunia; memberikan kemungkinan-kemungkinan baru bagi para
pelaku bisnis di industri halal di segala aspek.

Ada terdapat banyak peluang untuk melakukan bisnis di industri halal,
baik Muslim maupun non-Muslim yang ingin mengukuhkan perusahaannya di
pasar ini.

Para ahli dari dunia yang berkecimpung dalam industri ini dari sektor
swasta dan pemerintah akan berkumpul selama dua hari di Jakarta untuk
menjabarkan tentang masa depan dari industri halal.

Acara selama dua hari ini akan meliputi tentang dua hal penting di
industri halal; barang dan jasa. Acara akan menjadi landasan dasar
yang penting bagi para pelaku bisnis yang berkecimpung di industri
halal dunia untuk membicarakan dan membangun aliansi-aliansi baru di
industri halal.

MATERI SECARA GARIS BESAR:

     * Melihat Pangsa Pasar Halal Secara Global – Peluang & Tantangan

     * Keuntungan Yang Bisa Didapatkan Dari Pangsa Pasar Halal Dunia

     * Pentingnya Sertifikasi Dan Standarisasi Untuk Pengembangan Usaha

     * Pentingnya Mempunyai Merk Halal Untuk Memperluas Pangsa Pasar

     * Peluang & Tantangan Dalam Bisnis Produksi Makanan

     * Peluang & Tantangan Dalam Industri Halal

     * Syarat-syarat Yang Harus Dimiliki Sebuah Industri Agar
Mendapatkan Kredibilitas Halal Dalam Pangsa Pasar Dunia

     * Perkembangan Sektor Keuangan Syariah Dan Peluang Yang Terdapat
Didalamnya

     * Membuka Kesempatan Untuk Berinvestasi Di Industri Halal Yang
Tersedia Di Indonesia



TUJUAN & MANFAAT:

     * Untuk mempromosikan, mengembangkan dan menstimulasi pertumbuhan
industri halal

     * Untuk mengevaluasi peluang-peluang yang ada di industri halal
dan mencari cara untuk masuk kedalamnya

     * Pentingnya sertifikasi dan standar halal untuk mendapatkan
kepercayaan dari konsumen

     * Berbagi pengalaman, pandangan dan pengetahuan sesama pelaku
bisnis di industri halal

     * Untuk mengembangkan dan mempromosikan merek dagang yang berlabel
Halal

     * Untuk mendukung para pelaku bisnis dalam menggunakan transaksi
syariah



PESERTA:

     * Semua pelaku bisnis yang berhubungan baik secara langsung maupun
tidak langsung dengan industri Halal

     * Pelaku bisnis yang terlibat dalam industri barang konsumsi
(Consumer Goods) seperti makanan & minuman, kesehatan, kosmetik,
farmasi, dll

     * Penyedia pakan ternak dan pertanian

     * Para pelaku bisnis dalam industri supermarket dan toko-toko retail

     * Pebisnis di industri rumah-rumah penjagalan

     * Akademisi/Peneliti/Asosiasi Industri/ Konsultan

     * Perwakilan dari pemerintah

     * Institusi-insitusi Keuangan (bank, asuransi dan jasa keuangan
lainnya)

Untuk lebih jelasnya mengenai acara ini, silahkan menghubungi Niken di
0816 1343 920 / (021) 3190 9775 / (021) 390 3177 / (021) 314 0547 atau
melalui e-mail di niken_l4@... / ms.nikenlarasati@...


------------------------------------

Leaving? send an email to: epicurina-unsubscribe@...! Groups
Links

#3522 From: "Tria Nuragustina" <tria.nuragustina@...>
Date: Sun May 4, 2008 11:40 pm
Subject: Cooking for Life - the gangsa gives back
anakkurus
Send Email Send Email
 
fyi

---------------------------- Original Message ----------------------------
Subject: Cooking for Life - the gangsa gives back
From:    "Jessica Siswantoro" <marketing@...>
Date:    Sat, May 3, 2008 14:08
To:      redaksi@...
--------------------------------------------------------------------------

    "cooking for life" for yayasan senang hati, bali
Powered by Mach5 Mailer.

