Skip to search.

Breaking News Visit Yahoo! News for the latest.

×Close this window

islam-kristen · Dialog Persaudaraan Ismail-Ishak

The Yahoo! Groups Product Blog

Check it out!

Group Information

? Already a member? Sign in to Yahoo!

Yahoo! Groups Tips

Did you know...
Message search is now enhanced, find messages faster. Take it for a spin.

Messages

Advanced
Messages Help
Messages 32049 - 32078 of 34147   Oldest  |  < Older  |  Newer >  |  Newest
Messages: Show Message Summaries Sort by Date ^  
#32049 From: nendro saputro <nendro31@...>
Date: Tue Apr 10, 2012 12:18 pm
Subject: WORKSHOP PENULISAN CERPEN (Kerjasama HIDUP & STF Driyarkara)
nendro31
Send Email Send Email
 

Majalah HIDUP & Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara, Jakarta

Mengadakan:

"WORKSHOP PENULISAN CERPEN"


Mengangkat Tema:

KOMUNIKASI LEWAT FIKSI


Narasumber:
F. Rahardi (Penyair dan Penulis Novel "Lembata")
Maria Etty (Wartawan dan Penulis Novel "Hayuri")


Tempat:
STF Driyarkara Jakarta
Sabtu, 28 April 2012 dan Sabtu, 5 Mei 2012
Pukul: 08.30 - 13.00 WIB.


Kontribusi Peserta:
Rp. 50.000,- / Peserta.

Informasi Pendaftaran:
Agung Nugroho (Majalah HIDUP) HP: 081210400200
Suster Ivonne PRR (STF Driyarkara, Jakarta) HP: 085239445528


Salam,
A. Nendro Saputro


Alamat Kantor: Majalah HIDUP
Jl. Kebon Jeruk Raya No. 85, Batusari Jakarta 11530 
Pone: 021-5491537 / 021-5308471 Fax: 021-5485737
Email: nendro31@... / Website: www.hidupkatolik.com



#32050 From: John Situmorang <johnmsitumorang@...>
Date: Wed Apr 11, 2012 4:40 am
Subject: RENUNGAN DAN PANGGILAN MENGIKUT JESUS: Permulaan Hidup Baru
johnmsitumorang@...
Send Email Send Email
 

Permulaan Hidup Baru Bersama Jesus

 

Di bulan Maret, tahun 1922, pengabar-pengabar injil Kristen menghadiri sebuah gedung pertemuan di Moscow, Kremlin. Sesudah pertemuan itu, seorang muda yang kasar dengan janggut yang lebat dan penampilan yang keras masuk secara tiba-tiba kedalam ruangan. Percaya bahwa dia akan menyerang, penginjil ambil langkah mundur. Penterjemah bahasa Rusianya berusaha melindunginya. Tiba-tiba orang itu menggoyang-goyang tangannya dan berbicara dengan cepat dalam bahasa Rusia. Penterjemah itu menerangkan bahwa orang ini salah satu penjahat yang terkenal di Moskow. Dia telah masuk keluar penjara 28 kali. Penuh dengan perasaan bersalah dan tanpa masa depan dia rindu untuk mencari kedamaian. Penginjil itu dengan tenang membacakan 1 Yohanes 1:9: Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita. Dia memberitahukan kepada orang yang sedang susah cerita mengenai pencuri di kayu palang yang mendapatkan pengampunan. Dia menjanjikan padanya, Yesus adalah Juruselamat yang sama sekarang ini. Dia menawarkan pengampunan. Dia menawarkan kebebasan. Dia menawarkan keselamatan, ambillah, bersukalah dalam-Nya. Puji Tuhan untuk itu! Dengan air mata bercucuran diwajahnya anak muda Rusia yang bersalah ini bertelut dan menerima pengampunan Allah. Setahun kemudian, penginjil itu mengunjungi Moskow. Sementara dia memuji Tuhan dengan sekelompok umat percaya, dalam sebuah gereja yang baru dibentuk, dia memperhatikan anak muda kriminal yang bertobat ikut menyanyi di antara kelompok paduan suara. Wajah bekas penjahat tadi menunjukkan kedamaian yang baru di dalam hatinya. Orang itu kelihatan sangat bahagia. Dia telah menerima Kristus. Pelajaran Alkitab telah merubah hidupnya, dan dia mengikut Yesus dalam baptisan Alkitab. Baptisan Alkitab adalah simbol dari perubahan hidup oleh kasih karunia Allah. Kesaksian baptisan adalah permulaan hidup baru dalam Yesus Kristus. Baptisan berbicara mengenai perubahan hidup.

 

Salah satu dari contoh yang sangat berkuasa dan dramatis yang dapat membuat hidup seseorang berubah adalah cerita Saul yang kemudian menjadi Rasul Paulus. Walaupun Saul warga negara Roma oleh kelahiran, dan menerima pendidikan dari guru-guru yang terbaik di Yerusalem. Saul merasa cemburu terhadap agama Yahudi dan dikenal sebagai penganiaya orang-orang percaya. Saul yang kemudian namanya diganti dengan Paulus setelah perubahannya -- dia sendiri menguraikan apa yang dia lakukana untuk menghabiskan orang Kristen. Dan aku telah menganiaya pengikut-pengikut Jalan Tuhan sampai mereka mati; laki-laki dan perempuan kutangkap....... di Damsyik dan aku telah pergi ke sana untuk menangkap penganut-penganut Jalan Tuhan, yang terdapat juga di situ dan membawa mereka ke Yerusalem untuk dihukum. Kisah 22:4,5. Ketika ia mengadakan perjalanan ke Damsyik, sebuah cahaya turun dari sorga hingga dia terjatuh ke tanah. Dengan suara yang nyaring, berkata,...Saulus, Saulus, mengapakah engkau menganiaya Aku? Jawabku: Siapakah Engkau, Tuhan? KatanyaAkulah Yesus orang Nazaret, yang kauaniaya itu.Kisah 22:7,8. Lalu dia bertanya: Tuhan, apakah yang harus kuperbuat? Kata Tuhan, Bangkitlah dan pergilah ke Damsyik. Di sana akan diberitahukan kepadamu segala sesuatu yang ditugaskan kepadamu. Kisah 22:10. Saulus menjadi buta oleh karena cahaya yang menyilaukan itu dan dia dituntun ke Damsyik.Untuk tiga hari lamanya Saul mendapat waktu untukberpikir dan menderita apa yang telah dibuatnyaterhadap umat-umat Allah, pada waktu itu dia mengakui bahwa Yesus bukan Mesias dan pengikut-Nya disebutkan fanatik.

 

Saul dalam bersaksi melawan umat Allah dan menuduh mereka secara salah dia telah menuduh dan bersaksi melawan Juruselamat dunia. Sungguh susah hatinya ketika ia menginsafi keadaannya.Saul punya waktu untuk melakukan yang benar denganTuhannya. Dia sambil duduk tiga hari dalam kegelapan, Tuhan mengirimkan rasul untuk dia yang bernama Ananias.Dan Ananias berkata kepada Saul,Saulus, saudaraku, bukalah matamu dan melihatlah! Dan seketika itu juga aku melihat kembali dan menatapdia. Lalu katanya: Allah nenek moyang kita telah menetapkan engkau untuk mengetahui kehendak-Nya,untuk melihat Yang Benar dan untuk mendengar suara yang keluar dari mulut-Nya. Sebab engkau harus menjadi saksi-Nya terhadap semua orang tentang apa yang kaulihat dan yang kaudengar. Ananias berkata kepada Saulus, Dan sekarang, mengapa engkau masih ragu-ragu? Bangunlah, berilah dirimu dibaptis dan dosa-dosamu disucikan, sambil berseru kepada nama Tuhan! Kisah 22:16 Inilah caranya Saul bergabung dengan Tuhannya untuk selamanya. Baptisan merupakan jalan masuk pada kehidupan baru bagi Saul. Saul perlu dibasuh dari hal-hal yang mengerikan yang telah dibuatnya dalam mengatasnamakan agamanya. Dia perlu dibasuh. Dia mengetahui bahwa dia membutuhkan kasih karunia dan pengampunan Allah yang ajaib. Ketika dia dibaptis ia mengetahui bahwa Allah telah mengampuni dia. Dan Saul penganiaya menjadi Paulus pengikut Yesus yang fanatik seumur hidupnya. Pernahkah Anda menginginkan untuk dapat memulainya kembali dan semua kesalahan-kesalahan yang pernah kau buat dapat dilenyapkan? 

 

Allah mengetahui kebutuhan kita semua untuk mendapatkan pengalaman seperti itu, jadi Dia melembagakan baptisan sebagai tanda bahwa kita akan bergabung dengan Dia mulai dari saat itu dan memulai hidup baru dalam Yesus. Simbol mati dari dosa yang sangat indah dan memulai hidup baru pencelupan dengan dikuburkan dalam air? Baptisan kristen yang asli adalah dimulai oleh Yohanes Pembaptis, nabi dari bukit yang muncul di padang gurun Yudea mengkhotbahkan dengan tegas agar bertobat. Semua jalan menuju sungai Yordan dipenuhi oleh orang-orang yang ingin mendengarkan dia.  (Alkitab katakan: Maka datanglah kepadanya penduduk dari Yerusalem, dari seluruh Yudea dan dari seluruh daerah sekitar Yordan, Lalu sambil mengaku dosanya mereka dibaptis oleh Yohanes di sungai Yordan. Matius 3:5,6. Menutup pintu pertukangan kayunya dan mengucapkan selamat tinggal pada ibunya, Yesus juga mengadakan perjalanan ke Yordan. Ketika Yohanes melihat Yesus, dia mengenalinya dan berhenti berkhotbah.  Penilaian untuk Yesus, Yohanes katakan, ... Lihatlah Anak domba Allah, yang menghapus dosa dunia. Yohanes 1:29. Yohanes mengenali Anak Domba yang akan dikorbankan untuk mati bagi dosa-dosa manusia yang menerima pengorbanan-Nya. Ketika Yesus meminta untuk dibaptisakan Yohanes merasa ragu.  Akulah yang perlu dibaptis oleh-Mu. Matius 3:14. Tetapi Yesus mendesak, ....Biarlah hal itu terjadi, karena demikianlah sepatutnya kita menggenapkan seluruh kehendak Allah. Ayat 15.

 

Yohanes mengenali bahwa Yesus tidak mempunyai dosa masa lalu yang perlu diakui. Dan Yesus sudah tentu tidak perlu menunjukkan kepercayaan-Nya dalam kebangkitan-Nya sendiri. Yesus meminta dibaptiskan oleh karena Dia ingin dikenali sebagai manusia. Dia ingin meninggalkan contoh yang sempurna bagi kita untuk diikuti. Jadi Yohanes mencelupkan Yesus di sungai Yordan, karena itulah arti kata baptisan.  Alkitab katakan: Sesudah dibaptis, Yesus segera keluar dari air dan pada waktu itu juga langit terbuka dan Ia melihat Roh Allah seperti burung merpati turun ke atas-Nya. Suara dari surga mengatakan, Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan. Matius 3:16,17.

 

Pada sayap burung merpati, Allah dapat mengirimkan kasih-Nya dan kata-kata menguatkan Yesus, namun Ia melakukan hal lainnya. Sementara Yesus keluar dari air dan berdiri dengan pakaian yang basah ditepi sungai Yordan yang berlumpur, Allah memperkenalkan Ia kepada umum bahwa Dialah Anaknya-yang telah diurapi. Baptisan Kristus menandakan mulai pelayanannya untuk umum, karena Petrus berkata, ...yaitu tentang Yesus dari Nazaret: bagaimana Allah mengurapi Dia dengan Roh Kudus dan kuat kuasa, Dia, yang berjalan berkeliling sambil berbuat baik dan menyembuhkan semua orang yang dikuasai Iblis, sebab Allah menyertai Dia. Kisah 10:38. … bahwa orang-orang Farisi telah mendengar, bahwa Ia memperoleh dan membaptis murid lebih banyak dari pada Yohanes meskipun Yesus sendiri tidak membaptis, melainkan murid-murid-Nya, Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman. Matius 28:19,20

 

Kemungkinan Anda merasa heran model baptisan apa di praktekkan pengikut-pengikut Yesus setelah Dia kembali ke surga. Tidak heran mereka mengikuti contoh Yesus, oleh karena mereka adalah murid-murid-Nya. Paulus, salah satu pengikut-Nya yang rajin, berkata bahwa hanya ada satu satu Tuhan, satu iman, satu baptisan Efesus 4:5. Satu-satunya yang dituliskan secara detil mengenai baptisan setelah salib dicatat dalam Buku Kisah Segala Rasul - baptisan yang diadakan oleh Filipus, penginjil. Sementara Filipus berjalan disepanjang jalan berdebu menuju ke Gaza dia melihat sida-sida Etiopia dari Ratu Sri Kandake yang bertanggungjawab atas semua perbendaharaannya. Dia telah datang ke Yerusalem untuk berbakti. Sekarang dia dalam perjalanan pulang, menaiki kereta dan membaca dari kitab gulungan. Filipus berlari dan bertanya kepada orang itu.

 

Mengertikah tuan apa yang tuan baca? Bagaimana saya dapat, kecuali seseorang membimbingku? Dia mengundang Filipus naik ke keretanya. Filipus melihat bahwa orang itu sedang membaca kitab Yesaya fatsal 53. Orang Etiopia mengundang Filipus menerangkan ayat tersebut. Fatsal itu menceritakan kehidupan Yesus dan rincian penyaliban Mesias. Maka mulailah Filipus berbicara dan bertolak dari nas itu ia memberitakan Injil Yesus kepadanya. Kisah 8:35. Sungguh merupakan suatu pelajaran Alkitab yang istimewa digoncang dalam perjalanan di atas kereta. Bukan saja Filipus menceritakan Yesus, tapi dia menerangkan dengan jelas arti dari baptisan, karena Alkitab berkata ketika tiba di genangan air orang Etiopia berkata kepada Filipus,  .......dan tiba di suatu tempat yang ada air. Lalu kata sidasida itu: Lihat, di situ ada air; apakah halangannya, jika aku dibaptis? Kisah 8:36. Filipus mengulang: Jika kamu percaya dengan segenap hatimu, boleh. Orang Etiopia berkata: Saya percaya bahwa Yesus Kristus adalah Anak Allah. Ayat 37. Lalu orang Etiopia itu menyuruh menghentikan kereta itu, dan keduanya turun ke dalam air, baik Filipus maupun sida-sida itu, dan Filipus membaptis dia. Kisah 8:38. Filipus mencelupkan sida-sida Etiopia dalam air., sama seperti Yohanes mencelupkan Kristus membaptis-Nya. Dan setelah mereka keluar dari air, Roh Tuhan tiba-tiba melarikan Filipus dan sida-sida itu tidak melihatnya lagi. Ia meneruskan perjalanannya dengan sukacita. Kisah 8:39

 

Itulah yang terjadi apabila kita menguburkan kehidupan yang lama dari dosa memulai hidup yang baru dalam Kristus. Dengan jelas pencelupan adalah model baptisan yang dipraktekkan oleh gereja kristen mula-mula Kenyataannya, Tidak ada bukti di Perjanjian Baru cara baptisan yang lain, di sini gambar dari kolam baptisan pada abab pertama di gereja di Filipi. Sejarah gereja mula-mula yang ditemukan oleh arkeolog keduanya menunjukkan bahwa diselamkan adalah model baptisan hingga abad 12 dan 13 Cardinal James Gibbons menulis: untuk beberapa abad baptisan kekristenan biasanya dijalankan dengan diselamkan tetapi sejak abad ke 12 praktek baptisan oleh percikan air diadakan oleh gereja Katolik, oleh karena ini lebih mudah dan tidak merepotkan daripada baptisan yang diselamkan. Gereja menjalankan kebijaksanaan mereka dalam menerima model yang mudah sesuai situasi waktu dan tempat. The Faith of Our Fathers, 94th edisi, h. 277. Banyak turis sekarang ini mengunjungi gereja St. John, yang bertempat di reruntuhan kota Efesus di Turki. Gereja dibangun sebagai peringatan kepada rasul Yohanes. Yang sangat menjadi perhatian yaitu mengenai tempat baptisan, bentuknya bundar kira-kira 12 kaki panjangnya dan 4 kaki dalamnya, dengan tangga di kedua belah sisi dari kolam tadi. Kebanyakan orang telah mendengar lonceng tua dari menara di depan Katedral Pisa, di Itali, lebih dikenal sebagai menara Pisa yang miring. Bersamaan dengan Katedral dan menara miring ada kolam baptisan, bangunan yang bulat di dekatnya kolam kira-kira 20 kaki panjang dan 4 kaki dalamnya ini dibangun pada abad ke 14. 300 tahun setelah kenaikan Kristus ke surga, model baptisan masih tetap diselamkan! Ada begitu banyak kolam baptisan yang besar di Eropa. 66 ditemukan di Itali sendiri di mana tanggal pembangunannya antara abad ke 4 dan ke 14.

 

Tetapi begitu pentingkah upacara baptisan itu? Perlukah dibaptiskan? Jawab Yesus: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan dari air dan Roh, ia tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah. Yesus menunjukkan di sini bahwa dilahirkan dari air, keterangan pada baptisan sebagaimana kita akan lihat kemudian, diperlukan agar dapat masuk ke surga. Kristus tidak membuat pernyataan ini tidak hanya satu kali sebagai satu statemen. Perhatikan Dia mengatakan pentingnya hal yang sama dalam Markus 16:16Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum. Langkah yang pertama dalam persiapan baptisan adalah percaya kepada Yesus Kristus yang telah mati untuk menghapus dosamu dan Tuhan Juruselamatmu. Filipus menekankan perlunya percaya pada Kristus kepada orang Etiopia. Apabila orang Etiopia menanyakan Filipus apakah dia dapat dibaptiskan, Filipus berkata,  (Sahut Filipus: Jika tuan percaya dengan segenap hati, boleh. Jawabnya: Aku percaya, bahwa Yesus Kristus adalah Anak Allah.) Kisah 8:37. Yesus berikan kepada murid-murid-Nya langkah yang kedua, Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka Matius 28:19 Mendahulukan pelajaran baptisan. Yesus katakan bahwa calon baptisan itu harus diajar .......dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dengan kata lain, setiap individu yang mempersiapkan diri untuk baptisan harus mengerti tentang Yesus, Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, Langkah yang ketiga adalah pertobatan, Petrus katakan, …. Karena itu sadarlah dan bertobatlah, supaya dosamu dihapuskan, Kisah 3:19

 

Yang dimaksud dengan pertobatan adalah penyesalan yang dalam atas dosa dan kembali bertobat Hanya satu yang datangnya dari hati yaitu di Kalvari - jamahan dan kelembutan dengan pengorbanan di kayu salib untuk menyelamatan kita dari dosa kita. Ikutilah ringkasan langkah-langkah ini dalam mempersiapkan untuk baptisan;

1.    Sebelum orang itu dibaptiskan harus menerima Yesus sebagai Juruselamat dan Tuhan

2.    Sebelum dibaptiskan, orang itu harus mengerti akan ajaran-ajaran Yesus dan mengikuti jejak Dia

3.    Dia harus mengakui segala dosa-dosanya dan menyesal

 

Mungkin Anda mempunyai keinginan dalam satu waktu ingin merubah hidupmu untuk lebih baik - tetapi Anda tidak tahu bagaimana melakukannya Ikutilah ini ada tiga langkah-langkah dalam mempersiapkan untuk baptisan, Anda harus yakin akan menjadi manusia yang baru - ke dalam dan keluar. Melalui kuasa Allah, Anda dapat dirubah, lahir kembali dan bertobat. Kadang-kadang orang bertanya, Kapan saya dibaptiskan, apakah saya akan menjadi bagian dari gereja? Atau saya hanya sendiri dibaptiskan dan ikut Yesus. Alkitab ajarkan baptisan dalam Yesus Kristus adalah baptisan yang menyatukan diri kita dengan Kristus dan gereja. Bilamana sejumlah besar baptisan di hari Pantekosta, Alkitab menerangkan… Orang-orang yang menerima perkataannya itu memberi diri dibaptis dan pada hari itu jumlah mereka bertambah kira-kira tiga ribu jiwa. Mereka bertekun dalam pengajaran rasul-rasul dan dalam persekutuan. Dan mereka selalu berkumpul untuk memecahkan roti dan berdoa. (Kisah 2:41,42) Kalimat yang sederhana.

 

I Korintus 12:13 berkata: Sebab dalam satu roh kita semua telah dibaptis menjadi satu tubuh.... Ayat 28 menunjukkan dengan jelas bahwa tubuh adalah gereja. Apabila pria dan wanita menerima Yesus dan menyerahkan diri mereka untuk mengikut Dia mereka rindu untuk berbakti dengan orang-orang percaya. Hati mereka terbakar untuk menjadi bagian dari perintahperintah Kristus. Mengapa Yesus katakan di dalam Matius 28:19,20: Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman. Malam ini Yesus memintamu untuk menaruh kehidupanmu untuk Dia. Dia memintamu untuk menjadi bagian dari mempercayai firman-Nya, dan orang-orang yang memelihara-Nya. Dia memberimu undangan yang sama yang diberikan kepada Rasul Paulus: Dan sekarang, mengapa engkau masih ragu-ragu? Bangunlah, berilah dirimu dibaptis dan dosa-dosamu disucikan sambil berseru kepada nama Tuhan! Pada suatu malam pemimpin orang Yahudi yang bernama Nikodemus datang kepada Yesus. Dia tidak ingin diketahui oleh teman-temannya bahwa dia sangat tertarik dengan Yesus.

 

Ia datang pada waktu malam kepada Yesus dan berkata: Rabi, kami tahu, Engkau datang sebagai guru yang diutus Allah, sebab tidak ada seorangpun yang dapat mengadakan tanda-tanda yang Engkau adakan itu, jika Allah tidak menyertainya. Yohanes 3:2. Yesus dapat membaca hati orang ini, Dia dapat menembusnya dan menunjukkan kepada Nikodemus apa yang dia perlukan. Yesus menjawab katanya; sesungguhnya, Jika seorang tidak dilahirkan kembali ia tidak dapat melihat kerajaan surga. Yohanes 3:3. Nikodemus merasa bingung dan dia menanyakan Yesus, Bagaimana seorang dapat dilahirkan apabila dia sudah tua? Dapatkah ia masuk kembali ke dalam rahim ibunya dan dilahirkan lagi? Yohanes 3:4. Kemudian Yesus menunjukkan bahwa Dia membicarakan mengenai kelahiran rohani, ketika Dia berkata, Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan dari air dan Roh, ia tidak dapat masuk ke dalam kerajaan surga. Yohanes Disini Yesus membicarakan mengenai kelahiran rohani yang dinyatakan melalui baptisan. Keterangan di sini pada kenyataannya bahwa orang akan dibersihkan dalam air baptisan. Tidak diragukan Nikodemus, Orang Farisi yang sombong mengantisipasi masuk dalam kerajaan Allah oleh kelahiran alami, orang Yahudi yang beriman. Walaupun, Yesus menyatakan dengan jelas bahwa apapun yang kurang dari perubahan seutuhnya dari hidup oleh kuasa Roh Suci - sebagai arti dari baptisantidak cukup. Inilah cara seseorang memeteraikan penerimaan pengorbanan yang diberikan oleh Bapa dan dibuat oleh Anak. Inilah permulaan hidup baru dalam Kristus.

 

Pada baptisan Kristus, suara Allah kedengaran berkata. ...Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan. Matius 3:17. Pada saat inilah, Roh Suci dalam bentuk burung merpati mengurapi Yesus, bahwa Dia menjadi Yang Diurapi atau Messias atau Kristus. Peristiwa ini menandakan mulainya Pelayanan Yesus Kristus. Jadi begitu juga, baptisan oleh percaya menandakan permulaan hidup yang baru dengan Kristus sebagai Juruselamat. Peristiwa ini juga menandakan kesaksian umum dari orang percaya dengan baptisan tersebut ia bergabung dengan Kristus, bahwa dia telah mengenakan Kristus. Galatia 3:27 katakan: Karena kamu semua, yang dibaptis dalam Kristus, telah mengenakan Kristus.  Baptisan, pada seseorang yang telah menerima Kristus sebagai penebusnya, menunjukkan imannya dalam tiga fakta besar dari pengorbanan Kristus. Paulus berkata: Atau tidak tahukah kamu, bahwa kita semua yang telah dibaptis dalam Kristus, telah dibaptis dalam kematian-Nya? Roma 6:3.  Kemudian ia lanjutkan dengan langkah berikutnya yang harus diambil oleh orang Kristen: “Demikian kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh baptisan dalam kematian-Nya” Ada langkah ketiga,  Roma 6:4.  supaya, sama seperti Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita akan hidup dalam hidup yang baru.. Anda mempunyai itu. Setiap orang yang telah dibaptiskan dilahirkan kembali oleh air dan roh. Secara umum kita menunjukkan percaya kita dalam kematian, penguburan, dan kebangkitan Yesus Kristus. Paulus menerangkan kepada kita: Demikianlah hendaknya kamu memandangnya: bahwa kamu telah mati bagi dosa, tetapi kamu hidup bagi Allah dalam Kristus Yesus. Sekarang saudara dapat mengerti mengapa hidup bersama Yesus begitu indah? Ini seperti sebuah pasangan yang diikat dalam satu perkawinan. Ini adalah kesempatan bagi mereka untuk bersaksi bahwa mereka bergabung bersama dalam hidup yang lama yang takkan pernah berakhir.  Alkitab menjelaskan di sini: Satu Tuhan, Satu Iman, Satu Baptisan Efesus 4:5.

 

Di dalam gereja, dalam prateknya ada banyak cara baptisan. Dengan dipercik, disiram, dan diselamkan. Bagaimana dapat dengan tiga cara menjadi satu baptisan, akan menjadi bingung dengan metode mana yang benar? Kami hanya punyai satu pertanyaan: Apakah yang dilakukan Yesus? Di dalam Alkitab kami menemukan bahwa Yohanes menerangkan baptisan di dalam sungai Yordan. Ketika Yesus dibaptiskan, Dia, berdiri dan keluar dari air. Dia dibaptiskan dengan dicelupkan. Di dalam bahasa Grika pengertian kata Baptizo. Dimaksud dicelupkan di dalam air atau diselamkan di air. Ini adalah satu metode baptisan yang menggambarkan kematian, penguburan dan pembaharuan dengan Kristus. Satu waktu Paulus dan teman sekerjanya Silas pergi ke kota Filipi atas undangan seorang Makedonia, seperti mimpi Paulus Di sana mereka berkhotbah, Paulus dan Silas benarbenar menggerakan hati orang-orang di Filipi. Begitu banyak massa menyerang mereka, dan hidup mereka dalam bahaya. Massa mencabik pakaian kedua orang itu dan yang berwenang telah memukuli mereka. Mereka dimasukkan ke dalam penjara, di mana penjaga penjara diberitahu untuk menaruh mereka ditempat khusus agar mereka tidak bisa lolos. Pada tengah malam, Paulus dan Silas mereka berdoa dan bernyanyi, dan tiba-tiba tanah goyang dan pintu penjara itu terbuka dan rantai mereka terlepas. Penjaga penjara itu datang dan melihat pintu terbuka, lalu mereka melarikan diri. Dia mengambil pedangnya untuk membunuh diri - pasti dia akan dibunuh oleh karena telah membiarkan orang tahanannya lepas. Tetapi Paulus memanggil dia keluar dengan suara keras, Jangan celakakan dirimu, sebab kami semuanya masih ada di sini! (Kisah 16:28). Penjaga penjara merasa terkejut! Orang-orang ini - Paulus dan Silas- telah menderita hampir mati di tangan pemimpin penjara, namun mereka tidak menaruh dendam dan ingin untuk membalas dendam. Kepala Penjara tahu bahwa mereka tidak bersalah. Dia berlari dan menyalakan obor, kemudian pergi ke sel mereka, jatuh di dekat kaki mereka dan memohon keampunan. dan membawa mereka keluar dan berkata, Tuan-tuan, apakah yang harus aku perbuat, supaya aku selamat? Jawab mereka: Percayalah kepada Tuhan Yesus Kristus dan engkau akan selamat, engkau dan seisi rumahmu. Kepala penjara itu membawa Paulus dan Silas ke rumahnya dan membersihkan luka pada kaki dan punggung mereka.  Pada jam itu juga kepala penjara itu membawa mereka dan membasuh bilur mereka. Seketika itu juga ia dan keluarganya memberi diri dibaptis. Kisah 16:33.

 

Sahabat-sahabat, jika sebelumnya Anda tidak mengerti arti dan pentingnya baptisan, atau jika Anda tidak memiliki kesempatan untuk mengikuti Yesus di dalam upacara baptisan yang suci dengan diselamkan, pertanyaan dan undangan yang sama yang ditanyakan Ananias kepada Saul akan datang juga kepadamu:  Mengapa engkau masih ragu-ragu? Bangunlah berilah dirimu di baptis dan dosa-dosamu disucikan . . . Kisah 22:16. Pada saat Yesus di baptis, suara datang dari surga, Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan. Demikian juga dengan kamu, masuklah ke dalam air untuk di baptis, Tuhan kita akan berbicara ke dalam hati, Engkau adalah anak-Ku yang Kukasihi. Aku berkenan kepadamu. Kebahagiaan hidup yang terbesar adalah mengetahui bahwa Allah berkenan kepadamu. Pada saat Anda di baptis, Anda akan memiliki perasaan yang ajaib bahwa Anda adalah milik Allah. Anda adalah putra-putri Allah. Dalam pengertian lain baptisan bagaikan suatu pernikahan. Sebelum menikah mempelai pria dan mempelai wanita saling jatuh cinta.Pernikahan tidak menumbuhkan cinta dalam hati seorang pria untuk seorang wanita atau di dalam hati seorang wanita untuk seorang pria. Pernikahan adalah bukti dari cinta. Pernikahan adalah pernyataan umum di hadapan keluarga dan sahabat-sahabat. Baptisan seperti demikian. Baptisan tidak menumbuhkan kasih di dalam hati kita untuk Allah. Alasan mengapa kita di baptis adalah karena kita mengasih-Nya. Baptisan adalah pernyataan umum di hadapan keluarga dan sahabat-sahabat dan jemaat bahwa kita mengasihi dan berjanji untuk setia kepada Yesus Kristus. Pada saat kita membuat pernyataan umum tersebut, secara simbolis kita menguburkan masa lalu di dalam air melalui baptisan, dan bangkit untuk suatu kehidupan yang baru di dalam Kristus. Masa lalu telah hilang -- dikuburkan -- tidak akan mengganggu kita lagi. Allah berjanji untuk memberikan kuasa Roh Kudus untuk menyanggupkan kita agar dapat menghidupkan kehidupan kristiani. Sebagian orang meragukan hal ini. Mereka tetap dengan kehidupan lama. Mereka tidak percaya bahwa mereka telah bersedia. Baptisan tidak berarti bahwa Anda sudah sempurna. Itu tidak berarti bahwa Anda telah menurut.

 

Bagi teman-teman yang belum pernah dibabtiskan seperti teladan yang Jesus tinggalkan, Dia memohon Anda hari ini untuk mengikuti langkah kaki-Nya di dalam penguburan air melalui baptisan. Ia menawarkan kepadamu pengampunan, bebas dari segala kesalahan masa lalu dan kuasa untuk menghidupkan kehidupan yang baru melalui Roh Kudus-Nya. Tuhan memberkatimu dalam keputusanmu untuk mengikut Dia. Mengapa engkau masih ragu-ragu? Bangunlah berilah dirimu di baptis dan dosa-dosamu disucikan . . . Kisah 22:16.

