Search the web
Sign In
New User? Sign Up
terangduniamail · Terang Dunia Mailing List
? Already a member? Sign in to Yahoo!

Yahoo! Groups Tips

Did you know...
Want to share photos of your group with the world? Add a group photo to Flickr.

Best of Y! Groups

   Check them out and nominate your group.
Having problems with message search? Fill out this form to ensure your group is one of the first to be migrated to the new message search system.

Messages

  Messages Help
Advanced
Messages 60892 - 60921 of 60921   Newest  |  < Newer  |  Older >  |  Oldest
Messages: Show Message Summaries   (Group by Topic) Sort by Date v  
#60921 From: "Christovita Wiloto" <christovwiloto@...>
Date: Tue Jan 5, 2010 2:42 pm
Subject: GPS: Pengadilan Malaysia Izinkan Kata Allah Bagi Non-Muslim
christovwiloto
Offline Offline
Send Email Send Email
 
DAILY GPS

Judul: Pengadilan Malaysia Izinkan Kata Allah Bagi Non-Muslim

Penulis: Christovita Wiloto

Tanggal: Rabu, 6 Januari 2010

PENTING baca dibawah Ayat Alkitab: 1 Korintus 9:19-23

Nats Alkitab:
Demikianlah bagi orang Yahudi aku menjadi seperti orang Yahudi, supaya aku
memenangkan orang-orang Yahudi. Bagi orang-orang yang hidup di bawah hukum
Taurat aku menjadi seperti orang yang hidup di bawah hukum Taurat, sekalipun aku
sendiri tidak hidup di bawah hukum Taurat, supaya aku dapat memenangkan mereka
yang hidup di bawah hukum Taurat......Segala sesuatu ini aku lakukan karena
Injil, supaya aku mendapat bagian dalamnya. (1 Korintus 9:20 & 23)

Paparan:
Pengadilan Tinggi di Malaysia pekan lalu meluluskan permohonan suatu pengelola
penerbitan media Katolik untuk kembali memakai kata "Allah" sebagai pengganti
kata Tuhan dalam penerbitan buku dan referensi. Namun, pemerintah Malaysia kini
mengajukan banding atas putusan pengadilan itu. Demikian diberitakan Vivanews.

Selama ini, pemerintah Malaysia mengatur bahwa kata "Allah" tidak boleh
digunakan untuk penerbitan buku dan referensi non-Muslim di negara itu. Itulah
sebabnya, tahun lalu, Malaysia telah menyita belasan ribu kitab suci umat
Kristen, Alkitab, yang diimpor dari Indonesia yang menggunakan kata "Allah."

Namun, dalam sidang 31 Desember 2009, Pengadilan Tinggi memutuskan bahwa kata
"Allah" boleh digunakan untuk penerbitan media umat Katolik di Malaysia.

Putusan ini terkait dengan gugatan yang diajukan pada akhir 2007 oleh The
Herald, media penerbitan mingguan Gereja Katolik Roma di Malaysia.

Pengelola Herald saat itu keberatan dengan larangan pemerintah atas penggunaan
kata "Allah" di media mereka, yang menggunakan bahasa Melayu dan dibaca oleh
umat dari suku-suku lokal yang sejak lama memeluk agama Katolik.

Putusan pengadilan itu mendapat sambutan positif tak hanya dari kalangan
rohaniwan Kristen, bahkan juga dari kalangan Muslim moderat.

Mereka menilai keputusan ini sebagai kemenangan atas upaya diskriminasi
institusional berbasis agama di Malaysia.

Namun, pemerintah mengajukan banding atas putusan Pengadilan Tinggi itu.
Kementrian Dalam Negeri juga meminta agar pemberlakukan putusan pengadilan bisa
ditangguhkan hingga muncul putusan atas banding itu. Demikian ungkap pengacara
pemerintah, Kamaluddin Mohammad.

Menurut pemerintah, Allah merupakan kata Islam dan bila digunakan oleh kaum lain
bisa mengundang kesalahpahaman di kalangan umat Muslim. Bagi sebagian kalangan,
penggunaan kata Allah oleh umat lain bisa disalahartikan sebagai upaya untuk
membujuk umat Muslim masuk ke agama lain.

Namun, di manca negara, kata Allah sendiri juga digunakan oleh umat Kristen di
negara-negara berbahasa Arab, seperti di Mesir dan Suriah.