#3523 From: "Tria Nuragustina" <tria.nuragustina@...>
Date: Mon May 5, 2008 5:22 am
Subject: TALKSHOW - Design Your Cocktail Party!!
anakkurus
Send Email Send Email
 
Dear epicureans,

Chef Ragil Wibowo mau mengadakan talkshow tentang how to's pesta cocktail,
di Gran Kemang Hotel, ditemani para bartender u/ meracik cocktail2 trendi.
Krn topiknya menarik u/ penyuka makan, gw share info-nya, nih. Kalo
tertarik, lekas2 beli tiket!

tema:
MENYUSUN 2 ALTERNATIF MENU  PESTA COCKTAIL
DEMO MASAK 6 RESEP FINGERFOOD!!
RACIK MOCKTAIL

Waktu: 17 Mei 2088
Pukul: 09.30 - 14.00 wib
Lokasi: Hotel Gran Kemang (jl kemang raya 2H, kebayoran baru)
Tiket: Rp75.000 (includes talkshow kit, rehat kopi, lunch, goody bag)
Dress Code: Blue top & jeans (guys, be lovely, krn dipilih best dress code)

kalo mo tiketnya, telfon YULIA-femina, 5221422, atau email japri gw yaa,
nanti gw bantu pesenin tiketnya (tria.nuragustina@...)

Tabik,
Trifitria S. Nuragustina (Tria)

#3524 From: "Bayu Yunantias Amus" <guludug@...>
Date: Wed May 7, 2008 1:22 pm
Subject: Re: Event: Indonesia Global Halal Summit 2008
anaxehat
Send Email Send Email
 
Silakan Cak U!