 

Salam,

John

 


#32051 From: wiedya paramita <wiedyaparamita@...>
Date: Wed Apr 11, 2012 4:43 am
Subject: Re: Lepasakan diri anda dari dipermainkan oleh iblis
wiedyaparamita
Send Email Send Email
 
Amin, terima kasih atas dukungannya.


From: Omega Soemarso <omega.post1@...>
To: islam-kristen@yahoogroups.com
Sent: Wednesday, April 4, 2012 9:53 PM
Subject: [islam-kristen] Lepasakan diri anda dari dipermainkan oleh iblis

 
Teman2 sekalian didalam Alkitab dengan njelas dan gamblang dapat dipelajari bahwa berdialog dengan iblis sangatlah berbahaya.
Diseluruh Alkitab dialog dengan iblis hanya ada 2 kategori.
Kategori manusia dan kategori Yang diUrapi..
Tidak pernah ada manusia yang mampu mengalahkan dialog dengan iblis, karena:
A. Iblis:
1.lebih tua dari manusia dengan segala pengalamannya.
2.mengenal Allah dan seluruh ciptaanNYa serta kelemahan2 mereka.
3.beritikad menghancurkan seluruh ciptaan Allah karena Ia tidak dapat mengalahkan Allah, dengan harapan menyakiti hati Allah.

B:Manusia:
1. mengenal Allah sangat terbatas.
2. manusia memiliki karunia kebebasan memilih tanpa dikendalikan oleh siapapun (berdaulat)
3. Manusia memiliki sifat kecenderungn dosa.

contoh:
1. dalam Kitab Taurat Kejadian 3, jelas bahwa manusia Hawa yang begitu dekat dengan Allah dan Adam dengan mudah dipermainkan iblis dan akhirnya jatuh kedalam dosa (melanggar larangan Allah)

C. Yang diUrapi:
1. berasal dari Allah, karena Ia adalah Firman Allah yang menjadi manusia sedangkan Firman Allah dan Allah sendiri adalah satu bagian yang secara mutlak tak terpisahkan (Didalamn diri Allah ada FirmanNya dan RuhNYa, ketiganya selalu ada, wajib ada dan mustahil tidak ada, pada saat yang sama) Yahya 1.
2. Yang diurapi adalah manusia biasa namun karena urapan dari Allah maka maka sifat2 Allah yang terkandung dalam FirmanNya, maka Yang Diurapi dapat melakukan apapun yang Allah kehendaki melalui urapanNya tanpa batas.
3. satu2nya manusia yang lahir bukan dari keinginan laki2 adalah Isa binti Maryam. Maryam mengandung dari Roh Allah (Roh'l Qudus). Isa lahir oleh keinginan yang Maha Qudus dan dari Yang Qudus oleh Firman Yang Maha Qudus Allah Khaliq Alam semesta.

Oleh karenanya Isa Almasih/Yesus Kristus (Yang diurapi) adalah satu2nya yang dapat mengalahkan dialog dengan iblis (Matius 4)

Jadi saudaraku sekalian janganlah terjebak dalam dialog2 yang cirinya sudah menunjukkan berasal dari iblis. Karena kemanusiaan kita tidak mungkin mengalahkannya. Namun ijinkan Yang Diurapi (Almasih, Kristus) melawan iblis maka ia akan lari terbirt-birit. Karena yang ditargetkan iblis adalah anda bukan Dia.

Setiap orang yang percaya kepadaNya dan memberikan dirinya dibaptis didalam nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus (Bismnilabi wal ibni waruhil qudusi) dan belajar untuk mentaati segala perintahNya (Mat 28:19-20) diberiNya kuasa untuk mengusir setan2.

Mari saudaraku, iman adalah percaya dahulu maka bukti akan mengikuti. (bukan sebaliknya) (Ibrani 11:1).
Saya mengajak saudara-saudara yang selama ini belum mengambil keputusan untuk percaya kepada Isa Almasih sebagai satu2nya Yang diUrapi, terimalah kebenaran tentang Dia, tantanglah Dia untuk membuktikan keberadaanNya setelah anda mengambil keputusan untuk percaya.
Saat ini anda mungkin punya masalah, masalah apapun tidak ada yang terlalu besar bagi Dia untuk memecahkannya bagi saudara, karena Ia mengasihi anda secara pribadi dan intim dengan hatinya yang tulus, karena anda adalah ciptaanNya yang dikasihiNya.
Percayalah! Isa Almasih adalah satu2 yang diurapiNya. terimalah dia sebagai pemecah masalah2 anda, Sang Juru selamat.
Jangan biarkan diri anda terkecoh oleh iblis yang senantiasa menakut-nakuti anda dengan masalah. Masalah relasi, keluarga, keuangan, kesehatan, studi, pekerjaan, pelayanan, pengabdian, usaha, bisnis, politik, sosial.
Percayalah dan mintalah kepadaNya untuk memecahkan masalah anda yang sudah merongrong selama ini.
Hanya iman percaya anda yang dapat berfungsi sebagai tombol agar Ia dapat melakukannya bagi Anda. Selebihnya adalah cuma-cuma namun tidak murahan nilainya.
Segala ilah lain selalu mengajukan tagihan, setelah ini anda harus melakukan ini dan itu dan kalau tidak maka akan terjadi ini dan itu.

Isa Almasih hanya mengatakan percayalah maka imanmu akan menyelamatkan engkau. "IMANMU" akan menyelamatkan anda, setelah anda percaya!
Kami dan semua saudara saudara yang sudah percaya akan tetap mendukung anda dalam doa-doa kami didalam nama Isa Almasih, junjungan kami dan Juru selamat kami, Amin!





#32052 From: "I" <i_sumarya@...>
Date: Wed Apr 11, 2012 4:55 am
Subject: 12 April
i_sumarya
Send Email Send Email
 
"Kamu adalah saksi dari semuanya ini"
(Kis 3:11-26; Luk 24:35-48)
"Lalu kedua orang itu pun menceriterakan apa yang terjadi di tengah jalan dan
bagaimana mereka mengenal Dia pada waktu Ia memecah-mecahkan roti. Dan sementara
mereka bercakap-cakap tentang hal-hal itu, Yesus tiba-tiba berdiri di
tengah-tengah mereka dan berkata kepada mereka: "Damai sejahtera bagi kamu!"
Mereka terkejut dan takut dan menyangka bahwa mereka melihat hantu. Akan tetapi
Ia berkata kepada mereka: "Mengapa kamu terkejut dan apa sebabnya timbul
keragu-raguan di dalam hati kamu? Lihatlah tangan-Ku dan kaki-Ku: Aku sendirilah
ini; rabalah Aku dan lihatlah, karena hantu tidak ada daging dan tulangnya,
seperti yang kamu lihat ada pada-Ku." Sambil berkata demikian, Ia memperlihatkan
tangan dan kaki-Nya kepada mereka. Dan ketika mereka belum percaya karena
girangnya dan masih heran, berkatalah Ia kepada mereka: "Adakah padamu makanan
di sini?" Lalu mereka memberikan kepada-Nya sepotong ikan goreng. Ia
mengambilnya dan memakannya di depan mata mereka. Ia berkata kepada mereka:
"Inilah perkataan-Ku, yang telah Kukatakan kepadamu ketika Aku masih
bersama-sama dengan kamu, yakni bahwa harus digenapi semua yang ada tertulis
tentang Aku dalam kitab Taurat Musa dan kitab nabi-nabi dan kitab Mazmur." Lalu
Ia membuka pikiran mereka, sehingga mereka mengerti Kitab Suci. Kata-Nya kepada
mereka: "Ada tertulis demikian: Mesias harus menderita dan bangkit dari antara
orang mati pada hari yang ketiga, dan lagi: dalam nama-Nya berita tentang
pertobatan dan pengampunan dosa harus disampaikan kepada segala bangsa, mulai
dari Yerusalem. Kamu adalah saksi dari semuanya ini" (Luk 24:35-48), demikian
kutipan Warta Gembira hari ini
Berrefleksi atas bacaan-bacaan hari ini saya sampaikan catatan-catatan sederhana
sebagai berikut:
• Bercakap-cakap atau sharing perihal pengalaman akan penampaikan Yesus yang
telah dibangkitkan dari mati, itulah yang sedang terjadi di antara para murid.
Di tengah-tengah percakapan tersebut tiba-tiba Yesus menampakkan Diri serta
memberi salam kepada mereka "Damai sejahtera bagi kamu". Untuk memperkuat iman
mereka maka Yesus pun makan bersama dengan mereka dengan makanan apa adanya, dan
mereka pun kemudian "dibuka pikiran mereka, sehingga mereka mengerti Kitab
Suci". Ia kemudian juga memberi perintah kepada mereka agar mereka menjadi saksi
atas semua yang telah terjadi dan mereka alami. Pada masa sekarang ini kiranya
yang cukup mendesak dan up to date ialah menjadi saksi damai sejahtera,
sebagaimana juga disampaikan oleh Yesus kepada para murid. Untuk itu kiranya
diri kita sendiri hendaknya senantiasa dalam keadaan damai sejahtera, baik lahir
maupun batin, karena kita telah dikuatkan dengan `wafat dan kebangkitan Yesus
dari mati', yang berarti kita telah bersama dan bersatu denganNya. Damai
sejahtera itu antara lain juga dapat kita wujudkan dengan memberitakan
pertobatan dan pengampunan dosa dalam namaNya. Ingatlah, sadari dan hayati bahwa
setiap hari kita mendoakan doa Bapa Kami, yang antara lain berdoa "ampunilah
kesalahan kami, seperti kamipun mengampuni yang bersalah  kepada kami". Kasih
pengampunan merupakan dasar atau landasan damai sejahtera, maka semoga apa yang
kita doakan tidak hanya manis di mulut tetapi juga nikmat dalam tindakan dan
perilaku, karena kita senantiasa mengampun siapapun yang bersalah kepada kita
atau yang menyakiti dan mempersulit hidup kita. Salah satu wujud konkret hidup
bersama dalam damai sejahtera adalah `makan bersama' apa adanya dengan penuh
ceria dan bahagia.
• "Karena itu sadarlah dan bertobatlah, supaya dosamu dihapuskan, agar Tuhan
mendatangkan waktu kelegaan, dan mengutus Yesus, yang dari semula diuntukkan
bagimu sebagai Kristus" (Kis 3:19-20), demikian kutipan dari kotbah Petrus.
Kiranya sebagai murid-murid Yesus atau orang yang percaya kepada Yesus Kristus
kita juga diundang atau dipanggil untuk meneladan Petrus: mengajak siapapun juga
untuk menyadari kelemahan dan dosa-dosanya serta kemudian bertobat atau
memperbaharui diri. Menyadari kelemahan, keterbatasan dan dosa-dosa merupakan
langkah awal yang meyakinkan untuk bertobat dan memperbaharui diri
terus-menerus, karena dengan demikian yang bersangkutan pada umumnya juga
memiliki keterbukaan diri untuk tumbuh dan berkembang alias diperbaharui
terus-menerus alias bersikap mental belajar. Belajar tidak hanya terjadi ketika
berada atau masih di dalam sekolah atau pendidikan formal, melainkan juga selama
bekerja atau hidup dimanapan orang dapat belajar. Hidup, bertindak dan bekerja
dengan semangat belajar akan mendatangkan kelegaan hati yang luar biasa. 
Bersikap mental atau bersemangat belajar memang dijiwai oleh keutamaan
kerendahan hati atau orang yang rendah hati senantiasa bersikap mental belajar
terus menerus, tiada henti sampai mati. Kami berharap para orangtua atau
pemimpin dapat menjadi teladan dalam hal kerendahan hati dan sikap mental
belajar  bagi anak-anak atau anggotanya.
"Apakah manusia, sehingga Engkau mengingatnya? Apakah anak manusia, sehingga
Engkau mengindahkannya. Namun Engkau telah membuatnya hampir sama seperti Allah,
dan telah memahkotainya dengan kemuliaan dan hormat. Engkau membuat dia berkuasa
atas buatan tangan-Mu; segala-galanya telah Kauletakkan di bawah kakinya:
kambing domba dan lembu sapi sekalian, juga binatang-binatang di padang;
burung-burung di udara dan ikan-ikan di laut, dan apa yang melintasi arus
lautan" (Mzm 8:5 -9)
Ign 12 April 2012

#32053 From: "I" <i_sumarya@...>
Date: Thu Apr 12, 2012 4:27 am
Subject: 13 April
i_sumarya
Send Email Send Email
 
"Malam itu mereka tidak menangkap apa-apa."
(Kis 4:1-12; Yoh 21:1-14)
"Kemudian Yesus menampakkan diri lagi kepada murid-murid-Nya di pantai danau
Tiberias dan Ia menampakkan diri sebagai berikut. Di pantai itu berkumpul Simon
Petrus, Tomas yang disebut Didimus, Natanael dari Kana yang di Galilea,
anak-anak Zebedeus dan dua orang murid-Nya yang lain. Kata Simon Petrus kepada
mereka: "Aku pergi menangkap ikan." Kata mereka kepadanya: "Kami pergi juga
dengan engkau." Mereka berangkat lalu naik ke perahu, tetapi malam itu mereka
tidak menangkap apa-apa. Ketika hari mulai siang, Yesus berdiri di pantai; akan
tetapi murid-murid itu tidak tahu, bahwa itu adalah Yesus. Kata Yesus kepada
mereka: "Hai anak-anak, adakah kamu mempunyai lauk-pauk?" Jawab mereka: "Tidak
ada." Maka kata Yesus kepada mereka: "Tebarkanlah jalamu di sebelah kanan
perahu, maka akan kamu peroleh." Lalu mereka menebarkannya dan mereka tidak
dapat menariknya lagi karena banyaknya ikan. Maka murid yang dikasihi Yesus itu
berkata kepada Petrus: "Itu Tuhan." Ketika Petrus mendengar, bahwa itu adalah
Tuhan, maka ia mengenakan pakaiannya, sebab ia tidak berpakaian, lalu terjun ke
dalam danau. Murid-murid yang lain datang dengan perahu karena mereka tidak jauh
dari darat, hanya kira-kira dua ratus hasta saja dan mereka menghela jala yang
penuh ikan itu. Ketika mereka tiba di darat, mereka melihat api arang dan di
atasnya ikan dan roti. Kata Yesus kepada mereka: "Bawalah beberapa ikan, yang
baru kamu tangkap itu." Simon Petrus naik ke perahu lalu menghela jala itu ke
darat, penuh ikan-ikan besar: seratus lima puluh tiga ekor banyaknya, dan
sungguhpun sebanyak itu, jala itu tidak koyak. Kata Yesus kepada mereka:
"Marilah dan sarapanlah." Tidak ada di antara murid-murid itu yang berani
bertanya kepada-Nya: "Siapakah Engkau?" Sebab mereka tahu, bahwa Ia adalah
Tuhan. Yesus maju ke depan, mengambil roti dan memberikannya kepada mereka,
demikian juga ikan itu. Itulah ketiga kalinya Yesus menampakkan diri kepada
murid-murid-Nya sesudah Ia bangkit dari antara orang mati." (Yoh 21:1-14),
demikian kutipan Warta Gembira hari ini.
Berrefleksi atas bacaan-bacaan hari ini saya sampaikan catatan-catatan sederhana
sebagai berikut:
• Hidup dan bertindak hanya mengikuti selera, kemauan atau keinginan pribadi
pasti akan gagal serta kemudian frustrasi. Orang yang hidup dan bertindak
demikian ini pada umumnya juga orang yang sedang frustrasi. Begitulah yang
terjadi di antara para murid atau rasul, yang sebelum mengikuti Yesus memiliki
pekerjaan utama sebagai nelayan, ketika ditinggalkan Yesus untuk selama-lamanya
kehilangan pegangan atau pedoman hidup yang pernah diajarkan, maka kemudian
kembali ke pekerjaan semua sebagai nelayan. Mereka adalah nelayan yang tangguh
dan handal, namun semalaman menjala ikan di danau tak seekorpun diperoleh.
Menebarkan jala hanya mengikuti selera pribadi gagal total, namun ketika
menebarkan jala atas nama Tuhan mereka menangkap ikan banyak sekali alias
berhasil atau sukses besar. Warta Gembira hari ini mengingatkan dan mengajak
kita semua untuk hidup dan bertindak tidak mengikuti selera atau kemauan
pribadi, melainkan mengikuti perintah atau kehendak Tuhan, yang secara konkret
berarti menghayati spiritualitas, charisma atau visi hidup terpanggil, entah
secara pribadi atau bersama-sama. "In nomine Iesu" = Dalam nama Tuhan, itulah
motto gembala kita, Mgr A.Soegijapranata SJ dan Bapak Yulius Kardinal
Darmaatmaja SJ dalam mengemban tugas sebagai gembala umat. Kiranya kita tahu
bahwa buah penggembalaan Mgr Sogija sungguh menggembirakan, antara lain
berkembangnya jumlah maupun kwalitas umat Allah di Keuskupan Agung Semarang:
cukup banyak tokoh Gereja maupun masyarakat telah dilahirkan dalam penggembalaan
beliau. Maka dengan ini kami mengajak rekan-rekan imam, bruder atau suster serta
awam untuk setia pada spiritualitas hidup bersama/lembaga masing-masing dalam
cara hidup dan cara bertindak.
• "Dalam nama Yesus Kristus, orang Nazaret, yang telah kamu salibkan, tetapi
yang telah dibangkitkan Allah dari antara orang mati -- bahwa oleh karena Yesus
itulah orang ini berdiri dengan sehat sekarang di depan kamu." (Kis 4:10),
demikian jawaban Petrus atas pertanyaan Imam Besar Yahudi perihal atas nama
siapa ia menyembuhkan orang sakit. Orang-orang sakit kiranya ada di lingkungan
hidup dan kerja kita, entah sakit hati, sakit jiwa, sakit akal budi maupun sakit
tubuh/phisik. Marilah mereka kita sembuhkan dalam nama Tuhan; kita dekati dan
perlakukan mereka dalam dan dengan cintakasih dan kebebasan Injili. Banyak orang
menderita sakit hemat saya karena kurang kasih atau merasa tidak atau kurang
dikasihi, padahal jika yang bersangkutan jujur mawas diri kiranya ia telah
menerima kasih secara melimpah ruah dari Allah melalui saudara-saudarinya.
Mendekati dan memperlakukan orang sakit dalam dan dengan cintakasih serta
kebebasan Injili berarti mengingatkan mereka akan kasih yang telah mereka
terima. Percayalah jika kita mendekati dan memperlakukan dengan dan dalam
cintakasih serta kebebasan Injili, maka apa yang kita lakukan akan menghasilkan
buah yang melimpah dan menyelamatkan, terutama keselamatan jiwa.
"Bersyukurlah kepada TUHAN, sebab Ia baik! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih
setia-Nya. Biarlah Israel berkata: "Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih
setia-Nya!" Biarlah orang yang takut akan TUHAN berkata: "Bahwasanya untuk
selama-lamanya kasih setia-Nya!" (Mzm 118:1-2.4)
Ign 13 April 2012

#32054 From: "bondan_michael" <bondan_michael@...>
Date: Wed Apr 11, 2012 8:24 am
Subject: Mohon Bantuan Doa
bondan_michael
Send Email Send Email
 
Teman teman yang ada di milis ini, mohon bantuannya untuk mendoakan Semua
Anak-anak Bangsa Indonesia Yang akan menghadapai Ujian Nasional, termasuk saya.
Agar Kami dapat melaksanakan Ujian Nasional dengan Lancar, dan Mendapatkan Hasil
Yang terbaik. Terimakasih :)

#32055 From: "I" <i_sumarya@...>
Date: Fri Apr 13, 2012 4:27 am
Subject: 14 April
i_sumarya
Send Email Send Email
 
"Pergilah ke seluruh dunia dan beritakanlah Injil kepada segala makhluk"
(Kis 4:13-21; Mrk 16:9-15)
" Setelah Yesus bangkit pagi-pagi pada hari pertama minggu itu, Ia mula-mula
menampakkan diri-Nya kepada Maria Magdalena. Dari padanya Yesus pernah mengusir
tujuh setan. Lalu perempuan itu pergi memberitahukannya kepada mereka yang
selalu mengiringi Yesus, dan yang pada waktu itu sedang berkabung dan menangis.
Tetapi ketika mereka mendengar, bahwa Yesus hidup dan telah dilihat olehnya,
mereka tidak percaya. Sesudah itu Ia menampakkan diri dalam rupa yang lain
kepada dua orang dari mereka, ketika keduanya dalam perjalanan ke luar kota.
Lalu kembalilah mereka dan memberitahukannya kepada teman-teman yang lain,
tetapi kepada mereka pun teman-teman itu tidak percaya. Akhirnya Ia menampakkan
diri kepada kesebelas orang itu ketika mereka sedang makan, dan Ia mencela
ketidakpercayaan dan kedegilan hati mereka, oleh karena mereka tidak percaya
kepada orang-orang yang telah melihat Dia sesudah kebangkitan-Nya. Lalu Ia
berkata kepada mereka: "Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada
segala makhluk" (Mrk 16:9-15), demikian kutipan Warta Gembira hari ini
Berrefleksi atas bacaan-bacaan hari ini saya sampaikan catatan-catatan sederhana
sebagai berikut:
• Mayoritas waktu dan tenaga kita setiap hari untuk bergerak atau bepergian,
entah jauh atau dekat. Maka baiklah dimanapun berada atau kemanapun pergi kami
harapkan kita semua senantiasa memberitakan Injil kepada segala makhluk, yang
kami maksudkan dengan Injil lebih-lebih adalah Kabar Baik atau Kabar Gembira.
Marilah kita beritakan apa-apa yang baik dan menggembirakan kepada segala
makhluk  yang ada di permukaan bumi ini. Segala sesuatu yang diciptakan oleh
Allah pada awal mulanya semuanya baik adanya, dan menjadi tidak baik atau rusak
karena dosa-dosa manusia, tindakan atau perilaku yang tak bermoral dari sekian
banyak manusia. Sebagai orang yang beriman kepada Yesus, yang telah wafat dan
dibangkitkan, kita diharapkan senantiasa dalam keadaan baik atau gembira,
sehingga kemanapun pergi atau dimana pun kita berada dapat memberitakan apa yang
baik dan menggembirakan. Jika di lingkungan hidup dan kerja kita ada sesuatu
yang tidak baik, hendaknya segera diperbaiki tanpa tunggu waktu atau perintah
orang lain. Kalau yang tidak baik adalah manusia hendakanya diperbaiki dengan
cintakasih dan rendah hati, karena dengan kerendahan hati dan cintakasih kita
pasti mampu memperbaikinya.
• "Silakan kamu putuskan sendiri manakah yang benar di hadapan Allah: taat
kepada kamu atau taat kepada Allah. Sebab tidak mungkin bagi kami untuk tidak
berkata-kata tentang apa yang telah kami lihat dan yang telah kami dengar." (Kis
4:19-20), demikian tanggapan Petrus dan Yohanes terhadap ancaman tokoh-tokoh
Yahudi.  "Taat kepada kamu atau taat kepada Allah", inilah yang hendaknya kita
renungkan atau refleksikan bersama. Sebagai orang beriman kiranya kita harus
lebih taat kepada Allah daripada kepada manusia, apalagi manusia yang gila akan
harta benda/uang, kedudukan maupun kehormatan duniawi alias mereka yang bersikap
marerialistis. Kehendak atau perintah Allah antara lain sebagaimana disabdakan
oleh Yesus adalah "Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya
kamu." (Mat 5:44).  Pada umumnya perintah manusia adalah menghabisi musuh serta
mencelakakan mereka yang menganiaya alias balas dendam dengan tindakan yang
lebih keras dan menyakitkan. Allah adalah Maha Kasih, maka kepada siapapun kita
yang beriman kepadaNya dipanggil untuk senantiasa mengasihinya. Memang kasih
akan lebih menjadi nyata dan kentara ketika harus diwujudkan kepada mereka yang
memusuhi kita atau menganiaya kita dengan atau melalui aneka bentuk dan cara.
Kami percaya bahwa kita semua memiliki musuh atau menghadapi orang-orang yang
menganiaya kita, yaitu mereka yang mempersulit atau menghambat kita dalam rangka
mewartakan apa yang baik dan menyelamatkan. Hadapi dan sikapi siapapun yang
memusuhi ktia dalam dan oleh kasih alias melaksanakan perintah Allah untuk
mengasihi musuh. Jika tak mungkin secara langsung menghadapi mereka, hendaknya
didoakan, biarlah Allah sendiri yang akan menyentuh dan menegor mereka agar
tidak memusuhi kita. Memang suatu tindakan yang sangat mulia dan luhur jika kita
senantiasa mengasihi musuh dan mendoakan mereka yang menganiaya kita. Marilah
kita ingat dan kenangkan bahwa Yesus juga telah melakukan tindakan itu, yaitu
ketika berada di puncak penderitaanNya di kayu salib, Ia mendoakan mereka yang
menyalibkanNya atau memusuhiNya.
"Tangan kanan TUHAN berkuasa meninggikan, tangan kanan TUHAN melakukan
keperkasaan!"Aku tidak akan mati, tetapi hidup, dan aku akan menceritakan
perbuatan-perbuatan TUHAN. TUHAN telah menghajar aku dengan keras, tetapi Ia
tidak menyerahkan aku kepada maut.Bukakanlah aku pintu gerbang kebenaran, aku
hendak masuk ke dalamnya, hendak mengucap syukur kepada TUHAN. Inilah pintu
gerbang TUHAN, orang-orang benar akan masuk ke dalamnya.Aku bersyukur kepada-Mu,
sebab Engkau telah menjawab aku dan telah menjadi keselamatanku" (Mzm 118:16-21)
Ign 14 April 2012

#32056 From: "I" <i_sumarya@...>
Date: Sat Apr 14, 2012 12:11 am
Subject: Mg Paskah II
i_sumarya
Send Email Send Email
 
Mg  Paskah II: Kis 4:32-35; 1Yoh 5:1-6; Yoh 20:19-31
"Berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya."
Jika kita mawas diri dengan benar dan baik, kiranya kita semua sejak kecil telah
terlatih atau tebiasakan menerima aneka info atau hal-hal baru dari orang lain,
entah itu berupa peristiwa, pengetahuan, nama-nama orang/barang/binatang, dst..
, meskipun kita belum melihatnya namun kita percaya sepenuhnya. Namun pada masa
jaya-jayanya PKI (Partai Komunis Indonesia) di negeri ini juga ada gerakan yang
dilakukan untuk mendidik dan membina anak-anak kecil agar hanya mempercayai apa
yang telah dilihatnya, atau yang dapat diraba dan dinikmati secara phisik.
Sebagai contoh ada guru Taman Kanak-Kanak bertanya kepada para peserta didiknya:
"Anak-anak, apakah Tuhan itu ada?". Anak-anak pun tidak berani menjawabnya dan
diam seribu bahasa. Maka guru tersebut lalu minta kepada anak-anak untuk berdoa
kepada Tuhan seraya mohon kepada Tuhan agar diberi manisan. Anak-anak pun
diminta memejamkan mata sambil berdoa bersama "Tuhan, kami mohon manisan".
Setelah itu anak-anak diminta membuka mata dan sang guru bertanya "Apakah Tuhan
memberi manisan?". "Tidak..", jawaban serentak anak-anak. Kemudian sang guru
minta anak-anak memejamkan mata kembali sambil berkata "Bu guru, kami minta
manisan", dan kemudian bu guru pun membagikan manisan satu per satu di atas meja
anak-anak. Setelah selesai membagikan bu guru minta anak-anak membuka mata, dan
kemudian bertanya "Bu guru, memberi manisan?". "Ya…" , jawaban anak-anak.
Kemudian bu guru berkata: "Jadi yang ada ialah bu guru dan Tuhan tidak ada"
            "Berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya" (Yoh 20:29)
Yesus yang telah bangkit dari mati hidup dan berkarya terus menerus melalui
RohNya, tak terikat oleh ruang dan waktu, kapan saja dan dimana saja. Dalam
Warta gembira hari ini dikisahkan perihal Tomas, rasul, yang ketika Yesus
menampakkan Diri kepada para rasul, ia tidak berada bersama para rasul, maka
ketika mereka menceriterakan perihal penampakkan Yesus, ia tidak percaya.
"Sebelum aku melihat bekas paku pada tangan-Nya dan sebelum aku mencucukkan
jariku ke dalam bekas paku itu dan mencucukkan tanganku ke dalam lambung-Nya,
sekali-kali aku tidak akan percaya." (Yoh 20:25), demikian tanggapan Tomas atas
ceritera teman-temannya. Waktu Yesus menampakkan Diri untuk pertama kali kepada
para rasul terjadi pada hari Paskah, dan seminggu kemudian, pada hari Minggu,
Yesus menampakkan Diri lagi kembali kepada mereka dan Tomas ada di antara
mereka. Maka Yesus pun menegor Tomas, yang memang kemudian menjadi percaya juga,
"Karena engkau telah melihat Aku, maka engkau percaya. Berbahagialah mereka yang
tidak melihat, namun percaya."
Kita sering disebut orang beriman, berarti orang yang mempercayai sepenuhnya
pada apa yang tak kelihatan, "tidak melihat, namun percaya". Maka marilah kita
hayati sepenuhnya apa yang menjadi keyakinan iman kita masing-masing, percaya
bahwa Tuhan senantiasa hidup dan berkarya di dalam ciptaan-ciptaanNya, terutama
dalam diri manusia beriman. Untuk itu kita diharapkan juga percaya satu sama
lain, dan tentu saja masing-masing dari kita juga tidak pernah memberitahukan
kebohongan-kebohongan atau kepalsuan-kepalsuan. Dengan kata lain masing-masing
dari kita harus jujur terhadap diri sendiri, tidak pernah menipu diri atau
membohongi diri. Sebagai orang beriman kita semua diharapkan hidup dan bertindak
dalam dan dengan semangat iman, sehingga kita akan menjadi orang-orang yang
cerdas secara spiritual.
Orang yang cerdas secara spiritual antara lain hidup dan bertindak sesuai dengan
visi atau misi dari hidup bersama yang telah dimasuki dan digeluti bersama,
tidak mengikuti selera atau kemauan pribadi lagi. Maka hendaknya kita sungguh
percaya dan menghayati apa saja yang pernah dijelaskan atau diterangkan kepada
kita terkait dengan visi dan misi hidup bersama dimana kita geluti dan menjadi
anggotanya. Sebagai contoh misalnya bagi kita yang terpanggil untuk menjadi
imam, bruder atau suster, Yesus bersabda kepada kita bahwa " setiap orang yang
karena nama-Ku meninggalkan rumahnya, saudaranya laki-laki atau saudaranya
perempuan, bapa atau ibunya, anak-anak atau ladangnya, akan menerima kembali
seratus kali lipat dan akan memperoleh hidup yang kekal." (Mat 19:29).
Pengalaman saya pribadi sebagai imam Yesuit hal itu sungguh menjadi kenyataan,
dimana saya memiliki banyak sahabat dan teman karena menghayati sabda Yesus
tersebut, dan dengan kerja keras serta rendah hati berusaha menghayati
spiritualitas Ignatian maupun apa yant tertulis di dalam Konstitusi Serikat
Yesus. Sedangkan kepada anda yang berkeluarga hendaknya menghayati sabda Yesus
juga bahwa harus meninggalkan orangtua atau ayah dan ibu serta kemudian hidup
bersama sebagai suami-isteri dengan saling mengasihi sehingga menghasilkan buah
kasih yang melimpah, yaitu anak, cucu, buyut, canggah dst..