Sementara itu, Deputi Perdana Menteri Muhyiddin Yassin, Senin 4 Januari 2010,
meminta masyarakat untuk tidak resah. "Menurut saya, kita harus percaya kepada
pemerintah dalam mengatasi masalah ini. Kami tidak ingin adanya situasi dimana
putusan pengadilan menyebabkan kemarahan dan ketegangan antar etnis di negeri
ini," kata Yassin.

Kata kunci untuk isu di atas adalah KONTEKSTUAL.

Firman Tuhan hari ini berbicara tentang penyampaian kabar sukacita Injil yang
perlu disampaikan sesuai konteksnya. Dalam cara, budaya dan bahasa setempat.
Agar masyarakat dapat mengerti kebenaran hakiki dari Injil.

Jangan salah mengerti, Rasul Paulus tidak mengajarkan kita "berpura-pura" atau
"menyamar" menjadi seolah-olah serupa dengan masyarakat! Namun Rasul Paulus
menekankan pada prinsip dasar berkomunikasi, yaitu MEMAHAMI KONTEKS MASYARAKAT,
BEREMPATI kepada mereka.

Tujuannya agar terbangun TRUST, RASA SALING PERCAYA, sehingga dengan komunikasi
yang berempati dan berintegritas ini masyarakat dapat melihat Injil dari seluruh
sikap hidup kita. Dan masyarakat dapat memahami dan menemukan kebenaran sejati.

Hati-hatilah jangan sampai "terjebak" menggunakan cara-cara yang "untrustworthy"
atau "tidak dapat dipercaya" dalam mengabarkan Injil.

Renungan:
MENGABARKAN INJIL HARUSLAH DENGAN KOMUNIKASI KONTEKSTUAL, BEREMPATI, MEMBANGUN
DAN MENJAGA KEPERCAYAAN MASYARAKAT.

Doa:
Tuhan Yesus, mampukanlah kami membangun saling percaya di tengah masyarakat
dalam mengabarkan Injil Mu

Ayat Alkitab: 1 Korintus 9:19-23

9:19

Sungguhpun aku bebas terhadap semua orang, aku menjadikan diriku hamba dari
semua orang, supaya aku boleh memenangkan sebanyak mungkin orang.

9:20

Demikianlah bagi orang Yahudi aku menjadi seperti orang Yahudi, supaya aku
memenangkan orang-orang Yahudi. Bagi orang-orang yang hidup di bawah hukum
Taurat aku menjadi seperti orang yang hidup di bawah hukum Taurat, sekalipun aku
sendiri tidak hidup di bawah hukum Taurat, supaya aku dapat memenangkan mereka
yang hidup di bawah hukum Taurat.

9:21

Bagi orang-orang yang tidak hidup di bawah hukum Taurat aku menjadi seperti
orang yang tidak hidup di bawah hukum Taurat, sekalipun aku tidak hidup di luar
hukum Allah, karena aku hidup di bawah hukum Kristus, supaya aku dapat
memenangkan mereka yang tidak hidup di bawah hukum Taurat.

9:22

Bagi orang-orang yang lemah aku menjadi seperti orang yang lemah, supaya aku
dapat menyelamatkan mereka yang lemah. Bagi semua orang aku telah menjadi
segala-galanya, supaya aku sedapat mungkin memenangkan beberapa orang dari
antara mereka.

9:23

Segala sesuatu ini aku lakukan karena Injil, supaya aku mendapat bagian
dalamnya.



Best regards
Christovita Wiloto


Get Strategic Indonesia Daily Alerts at www.wiloto.com
Sent from my WILOTO CORP® wireless device

#60920 From: Liesye Herlyna <hliesye@...>
Date: Tue Jan 5, 2010 1:32 pm
Subject: Re: [terangdunia] Gathering Terang Dunia 2010
hliesye
Offline Offline
Send Email Send Email
 
Syalom all Tders,

Saya baru membuka email dan membaca mengenai rencana gathering yang akan di
adakan di BANDUNG.

Silakan saja bila tetap hendak di adakan di BANDUNG, namun mohon maaf sekali
lagi bila saya tidak bisa terlibat di dalamnya. Karena saya sudah mulai sibuk
dengan beberapa pekerjaan yang harus saya tangani.

Silakan bila ada bro/sist, yang bisa menangani kelancaran gathering di kota
BANDUNG ini.