Wassalam,

Bayu

--- In epicurina@yahoogroups.com, "[Abul A'la-Bb]" <almaujudy@...> wrote:
>
> Bay
>
> Boleh ijin fwd?
>
> Salam
> Cak Uding
>
> [omnia mutantur]
> -----Original Message-----
> From: "Bayu Yunantias Amus" <guludug@...>
>
> Date: Sun, 04 May 2008 01:16:00
> To:epicurina@yahoogroups.com
> Subject: [epicurina] Event: Indonesia Global Halal Summit 2008
>
>
> Start:      Jul 1, '08 9:00p
> End:      Jul 2, '08
> Location:      Hotel Gran Melia Jakarta
>
> Indonesia adalah negara berpenduduk muslim terbesar di dunia.
> Berdasarkan fakta ini saja, Indonesia sangat berpotensi untuk menjadi
> pusat industri makanan halal dunia. Selain dari dukungan pasar, SDA
> dan SDM Indonesia pun sebenarnya sangat memadai untuk mendukung
> cita-cita ini.
>
> Terkait hal ini, Majelis Ulama Indonesia (MUI) akan mengadakan
> konferensi halal tingkat global yang bertajuk "The 1st Indonesia
> Global Halal Summit" pada tanggal 1-2 Juli 2008 yang bertempat di
> Hotel Gran Melia, Jakarta. Acara ini sendiri rencananya akan dibuka
> oleh Presiden Republik Indonesia, Bapak Susilo Bambang Yudhoyono.
>
> Tujuan dari diadakannya acara ini sendiri adalah untuk memberikan para
> pengusaha yang berkecimpung didalam industri halal lebih banyak
> informasi lagi mengenai perdagangan halal di dunia, dan untuk
> mengambil bagian di dalam industri halal yang kian berkembang.
>
> Halal tidak hanya terkait dengan makanan dan minuman saja, namun
> termasuk didalamnya farmasi, produk-produk kosmetik dan kecantikan,
> gaya hidup, keuangan, asuransi, pariwisata, pendidikan, dan lain
> sebagainya..
>
> MENGENAI THE 1ST INDONESIA GLOBAL HALAL SUMMIT 2008:
>
> Industri halal merupakan salah satu industri yang paling cepat
> berkembang di dunia; memberikan kemungkinan-kemungkinan baru bagi para
> pelaku bisnis di industri halal di segala aspek.
>
> Ada terdapat banyak peluang untuk melakukan bisnis di industri halal,
> baik Muslim maupun non-Muslim yang ingin mengukuhkan perusahaannya di
> pasar ini.
>
> Para ahli dari dunia yang berkecimpung dalam industri ini dari sektor
> swasta dan pemerintah akan berkumpul selama dua hari di Jakarta untuk
> menjabarkan tentang masa depan dari industri halal.
>
> Acara selama dua hari ini akan meliputi tentang dua hal penting di
> industri halal; barang dan jasa. Acara akan menjadi landasan dasar
> yang penting bagi para pelaku bisnis yang berkecimpung di industri
> halal dunia untuk membicarakan dan membangun aliansi-aliansi baru di
> industri halal.
>
> MATERI SECARA GARIS BESAR:
>
>     * Melihat Pangsa Pasar Halal Secara Global – Peluang & Tantangan
>
>     * Keuntungan Yang Bisa Didapatkan Dari Pangsa Pasar Halal Dunia
>
>     * Pentingnya Sertifikasi Dan Standarisasi Untuk Pengembangan Usaha
>
>     * Pentingnya Mempunyai Merk Halal Untuk Memperluas Pangsa Pasar
>
>     * Peluang & Tantangan Dalam Bisnis Produksi Makanan
>
>     * Peluang & Tantangan Dalam Industri Halal
>
>     * Syarat-syarat Yang Harus Dimiliki Sebuah Industri Agar
> Mendapatkan Kredibilitas Halal Dalam Pangsa Pasar Dunia
>
>     * Perkembangan Sektor Keuangan Syariah Dan Peluang Yang Terdapat
> Didalamnya
>
>     * Membuka Kesempatan Untuk Berinvestasi Di Industri Halal Yang
> Tersedia Di Indonesia
>
>
>
> TUJUAN & MANFAAT:
>
>     * Untuk mempromosikan, mengembangkan dan menstimulasi pertumbuhan
> industri halal
>
>     * Untuk mengevaluasi peluang-peluang yang ada di industri halal
> dan mencari cara untuk masuk kedalamnya
>
>     * Pentingnya sertifikasi dan standar halal untuk mendapatkan
> kepercayaan dari konsumen
>
>     * Berbagi pengalaman, pandangan dan pengetahuan sesama pelaku
> bisnis di industri halal
>
>     * Untuk mengembangkan dan mempromosikan merek dagang yang berlabel
> Halal
>
>     * Untuk mendukung para pelaku bisnis dalam menggunakan transaksi
> syariah
>
>
>
> PESERTA:
>
>     * Semua pelaku bisnis yang berhubungan baik secara langsung maupun
> tidak langsung dengan industri Halal
>
>     * Pelaku bisnis yang terlibat dalam industri barang konsumsi
> (Consumer Goods) seperti makanan & minuman, kesehatan, kosmetik,
> farmasi, dll
>
>     * Penyedia pakan ternak dan pertanian
>
>     * Para pelaku bisnis dalam industri supermarket dan toko-toko retail
>
>     * Pebisnis di industri rumah-rumah penjagalan
>
>     * Akademisi/Peneliti/Asosiasi Industri/ Konsultan
>
>     * Perwakilan dari pemerintah
>
>     * Institusi-insitusi Keuangan (bank, asuransi dan jasa keuangan
> lainnya)
>
> Untuk lebih jelasnya mengenai acara ini, silahkan menghubungi Niken di
> 0816 1343 920 / (021) 3190 9775 / (021) 390 3177 / (021) 314 0547 atau
> melalui e-mail di niken_l4@... / ms.nikenlarasati@...
>
>
> ------------------------------------
>
> Leaving? send an email to: epicurina-unsubscribe@...! Groups Links
>

#3525 From: Rianto Hidajat <hidajatr@...>
Date: Thu May 8, 2008 6:00 am
Subject: Intro
hidajatr
Send Email Send Email
 
Halo semua,

Nama saya Rianto, anggota baru. Saya secara umum sih suka macem2 makanan,
Italian, Chinese, Indonesian, Western. Yg kurang begitu favorit (altho bisa
makan jg) itu Mexican and Indian. Suka juga coba-coba makanan baru, makanya
seneng banget kalo dapet info-info tempat makan yang beragam.