"Setiap orang yang percaya, bahwa Yesus adalah Kristus, lahir dari Allah; dan
setiap orang yang mengasihi Dia yang melahirkan, mengasihi juga dia yang lahir
dari pada-Nya. Inilah tandanya, bahwa kita mengasihi anak-anak Allah, yaitu
apabila kita mengasihi Allah serta melakukan perintah-perintah-Nya" (1Yoh 5:1-2)

"Mengasihi Allah serta melakukan perintah-perintahNya" inilah yang hendaknya
kita renungkan dan hayati dalam cara hidup dan cara bertindak kita setiap hari
sebagai umat beriman. Bagi kita umat yang beriman kepada Allah `mengasihi Allah'
sebenarnya adalah hidup dengan penuh syukur dan terima kasih sebagai tanggapan
kita atas Allah yang telah mengasihi kita dengan melimpah ruah melalui sekian
banyak orang yang telah berbuat baik kepada kita, mengasihi dan memperhatikan
kita melalui aneka cara dan bentuk sejak kita dilahirkan dari rahim ibu kita
masing-masing. Hidup dalam syukur dan terima kasih berarti memang tidak pernah
serakah melalui mewujudkan syukur dan terima kasih tersebut dengan tindakan
konkret `berbagi dan peduli' bagi orang lain, terutama bagi mereka yang miskin
dan berkekurangan. Semua perintah Allah kiranya dapat disimpulkan atau
dipadatkan dalam perintah saling mengasihi serta kemudian kita wujudkan dengan
saling berbagi dan peduli satu sama lain, tanpa pandang bulu.

Wujud kasih atau berbagi dan peduli yang paling utama dan pokok hemat saya
adalah dengan tidak pelit memboroskan waktu dan tenaga bagi mereka yang harus
kita kasihi atau kepada siapa kita harus berbagi dan peduli. Dengan kata lain
kehadiran kita bagi mereka sungguh dibutuhkan, dan kemudian memang perlu sebagai
pendukung dan penguat dalam menghadirkan diri kita  juga membagikan sebagian apa
yang kita miliki dan mereka butuhkan, misalnya makanan, minuman, uang, pakaian
dst.. Ingatlah dan sadari serta hayati bahwa jati diri kita adalah mahkluk
social, manusia yang harus hidup bersama dengan orang lain untuk saling
mengasihi serta saling berbagi dan peduli.

Selanjutnya dalam hidup bersama kita sebagai umat beriman, khususnya yang
beriman kepada Yesus Kristus, marilah dalam hidup bersama meneladan cara hidup
jemaat purba, sebagaimana dikisahkan dalam Kisah Para Rasul ini, yaitu "Adapun
kumpulan orang yang telah percaya itu, mereka sehati dan sejiwa, dan tidak
seorang pun yang berkata, bahwa sesuatu dari kepunyaannya adalah miliknya
sendiri, tetapi segala sesuatu adalah kepunyaan mereka bersama. Dan dengan kuasa
yang besar rasul-rasul memberi kesaksian tentang kebangkitan Tuhan Yesus dan
mereka semua hidup dalam kasih karunia yang melimpah-limpah. Sebab tidak ada
seorang pun yang berkekurangan di antara mereka; karena semua orang yang
mempunyai tanah atau rumah, menjual kepunyaannya itu, dan hasil penjualan itu
mereka bawa dan mereka letakkan di depan kaki rasul-rasul; lalu dibagi-bagikan
kepada setiap orang sesuai dengan keperluannya." (Kis 4:32-35). Cara hidup
jemaat purba merupakan cermin dan tolok ukur keberhasilan atau kesetiaan kita
sebagai orang beriman, khususnya yang beriman kepada Yesus Kristus.

Hari ini juga merupakan "Hari Minggu Kerahiman Ilahi", suatu ajakan untuk secara
konkret menghayati motto APP tahun ini maupun meneladan cara hidup jemaat purba,
yaitu `berbagi dan peduli'. Para rekan perempuan atau wanita memiliki rahim, dan
di dalam rahimlah kehidupan dimulai dan tumbuh berkembang karena kerahiman, maka
semoga anda juga dapat menjadi teladan dalam menghayati keutamaan `kerahiman
Ilahi', artinya cara hidup dan cara bertindak anda dimanapun dan kapanpun
senantiasa menghidupkan dan menggairahkan orang lain.

"Tangan kanan TUHAN berkuasa meninggikan, tangan kanan TUHAN melakukan
keperkasaan!" Aku tidak akan mati, tetapi hidup, dan aku akan menceritakan
perbuatan-perbuatan TUHAN. TUHAN telah menghajar aku dengan keras, tetapi Ia
tidak menyerahkan aku kepada maut." (Mzm 118:16-18)
Ign 15 April 2012

#32057 From: "I" <i_sumarya@...>
Date: Sun Apr 15, 2012 4:28 am
Subject: 16 April
i_sumarya
Send Email Send Email
 
"Sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan kembali ia tidak dapat melihat
Kerajaan Allah."
(Kis 4:23-31; Yoh 3:1-8)
"Adalah seorang Farisi yang bernama Nikodemus, seorang pemimpin agama Yahudi. Ia
datang pada waktu malam kepada Yesus dan berkata: "Rabi, kami tahu, bahwa Engkau
datang sebagai guru yang diutus Allah; sebab tidak ada seorang pun yang dapat
mengadakan tanda-tanda yang Engkau adakan itu, jika Allah tidak menyertainya."
Yesus menjawab, kata-Nya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak
dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah." Kata Nikodemus
kepada-Nya: "Bagaimanakah mungkin seorang dilahirkan, kalau ia sudah tua?
Dapatkah ia masuk kembali ke dalam rahim ibunya dan dilahirkan lagi?" Jawab
Yesus: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan dari
air dan Roh, ia tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah. Apa yang dilahirkan
dari daging, adalah daging, dan apa yang dilahirkan dari Roh, adalah roh.
Janganlah engkau heran, karena Aku berkata kepadamu: Kamu harus dilahirkan
kembali. Angin bertiup ke mana ia mau, dan engkau mendengar bunyinya, tetapi
engkau tidak tahu dari mana ia datang atau ke mana ia pergi. Demikianlah halnya
dengan tiap-tiap orang yang lahir dari Roh." (Yoh 3:1-8), demikian kutipan Warta
Gembira hari ini
Berrefleksi atas bacaan-bacaan hari ini saya sampaikan catatan-catatan sederhana
sebagai berikut:
• Sungguh merupakan hal istimewa bahwa ada salah seorang Farisi, bernama
Nikodemus, datang kepada Yesus, dan karena takut pada teman-temannya ia
mendatangi Yesus pada waktu malam. Keberanian macam ini kiranya sungguh karena
bisikan atau dorongan Roh Kudus, bukan hanya mengandalkan diri sendiri saja.
Dalam Roh Kudus Nikodemus bercakap-cakap dengan Yesus dan kepadanya kemudian
diajarkan bahwa untuk dapat `melihat Kerajaan Allah" atau `melihat Allah yang
meraja dan bekerja dalam seluruh ciptaanNya' harus dilahirkan kembali dalam dan
oleh Roh Kudus. Hal ini bagi kita berarti harus menerima Sakramen Inisiasi,
antara lain Sakramen Baptis dan Sakramen Penguatan. Kami percaya sebagian besar
dari anda yang menerima email saya pasti telah menerima Sakramen Baptis,
Sakramen Penguatan dan Sakramen Ekaristi, maka kami harapkan hidup dan bertindak
dalam dan oleh Roh Kudus. "Angin bertiup ke mana ia mau, dan engkau mendengar
bunyinya, tetapi engkau tidak tahu dari mana ia datang atau ke mana ia pergi.
Demikianlah halnya dengan tiap-tiap orang yang lahir dari Roh", demikian sabda
Yesus. Sabda ini kiranya mengingatkan kita semua bahwa di dalam kehidupan
bersama sebagai orang beriman atau beragama, dan secara khusus bagi umat Katolik
dalam hidup menggereja, hendaknya lebih mengutamakan `organisme' bukan
`organisasi', paguyuban bukan struktur. Memang organisasi dengan segala
perangkatnya, seperti administrasi dst.. perlu, namun tidak mutlak. Yang penting
dan utama adalah kehidupan bukan ketertiban berorganisasi. Marilah kita buka
telinga hati, jiwa dan akal budi kita untuk mendengarkan suara Roh maupun ke
mana kita harus pergi atau melangkah
• "Sekarang, ya Tuhan, lihatlah bagaimana mereka mengancam kami dan berikanlah
kepada hamba-hamba-Mu keberanian untuk memberitakan firman-Mu. Ulurkanlah
tangan-Mu untuk menyembuhkan orang, dan adakanlah tanda-tanda dan
mujizat-mujizat oleh nama Yesus, Hamba-Mu yang kudus." Dan ketika mereka sedang
berdoa, goyanglah tempat mereka berkumpul itu dan mereka semua penuh dengan Roh
Kudus, lalu mereka memberitakan firman Allah dengan berani" (Kis 4:29-31),
demikian berita gembira tentang apa yang terjadi dalam kebersamaan umat beriman.
"Memberitakan firman Allah dengan berani", inilah yang hendaknya kita renungkan
dan hayati. Untuk berani memberitakan firman Allah tentu saja dari pihak kita
sendiri harus rajin, tekun dan setia membaca, merenungkan dan menghayati firman
Allah sebagaimana tertulis di dalam Kitab Suci. Maaf, jika saya setiap hari
berusaha merefleksikan firman Allah , tidak lain karena motto tahbisan imamat
saya, yang saya pilih sebagai inti pengalaman hidup beriman, yaitu  "Di dalam
Dia kita beroleh keberanian dan jalan masuk kepada Allah dengan penuh
kepercayaan oleh iman kita kepada-Nya" (Ef 3:12). Bersama dan bersatu dengan
Allah tiada ketakutan atau kekhawatiran sedikitpun, meskipun harus menghadapi
aneka tantangan, hambatan dan masalah. Marilah dalam Roh Kudus kita senantiasa
memberitakan firman Allah, agar siapapun yang kita jumpai atau temui siap sedia
dan rela dengan sepenuh hati hidup dan bertindak sesuai dengan firman Allah.
Mungkin secara konkret hidup dan bertindak sesuai dengan firman Allah berarti
senantiasa mentaati dan melaksanakan aneka tata tertib atau aturan yang terkait
dengan hidup, panggilan dan tugas pengutusan kita masing-masing masa kini.
Hendaknya konstitusi, pedoman hidup, katekismus, dokumen Vatikan II, Kitab Hukum
Kanonik, dst…sering dibaca, direnungkan serta diusahakan terus menerus. Marilah
kita songsong "Tahun Iman" yang akan datang dengan mulai membaca aneka dokumen
yang terkait dengan panggilan, tugas pengutusan atau kewajiban kita
masing-masing.
"Mengapa rusuh bangsa-bangsa, mengapa suku-suku bangsa mereka-reka perkara yang
sia-sia?Raja-raja dunia bersiap-siap dan para pembesar bermufakat bersama-sama
melawan TUHAN dan yang diurapi-Nya:"Marilah kita memutuskan belenggu-belenggu
mereka dan membuang tali-tali mereka dari pada kita!"(Mzm 2:1-3)
Ign 16 April 2012

#32058 From: John Situmorang <johnmsitumorang@...>
Date: Fri Apr 13, 2012 12:19 am
Subject: RENUNGAN : KEDATANDAN YESUS YANG KE DUA KALI
johnmsitumorang@...
Send Email Send Email
 

KEDATANGAN YESUS YANG KE DUA KALI

JOH 14:1   "Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku. 14:2  Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu.14:3   Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamupun berada.

 

Belum juga hilang trauma terjadinya gempa di beberapa wilayah di Indonesia, Rabu (11/4/2012), warga Sumatera, khususnya Bengkulu, Lampung, Nanggroe Aceh Darussalam dan Sumatera Utara dikejutkan Gempa berkekuatan 8,9 pada Skala Richter, pada pukul 15.38 WIB, dengan kedalaman 10 Km. Puluhan gempa susulan terjadi di wilayah Sumatera hingga Jumat pagi pagi, 13 April 2012. Namun, kekuatannya lebih kecil dari gempa pertama yang berkekuatan 8,5 skala richter pada Rabu kemarin. Gempa Bumi semakin sering, bila kita lihat kembali ke belakang di Abad I : 15 Gempa; Abad II: 11;  Abad III: 18;  Abad X: 32;  Abad XIII: 115; Abad XVIII: 640; Abad XIX: 2119; Abad XX melonjak hingga 32,000 dan di Indonesia saja: abad XX ada 1000 gempa per tahun. Yesus menubuatkan tanda-tanda kedatangannya dalam Matius pasal 24 dan salah satu diantara 20 tanda yang diberikanNya dalam Matius 24:7 … Gempa bumi diberbagai tempat.

 

Pernahkah Anda berpikir apabila suatu saat nanti akan tiba hari kiamat? Apabila Anda pernah berpikir demikian, kemungkinan Anda berpikir bagaimana itu akan berakhir? Akankah peristiwa gempa bumi yang akan menghancurkan bumi kita menandakan kerahirnya Dunia? Akankah pertunjukkan meteor menandakan berakhirnya dunia? Beberapa orang berpikir bahwa Dunia akan berakhir dalam suatu perang nuklir – bahwa manusia akan menghancurkan diri mereka sendiri dan juga semua kehidupan di dunia ini. Yang lainnya berpikir bahwa penduduk dunia akan meledak di tempat di mana bumi tidak dapat menyokong banyak orang, dan kelaparan akan mengikuti selanjutnya. Yang lainnya merasa cemas bahwa suatu hari nanti kemungkinan akan ada asteroid atau komet yang akan menimpa bumi dan menghancurkannya.  Namun, tahukah Anda bahwa bertahuntahun yang lampau, Alkitab menubuatkan dengan tepat bagaimana dunia ini akan berakhir? Teman, kabar baiknya adalah bahwa umat manusia tidak akan mati oleh karena perang atau kelaparan atau bahkan oleh karena tabrakan dengan benda lain di angkasa. Sebaliknya, Alkitab mengatakan bahwa dunia ini akan berakhir dengan datangnya Yesus Kristus ke bumi ini dengan kejayaan-Nya. Ia akan kembali ke bumi yang sama ini yang telah Ia tinggalkan hampir 2000 tahun yang lalu, dan Ia akan kembali untuk mengakhirinya sebagaimana kita mengetahuinya dan mengantarkan kepada kekekalan.

 

Sangatlah menarik mengetahui apa yang dipikirkan oleh orang-orang akan apa yang terjadi pada saat menanyakan bagaimana menurut mereka mengenai kedatangan Yesus. Ya, teman, Yesus akan datang segera, dan tidak ada keraguan di mana masalah-masalah yang ada dalam dunia ini berada di atas pertolongan manusia – hanya Kristus dan Bapa saja yang mampu meluruskan setiap masalah yang ada di Planet Bumi ini! Adalah suatu berkat nantinya pada saat Raja itu datang! Pada waktu rasul Paulus menjadi tawanan, di penjara Mammertine yang gelap, dan menunggu untuk di penggal, ia menulis bahwa ia : “dengan menantikan penggenapan pengharapan kita yang penuh bahagia dan penyataan kemuliaan Allah yang Mahabesar dan Juruselamat kita Yesus Kristus.” Titus 2:13 Paulus menulis surat yang menguatkan hati ini kepada Titus, Anaknya di dalam iman, untuk mengingatkan Titus akan Kedatangan Tuhan yang penuh kemuliaan.

 

Jika Anda mengalami keadaan yang memilukan dalam hidup Anda, ingat dan pandanglah Kepada pengharapan-kedatangan Kristus yang kedua kali ke bumi ini - yang akan membuat segalanya berjalan dengan baik! Peristiwa yang paling banyak dibahas/dibicarakan dalam Perjanjian Baru adalah Kedatangan Kristus yang kedua kali. Satu dari setiap 25 ayat berhubungan dengan peristiwa itu. Kristus menghabiskan banyak waktu untuk membicarakan tentang peristiwa itu daripada topik-topik lainnya dalam Perjanjian Baru. Ada 2 ayat dalam Perjanjian Baru yang harus diketahui oleh orang-orang yang percaya pada Alkitab.  Salah satunya ialah Yohanes 3:16: Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. Yang kedua juga merupakan janji Yesus yang dibuat sangat indah sebelum penyalipan-Nya dan kenaikan-Nya: Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku. Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu. Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamupun berada. Yohanes 14:1-3.

 

Berabad-abad lamanya, kesusahan, kekecewaan ataupun kematian telah mengancam para pengikut Kristus, janji pengharapan akan kedatangan-Nya ini – telah membawa kekuatan dan keberanian kepada mereka. Para pengikut Yesus begitu ingin melihat kegenapan akan janji-Nya. Dalam kehidupan selanjutnya, seperti algojo yang siap melawan tetapi berbalik, Paulus mengamarkan dengan semangat: Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman. Sekarang telah tersedia bagiku mahkota kebenaran yang akan dikaruniakan kepadaku oleh Tuhan, Hakim yang adil, pada hari-Nya; tetapi bukan hanya kepadaku, melainkan juga kepada semua orang yang merindukan kedatangan-Nya. 2 Timotius 4:7, 8. Dengan penuh keberanian, Paulus dapat menghadapi pedang para pembunuh pada hari yang amat menentukan itu karena ia memiliki iman dalam janji Kristus akan kedatangan-Nya! Ya, Yesus AKAN kembali! Dan teman, janji Yesus kepada murid-murid-Nya adalah milik kita semua. Yesus akan datang! Pada saat murid-murid bertanya, apakah tanda-tanda kedatangan-Nya dan bagaimana akhir dunia ini, Yesus memberikan perincian akan peristiwa yang akan terjadi menjelang kedatangan-Nya.

 

Marilah kita baca: Jawab Yesus kepada mereka:Waspadalah supaya jangan ada orang yang menyesatkan kamu! Sebab banyak orang akan datang dengan memakai nama-Ku dan berkata: Akulah Mesias, dan mereka akan menyesatkan banyak orang. Matius 24:4, 5. Dalam ayat 24, Yesus menerangkan masalah ini. Sebab mesias-mesias palsu dan nabi-nabi palsu akan muncul dan mereka akan mengadakan tanda-tanda yang dahsyat dan mujizat-mujizat, sehingga sekiranya mungkin, mereka menyesatkan orang-orang pilihan juga. Apabila kita tidak mengetahui bagaimana membedakan yang palsu - kemungkinan kita membiarkan diri kita bersandar pada penipu itu, mengira bahwa ia adalah Kristus! Yesus mengingatkan itu bisa saja terjadi! Dan Ia tidak membicarakan mengenai tipuan-tipuan yang janggal! Secara nyata Ia membicarakan mengenai penipuanpenipuan yang direncanakan dan dilaksanakan begitu hati-hati di mana hampir seluruh dunia akan disesatkan! Anda tahu, para penipu ini akan melakukan perbuatan-perbuatan ajaib-menyembuhkan orang sakit dan melakukan hal-hal gaib untuk mendukung pengakuan mereka.

 

Kita tidak boleh salah akan kedatangan Kristus yang sesungguhnya! Tidak seorangpun boleh salah. Namun kita bisa saja tertipu oleh Kristus palsu dan dikelabui olehnya sebelum kedatangan Kristus! Pikirkanlah hal itu. Setan akan menggunakan Kristus dan nabi palsu untukmencoba membingungkan manusia akan kedatangan yang kedua. Sebab orang-orang itu adalah rasul-rasul palsu, pekerjapekerja curang, yang menyamar sebagai rasul-rasul Kristus. Hal itu tidak usah mengherankan, sebab Iblispun menyamar sebagai malaikat Terang. 2 Korintus 11:13, 14. Setan bahkan akan mengubah dirinya dan bahkan meniru kedatangan Yesus yang kedua kali.  Sekarangpun dan selanjutnya seorang akan muncul dengan menyatakan bahwa dirinya adalah Kristus. Cara mereka berpakaian membuat orang berpikir, demikianlah rupanya pakaian Kristus itu. Bicara mereka sangat ramah, dengan suara yang merdu. Mereka banyak mengutip aya-ayat Alkitab. Mereka terlihat sangat bijaksana. Beberapa dari mereka dapat menarik banyak pengikut yang percaya bahwa Yesus telah datang kedunia. Tetapi tak satupun dari mereka adalah Kristus. Kami bisa katakan dengan pasti. Dan kenapa? Seseorang bisa saja berpenampilan seperti Yesus. Orang dapat berbicara seperti Yesus. Dia dapat menyembuhkau orang dan mengadakan tanda muzijat dan penggodaan akan jadi lebih banyak pada keragu-raguan dengan yang dikatakan Alkitab. Tetapi kita benar-benar tidak yakin dengan perasaan kita - dengan apa yang kita lihat, yang kita dengar, dengan apa yang kita rasakan!

 

Hanya ada satu penuntun yang dapat menentukan apakah seseorang itu asli atau menipu – Alkitab. Marilah kita mempertimbangkan beberapa dari tandatanda atau ciri khas nanti pada waktu kedatangan Kristus kedua kali, sehingga kita tidak tertipu! Kedatangan Kristus yang kedua kali adalah sebuah kedatangan yang dapat dilihat. Sebab sama seperti kilat memancar dari sebelah timur dan melontarkan cahayanya sampai ke barat, demikian pulalah kelak kedatangan Anak Manusia. Matius 24:27 Dalam Wahyu 1:7 kita baca: Lihatlah, Ia datang dengan awan-awan dan setiap mata akan melihat Dia, .........Penipu mungkin akan muncul di sini atau di tempat lain, tetapi tidak ada penipu yang bisa datang di awanawan dari surga yang dapat dilihat oleh semua mata seperti kedatangan Yesus Setelah Yesus menyelesaikan pekerjaan-Nya di Dunia ini, Ia sudah siap naik ke surga. Ia membawa murid-murid-Nya yang kekasih ke Bukit Zaitun dan setelah Ia memberikan beberapa pengajaran pada murid-murid-Nya dan mengadakan perpisahan, tiba-tiba saja Ia terangkat naik ke Surga.

 

Marilah kita perhatikan apa yang Alkitab katakan tentang peristiwa ini. Sesudah Ia mengatakan demikian, terangkatlah Ia disaksikan oleh mereka, dan awan menutup-Nya dari pandangan mereka. Ketika mereka sedang menatap ke langit, tiba-tiba berdirilah dua orang yang berpakaian putih dekat mereka, dan berkata kepada mereka: Hai orang-orang Galilea, mengapakah kamu berdiri melihat ke langit? Yesus ini, yang terangkat ke sorga meninggalkan kamu, akan datang kembali dengan cara yang sama seperti kamu melihat Dia naik ke sorga.Kisah 1:9-11. Dua malaikat Allah akan datang untuk menjamin murid-murid dengan apa yang sudah dijanjikan oleh Yesus bahwa janji-Nya akan dipenuhi. Yesus sudah katakan bahwa mereka akan melihat: Pada waktu itu orang akan melihat Anak Manusia datang dalam awan dengan segala kekuasaan dan kemuliaan-Nya. Lukas 21:27. Tidak seorangpun yang dapat memberitahukan kapan Yesus datang. Kamu akan melihat-Nya datang di awanawan. Tetapi ada beberapa tanda yang tidak dapat ditiru oleh setan. Kristus tidak datang dengan tiba-tiba dan muncul di tempat yang jauh atau di luar Angkasa Yesus Tidak Datang Kembali Sendirian-Akan menjadi peristiwa yang Agung!

 

Yesus berkata, Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua malaikat bersama-sama dengan Dia, maka Ia akan bersemayam di atas takhta kemuliaan-Nya. Matius 25:31. Mengapa Yesus membawa serta malaikat-malaikat bersama-Nya? Ia memberikan jawaban: Dan Ia akan menyuruh keluar malaikat-malaikat-Nya dengan meniup sangkakala yang dahsyat bunyinya, dan mereka akan mengumpulkan orang-orang pilihan-Nya dari ke Tempat penjuru bumi, dari ujung langit yang satu ke ujung langit yang lain. Matius 24:31. Ya, Yesus akan ditemani seluruh penghuni surga, malaikat suci- memenuhi langit dengan kemegahan yang tak terlukiskan. Sekarang kamu mengetahui mereka yang menyatakan diri mereka adalah Kristus tidak dapat berbuat seperti ini! Mereka menginginkan sesuatu yang tidak mungkin dengan mencoba meniru kedatangan Yesus! Tidak seorangpun bisa! Tetapi ada beberapa peristiwa yang bisa di buat untuk kedatangan Yesus ini. Betapa suatu peristiwa yang dapat didengar-yang mati dalam kebenaran akan bangkit hidup. Sebab pada waktu tanda diberi, yaitu pada waktu penghulu malaikat berseru dan sangkakala Allah berbunyi maka Tuhan sendiri akan turun dari sorga dan mereka yang mati dalam Kristus akan lebih dahulu bangkit; 1 Tesalonika 4:16

 

Jadi sekarang kita tahu, bahwa kedatangan Kristus tidak hanya terlihat, tetapi juga terdengar-didengar oleh setiap orang. Jadi panggilan Tuhan akan terdengar dan bunyi tiupan sangkakala akan membangkitkan orang yang mati dalam kebenaran Akan keluar dari dalam kubur. Dapatkah Anda membayangkan kegembiraan ketika kubur itu terbuka dan keluarga saling bertemu? Bisakah kita lihat, bagaimana tidak mungkinnya bagi Setan untuk meniru kedatangan Kristus yang benar? Masih ada berita yang baik! Perhatikan apa yang terjadi dengan orang yang hidup dalam kebenaran pada waktu kedatangan Kristus yang kedua kali: sesudah itu, kita yang hidup, yang masih tinggal, akan diangkat bersama-sama dengan mereka dalam awan menyongsong Tuhan di angkasa. Demikianlah kita akan selama-lamanya bersama-sama dengan Tuhan. 1 Tesalonika 4:17. Pengikut Yesus yang setia akan dijemput bersama dengan yang baru dibangkitkan untuk bertemu Yesus di awan-awan. Betapa suatu pertemuan keluarga yang menggembirakan yang akan terjadi pada keluarga-keluarga.

 

Paulus memberikan lebih rinci tentang apa yang akan terjadi pada waktu kedatangan Yesus: Sesungguhnya aku menyatakan kepadamu suatu rahasia: ........ kita semuanya akan diubah, dalam sekejap mata, pada waktu bunyi nafiri yang terakhir. Sebab nafiri akan berbunyi, dan orang-orang mati akan dibangkitkan dalam keadaan yang tidak dapat binasa dan kita semua akan diubah. Karena yang dapat binasa ini harus mengenakan yang tidak dapat binasa, dan yang dapat mati ini harus mengenakan yang tidak dapat mati. 1 Korintus 15:51-53. Allah akan memberikan kepada pengikut setia Yesus pemberian kasih - kehidupan selamanya. Semua pemberian yang diberikan adalah tidak berarti tanpa pemberian yang abadi. Dan ada satu hal lagi yang Tuhan akan berikan bagi umat-Nya: ......kita menantikan Tuhan Yesus Kristus sebagai Juruselamat, yang akan mengubah tubuh kita yang hina ini, sehingga serupa dengan tubuh-Nya yang mulia. Filipi 3:20, 21. Tubuh kita serupa dengan tubuh Kristus. Tak ada lagi sakit atau rasa sakit - atau penyakit. Kabar apa yang bisa membuat kita lebih baik?

 

Akan ada kelompok lain. Kedatangan Yesus yang kedua kali bukanlah berita yang menyenangkan bagi mereka. Perhatikan bagaimana Alkitab menerangkan peristiwa ini. Maka menyusutlah langit bagaikan gulungan kitab yang digulung dan tergeserlah gunung-gunung dan pulau-pulau dari tempatnya. Dan raja-raja di bumi dan pembesar-pembesar serta perwira-perwira, dan orang-orang kaya serta orangorang berkuasa ...... bersembunyi ke dalam gua-gua dan celah-celah batu karang di gunung. Dan mereka berkata kepada gunung-gunung dan kepada batu-batu karang itu: Runtuhlah menimpa kami dan sembunyikanlah kami terhadap Dia, yang duduk di atas takhta ........ Sebab sudah tiba hari besar murka mereka dan siapakah yang dapat bertahan? Wahyu 6:14-17. Maka memancarlah kilat dan menderulah bunyi guruh, dan terjadilah gempa bumi yang dahsyat seperti belum pernah terjadi sejak manusia ada di atas bumi. Begitu hebatnya gempa bumi itu. Wahyu 16:18.  Gempa bumi ini akan merusakkan kota-kota di bumi. Tidak seorangpun akan luput dari gempa bumi ini seperti penjaga pada waktu kedatangan Yesus! Yesus memperingatkan bahwa kedatangannya tidak ada seorangpun yang menduganya. Ia juga mengatakan bahwa orang-orang akan menyibukkan diri mereka dengan kesenangan-kesenangan semu. Dalam Matius 24:30, kita mengatakan bahwa disaat Yesus datang, ... semua bangsa di bumi akan meratap ..... Inilah yang dikatakan Yesus yang akan terjadi pada mereka yang tidak siap pada hari itu! Mereka akan hilang-dan mereka tahu itu! Betapa suatu peristiwa yang sedih, di mana akan terjadi suatu perbedaan. Hari itu adalah nyata! Tidak akan ada secara sadar menyebutnya hanyalah sebuah mimpi.

 

Tak ada yang lebih berarti di muka bumi ini daripada bertemu dengan Yesus pada waktu kedatangan-Nya. Betapa sesuatu yang mudah hancur bagi harta di bumi yang kita hargakan sangat tinggi! Dengan satu goncangan saja, semua itu akan hilang! Berjaga-jagalah senantiasa sambil berdoa, supaya kamu beroleh kekuatan untuk luput dari semua yang akan terjadi itu, dan supaya kamu tahan berdiri di hadapan Anak Manusia. Mari kita mengulang secara cepat apa yang yang kita sudah pelajari. Nabi-nabi paslu dan tuhannya mencoba menipu setiap orang. Setan akan muncul seperti malaikat terang. Kedatangan kedua kali bukanlah suatu rahasia:   Setiap orang akan melihat kedatangan Yesus Semua malaikat suci akan bersama dengan Yesus. Ia akan datang dengan tiupan sangkakala Ia akan datang dengan sorak Malaikat-malaikat-Nya. Yang mati dalam kebenaran akan dihidupkan kembali. Yang hidup dalam kebenaran tidak akan mengalami kematian. Semua yang benar akan menerima hidup yang abadi. Semua yang tidak beriman akan berkabung saat mereka menyaksikan Yesus. Gempa bumi yang sangat dahsyat akan merusak bumi ini. Semua yang sesat akan dilenyapkan.

 

Sebagian tidak dapat menceritakan, pena manusia pun tak dapat melukiskannya, pemikiran yang luas sekalipun tidak dapat memahami kemegahan dan kemuliaan akan kedatangan Kristus yang kedua kali. Namun kami ingin membagikan pada Anda sedikit gambaran kecil bagaimana pengarang dan seniman mencoba menggambarkan kedatangan Yesus. Pada saat di mana tidak seorangpun mengharapkannya, Yesus akan datang kembali! Seperti gemuruh kilat, suara Tuhan akan menggoncang bumi menyerukan hari dan waktu kedatangan Anak-Nya. Surga akan turun dan bumi berguncang dihadapan-Nya, gunung-gunung akan berpindah dari tempatnya. Segera akan muncul dari timur awan hitam yang kecil dengan setengah ukuran tangan manusia. Seperti awan kemudian mendekat lama kelamaan menjadi terang dan menjadi lebih megah sampai menjadi awan yang sangat besar dengan pelangi di atasnya. Dalam keheningan umat Tuhan menatap dengan pandangan, tidak berkata-kata. Saatnya menarik nafas! Langit dipenuhi dengan sinar, beribu-ribu kali beriburibu malaikat mengelilingi tahta Yesus!