GOD BLESS YOU all;
liesye herlyna




________________________________
From: Eva Anggi <eva_ang91@...>
To: God's disciples <terangduniamail@yahoogroups.com>
Sent: Thursday, 31 December 2009 2:06:44
Subject: [terangdunia] Gathering Terang Dunia 2010


Dear all my beloved friends,

Sekarang di penghujung tahun 2009 ini dan menjawab pertanyaan pak Hartono
tentang gathering di Bandung, maka kembali kudengungkan gathering ini kepada
kalian.
Tempatnya tetap di Bandung.
Aku berharap para TDers Bandung seperti Yuni, Liesye, dan yang lainnya bersedia
menjadi tour guide or tuan rumah.
Tentang acara, aku sudah susun.
Yang penting kita reschedule saja waktunya.
Januari minggu ke-4 aku tidak bisa, karena di kantor ada Raker dan as a usual
aku jadi panitia, biasanya waktunya dari Jumat-Minggu.
So bagi teman2 yang ingin menjalin terus tali silahturahmi di antara kita
melalui copy darat, bukan hanya kenal ID saja seperti selama ini, maka mari urun
rembug,usul waktu dan tempat jalannya.

Atau mungkin ada opsi lain?Silakan saja.
Ditunggu kabar-kabarinya agar bisa dicek and ricek.

Happy new year to all of you.

Jbu

Shalom,
Eva



Akses email lebih cepat. Yahoo! menyarankan Anda meng-upgrade browser ke
Internet Explorer 8 baru yang dioptimalkan untuk Yahoo! Dapatkan di sini!
http://downloads. yahoo.com/ id/internetexplo rer

[Non-text portions of this message have been removed]





       New Email names for you!
Get the Email name you&#39;ve always wanted on the new @ymail and @rocketmail.
Hurry before someone else does!
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/sg/

[Non-text portions of this message have been removed]

#60919 From: iline samantha <jcteam_samantha@...>
Date: Tue Jan 5, 2010 1:20 pm
Subject: Re: [terangdunia] (Revisi) GPS: Bahaya Perdagangan Bebas FTA Sudah Tiba !
jcteam_samantha
Offline Offline
Send Email Send Email
 
masalahnya...apakah product china yang diimport itu aman? entah makanan. mainan
maupun elektronik.
beranikah kita seperti india yang melarang product handphone china yang tidak
memiliki IMEI,
demi mencegah terrorisme?
bukankah provider justru berlomba-lomba mengimport hp china dan membuat paket
murah+nomor perdana?

bagaimana kalau penduduk kita keracunan timbal, merkury, dlsb karena
mengkonsumsi product sana?


________________________________
From: Christovita Wiloto <christovwiloto@...>
Sent: Tuesday, January 5, 2010 1:29:35
Subject: [terangdunia] (Revisi) GPS: Bahaya Perdagangan Bebas FTA Sudah Tiba !


http://groups. yahoo.com/ group/dailygps/

DAILY GPS

Judul: Bahaya Perdagangan Bebas FTA Sudah Tiba !

Penulis: Christovita Wiloto

Tanggal: Selasa, 05 Januari 2010

PENTING baca dibawah Ayat Alkitab: Lukas 14:28-35

Nats Alkitab:
Sebab siapakah di antara kamu yang kalau mau mendirikan sebuah menara tidak
duduk dahulu membuat anggaran biayanya, kalau-kalau cukup uangnya untuk
menyelesaikan pekerjaan itu? (Lukas 14:28)

Paparan:
Editorial Media Indonesia menulis. KEGAGAPAN. Itulah kata yang bisa mewakili
cara kita menghadapi implementasi perdagangan bebas ASEAN-China atau ASEAN-China
Free Trade Agreement (FTA) yang mulai berlaku 1 Januari 2010.

Gagap karena banyak yang cemas bahwa perdagangan bebas itu akan kian menyuburkan
masuknya barang murah dari China. Kenyataan yang amat pahit karena barang
produksi dalam negeri akan tergusur dan industri kita pun bakal hancur.

Sebelum era perdagangan bebas ASEAN-China diberlakukan pun, kita sudah tak
berdaya menghadapi gempuran barang impor ilegal dari China. Neraca perdagangan
Indonesia dengan China juga berapor merah dalam lima tahun terakhir. Impor dari
China lebih besar daripada ekspor kita ke 'Negeri Tirai Bambu' itu.