Salam,

Rianto



      
________________________________________________________________________________\
____
Be a better friend, newshound, and
know-it-all with Yahoo! Mobile.  Try it now. 
http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ

[Non-text portions of this message have been removed]

#3527 From: "ukki95" <uki_uki_land@...>
Date: Fri May 16, 2008 6:45 pm
Subject: Nampan kaca untuk bistro & bakery
ukki95
Send Email Send Email
 
Anda membutuhkan nampan kaca / glass tray????
yang biasa di gunakan oleh toko-toko roti terkini
kini anda dapat mendapatkan dengan mudah, dan untuk luar kota barang
dapat
kami antar ke tempat anda silahkan hub kami
www.glasswork.multiply.com or (021)707-45663

regards
Christian

#3528 From: "Sastro Gozali" <sastro@...>
Date: Wed May 21, 2008 3:33 pm
Subject: Salmon Coulibiac - French Cooking Class at RIVA Kitchen, Park Lane Jakarta, 14 June 2008
sastrogozali
Send Email Send Email
 
[image: French Cooking Class at RIVA Kitchen, Park Lane Jakarta, 14 June
2008 - SendokGarpu.com]

www.sendokgarpu.com/cookingclass/french

*French Cooking Class *

*Saturday, 14 June 2008
*Demo at RIVA Kitchen, Lunch at Cafe One

IDR 280,000 nett
Including 3-course Lunch & drink, gift, door prize & goodie bags

For more info, please contact :
Ms. Tarina Sindhu - (021) 828 2000
Sastro Gozali - 0815 9150448 / (021) 9255 3389




--
Best regards,
Sastro Gozali
www.gozalidesign.com - Design/Printing, e-marketing, Application Software
and Web Solutions/Hosting
www.sendokgarpu.com - Your trusted dining & nightlife guide in Jakarta!
Tel : (+62-21) 6220 3836
Fax: (+62-21) 6220 3837
HP: (+62) 815 9150 448 / (+62-21) 9255 3389
sastro@...
info@...
YM: sastrogozali
MSN : sastrogozali@...
GTalk: sastro@...


[Non-text portions of this message have been removed]

#3529 From: "Sastro Gozali" <sastro@...>
Date: Fri May 23, 2008 7:08 am
Subject: Salmon Coulibiac - French Cooking Class at RIVA Kitchen, Park Lane Jakarta, 14 June 2008
sastrogozali
Send Email Send Email
 
*[image: Salmon Coulibiac - French Cooking Class at RIVA Kitchen, Park Lane
Jakarta, 14 June 2008]*

www.sendokgarpu.com/cookingclass/french

*French Cooking Class *

*Saturday, 14 June 2008
*Demo at RIVA Kitchen, Lunch at Cafe One

IDR 280,000 nett
Including 3-course Lunch & drink, gift, door prize & goodie bags

For more info, please contact :
Ms. Tarina Sindhu - (021) 828 2000
Sastro Gozali - 0815 9150448 / (021) 9255 3389





--
Best regards,
Sastro Gozali
www.gozalidesign.com - Design/Printing, e-marketing, Application Software
and Web Solutions/Hosting
www.sendokgarpu.com - Your trusted dining & nightlife guide in Jakarta!
Tel : (+62-21) 6220 3836
Fax: (+62-21) 6220 3837
HP: (+62) 815 9150 448 / (+62-21) 9255 3389
sastro@...
info@...
YM: sastrogozali
MSN : sastrogozali@...
GTalk: sastro@...