 

Kemuliaan meliputi surga dan turun kebumi, ‘Setiap mata’ akan memandang kedatangan sang Raja! Bukan mahkota duri yang dikenakan, tetapi mahkota kemuliaan yang akan dikenakan-Nya. Dan pada pakaiannya tertulis, Raja atas segala raja dan Tuhan atas segala tuhan.’ Raja-raja dunia, para pembesar, orang-orang kaya dan orang berkuasa, berteriak agar batu-batu menimpa mereka dan menyembunyikan mereka dari Domba Allah itu. Mereka yang telah membunuh umat-umat Tuhan dan mereka yang telah mengolok-olok dan menolak Tuhan sebagai Anak Allah, yang berteriak, Salibkan Dia!, Salibkan Dia! telah dibangkitkan dan berdiri dihadapan Yesus. Hati mereka hancur, kaki mereka bergetar dan dengan keputusasaan mereka meratap, IA ADALAH ANAK ALLAH. IA ADALAH MESIAS YANG BENAR

 

Sekarang, mereka melihat Dia dengan segala kemegahan-Nya dan mereka juga akan melihat Dia duduk di tengah-tengah malaikat dengan segala kebesaran-Nya. Mereka yang mengolok dan mengejek Anak Allah tidak dapat berkata-kata. Herodes yang angkuh dan sombong yang mencemooh Kerajaan-Nya dan memerintahkan para prajurit untuk memahkotai Yesus sebagai raja. Orang-orang yang tidak percaya yang mengenakan jubah ungu kepada-Nya, juga mahkota duri, dan meletakkan tongkat kekuasaan ditangan-Nya dan menundukkan kepala dihadapan-Nya dengan olok-olok dan hinaan. Mereka yang memukul, mencemooh dan meludahi Raja itu, sekarang berbalik dari penolakkannya dan melarikan diri dari kemuliaan-Nya yang penuh kuasa. Mereka yang menusuk ke tangan dan kaki-Nya, juga tentara yang menusuk-Nya melihat tanda ini dengan penyesalan yang dalam. Dengan jelas para penguasa dan para imam, mengingat peristiwa di Kalvari itu. Dengan rasa ngeri mereka mengingat bagaimana mereka mengolok-olok dengan seruan: ‘Ia dapat menyelamatkan orang lain, tetapi Diri-Nya sendiri tidak dapat Ia selamatkkan.

 

Jika Ia adalah Raja Israel, biarlah Ia turun dari atas kayu salib dan kami akan percaya pada-Nya. Ia percaya pada Tuhan; biarlah Dia datang kalau benar-benar Dia mempunyai Allah. Mereka yang menyakiti Kristus dan umat-umat pilihan-Nya sekarang menyaksikan kemuliaan Tuhan. Ditengah-tengah ketakutan mereka, mereka mendengar suara orang-orang suci berseru, ..... Sesungguhnya, inilah Allah kita, yang kita nanti-nantikan, supaya kita diselamatkan … Di bagian tengah bumi ini cahaya kilat dan gemuruh guntur menderu, suara Anak Allah memanggil orang-orang suci yang tertidur. Ia melihat pada kubur orang benar, kemudian mengangkat tangan-Nya kesurga, dan berseru: Bangkit, bangkit, bangkitlah kamu yang tertidur dalam abu, bangunlah!

 

Di seluruh dunia orang mati akan mendengar suara-Nya, dan semua akan bangkit. Dan semua dari penjuru dunia akan membentuk bala tentara yang besar dari setiap bangsa, suku, dan bahasa. Orang-orang yang tertawan dalam kematian akan datang, mengenakan jubah kemuliaan yang kekal, berseru: ‘Oh, maut di manakah sengatmu? Oh, kematian, di mana kemenanganmu?’ Orang benar yang masih hidup dan orang-orang kudus bersatu menyerukan dengan nyaring akan kemenangan. Semua orang jahat dan yang mengkhianati Yesus tetap tinggal dalam kubur. Betapa ajaib keselamatan-Nya! Pengharapan yang kekal, yang direnungkan, tetapi tidak dapat dimengerti sepenuhnya. Orang benar yang masih hidup beserta orang kudus yang bangkit akan diubahkan dalam sekejap mata. Mereka dipermuliakan pada saat mendengar suara Allah; mereka diubahkan dari yang fana menjadi kekal beserta umat yang kudus diangkat bertemu dengan Tuhan di awan-awan. Malaikat-malaikat Tuhan mengumpulkan umat pilihan-Nya dari empat penjuru dunia, dari satu penjuru ke penjuru yang lain. Anak-anak kecil dibawa oleh malaikat surga kepangkuan ibunya. Keluarga yang sudah lama dipisahkan oleh kematian akan berkumpul, tidak pernah lagi berpisah, menyanyikan lagu gembira berjalan bersama di Kota Allah. Sementara mereka naik ke surga rombongan malaikat berseru, ‘Suci-suci, suci, Tuhan Allah Mahabesar’ Dan orang yang ditebus berseru, ‘Haleluya’ sementara mereka bergerak menuju Kota Suci.

 

Sebelum memasuki kota Suci, Juruselamat telah melimpahkan kepada umat-Nya tanda keselamatan dan mengaruniakan kepada mereka lambang kewarganegaraan surga. Orang yang telah ditebus dengan jumlah yang tak terhitung pandangan mereka tertuju kepada Yesus, setiap mata memadang kemuliaan-Nya ‘terselubung wajah rusak lebih dari manusia manapun, dan penampilannya yang lebih dari anak manusia. Di atas kepala para pemenang, Yesus dengan tangan-Nya sendiri menaruh mahkota kemuliaan. Setiap orang ada mahkota di mana tertulis namanya nama baru dan terukir di mahkota itu ‘Sucilah Tuhan’ Kesukaan yang tak terlukiskan memenuhi setiap hati, dan setiap suara menyerukan pujian syukur.

 

Di hadapan umat tebusan terdapat Kota Suci. Yesus membuka dengan lebar pintu mutiara, dan bangsabangsa yang telah memelihara hukum-hukum-Nya dan sabar menantikan Yesus masuk. Di sana mereka memandang Kerajaan Allah tempat kediaman Adam sebelum berdosa. Kemudian terdengar suara yang lebih merdu dari musik yang pernah didengar oleh telinga yang berdosa mengatakan ‘Pergumulanmu sudah berakhir’ .......... Mari, hai kamu yang diberkati oleh Bapa-Ku, terimalah Kerajaan yang telah disediakan bagimu sejak dunia dijadikan. Inilah pengharapan kita. Inilah keberuntungan kita. Inilah masa depan kita. Kita akan hidup dengan Kristus di surga selamanya. Jika kita kehilangan kekekalan, kita kehilangan semuanya. Jika kita kehilangan surga, kita kehilangan semuanya. Jika kita tidak bersedia untuk kedatangan Kristus yang kedua kali dengan segera, kita kehilangan peristiwa yang sangat bersejarah di dalam hidup kita. Yesus katakan mari... Datanglah untuk pengampunan. Datanglah untuk mandapatkan rahmat. Datanglah untuk masuk dalam kerajaan-Ku. Maukah Anda mengatakan ya untuk ajakan-Nya sekarang? Jika Anda rindu untuk bersama dengan-Nya dalam Kerajaan surga selamanya, pastikan And siap dan bersedia setiap saat, karena kedatanganNya tidak seorangpun tahu.

 

Salam,

John


#32059 From: "wiedya" <wiedyaparamita@...>
Date: Mon Apr 16, 2012 2:40 pm
Subject: Re: Mohon Bantuan Doa
wiedyaparamita
Send Email Send Email
 
Amin YRA

--- In islam-kristen@yahoogroups.com, "bondan_michael" <bondan_michael@...>
wrote:
>
> Teman teman yang ada di milis ini, mohon bantuannya untuk mendoakan Semua
Anak-anak Bangsa Indonesia Yang akan menghadapai Ujian Nasional, termasuk saya.
Agar Kami dapat melaksanakan Ujian Nasional dengan Lancar, dan Mendapatkan Hasil
Yang terbaik. Terimakasih :)
>

#32060 From: John Situmorang <johnmsitumorang@...>
Date: Tue Apr 17, 2012 5:48 am
Subject: Pendalaman Alkitab: VI. KEDATANGAN KRISTUS KEDUA KALI
johnmsitumorang@...
Send Email Send Email
 
 

5. MENGAPA KRISTUS HARUS DATANG

 

            Kedatangan Kristus yang kedua kali, adalah ajaran kitab suci yang penting. Mengapa Kristus harus kembali?

 

1.    Untuk siapa Kristus datang? Jawab: “Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepadaKu. Dirumah BapaKu banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakanNya kepadamu. Sebab Aku pergi kesitu untuk menyediakan tempat bagimu. Dan apabila Aku telah pergi kesitu dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempatKu, supaya ditempat dimana aku berada, kamupun berada.” Yohanes 14:1-3

 

Catatan: Ketika Kristus meninggalkan dunia ini Dia pergi menyediakan tempat supaya semua umatNya satu hari kelak dapat tinggal bersama-sama. Apabila persediaan itu selesai dan Ia kembali kemudian umatNya akan dikumpulkan oleh malaikat-malaikat. “Dan Ia akan menuruh keluar malaikat-malaikatNya dengan menyiup sangkakala yang dahsyat bunyinya dan mereka akan mengumpulkan orang-orang pilihanNya dari ke empat penjuru bumi, dari ujung langit yang satu keujung langit yang lain.” Matius 24:31.

 

2.    Ketika Kristus datang apa yang dibuatNya bagi orang-orang suci yang tidur dalam kematian? Jawab: “Sebab pada waktu tanda diberi, yaitu pada waktu penghulu malaikat berseru dan sangkakala Allah berbunyi, maka Tuhan sendiri akan turun dari sorga dan mereka yang mati dalam Kristus akan lebih dahulu bangkit.” I Tesalonika 4:16

 

3.    Karena beberapa dari umat Allah akan hidup, tidak pernah meresakan kematian, pada kedatangan Tuhan apa yang akan dilakukan Kristus? Jawab: “Sesudah itu, kita yang hidup, yang masih tinggal, akan diangkat bersama-sama dengan mereka dalam awan menyongsong Tuhan diangkasa. Demikianlah kita akan selama-lamanya bersama-sama dengan Tuhan.” I Tesalonika 4:17. Catatan: Kepada orang-orang yang dibangkitkan dan orang-orang suci yang hidup akan diberikan kekekalan pada kedatangan Tuhan. “Sesungguhnya aku menyatakan kepadamu suatu rahasia; kita tidak akan mati semuanya, tetapi kita semuanya akan diubah, dalam sekejap mata pada waktu bunyi nafiri yang terakhir. Sebab nafiri akan berbunyi dan orang-orang mati akan dibangkitkan dalam keadaan yang tidak dapat binasa dan kita semua akan diubah. Karena yang dapat binasa ini harus mengenakan yang tidak dapat binasa, dan yang dapat mati ini harus mengenakan yang tidak dapat mati.” I Korintus 15:51-53.

 

4.    Apa maksud lain dari kedatangan Kristus? Jawab:  “Dihadapan allah dan Kristus Yesus yang akan menghakimi orang yang hidup dan yang mati, aku berpesan dengan sungguh-sungguh kepadamu demi pernyataaNya dan demi kerajaaNya.” II Timotius 4:1.

 

5.    Bagaimana orang-orang benar diberi upah pada kedatangan Kristus ? Jawab: Demikian pula Kristus hanya satu kali saja mengorbankan diriNya untuk menanggung dosa banyak orang. Sesudah itu Ia akan menyatakan DiriNya sekali lagi tanpa menanggung dosa untuk menganugrahkan keselamatan kepada mereka yang menantikan Dia.” Ibrani 9:28.  “Maka pemerintahan kekuasaan dan kebesaran dari kerajaan-kerajaan dibawah semesta langit akan diberikan kepada orang-orang kudus, umat yang maha tinggi, pemerintahan mereka adalah pemerintahan yang kekal, dan segala kekuasaan akan mengapdi dan patuh kepada mereka.” Daniel 7:27.

 

6.    Pada kedatanganNya apa Dia lakukan kepada orang-orang jahat? Jawab: Dan untuk memberikan kelegaan kepada kamu yang ditindas, dan juga kepada kami, pada waktu Tuhan Yesus dari dalam sorga menyatakan diriNya bersama-sama dengan malaikat-malaikatNya, dalam kuasaNya didalam api yang bernyala-nyala dan mengadakan pembalasan terhadap mereka yang tidak mau mengenal Allah dan tidak mentaati injil Yesus Tuhan kita.” II Tesalonika 1:7, 8. “Dan semua bangsa telah marah, tetapi amarahMu telah datang dan saat bagi  orang-orang mati untuk dihakimi dan untuk memberi upah kepada hamba-hambaMu, nabi-nabi dan orang-orang kudus, dan kepada mereka yang takut akan namaMu, kepada orang-orang kecil dan orang-orang besar, dan untuk membinasakan barang siapa yang membinasakan bumi.” Wahyu 11:18.

 

7.    Apa hubungan kedatanganNya dengan dunia ini ? Jawab: Catatan: Kristus telah membeli dunia ini dan adalah maksudNya untuk mengembalikannya kepada keindahannya yang semula. “Tetapi sesuai dengan janjiNya, kita menantikan langit yang baru dan bumi yang baru dimana terdapat kebenaran.” II Petrus 3:13. “Orang-orang benar akan mewarisi negeri dan tinggal disana senantiasa.” Mazmur 37:29.

 

8.    Apa rencana Allah sehubungan dengan segala sesuatu yang hilang karena Dosa? Jawab: “Agar Tuhan mendatangkan waktu kelegaan, da mengutus Yesus yang dari semula diuntukkan bagimu sebagai Kristus. Kristus itu harus tinggal di sorga sampai waktu pemulihan segala sesuatu, seperti yang difirmankan Allah dengan perantaraan nabi-nabiNya yang kudus di zaman dahulu.” Kisah 3:20-21.

 

Catatan: Kedua fasal alkitab yang terakhir menunjukkan gambar dunia yang dibaharui dengan orangorang tebusan yang tinggal diatasnya. Kedatangan Kristus menyediakan jalan pembuatan dunia baru ini yang akan ditempati umat Allah untuk selam-lamanya. “Berbahagialah orang-orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi.” Matius 5:5.

 

9.    Apa jabatan Kristus apabila Dia kembali lagi ? Jawab: Lalu aku melihat sorga terbuka; sesunggunya, ada seekor kuda putih, dan ia yang menungganginya bernama “Yang Setia dan Yang Benar,” Ia menghakimi dan berpegang dengan adil. Dan mataNya bagaikan nyala api dan diatas kepalaNya terdapat banyak mahkota dan padaNya ada tertulis satu nama yang tidak diketahui seorang pun, kecuali ia sendiri. Dan Ia maemakai jubah yang telah dicelup dalam darah dan namaNya ialah: Firman Allah.” Dan semua pasukan yang di sorga mengikuti Dia, mereka menuggang kuda putih dan memakai lenan halus yang putih bersih. Dan dari mulutNya keluarlah sebilah pedang tajam yang akan memukul segala bangsa. Dan Ia akan mengebalkan mereka dengan gada besi dan Ia akan memeras anggur dalam kilangan anggur, yaitu kegeraman murka Allah, Yang Maha Kuasa. Dan pada jubahNya dan pahaNya tertulis suatu nama, yaitu: “Raja segala raja dan Tuhan diatas segala tuan.” Wahyu 19:11-16.

 

KESIMPULAN

            Kerajaan oleh mana Kristus akan memerintah akan kekal selama-lamanya: “Tetapi pada zaman raja-raja, Allah semesta langit akan mendirikan suatu kerajaan ayng tidak akan binasa sampai selama-lamanya, dan kekuasaan tidak akan beralih lagi kepada bangsa lain: Kerajaan itu akan meremukkan segala kerajaan dan menghabisinya, tetapi kerajaan itu sendiri akan tetap untuk selama-lamanya.” Daniel 2:44. “Dan Ia akan menjadi raja atas kaum keturunan Yakup samapai selam-lamanya dan kerjajaanNya tidak akan berkesudahan.” Lukas 1:33. Karena semua hal yang indah ini akan dihasilkan oleh kedatangan Kristus itu adalah benar-benar suatu harapan yang berbahagia. Kita tidak dapat menahan kecuali menyerukan, “Amin, Datanglah, Tuhan Yesus!” Wahyu 22:20.

 

 

6. BAGAIMANA TENTANG KEBANGKITAN?

 

            Pengharapan dalam kebangkitan telah menjadi kepercayaan manusia sejak zaman dahulu. Dalam kebangkitan tidak akan ada hidup masa mendatang. Buku Ayub adalah buku yang paling tua dalam Alkitab. Penulis buku ini menunjukkan Ayub memberikan dan menjawab pertanyaan tentang hidup mendatang. Dia katakan “Kalau manusia mati, dapatkah ia hidup lagi? Maka aku akan menaruh harap selama hari-hari pergumulanku, sampai tiba giliranku, maka Engkau akan memanggil dan akupun akan menyahut, Engkau akan rindu dengan buatan tanganMu.” Ayub 14:14, 15.

            Ayub mengakui bahwa harapan kebangkitan tergantung kepada kedatangan Kristus kedunia untuk kedua kalinya pada zaman akhir. “Tetapi aku tahu: Penebusku hidup, dan akhirnya Ia akan bangkit di atas debu. Juga sesudah kulit tubuhku sangat rusak, tanpa dagingkupun aku akan melihat Allah yang aku sendiri akan melihat memihak kepadaku, mataku sendiri menyaksikanNya dan bukan orang lain. Hati sanubariku merana karena rindu.” Ayub 19:25-27.

 

10.  Kapan Daud berharap melihat rupa Allah? Jawab: “Tetapi aku, dalam kebenaran akan kupandang wajahMu , dan pada waktu bangun aku akan menjadi puas dengan rupaMu.” Mazmur 17:15.

 

11.  Apa yang telah dijanjikan Allah kepada orang-orang suciNya yang tertidur itu? Jawab: “Sebab engkau akan mendapat balasnya pada hari kebangkitan orang-orang benar.” Lukas 14:14 bagian akhir.

 

12.  Siapa pengharapan orang Kristen? Jawab: “Jawab Yesus: “Akulah kebangkitan dan hidup, barang siapa yang percaya kepadaku ia kan hidup walaupun ia sudah mati, dan setiap orang yang hidup dan yang percaya kepadaKu, tidak akan mati selama-lamanya.” Yohanes 11:25-26. “Aku adalah Yang Hidup, Aku telah mati, namun lihatlah Aku hidup, sampai selama-lamanya. Amin. Aku memegang segala kunci maut dan kerajaan maut.” Wahyu 1:18.

 

13.  Berapa kebangkitan disebutkan Kristus? Kebangkitan apa namanya?  Jawab:  “Janganlah kamu heran akan hal itu, sebab saatnya akan tiba bahwa semua orang yang didalam kuburan akan mendenar suaraNya, dan mereka yang telah berbuat baik akan keluar dan bangkit untuk hidup yang kekal, tetapi mereka yang telah berbuat jahat akan bangkit untuk di hukum.” Yohanes 5:28,29. Baca Kisah 24:15

 

14.  Bagaimana pentingnya kebangkitan itu ? Jawab: Jadi, bilamana kami beritakan, bahwa Kristus dibangkitkan dari orang mati, bagaimana mungkin ada diantara kamu yang mengatakan, bahwa tidak ada kebangkitan orang mati? Kalau tidak ada kebangkitan orang mati, maka Kristus juga tidak dibangkitkan. Tetapi andai kata Kristus tidak dibangkitkan maka sia-sialah pemberitaan kami dan sia-sialah juga kepercayaan kamu. Lebih dari pada itu kami ternyata berdusta terhadap Allah, karena tentang Dia kami katakan, bahwa Ia telah membangkitkan Kristus, pada hal Ia tidak membangkitkanNya, kalau andai kata benar bahwa orang mati tidak dibangkitkan. Sebab jika benar orang mati tidak dibangkitkan, maka Kristus juga tidak dibangkitkan. Dan jika Kristus tidak dibangkitkan, maka sia-sialah kepercayaan kamu dan kamu masih hidup dalam dosamu. Demikianlah binasa juga orang-orang mati dalam Kristus jikalau kita hanya dalam hidup ini saja menaruh pengharapan pada Kristus, maka kita adalah orang-orang yang paling malang dari segala manusia.” I Korintus 15:12-19.

 

Catatan: Pengharapan kebangktan orang-orang percaya didasarkan pada kebangkitan Kristus. Keduanya saling berhubungan. Kebangkitan Kristus adalah peristiwa yang paling penting yang pernah terjadi. Jika kebenaran yang besar ini dapat di rubuhkan maka semua kebenaran yang lain tidak akan berguna.

 

15.  Apa sifat-sifat dari orang-orang yang keluar pada kebangkitan pertama? Jawab: Berbahagialah dan kuduslah ia, yang mendapat bagian dalam kebangkitan pertama itu. Kematian yang kedua tidak berkuasa lagi atas mereka, tetapi mereka akan menjadi imam-imam Allah dan Kristus, dan mereka akan memerintah sebagai raja bersama-sama dengan Dia 1000 tahun lamanya.” Wahyu 20:6. Catatan: Apabila orang benar yang mati dibangkitkan mereka menjadi imam-imam Allah dan memerintah dengan Kristus selama 1000 tahun ini adalah mengenapi janji Kristus, “Barang siapa menang, ia akan Kududukkan bersama-sama dengan Aku diatas takhtaKu, sebagaimana Aku pun telah menang dan duduk bersama-sama dengan BapaKu diatas takhtaNya.” Wahyu 3:21.

 

16.  Peristiwa apa yang menandai waktu kebangkitan yang pertama ? Jawab: Sebab pada waktu tanda diberi, yaitu pada waktu penghulu malaikat berseru dan sangka kala Allah akan berbunyi; maka Tuhan sendiri akan turun dari sorga dari mereka yang mati dalam Kristus akan lebih dahulu bangkit.” I Tesalonika 4:16. Catatan: Dengan hati-hati Paulus menunjukkan bahwa semua orang benar pergi bersama Kristus pada waktu yang sama. “Ini kami katakan kepadamu dengan Firman Tuhan: Kita yang hidup, yang masih tinggal sampai kedatangan Tuhan, sekali-kali tidak akan mendahului mereka yang telah meninggal.” I Tesalonika 4:15. Semua orang benar yang dibangkitkan bersama-sama dengan orang-orang yang suci yang hidup, “menyongsong Tuhan diangkasa pada waktu yang sama. Baca I Tesalonika 4:17.

 

KESIMPULAN

            Allah ingin supaya kita memahami apa yang dapat diharapkan mengenai orang-orang benar yang tidur dalam kematian menunggu panggilan pemberi hidup itu pada kedatangan Tuhan. Kita tidak perlu susah seperti orang-orang lain. Dasar pengharapan dan penghiburan kita ialah kebangkitan. Baca I Tesalonika 4:15. Betapa suatu pengharapan yang sangat indah! Tidak mengalami kematian, kemuliaan , kekuasaan, keabadian --- semua ini pada kebangkitan. Baca I Korintus 15:42-44, 51– 53.Karena itu, saudar-saudaraku yang kekasih, berdirilah teguh, jangan goyah, dan giatlah selalu dalam pekerjaan Tuhan! Sebab kamu tahu, bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payahmu tidak sia-sia.” I Korintus 15:58.

 

 

 

Bersambung...............


#32061 From: "Tawangalun" <tawangalun@...>
Date: Tue Apr 17, 2012 7:17 am
Subject: Tadi dengerin Radio Immanuel Solo
tawangalun
Send Email Send Email
 
Tadi saya nyetel radio Immanuel Solo,kotbahnya bilang bahwa Yesus gelem disalib
itu utk membatalkan Hukum Torat.
Jadi yg kotbah ternyata tdk mau menghiraukan bahwa Yesus dalam Mat 5 : 17
bilang:
Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau
kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk
menggenapinya.

dan bahwa siapapun yang meniadakannya (sekalipun salah satu perintah yang paling
kecil) dan mengajarkannya demikian kepada orang lain, ia akan menduduki tempat
terendah dalam Kerajaan Sorga', bahkan, 'jika hidup keagamaan orang-orang tidak
lebih benar daripada para Farisi dan ahli-ahli Taurat, sesungguhnya mereka tidak
akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga'! (Matius 5:18-20).

Kenapa kok bisa ada dua Hukum diatas yg berbenturan?pasti yg ucapan Yesuslah yg
menang.

Shalom,
Tawangalun.

#32062 From: Suwandak Jedut <suwandak@...>
Date: Tue Apr 17, 2012 7:27 am
Subject: Re: 12 April
suwandak...
Send Email Send Email
 


From: I <i_sumarya@...>
To: islam-kristen@yahoogroups.com
Sent: Wednesday, April 11, 2012 11:55 AM
Subject: [islam-kristen] 12 April

 
"Kamu adalah saksi dari semuanya ini"
(Kis 3:11-26; Luk 24:35-48)
"Lalu kedua orang itu pun menceriterakan apa yang terjadi di tengah jalan dan bagaimana mereka mengenal Dia pada waktu Ia memecah-mecahkan roti. Dan sementara mereka bercakap-cakap tentang hal-hal itu, Yesus tiba-tiba berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata kepada mereka: "Damai sejahtera bagi kamu!" Mereka terkejut dan takut dan menyangka bahwa mereka melihat hantu. Akan tetapi Ia berkata kepada mereka: "Mengapa kamu terkejut dan apa sebabnya timbul keragu-raguan di dalam hati kamu? Lihatlah tangan-Ku dan kaki-Ku: Aku sendirilah ini; rabalah Aku dan lihatlah, karena hantu tidak ada daging dan tulangnya, seperti yang kamu lihat ada pada-Ku." Sambil berkata demikian, Ia memperlihatkan tangan dan kaki-Nya kepada mereka. Dan ketika mereka belum percaya karena girangnya dan masih heran, berkatalah Ia kepada mereka: "Adakah padamu makanan di sini?" Lalu mereka memberikan kepada-Nya sepotong ikan goreng. Ia mengambilnya dan memakannya di depan mata mereka. Ia berkata kepada mereka: "Inilah perkataan-Ku, yang telah Kukatakan kepadamu ketika Aku masih bersama-sama dengan kamu, yakni bahwa harus digenapi semua yang ada tertulis tentang Aku dalam kitab Taurat Musa dan kitab nabi-nabi dan kitab Mazmur." Lalu Ia membuka pikiran mereka, sehingga mereka mengerti Kitab Suci. Kata-Nya kepada mereka: "Ada tertulis demikian: Mesias harus menderita dan bangkit dari antara orang mati pada hari yang ketiga, dan lagi: dalam nama-Nya berita tentang pertobatan dan pengampunan dosa harus disampaikan kepada segala bangsa, mulai dari Yerusalem. Kamu adalah saksi dari semuanya ini" (Luk 24:35-48), demikian kutipan Warta Gembira hari ini
Berrefleksi atas bacaan-bacaan hari ini saya sampaikan catatan-catatan sederhana sebagai berikut:
• Bercakap-cakap atau sharing perihal pengalaman akan penampaikan Yesus yang telah dibangkitkan dari mati, itulah yang sedang terjadi di antara para murid. Di tengah-tengah percakapan tersebut tiba-tiba Yesus menampakkan Diri serta memberi salam kepada mereka "Damai sejahtera bagi kamu". Untuk memperkuat iman mereka maka Yesus pun makan bersama dengan mereka dengan makanan apa adanya, dan mereka pun kemudian "dibuka pikiran mereka, sehingga mereka mengerti Kitab Suci". Ia kemudian juga memberi perintah kepada mereka agar mereka menjadi saksi atas semua yang telah terjadi dan mereka alami. Pada masa sekarang ini kiranya yang cukup mendesak dan up to date ialah menjadi saksi damai sejahtera, sebagaimana juga disampaikan oleh Yesus kepada para murid. Untuk itu kiranya diri kita sendiri hendaknya senantiasa dalam keadaan damai sejahtera, baik lahir maupun batin, karena kita telah dikuatkan dengan `wafat dan kebangkitan Yesus dari mati', yang berarti kita telah bersama dan bersatu denganNya. Damai sejahtera itu antara lain juga dapat kita wujudkan dengan memberitakan pertobatan dan pengampunan dosa dalam namaNya. Ingatlah, sadari dan hayati bahwa setiap hari kita mendoakan doa Bapa Kami, yang antara lain berdoa "ampunilah kesalahan kami, seperti kamipun mengampuni yang bersalah kepada kami". Kasih pengampunan merupakan dasar atau landasan damai sejahtera, maka semoga apa yang kita doakan tidak hanya manis di mulut tetapi juga nikmat dalam tindakan dan perilaku, karena kita senantiasa mengampun siapapun yang bersalah kepada kita atau yang menyakiti dan mempersulit hidup kita. Salah satu wujud konkret hidup bersama dalam damai sejahtera adalah `makan bersama' apa adanya dengan penuh ceria dan bahagia.
• "Karena itu sadarlah dan bertobatlah, supaya dosamu dihapuskan, agar Tuhan mendatangkan waktu kelegaan, dan mengutus Yesus, yang dari semula diuntukkan bagimu sebagai Kristus" (Kis 3:19-20), demikian kutipan dari kotbah Petrus. Kiranya sebagai murid-murid Yesus atau orang yang percaya kepada Yesus Kristus kita juga diundang atau dipanggil untuk meneladan Petrus: mengajak siapapun juga untuk menyadari kelemahan dan dosa-dosanya serta kemudian bertobat atau memperbaharui diri. Menyadari kelemahan, keterbatasan dan dosa-dosa merupakan langkah awal yang meyakinkan untuk bertobat dan memperbaharui diri terus-menerus, karena dengan demikian yang bersangkutan pada umumnya juga memiliki keterbukaan diri untuk tumbuh dan berkembang alias diperbaharui terus-menerus alias bersikap mental belajar. Belajar tidak hanya terjadi ketika berada atau masih di dalam sekolah atau pendidikan formal, melainkan juga selama bekerja atau hidup dimanapan orang dapat belajar. Hidup, bertindak dan bekerja dengan semangat belajar akan mendatangkan kelegaan hati yang luar biasa. Bersikap mental atau bersemangat belajar memang dijiwai oleh keutamaan kerendahan hati atau orang yang rendah hati senantiasa bersikap mental belajar terus menerus, tiada henti sampai mati. Kami berharap para orangtua atau pemimpin dapat menjadi teladan dalam hal kerendahan hati dan sikap mental belajar bagi anak-anak atau anggotanya.
"Apakah manusia, sehingga Engkau mengingatnya? Apakah anak manusia, sehingga Engkau mengindahkannya. Namun Engkau telah membuatnya hampir sama seperti Allah, dan telah memahkotainya dengan kemuliaan dan hormat. Engkau membuat dia berkuasa atas buatan tangan-Mu; segala-galanya telah Kauletakkan di bawah kakinya: kambing domba dan lembu sapi sekalian, juga binatang-binatang di padang; burung-burung di udara dan ikan-ikan di laut, dan apa yang melintasi arus lautan" (Mzm 8:5 -9)
Ign 12 April 2012




#32063 From: "I" <i_sumarya@...>
Date: Tue Apr 17, 2012 2:41 pm
Subject: 18 April
i_sumarya
Send Email Send Email
 
"Ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia melainkan untuk menyelamatkannya
oleh Dia"
(Kis 5:17-26; Yoh 3:16-21)
"Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan
Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa,
melainkan beroleh hidup yang kekal. Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia
bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh
Dia.Barangsiapa percaya kepada-Nya, ia tidak akan dihukum; barangsiapa tidak
percaya, ia telah berada di bawah hukuman, sebab ia tidak percaya dalam nama
Anak Tunggal Allah. Dan inilah hukuman itu: Terang telah datang ke dalam dunia,
tetapi manusia lebih menyukai kegelapan dari pada terang, sebab
perbuatan-perbuatan mereka jahat. Sebab barangsiapa berbuat jahat, membenci
terang dan tidak datang kepada terang itu, supaya perbuatan-perbuatannya yang
jahat itu tidak nampak; tetapi barangsiapa melakukan yang benar, ia datang
kepada terang, supaya menjadi nyata, bahwa perbuatan-perbuatannya dilakukan
dalam Allah" (Yoh 3:16-21), demikian kutipan Warta Gembira hari ini
Berrefleksi atas bacaan-bacaan hari ini saya sampaikan catatan-catatan sederhana
sebagai berikut:
• Yesus adalah Penyelamat Dunia, yang diutus ke dalam dunia bukan untuk
menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkan dunia. Ia datang ke dalam dunia
sebagai `terang' yang menerangi seluruh dunia seisinya, bukan untuk membuat
gelap dunia. Maka mereka yang suka berbuat jahat pasti akan membenciNya,
sebaliknya mereka yang suka berbuat baik akan mengasihiNya. Sebagai orang
beriman kita semua dipanggil untuk "datang kepada terang, supaya menjadi nyata,
bahwa perbuatan-perbuatannya dilakukan dalam Allah". Dengan kata lain kita
dipanggil untuk hidup dan bertindak dengan jujur dan terbuka, `terang-terangan',
tidak dengan sembunyi-sembunyi. Ingatlah juga jika anda suka melakukan apa yang
jahat atau tak bermoral secara sembunyi-sembunyi pada suatu saat akan ketahuan
juga, sebagaimana dikatakan oleh sebuah pepatah "Sepandai-pandai tupai meloncat
akhirnya jatuh suka". Tidak ada rahasia yang tak mungkin tersingkap atau
terbuka, semua rahasia pasti dapat disingkapkan atau dibuka. Hidup dan bertindak
dalam `terang' antara lain berarti ketika bepergian memberitahu kepada
rekan-rekan atau anggota keluarga/komunitas ke mana pergi dan kapan akan
kembali, dan hendaknya apa yang telah dikatakan atau diberitahukan juga
dilaksanakan dengan setia. Alangkah indahnya juga jika kemudian menceriterakan
kepada rekan-rekan atau anggota komunitas/ keluarga aneka pengalaman yang
terjadi selama bepergian, sebaliknya mereka yang ditinggalkan hendaknya  juga
terbuka atas apa yang terjadi. Anak-anak hendaknya sedini mungkin dididik dan
dibiasakan dalam hal kejujuran dan keterus-terangan ini di dalam keluarga, serta
diperdalam dan diperkembangkan di sekolah-sekolah, dengan teladan para orangtua
maupun guru/pendidik.
• "Lihat, orang-orang yang telah kamu masukkan ke dalam penjara, ada di dalam
Bait Allah dan mereka mengajar orang banyak." Maka pergilah kepala pengawal
serta orang-orangnya ke Bait Allah, lalu mengambil kedua rasul itu, tetapi tidak
dengan kekerasan, karena mereka takut, kalau-kalau orang banyak melempari
mereka" (Kis 5:25-26). Mujizat telah terjadi yaitu Petrus dan Yohanes yang
berada di dalam penjara dibebaskan oleh malaikat Allah, tanpa diketahui oleh
para penjaga penjara. Maka ketika mereka melihat Petrus dan Yohanes berdiri di
Bait Allah sambil mewartakan Kabar Baik, mereka pun berusaha mengambil Petrus
dan Yohanes untuk dikembalikan ke dalam penjara, namun tidak dengan kekerasan.
Kiranya para tokoh Yahudi bersama dengan para pengikut mereka mulai percaya juga
bahwa Allah hidup dan berkarya dalam diri para rasul. Mereka takut kepada orang
banyak yang mulai percaya kepada pemberitaan Petrus dan Yohanes. Kisah ini
kiranya dapat menjadi pembelajaran bagi kita semua, yaitu bahwa kita tidak perlu
takut dan gentar mewartakan Kabar Baik, senantiasa berbuat baik atau melakukan
apa yang baik, meskipun untuk itu sering harus menghadapi para penguasa yang iri
serta berusaha menyingkirkan atau menghabisi kita. Percayalah bahwa mereka yang
berkehendak baik serta suka akan apa yang baik dan benar lebih banyak daripada
mereka yang suka akan kejahatan, kebohongan dan kepalsuan. Sekejam-kejamnya atau
sekeras-kerasnya orang dalam kata atau omongan, kiranya masih memiliki hati yang
rindu akan kebaikan dan perdamaian, maka hadapilah mereka dengan rendah hati dan
cintakasih, karena dengan demikian mereka pasti tidak akan berkata dan bertindak
keras lagi. Malaikat Allah senantiasa mendampingi perjalanan penghayatan hidup
dan panggilan kita, maka hendaknya tetap tegar dan tenang dalam menghadapi aneka
masalah, tantangan dan hambatan.
"Aku hendak memuji TUHAN pada segala waktu; puji-pujian kepada-Nya tetap di
dalam mulutku. Karena TUHAN jiwaku bermegah; biarlah orang-orang yang rendah
hati mendengarnya dan bersukacita. Muliakanlah TUHAN bersama-sama dengan aku,
marilah kita bersama-sama memasyhurkan nama-Nya! Aku telah mencari TUHAN, lalu
Ia menjawab aku, dan melepaskan aku dari segala kegentaranku." (Mzm 34:2-5)
Ign 18 April 2012

#32064 From: "Tawangalun" <tawangalun@...>
Date: Tue Apr 17, 2012 10:14 pm
Subject: Masuk Islam krn celana dalam
tawangalun
Send Email Send Email
 
Masuk Islamnya krn celana dalam

Totok temenku Katolik dulu juga bilang pacarnya dia (Islam) lebih bersih dari
pacar dia sebelumnya yg Katolik soale paling gak sehari kan min 5 kali wudlu
lalu setiap habis pipis kan dibasuh.

Subhanallah! Masuk Islam Berkat Pakaian Dalam

ruang hati | Apr 17, 2012 | Comments 0

Memang kedengaran aneh dan janggal. Hidayah memang bisa datang kapan saja dan
pada siapa saja. Selama ini mungkin kita lebih sering mendengar masuk islamnya
seorang non muslim kedalam islam di sebabkan hal-hal luar biasa dan penting.
Seperti dokter Miller seorang penginjil Kanada yang masuk islam setelah
menjumpai I'jaz Qur'an dari berbagai segi.Tapi yang ini benar-benar tidak biasa.
Ya,… masuk islam gara-gara pakaian dalam!!


Ilustrasi

Fakta ini dikisahkan Doktor Sholeh Pengajar di sebuah perguruan Tinggi Islam di
Saudi, saat ditugaskan ke Inggris. Ada seorang perempuan tua yang biasa mencuci
pakaian para mahasiswa Inggris termasuk pakaian dalam mereka.

Suatu hari wanita tua ini menceritakan keheranannya selama bertugas pada Doktor
Sholeh, perihal adanya pakaian dalam yang `aneh'. Ada beberapa pakaian dalam
yang tidak berbau seperti mahasiswa umumnya, apa sebabnya? Maka ustadz ini
menceritakan karena pemiliknya adalah muslim, agama kami mengajarkan bersuci
setiap selesai buang air kecil maupun buang air besar, tidak seperti mereka yang
tidak perhatian dalam masalah seperti ini.

Betapa terkesan ibu tua ini dan tidak lama kemudian ia mengikrarkan syahadat,
masuk islam dengan perantaraan pakaian dalam!!!

Shalom,

Tawangalun.

#32065 From: tertulianus ajisaka <tertulianus@...>
Date: Wed Apr 18, 2012 3:39 am
Subject: Re: Kamis Putih
tertulianus@...
Send Email Send Email
 
Pak Alex, saya bermaksud menjelaskan maksudnya hari-hari tersebut.
Hari-hari tersebut dirayakan oleh umat Kristen Katolik.


1. Rabu Abu. Ini hari pertama masa Pra-Paskah, hari pertama awal berpuasa dan berpantang. Pertama dihitung dulu kapan hari Paskah
akan jatuh, ialah hari minggu pertama setelah bulan purnama yang
pertama di musim semi belahan bumi utara. Kemudian dihitung mundur
sekitar 40 hari tanpa hari minggu dihitung, maka Rabu yang terdekat
itulah awal puasa Rabu Abu. Mengapa abu? Pada dahulu kala umat
Israel melakukan puasa dengan menyesali dosa-dosanya ditandai
dengan menaburkan abu. Saat ini umat Katolik membubuhkan sedikit
abu di dahi saat merayakan Misa Rabu Abu.

2. Kamis Putih. Ini sehari sebelum Jumat Agung, empat hari sebelum
Minggu Paskah. Hari itu diadakan misa untuk memperingati perjamuan
terakhir Yesus sebelum disalib. Saat itu Yesus membasuh kaki para
muridnya dan memberikan wasiat untuk mengenangkan Yesus lewat
ritual perjamuan kudus. Pada misa hari Kamis Putih ini, para Imam
Katolik (pastor) menirukan ritual perjamuan akhir, diawali dengan 
membasuh kaki umat (tidak semuanya, dipilih dengan jumlah tertentu
sebagai tindakan simbolis, biasanya 12 orang),
kemudian mengelap kaki umat dengan kain putih, kemudian mencium
kaki tersebut. Sebagai peringatan bahwa Yesus datang untuk melayani
demikian juga para Imama harus melayani umatnya. Kemudian 
diakhiri dengan perjamuan kudus.

3. Jumat Agung. Sehari setelah Kamis Putih. Untuk memperingati
hari ketika Yesus wafat disalib. Pada sejarahnya, Yesus mengadakan
perjamuan pada hari Kamis, malamnya (hari Jumat menurut kalender
Yahudi, seperti orang Jawa yang penggantian harinya saat matahari
tenggelam) Yesus ditangkap dan disiksa, besoknya Jumat siang
disalibkan dan wafat, sebelum matahari tenggelam sudah dikuburkan.
Pada hari Jumat Agung, orang Katolik mengadakan ritual Jalan Salib
terakhir pada masa puasa (mengenang peristiwa Yesus menjelang ditangkap, saat disiksa, disidang s/d wafat di salib, 
siangnya diadakan ritual penghormatan salib.

Asalnya: dari kitab suci. Hari Kamis Putih, Jumat Agung dan Minggu
Paskah, menghadirkan kembali masa-masa ketika Yesus memberi
wasiat untuk melakukan perjamuan kudus, saat disiksa, disalibkan, 
kemudian wafat, dikuburkan dan akhirnya bangkit dengan mulia 
seperti yang tercatat dalam kitab suci.
Untuk puasa; dari Rabu Abu s/d Jumat Agung, ialah pertama meneruskan tradisi berpuasa 40 hari seperti yang dilakukan oleh
Yesus dan umat Israel. Kedua untuk mempersiapkan hati menyongsong
Hari Raya Paskah, hari raya paling agung di kalender liturgi gereja.


Demikian sedikit dari saya, semoga membantu.

salam,
tert

2012/4/5 *Alexander* <alexander.edbert@...>
 

Apa milister di sini ada yg bs menjelaskan apa mksd dr hari2 berikut ini? :
1. Rabu abu
2. Kamis putih
3. Jumat agung

Sejak kpn hari2 istimw bagi umat Katolik itu berlaku dan dr mana asalnya?
Thanks b4.

Sincerely,
AEC

Powered by AEC-sel Corp.®

From: "I" <i_sumarya@...>
Date: Wed, 04 Apr 2012 04:40:59 -0000
Subject: [islam-kristen] Kamis Putih

 

Kamis Putih: Kel 12:1-8.11-14; 1Kor 11:23-26; Yoh 13:1-15
"Jikalau Aku membasuh kakimu, Aku yang adalah Tuhan dan Gurumu, maka kamu pun wajib saling membasuh kakimu"
Hari ini adalah Hari Ulang Tahun para imam, dan para imam di dalam Perayaan Ekaristi atau Misa Krisma bersama dengan para Uskup memperbaharui janji imamat. Sedangkan di dalam Perayaan Ekaristi Kamis Putih para imam dalam mengenangkan imamatnya `membasuh kaki dua belas orang', sebagai kenangan Yesus membasuh kaki para rasulnya, suatu tindakan yang menunjukkan bahwa menjadi imam berarti menjadi pelayan, melayani umat Allah yang harus digembalakannya. Membasuh kaki dalam tradisi bangsa Yahudi merupakan tugas pekerjaan para pelayan, dalam rangka menyambut para tamu atau orang-orang yang menghadiri pesta perjamuan cintakasih. Pembasuhan kaki juga merupukan symbol cintakasih, dan pada Hari Raya Kamis Putih ini kita semua diajak mawas diri dalam hal hidup saling mengasihi satu sama lain, maka marilah kita refleksikan pewartaan Kabar Gembira hari ini.
"Jadi jikalau Aku membasuh kakimu, Aku yang adalah Tuhan dan Gurumu, maka kamu pun wajib saling membasuh kakimu" (Yoh 13:14).
Kaki adalah anggota tubuh kita yang berada paling bawah, dan ketika tanpa alas kaki apapun berarti kaki senantiasa bersentuhan dengan tanah dan dengan demikian akan menjadi bagian anggota tubuh yang paling kotor. Pembasuhan kaki para rasul yang dilakukan oleh Yesus merupakan teladan bagi para murid atau rasul agar dalam cara hidup dan cara bertindak senantiasa memperhatikan mereka yang berada paling bawah dalam kehidupan bersama, entah itu berarti mereka yang bodoh, miskin, tersingkir, anak-anak, dst..
Pertama-tama dan terutama kami mengajak dan mengingatkan para gembala umat (uskup dan para pastor beserta para pembantunya) untuk menghayati salah satu cirikhas hidup menggereja yaitu "preferential option for/with the poor" (=keberpihakan pada atau bersama dengan yang miskin dan berkekurangan). Selain memperhatikan mereka yang miskin dan berkekurangan secara financial, hendaknya juga memperhatikan mereka yang kurang memperoleh perhatian di dalam kehidupan bersama, entah itu yang jauh dalam hal jarak maupun kurang menerima perhatian dari saudara-saudarinya.
Para pemimpin karya atau perusahaan kami harapkan juga sering `turun ke bawah' (turba) untuk memberi perhatian kepada para pembantu atau karyawan/pekerja satu per satu di tempat tugas mereka masing-masing. Semoga anda sebagai pemimpin karya atau usaha tidak hanya duduk-duduk di kursi empuk di kamar kerja anda seraya mengawasi para pegawai atau pekerja melalui sarana CCTV saja. Dengan kata lain mereka yang memiliki fungsi memimpin dalam hidup dan kerja bersama dimana pun dan kapan pun kami harapkan menghayati fungsinya dengan rendah hati. "Rendah hati adalah sikap dan perilaku yang tidak suka menonjolkan dan menomorsatukan diri, yaitu dengan menenggang perasaan orang lain. Meskipun pada kenyataannya lebih dari orang lain, ia dapat menahan diri untuk tidak menonjolkan dirinya" (Prof Dr Edi Sedyawati/ edit: Pedoman Penanaman Budi Pekerti Luhur, Balai Pustaka – Jakarta 1997, hal 24).
"Inilah tubuh-Ku, yang diserahkan bagi kamu; perbuatlah ini menjadi peringatan akan Aku!" Demikian juga Ia mengambil cawan, sesudah makan, lalu berkata: "Cawan ini adalah perjanjian baru yang dimeteraikan oleh darah-Ku; perbuatlah ini, setiap kali kamu meminumnya, menjadi peringatan akan Aku!" (1Kor 11:24-25)
Kutipan di atas ini setiap kali diulangi di dalam Perayaan Ekaristi dalam Konsekrasi. Hari Raya Kamis Putih juga merupakan kenangan akan Perayaan Ekaristi. "Pada perjamuan terakhir, pada malam Ia diserahkan, Penyelamat kita mengadakan Korban Ekaristi Tubuh dan DarahNya. Dengan demikian Ia mengabadikan Korban Salib untuk selamanya, dan mempercayakan kepada Gereja , MempelaiNya yang terkasih, kenangan Wafat dan KebangkitanNya: sakramen cintakasih, lambang kesatuan, ikatan cintakasih, perjamuan Paska. Dalam perjamuan itu Kristus disambut, jiwa dipenuhi rahmat, dan kita dikurniai jaminan kemuliaan yang akan datang" (Vatikan II: Konstitusi Liturgi no 47).
Berpartisipasi dalam Perayaan Ekaristi serta menerima komuni kudus atau Tubuh Kristus diharapkan hidup dalam cintakasih sehingga terjadilah persaudaraan atau persahabatan sejati alias kesatuan dalam Tuhan. Maka marilah kita galang, usahakan dan perdalam serta tingkat hidup persaudaraan atau persahabatan antar kita, antar umat beriman. Hidup penuh persaudaraan atau persahabatan yang dijiwai oleh cintakasih pada dirinya bersifat missioner, dan tentu saja akan menarik, memikat dan mempesona bagi orang lain, serta mereka yang menyaksikannya akan tergerak untuk menggabungkan diri. Kami berharap sungguh terjadi persaudaraan atau persahabatan sejati antar umat di tingkat lingkungan atau stasi.
Secara khusus kami juga mengharapkan komunitas basis, yaitu keluarga atau komunitas imam, bruder atau suster juga dapat menjadi teladan dalam hidup saling mengasihi sehingga terjadilah kesatuan, persaudaraan atau persahabatan sejati. Para pastor paroki dalam satu pastoran hendaknya menjadi teladan dalam kesatuan dan hidup saling mengasihi bagi umat yang harus dilayani atau menjadi tanggungjawabnya. Ingatlah peran atau fungsi pastor merupakan partisipasi dalam fungsi uskup sebagai pemersatu umat. Hendaknya dijauhkan aneka bentuk perpecahan antar pastor dalam satu pastoran atau paroki (maklum sampai kini masih ada saja dua pastor dalam satu pastoran tidak dapat hidup damai dan bersaudara, melainkan jalan sendiri-sendiri).
"Bagaimana akan kubalas kepada TUHAN segala kebajikan-Nya kepadaku? Aku akan mengangkat piala keselamatan, dan akan menyerukan nama TUHAN,.. Berharga di mata TUHAN kematian semua orang yang dikasihi-Nya.Ya TUHAN, aku hamba-Mu! Aku hamba-Mu, anak dari hamba-Mu perempuan! Engkau telah membuka ikatan-ikatanku! Aku akan mempersembahkan korban syukur kepada-Mu, dan akan menyerukan nama TUHAN, akan membayar nazarku kepada TUHAN di depan seluruh umat-Nya"
(Mzm 116:12-13.15-18)
Ign 5 Maret 2012



#32066 From: John Situmorang <johnmsitumorang@...>
Date: Wed Apr 18, 2012 5:38 am
Subject: Pendalaman Alkitab: VI. KEDATANGAN KRISTUS KEDUA KALI
johnmsitumorang@...
Send Email Send Email
 

7. KEDATANGAN KRISTUS LAWAN MILLENIUM

 

            Millenium tidak pernah dimulai hingga Kristus kembali untuk menjemput umatNya. Istilah Millenium tidak dapat dalam alkitab. Itu berasal dari kata latin: Mille artinya seribu. Anus artinya tahun. Itulah sebanya istilah Millenium artinya seribu tahun. Sebagian orang berpendapat bahwa Millenium menjadi pendamaian dan kemakmuran seribu tahun diatas dunia. Ini bukanlah ajaran alkitab. Iblis berusaha sekuat tenaga untuk membujuk orang supaya mempercayai apa yang salah itu adalah benar sehubungan dengan Millenium. Bahkan ia pun menyamar sebagai “Malaikat terang” dan ia memiliki orang-orang yang menolongnya menyebarkan penipuannya. Baca II Korintus 11:14-15.

 

1.     Peristiwa-peristiwa apa yang terjadi pada permulaan Millenium? Jawab: Jawaban kepada pertanyaan ini ada lima bagian.

  1. Kristus datang

“Ini kami katakan kepadamu dengan firman Tuhan, kita yang hidup yang masih tinggal sampai kedatangan Tuhan, sekali-kali tidak akan mendahului mereka yang telah meninggal. Sebab pada waktu tanda diberi, yaitu pada waktu penghulu malaikat berseru dan sangkakala Allah berbunyi, maka Tuhan sendiri akan turun dari sorga dan mereka yang mati dalam Kristus akan lebih dahulu bangkit.” I Tesalonika 4:15,16.

 

  1. Orang-orang benar yang mati bangkit pada kebangkitan yang pertama.

“Mereka yang mati dalam Kristus akan lebih dahulu bangkit.” I Tesalonika 4:16. “Berbahagia dan kuduslah ia yang mendapat bagian dalam kebangkitan pertama.” Wahyu 20:6.

 

  1. Orang-orang jahat yang hidup dibinasakan.

“Dan untuk memberikan kelegaan kepada kamu yang ditindas, dan juga kepada kami pada waktu Tuhan Yesus dari dalam sorga menyatakan diriNya bersama-sama dengan malaikat-malaikatNya, dalam kuasaNya, didalam api yang bernyala-nyala, dan mengadakan pembalasan terhadap mereka dan tidak mau mengenal Allah dan tidak menaati Injil Yesus, Tuhan kita.” II Tesalonika 1:7, 8.

“Pada waktu itulah sipendurhaka baru akan menyatakan dirinya, tetapi Tuhan Yesus akan membunuhnya dengan nafas mulutNya dan akan memusnahkannya, kalau Ia datang kembali.” II Tesalonika 2:8. Baca Yesaya 11:4. “Deru perang akan sampai ke ujung bumi, sebab Tuhan mempunyai penaduan terhadap bangsa-bangsa, ia akan beperkara dengan segala mahluk: Orang-orang fasik akan diserahkanNya kepada pedang-pedang, demikian firman Tuhan. Beginilah firmanTuhan semesta alam: Sesungguhnya, mala petaka akan menjalar dari bangsa kebangsa, suatu badai besar akan berkecamuk dari ujung-ujung bumi. Maka pada hari itu akan bergelimpangan orang-orang yang mati terbunuh oleh Tuhan dari ujung bumi sampai keujung bumi. Mereka tidak akan diratapi, tidak akan dikumpulkan dan tidak akan dikuburkan, mereka akan menjadi pupuk diladang.” Yeremia 25:31-33.

 

  1. Semua orang benar dibawa kesorga.

“Sebab pada waktu tanda diberi, yaitu pada waktu penghulu malaikat berseru dan sangkakala Allah berbunyi, maka Tuhan sendiri akan turun dari sorga dan mereka yang mati dalam Kristus akan lebih dahulu bangkit, sesudah itu kita yang hidup, yang  masih tinggal, akan diangkat bersama-sama dengan mereka dalam awan menyongsong Tuhan diangkasa. Demikianlah kita akan selama-lamanya bersama-sama dengan Tuhan.” I Tesalonika 4:16-17. Baca Yohanes 14:1-3; baca juga wahyu 7:9,10 dimana Yohanes orang-orang tebusan berdiri dihadapan takhta di sorga.

 

  1. Iblis dirantai

“Lalu aku melihat seorang malaikat turun dari sorga memegang anak kunci jurang maut dan suatu rantai besar ditangannya, ia menangkap naga si ular tua itu, yaitu Iblis dan Setan. Dan ia mengikatnya seribu tahun lamanya, lalu melemparkanya ke dalam jurang maut, dan menutup jurang maut itu, dan memetraikannya di atasnya, supaya ia jangan lagi menyesatkan bangsa-bangsa, sebelum berakhir masa seribu tahun itu, kemudian dari pada itu, ia akan dilepaskan untuk sedikit waktu lamanya.” Wahyu 20; 1-3.

 

Catatan: Iblis dirantai oleh keadaan. Orang-orang benar telah dibawa supaya bersama-sama dengan Kristus, dan orang-orang jahat telah dibunuh. Dunia telah dikosongkan dari penghuninya. Yeremia menyatakan, “Aku melihat, ternyata tidak ada manusia.” Yeremia 4:25. Nubuatan-nubuatan Yeremia (Yeremia 25:31-33; 4:25) mempunyai penerapan utama berkenan dengan Yehuda. Tetapi semua nubuatan tentang hari penghakiman yang demikian adalah jenis pemeriksaan dan hari Tuhan yang terakhir. Apa yang benar pada yang pertama dalam prinsip benar juga yang ke dua.

 

Catatan : Istilah “lobang yang tak berdasar” berasal dari kata Yunani abussos dari mana kita memperoleh “abyss” (jurang yang tak terduga dalamnya). Segala sesuatu dalam keadaan kacau.

 

2.     Apakah beberapa fakta yang menandakan Millenium? Jawab:

  1. Dunia kosong.

“Aku melihat kepada bumi, ternyata campur baur dan kosong …… Seluruh negeri ini akan menjadi sunyi sepi.” Yeremia 4:23-27.

 

  1. Orang-orang benar akan berada dalam sorga turut mengadakan penghakiman.

“Lalu aku melihat takhta-takhta dan orang-orang yang duduk diatasnya, kepada mereka diserahkan kuasa untuk menghakimi. Aku juga melihat jiwa-jiwa mereka yang telah dipenggal kepalanya karena kesaksian tentang Yesus dan karena firman Allah, yang tidak menyembah bintang itu dan patungnya dan yang tidak juga menerima tandanya pada dahi dan tangan mereka, dan mereka hidup kembali dan memerintah sebagai raja bersama-sama dengan Kristus untuk masa seribu tahun.” Wahyu 20:4

 

“Apakah ada seorang diantara kamu, yang jika berselih dengan orang lain, berani mencari keadilan pada orang-orang yang tidak benar dan bukan pada orang-orang kudus? Atau tidak tahukah kamu, bahwa orang-orang kudus akan menghakimi dunia? Dan jika penghakiman dunia berada dalam tangan kamu, tidakkah kamu sanggup untuk mengurus perkara-perkara yang tidak berarti? Tidak tahukah kamu, bahwa kita akan menghakimi malaikat-malaikat? Jadi apa lagi perkara-perkara biasa dalam hidup kita sehari-hari.” I Korintus 6:1-3.

 

3.     Peristiwa-peristiwa yang tertentu apakah menandai akhir Millenium itu? Jawab:

Jawaban kepada pertanyaan ini ada enam bagian secara berurutan dimana peristiwa-peristiwa itu terjadi.

  1. Orang-orang jahat dibangkitkan.

“Tetapi orang-orang mati yang lain tidak bangkit sebelum berakhir masa yang seribu tahun itu.” Wahyu 20:5. (Ini adalah orang-orang jahat karena orang-orang benar sudah dibangkitkan 1000 tahun sebelum ini).

 

  1. Iblis dilepaskan.

“Dan setelah masa 1000 tahun itu berakhir, iblis akan dilepaskan dari penjaranya.” Wahyu 20:7. ( ….akan bebas untuk meneruskan pekerjaan penipuannya yang jahat itu diantara orang-orang jahat yang dihidupkan).

 

  1. Yerusalem baru turun dari sorga.

“Dan saya Yohanes melihat kota yang kudus, Yerusalem yang baru, turun dari sorga, dari Allah yang berhias bagaikan pengantin perempuan yang berdandan untuk suaminya.” Wahyu 21:2.

 

  1. Iblis mengumpulkan ornag-orang jahat disekeliling kota itu untuk berperang.

“Dan ia akan pergi menyesatkan bangsa-bangsa pada keempat penjuru bumi, yaitu Gog dan Magog, dan mengumpulkan mereka untuk berperang dan jumlah mereka sama dengan banyaknya pasir dilaut. Maka naiklah mereka keseluruh dataran bumi, lalu mengepung perkemahan tentra orang-orang kudus dan kota yang dikashi itu.” Wahyu 20:8-9.

 

  1. Orang-orang jahat dibinasakan.

“Tetapi dari langit turunlah api menghanguskan mereka.” Wahyu 20:9 bagian akhir.

Catatan : Apabila seseorang atau sesuatu barang akan dibinasakan, kehacuran total akan terjadi. Ini adalah gambaran yang diberikan dalam Maleakhi 4:1,3.

 

  1. Dunia baru akan diciptakan.

“…… Tetapi sesuai dengan janjiNya, kita menatikan langit yang baru dan bumi yang baru, dimana terdapat kebenaran. Sebab itu, saudara-saudar yang kekasih, sambil menantikan semuanya ini, kamu harus berusaha, supaya kamu kedapatan tak bercacat dan tak bernoda dihadapanNya, dalam perdamaian dengan Dia.” II Petrus 3:10-14, baca juga Wahyu 21:1-5.

 

KESIMPULAN

            Yesus menjanjikan, “Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi.” Matius 5:5. Dia kutib ayat ini dari Mazmur 37:11. Paulus menyebutkan pemikiran yang sama dengan kata-kata ini: “Dan jikalau kamu adalah milik Kristus, maka kamu juga adalah keturunan abraham dan berhak menerima janji Allah.” Galatia 3: 29.  Untuk memasuki Yerusalem baru dan Dunia Baru, sifat apa yang akan dimiliki semua orang? Baca Jawabannya dalam Wahyu 22: 14 dan Matius 7:21-23. Menurut Wahyu 21:27 nama-nama orang yang ditebus itu akan dituliskan dalam “Buku kehidupan Anak Domba itu.”  Semua orang yang hidup bersama Allah selama-lamanya adalah pria dan wanita yang beriman dan menurut. Baca Ibrani 11: 13-16.  Untuk mewarisi hidup kekal orang harus mau meninggalkan semuanya. Baca Mat 19 : 17, 27 – 29.

 

 

8. PERSEDIAAN UNTUK KEDATANGAN KRISTUS

 

            Karena Kristus akan kembali untuk menjemput umat-umatNya, sangat penting untuk mengadakan persiapan. Petrus mengatakan, “Tetapi hari Tuhan akan tiba seperti pencuri. Pada hari itu langit akan lenyap dengan gemuruh yang dahsyat dan unsur-unsur dunia akan hangus dalam nyala api, dan bumi dan segala yang ada diatasnya akan hilang lenyap. Jadi, jika segala sesuatu ini akan hancur secara demikian betapa suci dan salehnya kamu harus hidup yangitu kamu yang menantikan dan mempercepat kedatangan hari Allah. Pada hari itu langit akan binasa dalam api dan unsur-unsur dunia akan hancur karena nyala api. Tetapi sesuai dengan janjiNya, kita menantikan langit yang baru dan bumi yang baru, dimana terdapat kebenaran. Sebab itu saudara-saudaraku yang kekasih, sambil menatikan semuanya ini, kamu harus berusaha, supaya kamu kedapatan tak bercacat dan tak bernoda dihadapaNya, dalam perdamaian dengan Dia.” II Petrus 3:10-14.

 

4.     Apa dikatakan Yesus kepada murid-muridNya untuk dilakukan supaya mereka bersedia? Jawab: “Jagalah dirimu, supaya hatimu jangan sarat oleh pesta pora dan kemabukan serta kepentingan-kepentingan duniawi dan supaya hari Tuhan jangan dengan tiba-tiba jatuh keatas dirimu seperti suatu jerat. Sebaba ia akan menimpa semua penduduk bumi ini. Berjaga-jagalah senantiasa sambil berdoa, supaya kamu beroleh kekuatan untuk luput dari semua yang akan terjadi itu, dan supaya kamu tahan berdiri dihadapan Anak Manusia.” Lukas 21:34-36. Baca I Tesalonika 5:1-6.