Pada 2005, selisih antara impor dan ekspor ke China masih sebesar US$0,59
miliar. Namun, pada 2008, selisihnya membengkak karena impor kita dari China
lebih besar US$7,16 miliar ketimbang ekspor. Kegagapan menjadi kian lengkap
setelah pemerintah pun belum memiliki strategi besar menyongsong perdagangan
bebas dengan China itu. Padahal, FTA ASEAN-China sudah disepakati sejak 2001.

Itu berarti dalam kurun delapan tahun nyaris tidak banyak yang diperbuat
pemerintah untuk mempersiapkan benteng bagi produk domestik. Akibatnya,
perdagangan bebas dengan China seolah-olah datang secara tiba-tiba. Banyak
instrumen teknis yang kedodoran dalam menghadapi serbuan produk China. Bakal
makin kedodoran lagi setelah instrumen tarif yang sebelumnya masih bisa
mendampingi instrumen teknis untuk membendung produk China akan tidak ada lagi
atau 0%.

Sudah begitu, daya saing industri kita juga amat lemah akibat absennya strategi.
Kalangan usaha dalam negeri selama ini berhadapan dengan banyak ketidakpastian,
tingginya suku bunga kredit, mahalnya listrik, hingga mengguritanya upeti dari
birokrasi. Negeri ini punya gas dan batu bara yang melimpah sebagai penggerak
industri, tetapi sebagian besar gas dan batu bara itu diekspor. Pengusaha batu
bara pun sekadar berburu keuntungan melimpah, tapi kemudian alpa membayar
royalti dan pajak.

Mari kita bandingkan dengan cara China menggerakkan industri dalam negeri
mereka. Pemerintah China memberikan listrik yang murah, yang dibiayai dari batu
bara impor. Bukan karena China tidak memiliki batu bara, melainkan mereka
sengaja menyimpannya untuk kemandirian energi dalam jangka panjang.

Pemerintah China juga membentengi negerinya dengan sejumlah instrumen teknis
yang berfungsi menahan laju kencang masuknya barang-barang dari luar ke negeri
mereka. Standardisasi barang impor amat ketat sehingga tidak sembarang produk
bisa melenggang bebas.

Sebaliknya, di Indonesia, standardisasi barang yang masuk kelewat longgar.
Akibatnya, barang-barang yang berbahaya bagi kesehatan bisa masuk tanpa
kesulitan yang berarti. Tetapi, mengutuki terus-menerus perdagangan bebas dengan
China bukanlah langkah yang bijak. Walau terlambat, tidak usah ragu-ragu untuk
menyusun strategi dagang dengan dua cara, yakni defensif dan ofensif.

Cara defensif dilakukan dengan membuat standar yang makin ketat bagi masuknya
produk China. Cara ofensif dilakukan dengan melindungi industri dalam negeri
melalui sejumlah insentif dan menghilangkan aturan-aturan yang menghambat
industri. Sesungguhnya tidak perlu khawatir terhadap FTA kalau tercipta
fanatisme produksi dalam negeri. Tetapi, kita tidak pernah sukses mencintai
produksi sendiri.

Kata kunci untuk isu di atas adalah STRATEGI.

APA STRATEGI INDONESIA untuk memenangkan perang dagang paska FTA? Firman Tuhan
hari ini di Lukas 14:28 mengatakan, siapakah di antara kita yang kalau mau
mendirikan sebuah menara tidak duduk dahulu membuat anggaran biayanya,
kalau-kalau cukup uangnya untuk menyelesaikan pekerjaan itu?

Dan Lukas 14:31 yang mengatakan, raja manakah yang kalau mau pergi berperang
melawan raja lain tidak duduk dahulu untuk mempertimbangkan, apakah dengan
sepuluh ribu orang ia sanggup menghadapi lawan yang mendatanginya dengan dua
puluh ribu orang?

Firman Tuhan hari ini bicara tentang apa strategi Indonesia dalam menghadapi FTA
yang sudah berlaku 1 Januari lalu? Bagaimana mempersiapkan bangsa Indonesia dari
gempuran bisnis negara-negara lain?

Bagaimana menyelamatkan industri dan perdagangan Indonesia? Bagaimana mencegah
pengangguran besar-besaran yang mengancam Indonesia?

Semua itu menyangkut kelangsungan hidup 227 juta jiwa lebih penduduk Indonesia.