[Non-text portions of this message have been removed]

#3530 From: "Ade Putri Paramadita" <adeputri@...>
Date: Sun Jun 1, 2008 7:16 am
Subject: Review: Li Yen
adeputri_zoik
Send Email Send Email
 
Review <http://images.multiply.com/multiply/icons/clean/24x24/reviews.png>
Review <http://images.multiply.com/multiply/icons/clean/24x24/reviews.png>
Review <http://images.multiply.com/multiply/icons/clean/24x24/reviews.png>
Review <http://images.multiply.com/multiply/icons/clean/24x24/reviews.png>
  <http://adeputri.multiply.com/reviews/item/33> Li Yen
Posted by  <http://adeputri.multiply.com/> Ade Putri on Jun 1, '08 9:45 AM
for everyone

<http://images.adeputri.multiply.com/image/4/photos/upload/300x300/SEIM8woKC
E4AAAaGPLI1/Li-Yen.jpg?et=ULUfT5C1CsAHsEZ2fY0lkA&nmid=98825296>


Category:
Restaurants
Cuisine:  Chinese
Location:  Jl. Asemka Raya No. 168A, Kota, Jakarta Barat 11110. Phone:
(021) 6930108, 6930208 / Fax. (021) 6930189

Berbasis referensi dari buku Kuliner Jalan Sutra edisi #2 (Pesta Bebek) yang
mengatakan bahwa bebek panggangnya mengalahkan bebek panggang Imperial
Kitchen / Duck King, ahem… Maka berangkatlah saya untuk mencari pembuktian.
Sebelumnya, saya dan Brutus memang sempat memasukkan nama Li Yen dalam list
“Kapan-Kapan” kami. Dan ini hanya karena tergiur penampakan sederet bebek
panggang yang terpampang di etalase depan Li Yen. Akhirnya, selalu saja
terlewatkan. Bagaimana tidak? Di daerah Gloria Glodok sana, banyak juga
“godaan” lain.

Memasuki pintu, kami disambut oleh seorang waiter dan seorang lagi waitress.
Waitress inilah yang lantas menuntun kami ke meja. Meja bundar dengan
tamplak plastik warna merah jambu. Chinese banget. Mengingatkan saya pada
dekorasi RM Halim atau RM Adam di Surabaya, langganan almarhum Kakek saya
semasa hidupnya. Nuansanya kurang lebih sama. Di sini, malah ada pula TV
yang memasang DVD karaoke lagu Tionghoa. Pol.

¼ Bebek Panggang (55K)
Tadinya kami mau memesan setengah ekor. Tapi si ibu waitress ini malah
menyarankan untuk memesan ¼ ekor saja. Cukup untuk 2 orang, ujarnya. “Hm,
okelah,” pikir saya, “Sebagai kunjungan perdana, mari menjadikan kunjungan
kali ini sebagai acara mencicipi. Artinya; pesan menu lain juga untuk
dicoba.” Bebek panggang datang paling awal setelah pickles, kacang telur dan
sambal – tentunya. Saya baru ingat, “Damn. Lupa, harusnya tadi bilang kalau
mau pesan bagian dada.” Datangnya paha. Saya lebih menyukai bebek bagian
dada. Dagingnya lebih tebal, teksturnya juga tidak alot seperti pada bagian
paha. Lapisan lemak di bawah kulitnya juga cenderung lebih sedikit dan
tipis. Tapi ternyata, Bebek Panggang yang datang ini, walaupun bagian paha,
tapi sama sekali tidak alot. Lapisan lemak di bawah kulit pun tipis. Dan
yang paling nendang adalah ketika saya merasakan daging bebeknya yang sangat
moist. Lembut sekali. Melumer di lidah saya dengan sempurna. Condiment yang
mereka provide, adalah dipping sauce berwarna putih butek dengan citarasa
asam dan sedikit pedas. Saya lantas meminta tambahan hoisin sauce. Bukan,
bukan buat saya. Melainkan buat Brutus. He really likes to dip the duck meat
to this brown coloured sauce. Saya sendiri, lebih senang merasakan versi
original-nya. Hm. Akhirnya, saya pun berani ikut menobatkan Bebek Panggang
Li Yen sebagai "The Best Roast Duck In Town".