 

5.     Pengalaman apa yang perlu untuk memasuki kerajaan Allah? Jawab: Yesus menjawab dan kataNya: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat kerajaan Allah. Kata Nikodemus kepadaNya, Bagaimanakah mungkin seorang dilahirkan, kalau ia sudah tua? Dapatkah ia masuk kembali kedalam  rahim ibunya dan dilahirkan lagi? Jawab Yesus : Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan dari air dan Roh, ia tidak dapat masuk kedalam kerajaan Allah. Apa yang dilahirkan dari Roh adalah Roh. Janganlah engkau heran, karena Aku berkata kepadamu: Kamu harus dilahirkan kembali.”Yohanes 3:3-7.

 

Catatan: Betapa pentingnya memperoleh hati yang baru dengan menerima Yesus, Kristus juga menekankan bahwa orang harus dibabtiskan untuk menyatakan kepada umum pekerjaan kasih karunia yang sudah dilakukan oleh Roh Kudus di dalam hati.

 

6.     Menjadi seperti Yesus apa yang diperlukan? Jawab: “Saudara-daudaraku yang kekasih, sekarang kita adalah anak-anak Allah, tetapi belumnyata apa kehendak kita kelak, akan tetapi kita tahu, bahwa apabila Kristus menyatakan diriNya, kita akan menjadi sama seperti Dia, sebab kita akan melihat Dia dalam keadaanNya yang sebenarnya. Setiap orang yang menaruh pengharapan itu kepadaNya, menyucikan diri sama seperti Dia yang adlah suci.” I Yohanes 3:2-3.

 

7.     Supaya bersedia untuk kedatangan Tuhan orang harus tinggal didalam siapa? Jawab: “Maka sekarang, anak-anakku, tinggallah didalam Kristus, supaya apa bila Ia menyatakan diriNya, kita beroleh keberanian percaya dan tidak usah malu terhadap Dia pada hari kedatanganNya.” I Yohanes 2:28. Baca Yudas 24.

 

8.     Siapa yang dapat kita harapkan sebelum Kristus kembali? Jawab: “Sesungguhnya Aku akan mengutus nabi Elia kepadamu menjelang datangnya hari Tuhan yang besar dan dahsyat itu. Maka ia akan membuat hati bapa-bapa berbalik kepada anak-anaknya dan hati anak-anak kepada bapak-bapaknya supaya jangan Aku datang memukul bumi sehingga musnah.” Maleaki 4:5-6.

 

Catatan: Alkitab menyatakan kedatangan Elia selama tiga zaman yang berbeda: Pada zaman kerajaan Israel, pada zaman Yohanes Pembabtis, dan menjelang kedatangan Kristus yang kedua kalinya. Pada zaman Yohanes Pembabtis Kristus mengatakan bahwa pekerjaan Yohanes adalah penggenapan ramalan Maleaki (Matius 17:10-13). Yohanes bukanlah penjelmaan kembali Elia sendiri tetapi ia memberitakan pekabaran yang sama dengan pekabaran yang diberitakan Elia (Yohanes 1: 19-21, 23, dan Lukas 1:13, 17). Dan, sebelum Kristus kembali adalah pemberitaan pekabaran Elia yang menyediakan pria dan wanita untuka kedatangan Tuhan. Ini adalah pekabaran pembaharuan yang memanggil umat manusia kembali kepada hukum-hukum Allah dan iman akan Yesus.

 

 

KESIMPULAN

 

Apa bila Yesus kembali semua orang-orang yang bersedia akan menyambut Dia dengan mengatakan, “Sesungguhnya, inilah Allah kita, yang kita nanti-nantikan supaya kita diselamatkan.” Yesaya 25:9. Orang-orang yang tidak bersedia akan takut dan akan berseru kepada batu-batu dan gunung-gunung, “Runtuhlah menimpa kami dan sembunyikanlah kami terhadap Dia, yang duduk siatas takhta dan terhadap murka Anak Domba itu.” Sebab sesudah tiba hari besar murka mereka dan siapakah yang dapat bertahan? Wahyu 6:16, 17.

 

 

 

 

Bersambung…………………..


#32067 From: "I" <i_sumarya@...>
Date: Wed Apr 18, 2012 8:43 am
Subject: 19 april
i_sumarya
Send Email Send Email
 
"Siapa yang datang dari sorga adalah di atas semuanya"
(Kis 5:27-33; Yoh 3:31-36)
" Siapa yang datang dari atas adalah di atas semuanya; siapa yang berasal dari
bumi, termasuk pada bumi dan berkata-kata dalam bahasa bumi. Siapa yang datang
dari sorga adalah di atas semuanya. Ia memberi kesaksian tentang apa yang
dilihat-Nya dan yang didengar-Nya, tetapi tak seorang pun yang menerima
kesaksian-Nya itu. Siapa yang menerima kesaksian-Nya itu, ia mengaku, bahwa
Allah adalah benar. Sebab siapa yang diutus Allah, Dialah yang menyampaikan
firman Allah, karena Allah mengaruniakan Roh-Nya dengan tidak terbatas. Bapa
mengasihi Anak dan telah menyerahkan segala sesuatu kepada-Nya. Barangsiapa
percaya kepada Anak, ia beroleh hidup yang kekal, tetapi barangsiapa tidak taat
kepada Anak, ia tidak akan melihat hidup, melainkan murka Allah tetap ada di
atasnya." (Yoh 3;31-36), demikian kutipan Warta Gembira hari ini
Berrefleksi atas bacaan-bacaan hari ini saya sampaikan catatan-catatan sederhana
sebagai berikut:
• Yesus adalah Allah yang menjadi manusia seperti kita kecuali dalam hal dosa,
Ia telah datang dari sorga dan turun ke dunia untuk menyelamatkan dunia
seisinya. Dalam cara hidup dan cara bertindakNya Ia senantiasa "memberi
kesaksian tentang apa yang dilihatNya dan apa yang didengarNya" , yang tidak
lain adalah kebenaran sejati. Maka siapapun yang percaya kepadaNya mengakui
bahwa Allah adalah benar serta menerima anugerah Roh dengan tak terbatas, serta
kemudian meneladan Yesus dengan memberi kesaksian tentang apa yang dilihat dan
didengarnya. Karena menerima anugerah Roh dan dengan demikian hidup dan
bertindak dalam dan oleh Roh, maka yang dilihat dan didengarkan tidak lain
adalah apa-apa yang membahagiakan dan menyelamatkan, terutama kebahagiaan dan
keselamatan jiwa. Kebahagiaan atau keselamatan jiwa merupakan dambaan, harapan,
cita-cita yang utama dan pertama-tama serta mengatasi aneka dambaan, harapan dan
cita-cita lainnya. Dengan kata lain cara hidup dan cara bertindak orang yang
hidup dari dan oleh Roh bercirikhas spiritual, tidak hanya social atau phisik.
Ia senantiasa hidup dan bertindak dalam dan oleh cintakasih dimana pun dan kapan
pun, menyadari dan menghayati diri sebagai cintakasih atau angerah Allah, yang
kemudian menyalurkan cintakasih atau anugerah Allah kepada siapapun dan
dimanapun. Cara hidup dan cara bertindak orang yang hidup dari dan oleh Roh juga
memotivasi orang lain untuk menyadari dan menghayati diri sebagai cintakasih
atau anugerah Allah, serta kemudian senantiasa hidup dan bertindak sesuai dengan
kehendak dan perintah Allah.
•  "Kita harus lebih taat kepada Allah dari pada kepada manusia. Allah nenek
moyang kita telah membangkitkan Yesus, yang kamu gantungkan pada kayu salib dan
kamu bunuh. Dialah yang telah ditinggikan oleh Allah sendiri dengan tangan
kanan-Nya menjadi Pemimpin dan Juruselamat, supaya Israel dapat bertobat dan
menerima pengampunan dosa. Dan kami adalah saksi dari segala sesuatu itu, kami
dan Roh Kudus, yang dikaruniakan Allah kepada semua orang yang mentaati Dia."
(Kis 5:29-32), demikian jawaban Petrus dan para rasul kepada Imam Besar di dalam
Mahkamah Agama. "Harus lebih taat kepada Allah dari pada kepada manusia", inilah
yang hendaknya kita renungkan dan hayati. Kita semua berasal dari Allah dan pada
waktunya diharapkan kembali kepada Allah, maka selayaknya jika kita lebih taat
kepada Allah dari pada kepada manusia. Di dalam hidup kita bersama kita memiliki
aneka tata tertib atau aturan yang harus kita hayati atau laksanakan. Hemat saya
semua tata tertib atau aturan dibuat dan diundangkan atau diberlakukan atas
dasar dan demi cintakasih, maka hendaknya semua tata tertib atau aturan disikapi
dalam dan oleh cintakasih. Jika kita menyikapi aneka tata tertib atau aturan
dengan dan dalam cintakasih, maka jika ada hal yang tidak sesuai dengan kehendak
Allah segera diluruskan atau dibetulkan, sedangkan yang sesuai dengan kehendak
Allah segera dilaksanakan. Semua keputusan atau kebijakan yang tidak
menyelamatkan jiwa manusia berarti berlawanan dengan kehendak Allah; taat kepada
Allah berarti senantiasa membuat keputusan atau kebijakan yang menyelamatkan
jiwa manusia, entah jiwa kita sendiri maupun jiwa orang lain yang kena dampak
keputusan atau kebijakan kita. Dalam iman kita imani bahwa semua pemimpin adalah
wakil Allah di dunia ini, maka siapapun yang menjadi pemimpin dalam kehidupan
bersama dalam bentuk dan tingkat  apapun kami harapkan senantiasa membuat
keputusan atau kebijakan yang sesuai dengan kehendak Allah, antara demi
kesejahteraan umum/bersama, bukan demi keuntungan atau kenikmatan pribadi,
sebagaimana telah dihayati para tokoh politik masa kini. Kebanyakan para tokoh
politik masa kini hanya berusaha untuk memperkaya diri dengan melakukan aneka
bentuk korupsi.
"Wajah TUHAN menentang orang-orang yang berbuat jahat untuk melenyapkan ingatan
kepada mereka dari muka bumi. Apabila orang-orang benar itu berseru-seru, maka
TUHAN mendengar, dan melepaskan mereka dari segala kesesakannya.TUHAN itu dekat
kepada orang-orang yang patah hati, dan Ia menyelamatkan orang-orang yang remuk
jiwanya.Kemalangan orang benar banyak, tetapi TUHAN melepaskan dia dari semuanya
itu" (Mzm 34:17-20)
Ign 19 April 2012

#32068 From: "I" <i_sumarya@...>
Date: Wed Apr 18, 2012 8:44 am
Subject: 19 april
i_sumarya
Send Email Send Email
 
"Siapa yang datang dari sorga adalah di atas semuanya"
(Kis 5:27-33; Yoh 3:31-36)
" Siapa yang datang dari atas adalah di atas semuanya; siapa yang berasal dari
bumi, termasuk pada bumi dan berkata-kata dalam bahasa bumi. Siapa yang datang
dari sorga adalah di atas semuanya. Ia memberi kesaksian tentang apa yang
dilihat-Nya dan yang didengar-Nya, tetapi tak seorang pun yang menerima
kesaksian-Nya itu. Siapa yang menerima kesaksian-Nya itu, ia mengaku, bahwa
Allah adalah benar. Sebab siapa yang diutus Allah, Dialah yang menyampaikan
firman Allah, karena Allah mengaruniakan Roh-Nya dengan tidak terbatas. Bapa
mengasihi Anak dan telah menyerahkan segala sesuatu kepada-Nya. Barangsiapa
percaya kepada Anak, ia beroleh hidup yang kekal, tetapi barangsiapa tidak taat
kepada Anak, ia tidak akan melihat hidup, melainkan murka Allah tetap ada di
atasnya." (Yoh 3;31-36), demikian kutipan Warta Gembira hari ini
Berrefleksi atas bacaan-bacaan hari ini saya sampaikan catatan-catatan sederhana
sebagai berikut:
• Yesus adalah Allah yang menjadi manusia seperti kita kecuali dalam hal dosa,
Ia telah datang dari sorga dan turun ke dunia untuk menyelamatkan dunia
seisinya. Dalam cara hidup dan cara bertindakNya Ia senantiasa "memberi
kesaksian tentang apa yang dilihatNya dan apa yang didengarNya" , yang tidak
lain adalah kebenaran sejati. Maka siapapun yang percaya kepadaNya mengakui
bahwa Allah adalah benar serta menerima anugerah Roh dengan tak terbatas, serta
kemudian meneladan Yesus dengan memberi kesaksian tentang apa yang dilihat dan
didengarnya. Karena menerima anugerah Roh dan dengan demikian hidup dan
bertindak dalam dan oleh Roh, maka yang dilihat dan didengarkan tidak lain
adalah apa-apa yang membahagiakan dan menyelamatkan, terutama kebahagiaan dan
keselamatan jiwa. Kebahagiaan atau keselamatan jiwa merupakan dambaan, harapan,
cita-cita yang utama dan pertama-tama serta mengatasi aneka dambaan, harapan dan
cita-cita lainnya. Dengan kata lain cara hidup dan cara bertindak orang yang
hidup dari dan oleh Roh bercirikhas spiritual, tidak hanya social atau phisik.
Ia senantiasa hidup dan bertindak dalam dan oleh cintakasih dimana pun dan kapan
pun, menyadari dan menghayati diri sebagai cintakasih atau angerah Allah, yang
kemudian menyalurkan cintakasih atau anugerah Allah kepada siapapun dan
dimanapun. Cara hidup dan cara bertindak orang yang hidup dari dan oleh Roh juga
memotivasi orang lain untuk menyadari dan menghayati diri sebagai cintakasih
atau anugerah Allah, serta kemudian senantiasa hidup dan bertindak sesuai dengan
kehendak dan perintah Allah.
•  "Kita harus lebih taat kepada Allah dari pada kepada manusia. Allah nenek
moyang kita telah membangkitkan Yesus, yang kamu gantungkan pada kayu salib dan
kamu bunuh. Dialah yang telah ditinggikan oleh Allah sendiri dengan tangan
kanan-Nya menjadi Pemimpin dan Juruselamat, supaya Israel dapat bertobat dan
menerima pengampunan dosa. Dan kami adalah saksi dari segala sesuatu itu, kami
dan Roh Kudus, yang dikaruniakan Allah kepada semua orang yang mentaati Dia."
(Kis 5:29-32), demikian jawaban Petrus dan para rasul kepada Imam Besar di dalam
Mahkamah Agama. "Harus lebih taat kepada Allah dari pada kepada manusia", inilah
yang hendaknya kita renungkan dan hayati. Kita semua berasal dari Allah dan pada
waktunya diharapkan kembali kepada Allah, maka selayaknya jika kita lebih taat
kepada Allah dari pada kepada manusia. Di dalam hidup kita bersama kita memiliki
aneka tata tertib atau aturan yang harus kita hayati atau laksanakan. Hemat saya
semua tata tertib atau aturan dibuat dan diundangkan atau diberlakukan atas
dasar dan demi cintakasih, maka hendaknya semua tata tertib atau aturan disikapi
dalam dan oleh cintakasih. Jika kita menyikapi aneka tata tertib atau aturan
dengan dan dalam cintakasih, maka jika ada hal yang tidak sesuai dengan kehendak
Allah segera diluruskan atau dibetulkan, sedangkan yang sesuai dengan kehendak
Allah segera dilaksanakan. Semua keputusan atau kebijakan yang tidak
menyelamatkan jiwa manusia berarti berlawanan dengan kehendak Allah; taat kepada
Allah berarti senantiasa membuat keputusan atau kebijakan yang menyelamatkan
jiwa manusia, entah jiwa kita sendiri maupun jiwa orang lain yang kena dampak
keputusan atau kebijakan kita. Dalam iman kita imani bahwa semua pemimpin adalah
wakil Allah di dunia ini, maka siapapun yang menjadi pemimpin dalam kehidupan
bersama dalam bentuk dan tingkat  apapun kami harapkan senantiasa membuat
keputusan atau kebijakan yang sesuai dengan kehendak Allah, antara demi
kesejahteraan umum/bersama, bukan demi keuntungan atau kenikmatan pribadi,
sebagaimana telah dihayati para tokoh politik masa kini. Kebanyakan para tokoh
politik masa kini hanya berusaha untuk memperkaya diri dengan melakukan aneka
bentuk korupsi.
"Wajah TUHAN menentang orang-orang yang berbuat jahat untuk melenyapkan ingatan
kepada mereka dari muka bumi. Apabila orang-orang benar itu berseru-seru, maka
TUHAN mendengar, dan melepaskan mereka dari segala kesesakannya.TUHAN itu dekat
kepada orang-orang yang patah hati, dan Ia menyelamatkan orang-orang yang remuk
jiwanya.Kemalangan orang benar banyak, tetapi TUHAN melepaskan dia dari semuanya
itu" (Mzm 34:17-20)
Ign 19 April 2012

#32069 From: "Tawangalun" <tawangalun@...>
Date: Wed Apr 18, 2012 12:59 pm
Subject: Yahudi yg pertama converse
tawangalun
Send Email Send Email
 
Husen bin Salam adalah Kepala Pendeta Yahudi di Madinah. Walaupun penduduk
Madinah berlainan agama dengannya, namun mereka menghormati Husen. Karena di
kalangan mereka, ia dikenal baik hati, istiqamah dan jujur.

Husen hidup tenang dan damai. Baginya waktu sangat berguna. Karena itu, ia
membaginya dalam tiga bagian. Sepertiganya ia pergunakan untuk di sinagog Yahudi
untuk mengajar dan beribadah. Sepertiga lainnya ia habiskan di kebun untuk
merawat dan membersihkan tanaman. Sepertiga lagi untuk membaca Taurat dan
mengajarkannya kepada orang lain.

Setiap kali menemukan ayat Taurat yang mengabarkan tentang kedatangan seorang
nabi di Madinah, ia selalu membacanya berulang-ulang dan merenunginya.
Dipelajarinya lebih mendalam tentang sifat-sifat dan ciri-ciri nabi yang
ditunggu-tunggunya itu. Ia sangat gembira ketika mengetahui orang yang
ditunggunya itu telah muncul dan akan berhijrah ke Madinah. Karena itu, ia
selalu berdoa agar Allah memanjangkan usianya supaya bisa bertemu dengan nabi
yang ditunggu-tunggunya dan menyatakan iman.

Allah memperkenankan doa dengan memanjangkan usianya dan mempertemukannya dengan
penutup para nabi, Muhammad SAW. Ketika pertama kali mendengar kedatangan Nabi
SAW, Husen bin Salam mencocokkan sifat-sifatnya dengan yang ia ketahui dari
Taurat. Begitu mengetahui persamaan-persamaan tersebut, ia yakin benar bahwa
orang yang ia tunggu telah datang. Namun hal itu ia rahasiakan terhadap kaum
Yahudi.

Tatkala Rasulullah ke Madinah dan tiba di Quba', seorang juru panggil berseru
menyatakan kedatangan beliau. Saat itu Husen bin Salam sedang berada di atas
pohon kurma. Bibinya, Khalidah binti Harits, menunggu di bawah pohon tersebut.
Begitu mendengar kedatangan Rasulullah, ia berteriak, "Allahu Akbar, Allahu
Akbar!"

Mendengar teriakan itu, bibinya berkata, "Kamu akan kecewa. Seandainya saja kamu
mendengar kedatangan Musa bin Imran, kamu tidak bisa berbuat apa-apa."

"Wahai bibi, demi Allah, dia adalah saudara Musa bin Imran. Dia dibangkitkan
membawa agamanya yang sama," kata Husen.

"Diakah Nabi yang kau ceritakan itu?" tanya bibinya.

"Benar!" jawabnya lalu bergegas menemui Rasulullah yang sedang dikerumuni orang
banyak. Setelah berdesak-desakan, akhirnya Husen berhasil menemui beliau.

Sabda beliau pertama kali adalah, "Wahai manusia, sebarluaskan salam. Beri makan
orang yang kelaparan. Shalatlah di tengah malam, ketika orang banyak sedang
tidur nyenyak. Pasti kamu masuk surga dengan bahagia."

Husen bin Salam memandangi Rasulullah dengan seksama. Ia yakin, wajah beliau
tidak menunjukkan raut membohong. Perlahan Husen mendekat seraya mengucapkan dua
kalimah syahadat.

Rasulullah bertanya padanya, "Siapa namamu?"

"Husen bin Salam," jawabnya.

"Mestinya Abdullah bin Salam," kata Rasulullah mengganti namanya dengan yang
lebih baik.

"Saya setuju," kata Husen. "Demi Allah yang mengutus engkau dengan benar, mulai
hari ini saya tidak ingin lagi memakai nama lain, selain Abdullah bin Salam."

Setelah itu Abdullah bin Salam pulang. Ia mengajak seluruh keluarganya—termasuk
bibinya, Khalidah, yang saat itu sudah lanjut usia—untuk memeluk Islam. Mereka
menerima ajakannnya. Abdullah meminta keluarganya untuk merahasiakan keislaman
mereka dari orang-orang Yahudi hingga waktu yang tepat.

Tak berapa lama kemudian, Abdullah bin Salam menemui Rasulullah dan berkata,
"Wahai Rasulullah, orang-orang Yahudi suka berbohong dan sesat, saya meminta
engkau memanggil ketua-ketua mereka, tapi jangan sampai mereka tahu kalau saya
masuk Islam. Serulah mereka kepada agama Allah, saya akan bersembunyi di kamarmu
mendengar reaksi mereka."

Rasulullah menerima permintaan tersebut. Beliau memasukkan Abdullah ke dalam
bilik dan mengumpulkan para pemuka Yahudi. Rasulullah membacakan kepada mereka
ayat-ayat Al-Qur'an dan mengajak mereka memeluk Islam. Namun orang-orang Yahudi
itu menolak, bahkan membantah kata-kata beliau.

Setelah mengetahui bahwa mereka enggan menerima seruannya, Rasulullah bertanya,
"Bagaimana kedudukan Husen menurut kalian?"

"Dia pemimpin kami, kepala pendeta kami dan pemuka kami," jawab mereka.

"Bagaimana pendapat kalian kalau dia masuk Islam? Maukah kalian mengikutinya?"
tanya Rasulullah.

"Tidak mungkin! Tidak mungkin dia masuk Islam," jawab mereka serentak.

Tiba-tiba Abdullah bin Salam keluar dari bilik Rasulullah dan menemui mereka
seraya berkata, "Wahai kaum Yahudi, bertakwalah kepada Allah. Terimalah agama
yang dibawa Muhammad. Demi Allah, sesungguhnya kalian sudah mengetahui bahwa
Muhammad benar-benar utusan Allah. Bukankah kalian telah membaca nama dan
sifat-sifatnya dalam Taurat? Demi Allah, aku mengakui Muhammad adalah
Rasulullah. Aku beriman kepadanya dan membenarkan segala ucapannya."

"Bohong!" jawab mereka. "Kau jahat dan bodoh, tidak bisa membedakan mana yang
benar dan salah!"

Mereka pun meninggalkan Abdullah bin Salam dan Rasulullah SAW. "Kau lihat, wahai
Rasulullah. Orang-orang Yahudi itu pendusta dan sesat. Mereka tidak mau mengakui
kebenaran walaupun di depan mata," ujar Abdullah.

Abdullah bin Salam menerima Islam seperti orang yang kehausan dan merindukan
jalan ke telaga. Lidahnya selalu basah oleh untaian ayat-ayat Al-Qur'an. Ia
selalu mengikuti seruan Rasulullah sehingga beliau mengabarinya berita gembira
tentang surga.

Shalom,
Tawangalun.

#32070 From: John Situmorang <johnmsitumorang@...>
Date: Wed Apr 18, 2012 11:52 pm
Subject: Renungan: KESANALAH TUHAN MEMERINTAHKAN BERKAT - MAZMUR 133
johnmsitumorang@...
Send Email Send Email
 

KESANALAH TUHAN MEMERINTAHKAN BERKAT - MAZMUR 133

Renungan dari Mazmur 133

1.      Nyanyian ziarah Daud. Sungguh, alangkah baiknya dan indahnya, apabila saudara-saudara diam bersama dengan rukun!

2.    Seperti minyak yang baik di atas kepala meleleh ke janggut, yang meleleh ke janggut Harun dan ke leher jubahnya.

3.    Seperti embun gunung Hermon yang turun ke atas gunung-gunung Sion. Sebab ke sanalah TUHAN memerintahkan berkat, kehidupan untuk selama-lamanya.

Jika kita merenungkan Mazmur 133:1 kita mempelajari bahwa Tuhan menghendaki kalau kita hidup rukun bersama-sama dengan saudara seiman. Mazmur Daud berkata sungguh alangkah baik dan indahnya bila hidup kita dipenuhi dengan kerukunan. Kerukunan dan Kesehatian nampaknya menjadi satu kesatuan. Kita sama-sama akan mempelajari tema kesehatian yang mendatangkan kuasa.

Bila anda menghitung dengan kalkulator, satu ditambah satu jawabannya adalah dua.  Tetapi, kalkulator Allah berbeda dengan kalkulator kita, satu ditambah satu bisa menjadi seribu, sepuluh ribu atau seratus ribu…  Karena bila dua orang sehati (satu orang ditambah satu orang), maka kuasa Allah bekerja dengan luar biasa.  Satu orang dapat mengalahkan seribu, tetapi dua orang dapat mengalahkan sepuluh ribu! Yonatan dan pembawa senjatanya termasuk dalam hitungan sedikit orang yang mengerti prinsip ini.  Berdua mereka mendatangi perkemahan orang Filistin dengan senjata seadanya.  Yang lain berpangku tangan di perkemahan, karena senjata mereka telah dilucuti.  Di seluruh bangsa hanya Saul dan Yonatan yang memiliki senjata.  Hari itu Yonatan mengajak bujang pembawa senjatanya untuk menyerang, dan ide yang nampaknya tidak masuk akal ini langsung disetujui! ”Berkatalah Yonatan kepada bujang pembawa senjatanya itu: “Mari kita menyeberang ke dekat pasukan pengawal orang-orang yang tidak bersunat ini. Mungkin TUHAN akan bertindak untuk kita, sebab bagi TUHAN tidak sukar untuk menolong, baik dengan banyak orang maupun dengan sedikit orang. Lalu jawab pembawa senjatanya itu kepadanya: “Lakukanlah niat hatimu itu; sungguh, aku sepakat.”  (1 Samuel 14:6-7)

Kisah nyata ini berakhir dengan gegap gempita, berdua, Yonatan dan bujangnya, menyebabkan para tentara yang gagah berani kehilangan nyali.  Rupanya semangat Yonatan dan bujangnya membuat bumi bergetar. Genaplah ungkapan It takes two wings for a bird to fly”.

 “Dan lagi Aku berkata kepadamu: Jika dua orang dari padamu di dunia ini sepakat meminta apapun juga, permintaan mereka itu akan dikabulkan oleh Bapa-Ku yang di sorga.  Sebab di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam Nama-Ku, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka.” (Matius 18:19-20)

Hanya dua orang!  Jumlah bukan merupakan masalah.  Syaratnya bukan jumlah, tetapi kesepakatan, kesehatian.  Bahasa asli sepakat adalah “sumphoneo” yang artinya harmonis, bersamaan, kompak, setuju.  Dari kata ini kita dapatkan kata simfoni, suatu paduan suara yang indah.  Simfoni indah yang dilantunkan oleh sebuah orkestra tidak berasal dari alat musik dan suara yang seragam.  Terompet melengking tinggi sementara cello berguman rendah.  Suara piano timbul dan tenggelam, di sela-sela iringan biola.  Namun mereka semua kompak melantunkan lagu di kunci yang sama.  Kesatuan (unity)Ta bukan berarti keseragaman (uniform).  Bayangkan bila semua pemain di orkestra adalah pemain piano, yang memukul nada yang sama pada ketukan yang sama.  Betapa membosankan! Pepatah mengatakan:No one can whistle a symphony.  It takes an orchestra to play it”.

Rupanya Tuhan menyukai simfoni kesehatian ini.  Bila Ia mendengarkan lagu-lagu merdu orkestra kesehatian, Ia segera menyuruh para malaikan memenuhi tempat itu dengan berkat. “Tempat itu” bisa berupa rumah tangga Anda, kantor Anda, maupun gereja dan kota kita:

“Sungguh, alangkah baiknya dan indahnya, apabila saudara-saudara diam bersama dengan rukun!  Seperti minyak yang baik di atas kepala meleleh ke janggut, yang meleleh ke janggut Harun dan ke leher jubahnya.  Seperti embun gunung Hermon yang turun ke atas gunung-gunung Sion. Sebab ke sanalah TUHAN memerintahkan berkat, kehidupan untuk selama-lamanya.” (Mazmur 133:1-3)

Bila kita lihat, orang-orang yang dapat mengubah dunia adalah orang-orang yang memutuskan untuk bersatu. 

·         Dua orang, Yonatan dan bujangnya, membuat sekelompok besar tentara Filistin ketakutan. 

·         Dua orang bersaudara Wright, membuat pesawat terbang yang pertama, yang membawa revolusi pada cara kita hidup di abad ini.

·         Tim yang memenangkan juara dunia sepak bola adalah tim yang bersatu.

·         Lagu-lagu yang menyentuh hati keluar dari orkestra yang kompak.

·         Keluarga yang kokoh, berdiri karena tiap anggotanya bersatu. 

Dan gereja yang dapat mengubah komunitas, kota dan bangsa-bangsa adalah gereja yang tiap anggotanya bergerak mencapai tujuan yang sama, yang dikomunikasikan dengan positif, membangun kerja sama yang baik, serta berani memberikan komitmen mereka. Seperti pepatah mengatakan: “Coming together, sharing together, working together, and succeeding together”. Akhir kata persatuan dan kesatuan akan:

1.    Menghasilkan sebuah kehidupan yang begitu indah dimata manusia telebih dimata Tuhan – Sungguh alangkah baiknya dan indahnya

2.    Bagaikan urapan Tuhan kepada seorang Imam seperti Harun yang tidak dapat diberikan oleh manusia superpower sekalipun di dunia, tetapi hanya bersumber dari Dia pencipta langit dan bumi.

3.    Persatuan dan kesatuan gambaran kesuburan dan kemakmuran, bagaikan embun membasahasi serta menyuburkan tanah dimana pohon pohon akan menghasilkan buahnya serta bunga-bunga mempertontonkan keindahand an kemewahan dari warna warninya.

Pemazmur mempertegas hasil akhir dari persatuan dan kesatuan didalam Tuhan adalah “PERINTAH BERKAT” baik untuk hidup saat ini dan hidup yang kekal selama-lamanya.