Renungan:
NEGARA TANPA VISI DAN STRATEGI, MEMBUAT BANGSA BINASA; HIDUP TANPA VISI DAN
STRATEGI, MEMBUAT HIDUP KITA BINASA; APA VISI DAN STRATEGI HIDUP KITA?

Doa:
Tuhan Yesus, beri kami hikmat akal budi Mu untuk mengetahui apa rancangan Mu
terhadap hidup kami dan bangsa kami. Tuntunlah kami agar kami memiliki visi dan
strategi seturut kehendak Mu

Ayat Alkitab: Lukas 14:28-35

14:28

Sebab siapakah di antara kamu yang kalau mau mendirikan sebuah menara tidak
duduk dahulu membuat anggaran biayanya, kalau-kalau cukup uangnya untuk
menyelesaikan pekerjaan itu?

14:29

Supaya jikalau ia sudah meletakkan dasarnya dan tidak dapat menyelesaikannya,
jangan-jangan semua orang yang melihatnya, mengejek dia,

14:30

sambil berkata: Orang itu mulai mendirikan, tetapi ia tidak sanggup
menyelesaikannya.

14:31

Atau, raja manakah yang kalau mau pergi berperang melawan raja lain tidak duduk
dahulu untuk mempertimbangkan, apakah dengan sepuluh ribu orang ia sanggup
menghadapi lawan yang mendatanginya dengan dua puluh ribu orang?

14:32

Jikalau tidak, ia akan mengirim utusan selama musuh itu masih jauh untuk
menanyakan syarat-syarat perdamaian.

14:33

Demikian pulalah tiap-tiap orang di antara kamu, yang tidak melepaskan dirinya
dari segala miliknya, tidak dapat menjadi murid-Ku.

14:34

Garam memang baik, tetapi jika garam juga menjadi tawar, dengan apakah ia
diasinkan?

14:35

Tidak ada lagi gunanya baik untuk ladang maupun untuk pupuk, dan orang
membuangnya saja. Siapa mempunyai telinga untuk mendengar, hendaklah ia
mendengar!"


Best regards
Christovita Wiloto


Get Strategic Indonesia Daily Alerts at www.wiloto.com
Sent from my WILOTO CORP® wireless device



       Get your new Email address!
Grab the Email name you&#39;ve always wanted before someone else does!
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/

[Non-text portions of this message have been removed]

#60918 From: terangduniamail@yahoogroups.com
Date: Tue Jan 5, 2010 10:05 am
Subject: Birthday Reminder
terangduniamail@yahoogroups.com
Send Email Send Email
 
Reminder from:   terangduniamail Yahoo! Group
 
Title:   " Happy Birthday Sist. Sermawati Tanudjaja & Sist. Vety Verawaty Simon "
 
Date:   Tuesday January 5, 2010
Time:   5:15 pm - 6:15 pm
Repeats:   This event repeats every year.
Location:   Jakarta & Tangerang
Notes:   Keluarga Besar Terang Dunia mengucapkan :


HAPPY BRITHDAY TO YOU


Masmur 1 : 1 3
1. Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh,
2 tetapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam.
3 Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil.



We Love U,
Millis TD
 
Yahoo! Greetings:   Send a Yahoo! Greeting
Yahoo! Shopping:   Browse Yahoo! Shopping Gift Guide
 
Copyright © 2010  Yahoo! Inc. All Rights Reserved | Terms of Service | Privacy Policy

#60917 From: sik chiang <sik_chiang@...>
Date: Tue Jan 5, 2010 7:18 am
Subject: Fw: Re: [terangdunia] Anak Hasil Luar Pernikahan
sik_chiang
Offline Offline
Send Email Send Email
 