Udang Kecil Telur Asin – Uk. S (66K)
Datang dalam porsi yang terhitung besar, ternyata udangnya pun nggak sekecil
yang saya pikir sebelumnya. They’re quite big, actually. Crispy sekali, dan
dibalut oleh adonan telur asin yang melimpah, rasanya memang juara banget.
Kulit udang yang tidak dikupas sama sekali, membuat aroma udang tetap kuat
sehingga tidak terkalahkan oleh kuatnya rasa merah telur asin. Tapi tentu
saja, cukup merepotkan karena harus mengupasnya lagi. Enak. Tapi, maaf,
masih belum bisa mengalahkan sang juara, Udang Telur Asin di Din Tai Fung.

Nasi Goreng Yang Chou – Uk. S (40K)
Porsi ukuran small ini juga terhitung besar. Owkay. Saya jadi menyimpulkan
bahwa size small di Li Yen berarti bisa untuk 3 orang. Nasi Goreng Yang Chow
ini hadir dengan perbandingan nasi dan isinya yaitu 1:1. Udang, babi dan
kacang polongnya banyak sekali. Rasanya pun enak. Standar nasi goreng
Chinese; tidak terlalu banyak bumbu. Hasilnya? Tidak memberatkan mulut
ketika harus dipadukan dengan sejumlah lauk lainnya.

Pickle (6K)
Nah, ini dia yang tadi hadir duluan; acar timur, kacang telur dan sambal.
Ternyata ditagih juga, walaupun yang kami makan hanya kacang telurnya.


ADE-licious-o-meter (from 0 to 5 level):
Taste: 4.5
Food Presentation: 4
Service: 4
Hygienic Level: 4

Selain pickles, kami juga dibebani 10% tax. That’s all. Will we ever come
back here again? Definitely. Bebek lagi, bebek lagi!



*List “Kapan-Kapan”: Setiap kali kami melewati suatu tempat yang tempting,
saya akan berujar, “Kapan-kapan makan di situ yuk!”. Tapi, saya tidak pernah
mencatatnya. Dan saya adalah satu dari 100 Orang Paling Pelupa Di Dunia.
Walhasil, saya selalu lupa, “Apa saja ya yang ada di list kapan-kapan itu?”


[Non-text portions of this message have been removed]

#3531 From: "ConciergeProd@..." <conciergeprod@...>
Date: Thu Jun 12, 2008 12:56 am
Subject: vacancies in new restaurant for chef & sushi chef
conciergeprod
Send Email Send Email
 
HOSPITALITY PROFESSIONAL MANAGEMENT

BUDDHA BAR, world famous International Restaurant & Lounge opening
soon in Jakarta!
This trend setting Restaurant, Bar & Lounge offers Pacific Rim Cuisine
combining Asian and Californian Flavors with specific music and an
elegant Interior setting.

EXECUTIVE CHEF - Male with 3 – 5 years experiences as Executive Chef
in Large Unit with strong management skill and knowledge of Asian/
Pacific Rim Cuisine, Good supervisory, leadership, management and
coaching skills, Knowledge of financial, budgetary, and food control
practices

SUSHI CHEF - Male with 3 – 5 years experiences as sushi chef in large
unit with good supervisory and coaching skills, with a network of
local suppliers. Good supervisory, leadership, management and coaching
skills. Knowledge of financial, budgetary, and food control practice
(Native Japanese are welcome).

RESTAURANT MANAGER - M/ F with 3 – 5 years experiences as Restaurant
Manager in reputable restaurant, Electronic Cashier computer skills,
strong managerial skills, Knowledge of the local public relations and
be exceptionally service oriented.

BAR MANAGER - M/F with 3 – 5 years experience as Bar Manager in
reputable Bar & Lounge, Strong skill and knowledge of Bar Operation
and administration with ggood supervisory, leadership and coaching
skills.