 

 


#32071 From: "I" <i_sumarya@...>
Date: Thu Apr 19, 2012 4:33 am
Subject: 20 April
i_sumarya
Send Email Send Email
 
"Di sini ada seorang anak yang mempunyai lima roti jelai dan dua ikan"
(Kis 5:34-42; Yoh 6:1-15)
"Sesudah itu Yesus berangkat ke seberang danau Galilea, yaitu danau Tiberias.
Orang banyak berbondong-bondong mengikuti Dia, karena mereka melihat
mujizat-mujizat penyembuhan, yang diadakan-Nya terhadap orang-orang sakit.Dan
Yesus naik ke atas gunung dan duduk di situ dengan murid-murid-Nya. Dan Paskah,
hari raya orang Yahudi, sudah dekat. Ketika Yesus memandang sekeliling-Nya dan
melihat, bahwa orang banyak berbondong-bondong datang kepada-Nya, berkatalah Ia
kepada Filipus: "Di manakah kita akan membeli roti, supaya mereka ini dapat
makan?" Hal itu dikatakan-Nya untuk mencobai dia, sebab Ia sendiri tahu, apa
yang hendak dilakukan-Nya. Jawab Filipus kepada-Nya: "Roti seharga dua ratus
dinar tidak akan cukup untuk mereka ini, sekalipun masing-masing mendapat
sepotong kecil saja." Seorang dari murid-murid-Nya, yaitu Andreas, saudara Simon
Petrus, berkata kepada-Nya: "Di sini ada seorang anak, yang mempunyai lima roti
jelai dan dua ikan; tetapi apakah artinya itu untuk orang sebanyak ini?" Kata
Yesus: "Suruhlah orang-orang itu duduk." Adapun di tempat itu banyak rumput.
Maka duduklah orang-orang itu, kira-kira lima ribu laki-laki banyaknya. Lalu
Yesus mengambil roti itu, mengucap syukur dan membagi-bagikannya kepada mereka
yang duduk di situ, demikian juga dibuat-Nya dengan ikan-ikan itu, sebanyak yang
mereka kehendaki.Dan setelah mereka kenyang Ia berkata kepada murid-murid-Nya:
"Kumpulkanlah potongan-potongan yang lebih supaya tidak ada yang terbuang." Maka
mereka pun mengumpulkannya, dan mengisi dua belas bakul penuh dengan
potongan-potongan dari kelima roti jelai yang lebih setelah orang makan. Ketika
orang-orang itu melihat mujizat yang telah diadakan-Nya, mereka berkata: "Dia
ini adalah benar-benar Nabi yang akan datang ke dalam dunia." Karena Yesus tahu,
bahwa mereka hendak datang dan hendak membawa Dia dengan paksa untuk menjadikan
Dia raja, Ia menyingkir pula ke gunung, seorang diri." (Yoh 5:1-15), demikian
kutipan Warta Gembira hari ini.
Berrefleksi atas bacaan-bacaan hari ini saya sampaikan catatan-catatan sederhana
sebagai berikut:
• Kisah sebagaimana diceriterakan dalam Warta Gembira hari ini divisualisasikan
ke dalam sebuah ikon (kaca) yang terpasang di atas tabernakel di kapel Kolese
Kanisius – Jakarta. Kisah ini juga mengingat-kan saya akan suatu pengalaman yang
sangat mengesan, yaitu ketika saya bepergian/dalam penerbangan dengan pesawat
KLM dari Jakarta ke Amsterdam. Kebetulan di dalam pesawat tersebut saya
memperoleh tempat  duduk dekat gang dan disamping saya adalah anak kecil,
laki-laki, kurang lebih berusia 13 tahun, bersama ibunya yang duduk di kursi
dekat jendela. Di tengah perjalanan, di tengah malam, tiba-tiba sang anak minta
diambilkan tas kecil di dalam bagasi, dan kemudian dibukanya tas itu serta
diambil roti-roti yang terbungkus plastik. Tiba-tiba anak tersebut menegor saya
seraya mengulurkan bungkusan roti yang telah terbuka :"Please, take one". Saya
sunggu terharu pada anak kecil ini. Bukankah apa yang dilakukan anak ini sesuai
dengan anak dalam kisah Warta Gembira hari ini, yang memiliki `lima potong roti
dan dua ikan', kemudian dipersembahkan kepada Tuhan Yesus, diberkati dan
berlipat-gandalah roti dan ikan tersebut sehingga ribuan orang lapar dapat makan
sampai kenyang? "Berbagi dan peduli", itulah tema APP yang baru saja kita
renungkan dan refleksikan. Maka dengan ini kami mengajak dan mengingatkan anda
sekalian untuk hidup dan bertindak social, peka terhadap mereka yang miskin dan
berkekurangan di lingkungan hidup kita. Jauhkan aneka bentuk keserakahan dalam
hidup anda.
• "Rasul-rasul itu meninggalkan sidang Mahkamah Agama dengan gembira, karena
mereka telah dianggap layak menderita penghinaan oleh karena Nama Yesus. Dan
setiap hari mereka melanjutkan pengajaran mereka di Bait Allah dan di
rumah-rumah orang dan memberitakan Injil tentang Yesus yang adalah Mesias" (Kis
5:41-42). "Menderita penghinaan oleh karena Nama Yesus", inilah yang kiranya
baik kita renungkan dan hayati. Dalam melaksanakan tugas pengutusanNya Yesus
telah menderita, wafat di kayu salib dan dibangkitkan dari mati, maka selayaknya
jika kita setia sebagai murid, pengikut atau sahabat Yesus pada suatu saat harus
menderita aneka penghinaan, pelecehan atau cemoohan, mengingat dan memperhatikan
cukup banyak orang hidup dan bertindak tanpa iman. Penderitaan yang lahir atau
muncul karena kesetiaan pada iman, panggilan dan tugas pengutusanm adalah jalan
keselamatan atau kebahagiaan sejati, maka ketika harus menderita demikian itu
hendaknya tatap bergembira dan bergairah. Keberanian anda dalam Nama Tuhan untuk
menderita akan menghasilkan buah-buah keutamaan atau nilai-nilai kehidupan yang
membahagiakan dan menyelamatkan. Sabar datangnya dari penderitaan harus menunggu
atau antri, lemah lembut dan rendah hati datang ketika direndahkan atau
dilecehkan, dst… Marilah kita setia untuk melakukan apa yang baik, menyelamatkan
dan membahagiakan, meskipun untuk itu kita harus menerima aneka penderitaan.
"Sesungguhnya, aku percaya akan melihat kebaikan TUHAN di negeri orang-orang
yang hidup! Nantikanlah TUHAN! Kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu! Ya,
nantikanlah TUHAN"
(Mzm 27:13-14)
Ign 20 April 2012

#32072 From: John Situmorang <johnmsitumorang@...>
Date: Thu Apr 19, 2012 5:37 am
Subject: Pendalaman Alkitab: VII. PENATALAYANAN
johnmsitumorang@...
Send Email Send Email
 

1. MANUSIA SEBAGAI PENATALAYANAN

 

Seorang penatalayan ialah seorang pengelola atau pengawas barang-barang orang lain. Pada tugas seperti ini selalu disertai dengan pertanggungjawaban. Cepat atau lambat waktunya akan tiba untuk memberikan perhitungan pribadi.

 

1.    Atas apa pemerintahan diberikan kepada umat manusia sesudah penciptaan segala sesuatu? Jawab:“Berfirmanlah Allah: Baiklah kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan dilaut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi.” Kejadian 1: 26.

 

2.    Apakah dunia ini milik manusia? Jawab:Allah mengatakan, “Tuhanlah yang empunyai bumi serta segala isinya, dan dunia serta yang diam di dalamnya.”Mazmur 24:1. Catatan: Tuhan mempercayakan pengaturan benda-benda yang diatas dunia ini kepada manusia. Tuhan Allah mengambil manusia itu dan menempatkannya dalam Taman Eden untuk mengusahakan dan memelihara taman itu.” Kejadian 2:15. Baca Mazmur 115 : 16; Kejadian 1: 28.

 

3.    Bagian mana dari Taman Eden itu yang disediakan Allah untuk diriNya? Jawab: “Tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu, janganlah kamu makan buahnya, sebab pada hari engkau memakanya, pastilah engkau akan mati.” Kejadian 2:17. Catatan: Pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat ini menjadi ujian pengakuan manusia akan hak milik Allah atas segala sesuatu.

 

4.    Ketika Adam dan Hawa gagal (Kejadian 3:6) apa yang dilakukan Allah? Jawab: “Ia menghalau manusia itu dan disebelah timur Taman Eden di tempatkannyalah beberapa kerub dengan pedang yang menyala-nyala dan menyambar-nyambar, untuk menjaga jalan kepohon kehidupan.” Kejadian 3:24.

 

5.    Apabila hari perhitungan tiba pertanyaan apa yang diberikan? Jawab: “Di manakah engkau? ……. Siapakah yang memberituhukan kepadamu, bahwa engkau telanjang, apakah engkau makan dari buah pohon, yang Kularang engkau makan itu……. Apakah yang telah kau perbuat ini?” Kejadian 3:9-13.

 

KESIMPULAN

Ketidak setiaan dipihak manusia adalah dosa. Tetapi, Allah berjanji untuk menebus manusia yang jatuh kedalam dosa. Baca Kejadian 3:15. Allah menyebutkan penghakiman kepada setan dan meramalkan kedatangan seseorang untuk melepaskan manusia dari dosa. Apa yang dituntut Allah dari kita sebagai penatalayanan sekarang? Pertanyaan kita seharusnya: “Bagaimana akan kubalas kepada Tuhan segala kebajikanNya kepadaku?” Mazmur 116:12.

 

 

2. PENATALAYANAN TALENTA

           

Sesudah Kristus telah menyatakan beberapa dari tanda kedatanganNya Dia katakan kepada murid-muridNya sepaya berjaga-jaga dan bersedia. Apa yang diperlukan supaya berjaga-jaga untuk kedatangan Kristus? Yesus memberikan perumpamaan talenta untuk menjawab pertanyaan ini. Dengan nyata Yesus bermaksud bahwa waktu untuk menunggu itu harus digunakan untuk berjaga-jaga dengan rajin. “Sebab hal kerajaan sorga sama seperti seorang yang mau bepergian keluar negri, yang memanggil hamba-hambanya dan  mempercayakan hartanya kepada mereka. Yang seorang diberikannya lima talenta, yang seorang lagi dua dan yang seorang lagi satu, masing-masing menurut kesanggupannya, lalu ia berangkat.” Matius 25:14, 15   

 

6.    Dua hal apa yang telah diberikan kepada hamba-hamba Allah? Jawab: “Dan halnya sama seperti seorang yang bepergian, yang meninggalkan rumahnya dan menyerahkan tanggung jawab kepada hamba-hambanya, masing-masing denan tugasnya, dan memerintahkan penunggu pintu supaya berjaga-jaga.”Markus 13:34.

 

7.    Bagaimanakah hamba-hamba tuan itu menggunakan wewenagn dan talenta mereka? Jawab: “Segera pergilah hamba yang menerima lima tatenta itu. Ia menjalankan uang itu lalu beroleh laba 5 talenta. Hamba yang menerima dua talenta itupun berbuat demikian juga dan berlaga dua tatenta. Tetapi hamba yang menerima satu talenta itu pergi dan menggali lobang didalam tanah lalu menyembunyikan uang tuannya.” Matius 25:16-18.

 

Catatan: Tatenta uang dalam perumpamaan itu menggambarkan kesanggupan yang dipercayakan Allah kepada kita masing-masing dan itu akan digunakan untuk memuliakan Allah dan menjadi berkat sesama manusia.

 

8.    Talenta apa yang telah dipercayakan Kristus kepada gerejaNya melalui Roh Kudus? Jawab:

“Sebab kepada yang seorang Roh memberikan karunia untuk berkata-kata dengan hikmad, dan kepada yang lain Roh yang sana memberikan karunia berkata-kata dengan pengetahuan. Kepada yang seorang Roh yang sama memberikan iman, dan kepada yang lain Ia memberikan karunia untuk menyembuhkan. Kepada yang seorang Roh memberikan kuasa untuk mengadakan mujizat, dan kepada yang lain Ia memberikan karunia untuk bernubuat, dan kepada yang lain lagi Ia memberikan karunia untuk membedakan bermacam-macam roh. Kepada yang seorang Ia memberikan karunia untuk berkata-kata dengan bahasa roh, dan kepada yang lain Ia memberikan karunia menafsirkan bahasa roh itu. Tetapi semuanya ini dikerjakan oleh Roh yang satu dan yang sama, yang memberikan karunia kepada tiap-tiap orang secara khusus, seperti yang di kehendakiNya.” I Korintus 12 : 8-11.

 

Catatan : Berapa kesanggupan diwariskan -  bakat alami untuk berapa hal, kesanggupan-kesanggupan lain diperoleh melalui latihan. Beberapa kesanggupan adalah anugrah gaib dari Roh Kudus. Karena kita hidup dan bergerak dan wujud kita dalam Allah, dalam pengertian yang sebenarnya kesanggupan-kesanggupan kita telah dikaruniakan Allah kepada kita. Kesanggupan-keanggupan istimewa yang tertulis dalam ayat ini adalah anugrah gaib.

 

9.    Berdasrkan apa Allah mengharapkan keuntungan? Jawab: “Setiap orang yang kepadanya banyak diberi, dari padanya akan banyak dituntut, dan kepada siapa yang banyak dipercayakan, dari padanya akan lebihbanyak lagi dituntut.” Lukas 12: 48 baian akhir. Catatan : Allah telah menganugrahkan talenta kepada semua hambaNya. Bukanlah menjadi urusan kita mengenai banyaknya talenta yang telah diberikan Allah kepada kita. Tetapi, kita harus bertanya, apa yang dapat saya lakukan dengan talenta yang telah saya terima?

 

10.  Apa yang dikatakan tuan itu kepada orang yang menyembunikan talentanya? Jawab: “Maka jawab tuannya itu, Hai kamu, hamba yang jahat dan malas jadi kamu sudah tahu, bahwa aku menuai ditempat dimana aku tidak menabur dan memungut dari tempat dimana aku tidak menanam? Karena itu sudahlah seharusnya uangku itu kau berikan kepada orang yang menjalankan uang, supaya sekembaliku akau menerima serta bunganya.” Matius 25:26-27.

 

11.  Kata-kata penghargaan apa diucapkan kepada hamba yang telah menggunakan talentanya? Jawab: “Maka kata tuannya itu kepadanya, Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia, engkau telah setia dalam perkara kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar.” Matius 25:21.

KESIMPULAN

Apabila Allah memberikan suatu talenta untuk digunakan, Ia memberikan tanggung jawab yang penuh kepada hambaNya. Ia memanggil sepuluh orang hambanya dan memberikan sepuluh mina kepada mereka, katanya:  Pakailah ini untuk berdagang sampai aku datang kembali.” Lukas 19:13. Tetapi, dengan tanggung jawab yang satu hari kelak Allah mengharapkan penatalayananNya mempertanggung jawabkannya. “Lama sesudah itu pulanglah tuan hamba-hamba itu lalu mengadakan perhitungan dnegna mereka.” Matius 25: 19. “Dan Yesus berkata kepada murid-muridNya, ada seorang kaya yang mempunyai seorang bendahara. Kepadanya disampaikan tuduhan, bahwa bendahara itu menghamburkan miliknya. Lalu ia memanggil bendahara itu dan berkata kepadanya, apakah yang kudengar tentang engkau?. Berilah pertanggunganjawab atas urusanmu, sebaba engkau tidak boleh lagi bekerja sebagai bendahara.” Lukas 16:1-2. Mari kita meminta pertolongan kepada Allah supaya setia dalam penatalayanan kita.

 

 

 

 

Bersambung…………………..


#32073 From: benaya_77@...
Date: Thu Apr 19, 2012 12:08 pm
Subject: Re: Tadi dengerin Radio Immanuel Solo
benaya_77
Send Email Send Email
 
Mgkn Bung Tawang silap telinga, itu bukan membatalkan tetapi menggenapi. Apa yg digenapi? Bahwa Hukum Taurat memutlakkan hukum, mis 9 hukum sudah dijalankan sempurna tapi 1 yg gagal maka itu tetap dosa dan upah dosa adalah maut.
Kematian Almasih dikayu salib telah memenuhi semua tuntutan Taurat krn Ia adalah korban yg sempurna, sekali unt selamanya.
Tp Anda jangan berhenti disitu saja, Dia memang mati tapi dihari ketiga Dia bangkit dari antara orang mati. Dia mengalahkan maut (yg sangat ditakuti Muhamad itu). Kemudian Dia naik ke surga ketempat asali Dia sendiri dan menyiapkan tempat bagi orang2 yang mengasihi Dia sesama.
Maka daripada itu, tidak akan sia-sia seluruh doa,iman,harapan,kepercayaan, dan ibadah Kristiani ini. Krn apa? Raja,Nabi, dan Imam mereka sendiri yaitu Isa Almasih masih tetap hidup unt menolong,menyertai, dan mendengar doa orang Kristen.
Beda dg Budha Gautama, Muhamad SAW, dan lain2 tokoh dunia yg ternyata FANA, sami mawon seperti saya, Bung Tawang, dll kita sekalian.
Selamat merenungi.
Powered by Telkomsel BlackBerry®

From: "Tawangalun" <tawangalun@...>
Sender: islam-kristen@yahoogroups.com
Date: Tue, 17 Apr 2012 07:17:31 -0000
To: <islam-kristen@yahoogroups.com>
ReplyTo: islam-kristen@yahoogroups.com
Subject: [islam-kristen] Tadi dengerin Radio Immanuel Solo

 

Tadi saya nyetel radio Immanuel Solo,kotbahnya bilang bahwa Yesus gelem disalib itu utk membatalkan Hukum Torat.
Jadi yg kotbah ternyata tdk mau menghiraukan bahwa Yesus dalam Mat 5 : 17 bilang:
Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya.

dan bahwa siapapun yang meniadakannya (sekalipun salah satu perintah yang paling kecil) dan mengajarkannya demikian kepada orang lain, ia akan menduduki tempat terendah dalam Kerajaan Sorga', bahkan, 'jika hidup keagamaan orang-orang tidak lebih benar daripada para Farisi dan ahli-ahli Taurat, sesungguhnya mereka tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga'! (Matius 5:18-20).

Kenapa kok bisa ada dua Hukum diatas yg berbenturan?pasti yg ucapan Yesuslah yg menang.

Shalom,
Tawangalun.


#32074 From: benaya_77@...
Date: Thu Apr 19, 2012 12:17 pm
Subject: Re: Masuk Islam krn celana dalam
benaya_77
Send Email Send Email
 
Cerita sahibul hikayat nan ngibul !
Powered by Telkomsel BlackBerry®

From: "Tawangalun" <tawangalun@...>
Sender: islam-kristen@yahoogroups.com
Date: Tue, 17 Apr 2012 22:14:51 -0000
To: <islam-kristen@yahoogroups.com>
ReplyTo: islam-kristen@yahoogroups.com
Subject: [islam-kristen] Masuk Islam krn celana dalam

 

Masuk Islamnya krn celana dalam

Totok temenku Katolik dulu juga bilang pacarnya dia (Islam) lebih bersih dari pacar dia sebelumnya yg Katolik soale paling gak sehari kan min 5 kali wudlu lalu setiap habis pipis kan dibasuh.

Subhanallah! Masuk Islam Berkat Pakaian Dalam

ruang hati | Apr 17, 2012 | Comments 0

Memang kedengaran aneh dan janggal. Hidayah memang bisa datang kapan saja dan pada siapa saja. Selama ini mungkin kita lebih sering mendengar masuk islamnya seorang non muslim kedalam islam di sebabkan hal-hal luar biasa dan penting. Seperti dokter Miller seorang penginjil Kanada yang masuk islam setelah menjumpai I'jaz Qur'an dari berbagai segi.Tapi yang ini benar-benar tidak biasa. Ya,… masuk islam gara-gara pakaian dalam!!

Ilustrasi

Fakta ini dikisahkan Doktor Sholeh Pengajar di sebuah perguruan Tinggi Islam di Saudi, saat ditugaskan ke Inggris. Ada seorang perempuan tua yang biasa mencuci pakaian para mahasiswa Inggris termasuk pakaian dalam mereka.

Suatu hari wanita tua ini menceritakan keheranannya selama bertugas pada Doktor Sholeh, perihal adanya pakaian dalam yang `aneh'. Ada beberapa pakaian dalam yang tidak berbau seperti mahasiswa umumnya, apa sebabnya? Maka ustadz ini menceritakan karena pemiliknya adalah muslim, agama kami mengajarkan bersuci setiap selesai buang air kecil maupun buang air besar, tidak seperti mereka yang tidak perhatian dalam masalah seperti ini.

Betapa terkesan ibu tua ini dan tidak lama kemudian ia mengikrarkan syahadat, masuk islam dengan perantaraan pakaian dalam!!!

Shalom,

Tawangalun.


#32075 From: John Situmorang <johnmsitumorang@...>
Date: Thu Apr 19, 2012 11:43 pm
Subject: Renungan: MENGPA HARUS BERPUASA
johnmsitumorang@...
Send Email Send Email
 

Syalom,

 

Beberapa dari teman di milis ini memintakan tulisan “Apakah orang Kristen menurut Alkitab harus berpuasa?”. Seingat saya sudah pernah saya kirimkan mengapa kita harus berpuasa, dan itu terdapat banyak contoh di Alkitab. Sekedar mengulangi kembali saya kirimkan renungan dibawah ini, Walupun mungkin masih jauh dari apa yang diharapkan teman-teman, namun saya percaya akan membantu memberikan pengertian mengapa kita harus berpuasa. Selamat bekerja dan Tuhan memberkati kita.

 

MENGPA HARUS BERPUASA

 

Ketika puasa yang dilakukan oleh ular menghasilkan kulit yang baru, dan ayam yang berpuasa menghasilkan anak ayam, lalu apa yang dihasilkan oleh puasa manusia?

Puasa sudah ada sejak zaman Perjanjian Lama dan bagaimana dengan sekarang? Apakah puasa masih dilakukan? Banyak orang Kristen yang melupakan puasa padahal di Alkitab banyak contoh orang-orang yang berpuasa untuk mendapatkan tujuan tertentu. Mengapa puasa itu perlu bagi kita? Yesus pun berpuasa (Lukas 3:21-23,38, 4:1-15). Roh Kudus harus turun ke atas-Nya terlebih dahulu (Lukas 3:22) dan Ia penuh oleh Roh (Lukas 4:1). Meskipun Yesus sudah penuh dengan Roh, Ia harus berpuasa agar Ia berjalan dalam kuasa Roh (Lukas 4:14). Karena saat berpuasa, datang si Iblis untuk mencobai Yesus. Setelah Yesus menang dengan memakai firman Tuhan, baru Yesus tampil dan berjalan dalam kuasa Roh. Roh Kudus sudah turun ke atas kita dan penuh, tapi kita harus berjalan dalam kuasa Roh! Untuk bertindak perlu kuasa Roh! Orang yang berjalan dalam kuasa Roh harus teruji dulu dan firman Tuhan menang dalam dirinya.

"Berpuasa artinya adalah secara sukarela tidak makanan dan minuman demi mencapai suatu tujuan rohani tertentu". Sukarela berarti tidak ada paksaan dan ada tujuan rohani yang hendak dicapai. Saat bertobat lahir baru, Roh Kudus sudah turun dan sudah penuh atas kita, tetapi untuk melakukan kehendak Tuhan kita butuh kuasa Roh. Untuk apakah kuasa Roh itu? Kuasa Roh digunakan untuk meruntuhkan benteng-benteng dalam diri kita (2 Korintus 10:3-6). Selain itu, kuasa Roh juga digunakan untuk mematahkan setiap siasat orang dan merubuhkan setiap kubu yang dibangun oleh keangkuhan manusia. Tidak ada jaminan saat kita sudah bertobat lahir baru maka kita sudah hebat. Benteng-benteng dalam diri kita adalah cara hidup kita yang lama yang harus dihancurkan secara total. Yesus saja harus melewati pencobaan, masa kita orang yang dilahirkan kembali tidak ada pengujian? Pengujian bisa datang dari orang tua, teman, atau diri kita sendiri.

Dalam Matius 17:14-21, mengapa murid-murid-Nya tidak bisa menyembuhkan sedangkan Yesus bisa? Karena Yesus sudah berpuasa dan berjalan di dalam kuasa Roh. Memang ada hal-hal baru yang bisa kita kalahkan hanya dengan berdoa dan berpuasa. Puasa adalah kita menaklukkan daging kita karena di dalam kita masih ada kekuatan daging yang kuat dan kita harus melawannya. Bukan lagi Roh Kudus yang melawan, tetapi diri kita sendiri. Seperti halnya Yesus yang dibawa oleh Roh ke padang gurun dan Roh itu melepaskan Yesus sendiri untuk melawan pencobaan Iblis. Kalau dalam Perjanjian Lama, berpuasa karena ada suatu masalah, tetapi dalam Perjanjian Baru, berpuasa mempunyai tujuan lain yaitu untuk mempersiapkan kita terhadap apa yang akan terjadi di depan Puasa pertama kali disebutkan dalam Imamat 16:29-32. Orang Israel dulu harus merendahkan diri dengan berpuasa. Kalau tidak berpuasa maka mereka bukan bagian dari bangsa Israel. Berpuasa bisa untuk menyelamatkan diri sendiri dan juga orang lain.

"Apa yang anda percayai merupakan dasar landasan untuk perilaku, watak, dan jalan hidup". Percayai saja dengan jalan yang kita ambil yaitu berpuasa. Percayai bahwa berpuasa mempunyai banyak manfaat dalam kehidupan kita sekarang maupun yang akan datang. "Bila anda membatasi diri anda, anda membatasi Allah; bila anda membatasi Allah, Anda membatasi diri anda sendiri". sama seperti yang dikatakan dalam firman Tuhan bahwa Roh berlawanan dengan daging (Galatia 5:17). Berpuasa dapat dilakukan jika ada masalah sekolah atau kuliah, ketidakpercayaan diri atau ikatan apapun. Kalaupun tidak ada, kita bisa berpuasa untuk jemaat. Lalu kalau ada yang bersalah pada kita, ampunilah karena apabila kita tidak mengampuni maka akan bertambah satu lagi orang jahat yaitu diri kita sendiri. Tujuan kita mengampuni yaitu supaya tidak timbul akar pahit dalam kita karena orang yang sudah bertobat lahir baru pun tetap bisa timbul akar pahit. Dalam Yoel 2:13-15, 28, terdapat firman yang sama dalam Kisah 2:16-20. Hal-hal besar yang tertulis dalam Kisah Para Rasul 2, pasti terjadi jika sebelumnya kita berpuasa terlebih dahulu. Di kitab Yoel pasukannya dan tentaranya sangat kuat, tetapi sebelumnya disuruh berpuasa untuk bertobat.

Seharusnya kita terfokus saat berpuasa, jangan hanya mengurusi urusan kita sendiri (Yesaya 58:1-8). Puasa yang benar adalah untuk membuka belenggu-belenggu kelaliman, dan melepaskan tali-tali kuk, supaya kita memerdekakan orang yang teraniaya dan mematahkan setiap kuk. Kalau berpuasa juga jangan berpenampilan seperti sedang berpuasa atau terlihat lesu bahkan dalam firman Tuhan rambut kita harus diberi minyak supaya terlihat segar. Tujuan berpuasa memang diawali untuk membuka belenggu-belenggu mulai dari kita dulu (ikatan-ikatan dalam kita) baru melepaskan belenggu-belenggu orang lain, oleh karena itu jangan sampai kita hanya sekedar ikut-ikutan dalam berpuasa.

Mengapa kita berpuasa:

1.    Kita berpuasa sebagai ketaatan akan firman Tuhan  - Paulus saja harus berpuasa dan duri dalam dagingnya ada supaya dia terus bergantung pada Tuhan. Yesus sudah pergi (naik ke surga) maka kita harus berpuasa (Matius 9:15 - Jawab Yesus kepada mereka: "Dapatkah sahabat-sahabat mempelai laki-laki berdukacita selama mempelai itu bersama mereka? Tetapi waktunya akan datang mempelai itu diambil dari mereka dan pada waktu itulah mereka akan berpuasa). 2 Korintus 6:4-6. Sebaliknya, dalam segala hal kami menunjukkan, bahwa kami adalah pelayan Allah, yaitu: dalam menahan dengan penuh kesabaran dalam penderitaan, kesesakan dan kesukaran, dalam menanggung dera, dalam penjara dan kerusuhan, dalam berjerih payah, dalam berjaga-jaga dan berpuasa; dalam kemurnian hati, pengetahuan, kesabaran, dan kemurahan hati; dalam Roh Kudus dan kasih yang tidak munafik; Yoel 2:12; "Tetapi sekarang juga," demikianlah firman TUHAN, "berbaliklah kepada-Ku dengan segenap hatimu, dengan berpuasa, dengan menangis dan dengan mengaduh."

2.     Kita berpuasa untuk merendahkan diri kita di hadapan Tuhan dan untuk mendapatkan anugerah dan kuasa-Nya - Doa dan puasa memudahkan kita untuk hidup di dalam anugerah karena kalau tidak di dalam anugerah maka kita bisa hidup dalam hukum Taurat. Hukum Taurat sendiri malah merangsang hawa nafsu kita. Yakobus 4:10,6-7.

3.     Kita berpuasa untuk mengakhiri pencobaan-pencobaan yang menghalangi kita untuk masuk dalam kuasa Tuhan (Lukas 4:1-13)

4.     Kita berpuasa untuk dimurnikan dari dosa (dan membantu sesama untuk dimurnikan juga) - Dengan berpuasa kita bisa terbuka dengan kelemahan-kelemahan kita. Selain itu, kita juga bisa berpuasa untuk orang yang bermasalah (Daniel 9:3-5), tetapi harus dengan dorongan Roh Kudus. Daniel tidak bersalah tetapi karena dia termasuk orang Israel makanya dia berpuasa bagi bangsa Israel. Doa dan puasa juga bisa terjadi karena ada pemberitaan Injil sebelumnya (Yunus 3:1-10), di sini binatang pun harus ikut berpuasa.

5.     Kita berpuasa untuk menjadi lemah di hadapan Tuhan sehingga kuasa Tuhan bisa menjadi kuat - Dalam keadaan lemah yaitu keadaan daging kita saat berkuasa, kuasa Kristus dapat nyata dalam diri kita. Mazmur 109:24-29; 2 Korintus 12:9-10.

6.     Kita berpuasa untuk mendapatkan pimpinan Tuhan dalam melakukan kehendak-Nya (Kisah 13:3-4, 14:23)

7.     Kita berpuasa dalam mengatasi krisis - Berpuasa bisa dilakukan karena masalah keluarga, keuangan atau rumah yang akan digusur. Ester berpuasa karena bangsa mengalami krisis, bahkan dayang-dayangnya juga ikut berpuasa. Ester 4:15.

8.     Kita berpuasa ketika membutuhkan petunjuk dari Tuhan (Ezra 8:21-22)

9.     Kita berpuasa untuk pemahaman dan pernyataan kudus membuka hati dan pikiran kita kepada kehendakNya.

Berpuasa dilakukan supaya mendapat pengertian. Tanah yang subur adalah orang yang menerima firman Tuhan dan mengerti. Misal tidak tahu tentang puasa, berpuasalah supaya mengerti. Murid-murid Yesus saja harus berpuasa supaya mereka mengerti perkataan Yesus. Dalam 1 Korintus 10, bangsa Israel makan dan minum rohani yang sama, tetapi mereka gagal karena mereka tidak mengerti siapa mereka di dalam Tuhan. Oleh karena itu betapa pentingnya memahami penyataan-penyataan Tuhan. Jangan sampai tertipu oleh Iblis bahwa puasa sudah kuno. Malahan dalam puasa, pikiran kita bisa menjadi jernih dan bisa membedakan mana suara Iblis dan mana suara Tuhan. Puasa kita lakukan sesuai dengan tujuan mana yang ingin kita capai. Bisa untuk satu atau lebih dari satu tujuan. Tuhan sediakan berkat dalam puasa, tetapi Iblis membuat kita tidak berpuasa lagi. Puasa dapat membuat kuasa Roh mengalir. Kalau kita keluar dari kuasa Roh maka kita lemah. Kita pun perlu berjalan dengan kuasa Roh dalam bertindak.