lucu deh,.....
anak diluar pernikahan?
jadi anak haram gitu?
boleh aku bicara sebagai manusia biasa dulu?
anak diluar nikah biasa jg disebut anak haram, anak yg tidak diinginkan, anak yg
tak punya ayah,.... mungkin karena keasalahan orang tua yg nggak bisa atau nggak
tau cara ngurus surat atau sang laki2 nggak bertanggung jawab.
jadi ketika sang anak lahir, maka dia mendapat gelar anak haram,...... salahkah
dia? berdosakah dia? inginkah dia kejadian itu? maukah dia dilahirkan dengan cap
anak haram? bisa nggak saya bertanya lagi pada anda2 semua, apakah ada perbedaan
antara anak haram dan perempuan sundal?(maaf jika kata2 ini kasar, karena ini
kenyataan yang ada)
adakah perempuan yang ingin melahirkan tanpa suami disampingnya? tanpa orang yg
dicintainya berada disisinya? bukankah saat dia melahirkan dia merengang nyawa?
trus,...... kalo dia anak haram, apa dia nggak pny hak buat hidup? buat percaya
kepada Tuhan? buat masuh surga?
kalo anda berkata tidak,... maka selamat, andalah orang yang akan bertemu dengan
aku di neraka, bukan karena aku anak haram, tapi karena aku manusia berdosa,
hehehhehehhehe
menurut pandangan alkitab, Yesus datang bukan untuk orang yang bersih,, orang
yang suci, tapi untuk orang2 berdosa, dosa yang bagaimana? dosa apapun, kecuali
satu, dosa yang tak terampuni, apakah dosa yang tak terampuni itu? dosa tak
terampuni ialah penyangkalan kepada Yesus, sisanya adalah dosa yang dapat
diampuni, mau membunuh, mau anak haram, mau hostes, mau apapun, semuanya bisa
diampuni, dan punya tiket menuju ke surga, carqawnya mudah kok,.... nggak neko2,
just belive Jesus. hanya itu,.....
so,.......
siapapun anda, apapun anda, ingatlah,... Yesus selalu menunggu anda datang
kehadapanNya.
salam damai sejahtera,..... Tuhan Yesus memberkati anda semuanya.








[Non-text portions of this message have been removed]

#60916 From: "i_sumarya" <i_sumarya@...>
Date: Tue Jan 5, 2010 7:08 am
Subject: 6 Jan
i_sumarya
Offline Offline
Send Email Send Email
 
"Aku ini jangan takut!"
(1Yoh 4:11-18; Mrk 6:45-52)

"Sesudah itu Yesus segera memerintahkan murid-murid-Nya naik ke perahu dan
berangkat lebih dulu ke seberang, ke Betsaida, sementara itu Ia menyuruh orang
banyak pulang. Setelah Ia berpisah dari mereka, Ia pergi ke bukit untuk berdoa.
Ketika hari sudah malam perahu itu sudah di tengah danau, sedang Yesus tinggal
sendirian di darat. Ketika Ia melihat betapa payahnya mereka mendayung karena
angin sakal, maka kira-kira jam tiga malam Ia datang kepada mereka berjalan di
atas air dan Ia hendak melewati mereka. Ketika mereka melihat Dia berjalan di
atas air, mereka mengira bahwa Ia adalah hantu, lalu mereka berteriak-teriak,
sebab mereka semua melihat Dia dan mereka pun sangat terkejut. Tetapi segera Ia
berkata kepada mereka: "Tenanglah! Aku ini, jangan takut!" Lalu Ia naik ke
perahu mendapatkan mereka, dan angin pun redalah. Mereka sangat tercengang dan
bingung, sebab sesudah peristiwa roti itu mereka belum juga mengerti, dan hati
mereka tetap degil" (Mrk 6:45-52), demikian kutipan Warta Gembira hari ini.