HOST MANAGER - Female with an exemplary aesthetic presentation,
ability to manage reservations, bookings and flow of the restaurant,
Guest relation or public relation experiences back ground is a plus.

GENERAL REQUIREMENTS:
Candidates must have attractive personalities, be highly motivated
team players and good leadership skills with the ability to “Inspire”
and fluent in English with ability to speak French is a plus. Be
willing to travel abroad for training and commit to a min. 2 years of
working engagement.


Please send your resume in details together with recent photo  to:
PT. Nireta Vista Creative
Pre-Opening Office: Jl. Talang No.3, Proklamasi – Jakarta Pusat
Or email to: recruit @ buddhabar-jakarta.com


[Non-text portions of this message have been removed]

#3532 From: "indri_rt" <indri_rt@...>
Date: Wed May 21, 2008 5:28 am
Subject: sharing tempat2 makanan enak di Jakarta
indri_rt
Send Email Send Email
 
aq baru join nich trus mau sharing tempat makan enak di jakarta,

#3533 From: Ashadi Agus <ashadi_agus@...>
Date: Tue Jun 10, 2008 2:21 am
Subject: Kini telah hadir Wireless Service Bell, Meningkatkan pelayanan terhadap tamu dan customer kita
ashadi_agus
Send Email Send Email
 
Apakah anda pemilik restoran, cafe, club house, hospital dan golf club?

Apakah anda sering berhadapan dengan masalah pelayanan dari waiter anda terhadap
customer anda?

Mengingat
kenaikan BBM cukup membuat kita semua pusing terhadap banyaknya biaya
yang timbul dan salah satu caranya adalah dengan mengefisiensikan dan
mengefektifkan kinerja kerja kita sehingga mampu meng"cut" cost yang
ada. Dan meningkatkan service/pelayanan serta mutu dari produk kita.

Kini hadir di Indonesia, Pertama.... Wireless Service Bell (WSB), dengan WSB
kita mampu meningkatkan pelayanan atau service kita terhadap customer.

Segera hubungi :
PT. Mitra Solid Perkasa
Gedung Cosa, lantai 2
Jl.Tomang Raya No.70, Jakarta Barat 11430
Telp : 021-569 700 62, 021-71 1000 62, 021- 9800 9524
Email : sales@..., ashadi.ang@...


Kami siap membantu anda...


NB : Tersedia lowongan untuk freelance sales dengan benefit yang bagus, segera
email CV anda ke recruitment@...




[Non-text portions of this message have been removed]

#3534 From: "Bebek Goreng Tumapel" <putri_artanti@...>
Date: Tue Jun 17, 2008 1:07 am
Subject: Bebek Goreng Tumapel - Bebek khas Surabaya di Jakarta Timur
putri_artanti
Send Email Send Email
 
Dear All,

Bagi penggemar Bebek Goreng, silahkan coba Bebek Goreng Tumapel.
Bebek Goreng khas Surabaya hadir di Jakarta Timur.

Rasa bebeknya ngresep, empuk dan sambalnya pas di lidah, dengan menu
Bebek Bakar, Goreng dan Cabe ijo. Ada juga menu Ayam & Lele
Goreng/Bakar/Cabe Ijo, aneka minuman khas Jawa: Beras Kencur, Kunir
Asam, Blimbing Wuluh, Jahe, Bandrek, Bajigur.

Lokasinya di: Jl. Basuki Rahmat no 23, sekitar 500m dari pasar mainan
Gembrong-Prumpung (menuju Duren Sawit) – Jakarta Timur. Untuk
delivery dan reservasi, hub: 021 – 94581951

Ada discount khusus/fee untuk yg me-referensi.

Cobain deh…rasanya, mantab!

Cheers,
Tumapel

Messages 3504 - 3534 of 3787   Oldest  |  < Older  |  Newer >  |  Newest
Add to My Yahoo!      XML What's This?

Copyright © 2010 Yahoo! Inc. All rights reserved.
Privacy Policy - Terms of Service - Guidelines NEW - Help