 

Lebih lanjut, berpuasa yang di inginkan oleh Tuhan bukan hanya sekedar mengosongkan perut dari makan dan minuman, tetapi juga melakukan yang Tuhan kehendadaki untuk mengasihi Tuhan dan sesama manusia, simaklah firman Tuhan dalam Jesaya 58 sebagai berikut: Jesaya 58:1 Serukanlah kuat-kuat, janganlah tahan-tahan! Nyaringkanlah suaramu bagaikan sangkakala, beritahukanlah kepada umat-Ku pelanggaran mereka dan kepada kaum keturunan Yakub dosa mereka!  58:2   Memang setiap hari mereka mencari Aku dan suka untuk mengenal segala jalan-Ku. Seperti bangsa yang melakukan yang benar dan yang tidak meninggalkan hukum Allahnya mereka menanyakan Aku tentang hukum-hukum yang benar, mereka suka mendekat menghadap Allah, tanyanya:  58:3   "Mengapa kami berpuasa dan Engkau tidak memperhatikannya juga? Mengapa kami merendahkan diri dan Engkau tidak mengindahkannya juga?" Sesungguhnya, pada hari puasamu engkau masih tetap mengurus urusanmu, dan kamu mendesak-desak semua buruhmu.  58:4 Sesungguhnya, kamu berpuasa sambil berbantah dan berkelahi serta memukul dengan tinju dengan tidak semena-mena. Dengan caramu berpuasa seperti sekarang ini suaramu tidak akan didengar di tempat tinggi. 58:5  Sungguh-sungguh inikah berpuasa yang Kukehendaki, dan mengadakan hari merendahkan diri, jika engkau menundukkan kepala seperti gelagah dan membentangkan kain karung dan abu sebagai lapik tidur? Sungguh-sungguh itukah yang kausebutkan berpuasa, mengadakan hari yang berkenan pada TUHAN? 58:6   Bukan! Berpuasa yang Kukehendaki, ialah supaya engkau membuka belenggu-belenggu kelaliman, dan melepaskan tali-tali kuk, supaya engkau memerdekakan orang yang teraniaya dan mematahkan setiap kuk, 58:7  supaya engkau memecah-mecah rotimu bagi orang yang lapar dan membawa ke rumahmu orang miskin yang tak punya rumah, dan apabila engkau melihat orang telanjang, supaya engkau memberi dia pakaian dan tidak menyembunyikan diri terhadap saudaramu sendiri! 58:8  Pada waktu itulah terangmu akan merekah seperti fajar dan lukamu akan pulih dengan segera; kebenaran menjadi barisan depanmu dan kemuliaan TUHAN barisan belakangmu. 58:9   Pada waktu itulah engkau akan memanggil dan TUHAN akan menjawab, engkau akan berteriak minta tolong dan Ia akan berkata: Ini Aku! Apabila engkau tidak lagi mengenakan kuk kepada sesamamu dan tidak lagi menunjuk-nunjuk orang dengan jari dan memfitnah, 58:10   apabila engkau menyerahkan kepada orang lapar apa yang kauinginkan sendiri dan memuaskan hati orang yang tertindas maka terangmu akan terbit dalam gelap dan kegelapanmu akan seperti rembang tengah hari. 58:11   TUHAN akan menuntun engkau senantiasa dan akan memuaskan hatimu di tanah yang kering, dan akan membaharui kekuatanmu; engkau akan seperti taman yang diairi dengan baik dan seperti mata air yang tidak pernah mengecewakan. 58:12   Engkau akan membangun reruntuhan yang sudah berabad-abad, dan akan memperbaiki dasar yang diletakkan oleh banyak keturunan. Engkau akan disebutkan "yang memperbaiki tembok yang tembus", "yang membetulkan jalan supaya tempat itu dapat dihuni". 58:13   Apabila engkau tidak menginjak-injak hukum Sabat dan tidak melakukan urusanmu pada hari kudus-Ku; apabila engkau menyebutkan hari Sabat "hari kenikmatan", dan hari kudus TUHAN "hari yang mulia"; apabila engkau menghormatinya dengan tidak menjalankan segala acaramu dan dengan tidak mengurus urusanmu atau berkata omong kosong, 58:14   maka engkau akan bersenang-senang karena TUHAN, dan Aku akan membuat engkau melintasi puncak bukit-bukit di bumi dengan kendaraan kemenangan; Aku akan memberi makan engkau dari milik pusaka Yakub, bapa leluhurmu, sebab mulut Tuhanlah yang mengatakannya.

 

Salam,

John

 


#32076 From: "I" <i_sumarya@...>
Date: Fri Apr 20, 2012 4:24 am
Subject: 21 April
i_sumarya
Send Email Send Email
 
"Aku ini jangan takut"
(Kis 6:1-7; Yoh 6:16-21)
"Dan ketika hari sudah mulai malam, murid-murid Yesus pergi ke danau, lalu naik
ke perahu dan menyeberang ke Kapernaum. Ketika hari sudah gelap Yesus belum juga
datang mendapatkan mereka, sedang laut bergelora karena angin kencang. Sesudah
mereka mendayung kira-kira dua tiga mil jauhnya, mereka melihat Yesus berjalan
di atas air mendekati perahu itu. Maka ketakutanlah mereka. Tetapi Ia berkata
kepada mereka: "Aku ini, jangan takut!" Mereka mau menaikkan Dia ke dalam
perahu, dan seketika juga perahu itu sampai ke pantai yang mereka tujui" (Yoh
6:16-21), demikian kutipan Warta Gembira hari ini
Berrefleksi atas bacaan-bacaan hari ini saya sampaikan catatan-catatan sederhana
sebagai berikut:
• Hidup adalah sebuah perjalanan, sejak kita dilahirkan sampai mati atau
dipanggil Tuhan. Memang di dalam perjalanan kita tidak tanpa beban, tugas atau
pekerjaan, entah berat atau ringan. Kita berjalan terus agar tumbuh bekembang
menjadi pribadi sebagaimana kita harapkan atau dambaan. Kiranya dalam perjalanan
ini kita sering merasa takut atau khawatir, karena harus menghadapi `gelombang
kehidupan' berupa tantangan, masalah atau hambatan. Jika kita mengandalkan
kekuatan atau kemampuan pribadi selayaknya kita takut atau khawatir, tetapi jika
kita berjalan bersama dengan Tuhan tiada ketakutan atau kekhawatiran sedikitpun.
"Aku ini, jangan takut", demikian sabda Yesus kepada para murid yang ketakutan
karena dalam perjalanan di danau diombang-ambingkan oleh gelora gelombang karena
angin kencang. Marilah kita sadari dan hayati bahwa Yesus yang telah bangkit
dari mati senantiasa menyertai dan mendampingi perjalanan hidup kita melalui
RohNya. Hadapilah aneka tantangan, masalah dan hambatan dalam dan oleh Roh,
dengan kata lain hadapi dengan keutamaan-keutamaan atau nilai-nilai kehidupan
ini, yaitu "kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan,
kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri" (Gal 5:22-23). Hidup dan bertindak
dijiwai oleh keutamaan-keutamaan ini kita pasti akan sukses dalam mengerjakan
atau melaksanakan aneka tugas, pekerjaan dan kewajiban kita; kita dapat
mengatasi aneka masalah, tantangan dan hambatan dengan baik. Hendaknya kita
tidak menjadi penakut, melainkan pemberani, bukan dengan mengandalkan kekuatan
atau kemampun diri pribadi, melainkan rahmat atau anugerah Ilahi, pendampingan
dan penyertaan Roh yang terus-menerus berkarya dalam diri kita yang lemah dan
rapuh ini.
• "Firman Allah makin tersebar, dan jumlah murid di Yerusalem makin bertambah
banyak; juga sejumlah besar imam menyerahkan diri dan percaya." (Kis 6:7),
demikian berita gembira perihal buah karya pelayanan para rasul. Kesuksesan
pelayanan para rasul ini terjadi karena Tuhan senantiasa menyertai atau
mendampingi mereka dan mereka mengimani sepenuhnya penyertaan atau
pendampinganNya. Hal ini kiranya menjadi pelajaran yang baik bagi kita semua
umat beriman dalam rangka melaksanakan aneka tugas, pekerjaan dan kewajiban.
Hendaknya dalam semangat iman kita bekerja, hidup bermasyarakat, berbangsa dan
bernegara. Para pendiri bangsa atau bapak bangsa kita, yang terdiri dari aneka
suku pada waktu itu hemat dalam dan dengan semangat iman mereka memaklumkan
kemerdekaan Negara serta mengisi kemerdekaan dengan membaktikan diri sepenuhnya
kepada Tuhan melalui pemberian diri bagi bangsanya, sehingga Negara kita berdiri
teguh dan berkembang sebagaimana adanya pada saat ini. Kami juga berharap kepada
segenap umat beriman atau beragama: jika anda mendambakan iman atau agama anda
tumbuh berkembang, semakin banyak orang menggabungkan diri ke dalam iman atau
agama anda, hendaknya senantiasa menghayati iman dalam hidup sehari-hari. Aneka
pengetahuan agama, kitab suci atau iman hendaknya tidak berhenti dalam
pengetahuan saja, melainkan menjadi nyata dalam penghayatan. Hemat saya semua
agama mengajarkan cintakasih sebagai ajaran yang utama, maka marilah kita
segenap umat beragama hidup dan bertindak dalam dan dengan cintakasih. Ingat dan
sadari bahwa suami-isteri saling mengasihi sehingga bertambahlah keturunan atau
anak-anak; maka hal yang sama juga akan terjadi yaitu jika kita hidup dan
bertindak dimana pun dan kapan pun dengan saling mengasihi, percayalah buah
melimpah yang menyelamatkan  dan membahagiakan akan terwujud.
"Bersorak-sorailah, hai orang-orang benar, dalam TUHAN! Sebab memuji-muji itu
layak bagi orang-orang jujur. Bersyukurlah kepada TUHAN dengan kecapi,
bermazmurlah bagi-Nya dengan gambus sepuluh tali! Sebab firman TUHAN itu benar,
segala sesuatu dikerjakan-Nya dengan kesetiaan.Ia senang kepada keadilan dan
hukum; bumi penuh dengan kasih setia TUHAN." (Mzm 33:1-2.4-5)
Ign 21 April 2012
Note: kepada segenap rekan perempuan kami ucapkan selamat merayakan RA Kartini,
semoga semangat RA Kartini menjiwai cara hidup dan cara bertindak anda sekalian.

#32077 From: John Situmorang <johnmsitumorang@...>
Date: Fri Apr 20, 2012 6:06 am
Subject: Pendalaman Alkitab: VII. PENATALAYANAN
johnmsitumorang@...
Send Email Send Email
 

3. PENATALAYANAN WAKTU

           

            Watu ialah suatu talenta yang diberikan kepada setiap orang. Kita dinasehatkan untuk menebus waktu. Tetapi bagaimana hal ini dapat dilakukan? Paulus mengatakan, “Hiduplah dengan penuh hikmat terhadap orang-orang luar, pergunakanlah waktu yang ada.” Kolose 4:5. Tidak ada jalan untuk mengembalikan satu saat dari waktu. Oleh karenan itu, “Perhatikanlah dengan seksama, bagaimana kamu hidup, janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif, dan pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat.” Epesus 5:15-16. Adalah tugas kita selaku penatalayan untuk membuat kebanyakan waktu yang sisa dengan senantiasa berusaha untuk melakukan kehendak Allah.    

 

1.    Apakah yang harus dilakukan sekarang? Jawab: “Menaburlah bagimu sesuai dengan keadilan, menuailah menurut kasih setia! Bukalah bagimu tanah baru, sebab sudah waktunya untuk mencari Tuhan, sampai Ia datang dan menghujani kamu dengan keadilan.”Hosea 10:12.

Catatan :  Nabi purba kala itu mengatakan kebenaran yang universil. Sekarang adalah kewajiban untuk mencari Allah. Baca II Korintus 6:2.

 

2.    Haruskah ada perhatian kepada keadaan kerohanian-kerohanian kita pada waktu ini? Jika demikian, mengapa? Jawab: “Hal ini harus kamu lakukan, karena kamu mengetahui keadaan waktu sekarang, yaitu bahwa saatnya telah tiba bagi kamu untuk bangun dri tidur. Sebab sekarang keselamatan sudah lebih dekat bagi kita dari pada waktu kita menjadi percaya.” Roma 13:11.

 

3.    Kira-kira berapa lamakah waktu yang diberikan Allah kepada kita? Jawab: “Masa hidup kami 70 tahun dan jika kami kuat, delapan puluh tahun, dan kebanggaannya adalah kesukaran dan penderitaan, sebab berlakunya buru-buru dan kami melayang lenyap.” Mazmur 90: 10. “Ingatlah apa umur hidup itu.” Mazmur 89:48.

 

4.    Apa pekerjaan rohani kita selama waktu yang diberikan kepada kita? Jawab: “Jadi kami ini adalah utusan-utusan Kristus, seakan-akan Allah menasehati kamu dengan perantaraan kami, dalam nama Kristus kami meminta kepadamu berilah dirimu di damaikan dengan Allah.” II Korintus 5:20. Catatan : Apabila kita menaburkan bibit injil pada zaman kita itu adalah mendorong semangat untuk mengetahui bawha “orang-orang yang menabur dengan menyucurkan air mata, akan menuai dengan bersorak sorai. Orang yang berjalan maju dengan menangis sambil menabur benih, pasti pulang dengan sorak-sorai sambil membawa berkas-berkanya.” Mazmur 126:5-6.

 

5.    Kapan kita harus melakukan pekerjaan kita untuk Allah? Jawab: “Bukankah kamu menatakan, empat bulan lagi tibalah musim menuai. Tetapi Aku berkata kepadamu, lihatlah sekelilingmu dan pandanglah ladang-ladang yang sudah menguning dan matang untuk di tuai..” Yohanes 4:35.

 

6.    Setiap minggu berapa lama kita harus bekerja untuk membutuhi kehidupan? Jawab: “Enam hari lamanya boleh dilakukan pekerjaan, tetapi pada hari yang ke tujuh haruslah ada Sabat, hari perhentian penuh, hari kudus bagi Tuhan, setiap orang yang melakukan pekerjaan pada hari Sabat, pastilah ia dihukum mati.” Keluaran 31:15.

 

7.    Apakah yang dapat dilakukan pada hari ketujuh? Jawab: “Apabila engakau tidak menginjak-injak hukum Sabat dan tidak melakukan urusanmu pada hari kudusKu, apabila engkau menyebutkan hari Sabat “Hari kenikmatan” dan hari kudus Tuhan hari yang mulia, apabila engkau menghormatinya dengan tidak menjalankan segala acaramu dan dengan tidak mengurus-urusanmu atau berkata omong kosong, maka engkau akan bersenang-senang karena Tuhan, dan Aku akan membuat engakau melintasi puncak bukit-bukit di bumi dengan kendaraan kemenangan. Aku akan memberi makan engkau dari milik pusaka Yakub bapak leluhurmu, sebab mulut Tuhanlah yang mengatakannya.” Yesaya 58:13, 14. Catatan: Walaupun benar hari Sabat diadakan untuk manusia namun juga harus diingat bahwa Kristus adalah Tuhan atas hari Sabat. Baca Lukas 6:5. “Tetapi hari ketujuh adalah hari Sabat Tuhan, Allahmu.” Keluaran 20:10. Karena ini adalah benar, Allah berhak mengatakan kepada kita bagaimana memelihara hariNya untuk kepentingan kita.

 

8.    Selaku seorang penatalayan waktu yang setia, tiga hal yang penting apakah harus saya lakukan sekarang? Jawab: “Berbahagialah ia yang membacakan dan mereka yang mendengarkan kata-kata nubuat in dan yang menuruti apa yang ada tertulis di dalamnya, sebab waktunya sudah dekat.” Wahyu 1:3. Catatan: Hidup pada zaman Kristus akan segra muncul adalah penting untuk memperbaiki waktu kita dengan membaca firman Allah, mendengarkan Firman Allah yang diberitakan, kemudian menyesuaikan kehidupan kita kepada apa yang Dia katakan.

 

KESIMPULAN

            Tampaknya ada “waktunya untuk apapun dibawah langit ini.” Pengkhotbah 3:1-8. Manusia sering berjalan dengan sombong dan berteriak seolah-olah dia adalah tuan. Mausia adalah penatalayan atas benda-benda yang dipercayakan Allah kepadanya. Jangan sekali-kali melupakannya – Allah adalah pencatat waktu. Ayat-ayat diatas dalam pengkhotbah adalah rancangan waktu Allah yang menunjukkan waktu dari perubahan, petunjuk dan kemajuan. Sebagai penatalayan Allah adalah tergantung kepada kita untuk seita setiap saat melaksanakan tanggung jawab kita. Perkara yang besar ialah mengetahui waktu dan mengatakan perkara yang benar pada waktu yang tepat.

 

 

4. PENATALAYANAN UANG

           

            Pentalayanan uang menyangkut tuntutan Allah kepada keuangan kita. “Bagaimana akan kubalas kepada Tuhan segala kebajikanNya kepadaku?” Mazmur 116:12. Roh memberi adalah roh surga. Baca Johanes 3:16. Tidak ada orang yang mementinggkan diri akan masuk sorga. Ada tiga macam pemberian – batu api, bunga karang, sarang lebah. Engkau harus memalu batu api itu supaya mendapat kepingan dan harus meremas bunga karang itu supaya mendapat air. Tetapi sarang madu hanya meluap dengan kemanisannya sendiri. Mari kita tentukan jangan menjadi batu api, kikir dan keras, atau seperti bungan karang yang harus diperas supaya memberi. Kita harus seperti sarang lebah, karena Alkitab mengatakan, “Allah mengasihi orang yang memberi dengan suka cita.” II Korintus 9:7.

 

9.    Dengan kuasa siapa kekayaan diterima? Jawab: “Tetapi haruslah engkau ingat kepada Tuhan, Allahmu, sebab Dialah yang memberikan kepadamu kekuatan untuk memperoleh kekayaan, dnegan maksud meneguhkan perjanjian yang diingkarkanNya dengan sumpah kepada nenek moyangmu, seperti sekarang ini.”Ulangan 8:18. Baca Amsal 10:22.

 

10.  Berapa banyak milik Allah? Jawab: “Tuhanlah yang empunya bumi serta segala isinya, dan dunia serta yang diam didalamnya.” Mazmur 24:1. Baca juga Mazmur 100:3; 50:10, 11; Hagai 2:9.

 

11.  Berapa banyak dari penghasilan kita suci bagi Tuhan? Jawab: “Demikian juga segala persembahan persepuluhan dari tanah, maupun dari buah pohon-pohon, adalah milik Tuhan; itulah persembahan kudus bagi Tuhan ….. Mengenai segala persembahan persepuluhan dari lembu sapi atau kambing domba, maka dari segala yang lewat dari bawah tongkat gembala waktu dihitung, setiap yang kesepuluh harus menjadi persembahan kudus bagi Tuhan.” Imamat 27:30-32. Baca Kejadian 14:20; Ibrani 7:2-4. Catatan: Apakah persepuluhan itu? Alkitab mengatakan Abram mengejar raja-raja yang telah merampas Sodom dan Gomora. Ketika ia kembali, Alkitab menyatakan ia memberi persepuluhan dari semuanya (Kejadian 14:19-20). Dalam Ibrani 7:2-4 diterangkan bahwa dia memberi perpuluhan.

 

12.  Dari bagian penghasilan apakah persepuluhan diambil? Jawab: “Muliakanlah Tuhan dengan hartamu dan dengan hasil pertama dari segala penghasilanmu.” Amsal 3:9. Catatan : sebagian orang meresa bahwa mereka tidak harus memberikan persepuluhan karena semua penghasilan akan membayar rekening mereka. Ini adalah kesalahan. Apabila persepuluhan diberikan pertama kepada Allah, yang sembilan persepuluh lagi akan diberkati Allah. Baca Amsal 3:9,10.

 

13.  Selain perpuluhan apalagi yang dituntut Allah? Jawab: “Berilah kepada Tuhan kemuliaan namaNya, bawalah persembahan dan masuklah ke pelataranNya..” Mazmur 96:8. Catatan : Tidak ditentukan jumlahnya. Persembahan diberikan sesuai diberikan Allah. Baca I Korintus 16:2; II Korintus 8:12; II Korintus 9:7. Kita berhutang persepuluhan kepada Allah. Persembahan diberikan kepada Allah dari bagian yang diberikan kepada kita. Dengan memberikan persepuluhan kita menggenapi tugas sedangkan dengan memberikan persembahan kita menunjukkan penghargaan kita atas berkat-berkat yang diberikan oleh Allah.

 

14.  Berkat apa diucapkan kepada orang-orang yang setia mengembalikan kepada Allah apa yang menjadi milikNya? Jawab: “Bawalah seluruh persembahan persepuluhan itu kedalam rumah perbendaharaan, supaya ada persediaan makanan dirumahKu dan ujilah Aku, firman Tuhan semesta alam, apakah Aku tidak membukakan bagimu tingkap-tingkap langit dan mencurahkan berkan berkat kepadamu sampai berkelimpahan. Aku akan menghardik bagimu belalang pelahap, supaya jangan dihabisinya hasil tanahmu dan supaya jangan pohon anggur di padang tidak berbuah bagimu, firman Tuhan semesta alam.” Meleaki 3:10, 11.

 

15.  Apa yang dapat diharapkan orang-orang yang tidak setia dalam persepuluhan dan persembahan? Jawab: “Kamu telah kena kutuk, tetapi kamu masih menipu Aku, ya kamu seluruh bangsa.” Melaeaki 3:9. “Kamu menabur banyak tetapi membawa pulang hasil sedikit; kamu makan, tetapi tidak sampai kenyang; kamu minum tetapi tidak sampai puas; kamu berpakaian, tetapi badanmu tidak samapi panas; dan orang yang bekerja untuk upah, ia bekerja untukupah yang ditaruh dalam pundi-pundi yang berlobang.” Hagai 1:6. Baca juga Hagai 1:7-11.

 

16.  Untuk apa digunakan persepuluhan itu? Jawab: “Mengenai bani lewi, sesungguhnya Aku berikan kepada mereka segala persembahan persepuluhan diantara orang  Israel sebagai milik pusakanya, untuk membalas pekerjaan yang dilakukan mereka, pekerjaan pada kemah pertemua.” Bilangan 18:21.

 

17.  Haruskah pekerjaan penginjilan itu disokong oleh persepuluhan dewasa ini? Jawab: Tidak tahukah kamu, bahwa mereka yang melayani dalam tempat kudus mendapat penghidupannya dari tempat kudus itu dan bahwa mereka yang melayani mezbah, mendapat bahagian mereka dari mezbah itu? Demikian pula Tuhan telah menetapkan, bahwa mereka yang memberitakan injil, harus hidup dari pemberitaan injil itu.” I Korintus 9:13,14.

 

18.  Apakah Yesus mengesahkan system persepuluhan itu? Jawab: Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab persepuluhan dari selasi, adas manis dan jintan kamu bayar, tetapi yang terpenting dalam Hukum Taurat kamu abaikan, yaitu: keadilan dan belas kasihan dan kesetiaan. Yang satu harus dilakukan dan yang lain jangan diabaikan.” Matius 23:23.

 

19.  Kemanakah harus kita bawa persepuluhan kita? Jawab: Bawalah seluruh persembahan persepuluhan itu kedalam rumah perbendaharaan, supaya ada persediaan makanan dirumahKu dan ujilah Aku, firman Tuhan semesta alam, apakah Aku tidak membukakan bagimu tingkap-tingkap langit dan mencurahkan berkan berkat kepadamu sampai berkelimpahan..” Meleaki 3:10. Catatan : Rumah perbendaharaan artinya perbendaharaan gereja Allah. Baca Nehemia 13:12. Adalah tugas bendahara untuk membagikan persepuluhan untuk menyokong para pekerja Allah. Baca Nehemia 13:13.

KESIMPULAN

            Dalam alam ada beberapa hal berkembang biak dengan membela dirinya. Berapa sel bertambah dengan membela diri. Tanam-tanaman bertambah hanya pabila bibitnya di tabur dengan bebas. Seorang petani yang menabur sedikit akan menuai sedikit. Demikian jugalah dengan kerajaan Allah. Kita harus membayar persepuluhan dari penghasilan kita karena kita mengasihi Allah dan mengakui segala swsuatu adalah meilik Allah. Untuk semua berkat-berkat kita bergantung kepada Allah, dan Dia anugrahkan berkat-berkat itu dengan cara yang tidak terhitung banyaknya.
 
 
Bersambung.............

#32078 From: benaya_77@...
Date: Thu Apr 19, 2012 12:24 pm
Subject: Re: Yahudi yg pertama converse
benaya_77
Send Email Send Email
 
Bung,cerita tahyul gini dipercaya, ada rujukan historisnya?
Powered by Telkomsel BlackBerry®

From: "Tawangalun" <tawangalun@...>
Sender: islam-kristen@yahoogroups.com
Date: Wed, 18 Apr 2012 12:59:17 -0000
To: <islam-kristen@yahoogroups.com>
ReplyTo: islam-kristen@yahoogroups.com
Subject: [islam-kristen] Yahudi yg pertama converse

 


Husen bin Salam adalah Kepala Pendeta Yahudi di Madinah. Walaupun penduduk Madinah berlainan agama dengannya, namun mereka menghormati Husen. Karena di kalangan mereka, ia dikenal baik hati, istiqamah dan jujur.

Husen hidup tenang dan damai. Baginya waktu sangat berguna. Karena itu, ia membaginya dalam tiga bagian. Sepertiganya ia pergunakan untuk di sinagog Yahudi untuk mengajar dan beribadah. Sepertiga lainnya ia habiskan di kebun untuk merawat dan membersihkan tanaman. Sepertiga lagi untuk membaca Taurat dan mengajarkannya kepada orang lain.

Setiap kali menemukan ayat Taurat yang mengabarkan tentang kedatangan seorang nabi di Madinah, ia selalu membacanya berulang-ulang dan merenunginya. Dipelajarinya lebih mendalam tentang sifat-sifat dan ciri-ciri nabi yang ditunggu-tunggunya itu. Ia sangat gembira ketika mengetahui orang yang ditunggunya itu telah muncul dan akan berhijrah ke Madinah. Karena itu, ia selalu berdoa agar Allah memanjangkan usianya supaya bisa bertemu dengan nabi yang ditunggu-tunggunya dan menyatakan iman.

Allah memperkenankan doa dengan memanjangkan usianya dan mempertemukannya dengan penutup para nabi, Muhammad SAW. Ketika pertama kali mendengar kedatangan Nabi SAW, Husen bin Salam mencocokkan sifat-sifatnya dengan yang ia ketahui dari Taurat. Begitu mengetahui persamaan-persamaan tersebut, ia yakin benar bahwa orang yang ia tunggu telah datang. Namun hal itu ia rahasiakan terhadap kaum Yahudi.

Tatkala Rasulullah ke Madinah dan tiba di Quba', seorang juru panggil berseru menyatakan kedatangan beliau. Saat itu Husen bin Salam sedang berada di atas pohon kurma. Bibinya, Khalidah binti Harits, menunggu di bawah pohon tersebut. Begitu mendengar kedatangan Rasulullah, ia berteriak, "Allahu Akbar, Allahu Akbar!"

Mendengar teriakan itu, bibinya berkata, "Kamu akan kecewa. Seandainya saja kamu mendengar kedatangan Musa bin Imran, kamu tidak bisa berbuat apa-apa."

"Wahai bibi, demi Allah, dia adalah saudara Musa bin Imran. Dia dibangkitkan membawa agamanya yang sama," kata Husen.

"Diakah Nabi yang kau ceritakan itu?" tanya bibinya.

"Benar!" jawabnya lalu bergegas menemui Rasulullah yang sedang dikerumuni orang banyak. Setelah berdesak-desakan, akhirnya Husen berhasil menemui beliau.

Sabda beliau pertama kali adalah, "Wahai manusia, sebarluaskan salam. Beri makan orang yang kelaparan. Shalatlah di tengah malam, ketika orang banyak sedang tidur nyenyak. Pasti kamu masuk surga dengan bahagia."

Husen bin Salam memandangi Rasulullah dengan seksama. Ia yakin, wajah beliau tidak menunjukkan raut membohong. Perlahan Husen mendekat seraya mengucapkan dua kalimah syahadat.

Rasulullah bertanya padanya, "Siapa namamu?"

"Husen bin Salam," jawabnya.

"Mestinya Abdullah bin Salam," kata Rasulullah mengganti namanya dengan yang lebih baik.

"Saya setuju," kata Husen. "Demi Allah yang mengutus engkau dengan benar, mulai hari ini saya tidak ingin lagi memakai nama lain, selain Abdullah bin Salam."

Setelah itu Abdullah bin Salam pulang. Ia mengajak seluruh keluarganya—termasuk bibinya, Khalidah, yang saat itu sudah lanjut usia—untuk memeluk Islam. Mereka menerima ajakannnya. Abdullah meminta keluarganya untuk merahasiakan keislaman mereka dari orang-orang Yahudi hingga waktu yang tepat.

Tak berapa lama kemudian, Abdullah bin Salam menemui Rasulullah dan berkata, "Wahai Rasulullah, orang-orang Yahudi suka berbohong dan sesat, saya meminta engkau memanggil ketua-ketua mereka, tapi jangan sampai mereka tahu kalau saya masuk Islam. Serulah mereka kepada agama Allah, saya akan bersembunyi di kamarmu mendengar reaksi mereka."

Rasulullah menerima permintaan tersebut. Beliau memasukkan Abdullah ke dalam bilik dan mengumpulkan para pemuka Yahudi. Rasulullah membacakan kepada mereka ayat-ayat Al-Qur'an dan mengajak mereka memeluk Islam. Namun orang-orang Yahudi itu menolak, bahkan membantah kata-kata beliau.

Setelah mengetahui bahwa mereka enggan menerima seruannya, Rasulullah bertanya, "Bagaimana kedudukan Husen menurut kalian?"

"Dia pemimpin kami, kepala pendeta kami dan pemuka kami," jawab mereka.

"Bagaimana pendapat kalian kalau dia masuk Islam? Maukah kalian mengikutinya?" tanya Rasulullah.

"Tidak mungkin! Tidak mungkin dia masuk Islam," jawab mereka serentak.

Tiba-tiba Abdullah bin Salam keluar dari bilik Rasulullah dan menemui mereka seraya berkata, "Wahai kaum Yahudi, bertakwalah kepada Allah. Terimalah agama yang dibawa Muhammad. Demi Allah, sesungguhnya kalian sudah mengetahui bahwa Muhammad benar-benar utusan Allah. Bukankah kalian telah membaca nama dan sifat-sifatnya dalam Taurat? Demi Allah, aku mengakui Muhammad adalah Rasulullah. Aku beriman kepadanya dan membenarkan segala ucapannya."

"Bohong!" jawab mereka. "Kau jahat dan bodoh, tidak bisa membedakan mana yang benar dan salah!"

Mereka pun meninggalkan Abdullah bin Salam dan Rasulullah SAW. "Kau lihat, wahai Rasulullah. Orang-orang Yahudi itu pendusta dan sesat. Mereka tidak mau mengakui kebenaran walaupun di depan mata," ujar Abdullah.

Abdullah bin Salam menerima Islam seperti orang yang kehausan dan merindukan jalan ke telaga. Lidahnya selalu basah oleh untaian ayat-ayat Al-Qur'an. Ia selalu mengikuti seruan Rasulullah sehingga beliau mengabarinya berita gembira tentang surga.

Shalom,
Tawangalun.


Messages 32049 - 32078 of 34147   Oldest  |  < Older  |  Newer >  |  Newest
Add to My Yahoo!      XML What's This?

Copyright © 2010 Yahoo! Inc. All rights reserved.
Privacy Policy - Terms of Service - Guidelines NEW - Help