Berrefleksi atas bacaan-bacaan hari ini saya sampaikan catatan-catatan sederhana
sebagai berikut:
 Perasaan takut kiranya terjadi dalam semua orang. Pada umumnya orang takut
dalam menghadapi hal-hal baru atau yang tiba-tiba muncul, misalnya: takut
menghadapi ujian, takut menghadapi tugas baru, mungkin juga sang penganten baru
takut menghadapi `malam pertama',  ibu muda takut menghadapi kelahiran anak
pertama, dst. Ada juga orang sebagai penumpang takut akan terjadi kecelakaan,
orang takut tinggal di rumah sendirian,dst.. Apa sebenarnya yang menjadi
penyebab ketakutan pada umumnya tidak jelas. Orang menjadi takut karena dirinya
`tidak putih' maupun `tidak hitam', melainkan `abu-abu', tidak jelas bersama
dengan Tuhan atau bersatu dengan setan. Sebenarnya jika kita bersama Tuhan tidak
ada alasan untuk menjadi takut, karena Tuhan menang atas segala sesuatu,
sebaliknya ketika bersama setan ada kemungkinan takut terhadap Tuhan.
"Tenanglah! Aku ini, jangan takut!", demikian sabda Yesus kepada para
rasul/murid yang ketakutan karena mereka lelah dalam "mendayung karena angin
sakal", dan tiba-tiba melihat `orang berjalan-jalan di atas permukaan air'.
Tuhan hadir dimana-mana dan kapan saja itulah yang harus kita imani; dengan iman
macam itu tiada ketakutan sedikitpun dalam diri kita. Kehadiran Tuhan antara
lain dapat kita lihat dan nikmati dalam apa yang baik, luhur, mulia dan indah di
sekitar kita, dalam ciptaan-ciptaanNya, terutama dalam diri manusia yang
diciptakan sesuai dengan gambar atau citraNya. Apa yang baik, luhur, mulia dan
indah di sekitar kita kiranya lebih banyak daripada apa yang jelek, amburadul,
remeh, dst., maka marilah kita lihat dan imani agar kita tidak menjadi takut.
Takut adalah kalah sebelum perang, bertekut lutut sebelum berjuang, maka penakut
berarti menjadi orang murahan.
 "Di dalam kasih tidak ada ketakutan: kasih yang sempurna melenyapkan
ketakutan; sebab ketakutan mengandung hukuman dan barangsiapa takut, ia tidak
sempurna di dalam kasih" (1Yoh 4:18), demikian peringatan Yohanes kepada kita
semua. Kasih merupakan ajaran utama dan pertama dari semua agama, dan
masing-masing dari kita adalah `buah kasih' atau `yang terkasih'. Jika kita
dapat menghayati diri sebagai yang terkasih kiranya tidak ada ketakutan
sedikitpun, maka marilah kita mawas diri bahwa sebenarnya masing-masing dari
kita telah menerima kasih melimpah ruah dari Allah melalui sesama dan
saudara-saudari kita. Bahwa kita dapat hidup, tumbuh berkembang sebagaimana
adanya pada saat ini hanya karena dan oleh kasih, tanpa kasih kita tidak mungkin
hidup seperti saat ini. Jika kita adalah `yang terkasih', maka dekati dan sikapi
siapapun dan segala sesuatu dalam dan oleh kasih, agar tidak menakutkan. Ingat
dan sadari bahwa binatang buas dan berbisa pun dapat menjadi sahabat dan tidak
menakutkan ketika mereka didekati dan disikapi dalam dan oleh kasih. Kami
berharap para orangtua atau suami-isteri dapat menjadi teladan dalam penghayatan
kasih ini, karena anda hidup bersama sebagai suami-isteri karena kasih dan oleh
kasih. Dengan ini juga kami mengajak siapapun yang masih dalam keadaan `takut'
untuk mawas diri: jangan-jangan anda tidak hidup dalam dan oleh kasih, dan anda
memiliki musuh atau sesuatu yang tidak anda senangi. Marilah kita hayati ajaran
kasih dari Paulus ini: "Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu.
Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong. Ia tidak melakukan yang tidak sopan
dan tidak mencari keuntungan diri sendiri. Ia tidak pemarah dan tidak menyimpan
kesalahan orang lain. Ia tidak bersukacita karena ketidakadilan, tetapi karena
kebenaran. Ia menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan
segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu" (1Kor 13:4-7).

"Kiranya raja-raja dari Tarsis dan pulau-pulau membawa persembahan-persembahan;
kiranya raja-raja dari Syeba dan Seba menyampaikan upeti! Kiranya semua raja
sujud menyembah kepadanya, dan segala bangsa menjadi hambanya! Sebab ia akan
melepaskan orang miskin yang berteriak minta tolong, orang yang tertindas, dan
orang yang tidak punya penolong; ia akan sayang kepada orang lemah dan orang
miskin, ia akan menyelamatkan nyawa orang miskin" (Mzm 72:10-13).
Jakarta, 6 Januari 2010

#60915 From: Henry Lie <henry.lie@...>
Date: Tue Jan 5, 2010 5:38 am
Subject: Kasih yang Memercik Api Visi
leeguifeng
Offline Offline
Send Email Send Email
 
Kasih yang Memercik Api Visi

*Oleh: Henry Sujaya Lie*



Kebaktian minggu terakhir tahun 2009 dan minggu pertama tahun 2010 di gereja
kami dipimpin oleh Pendeta Ayub Yahya. Saya suka gaya bicara Pdt Ayub, apa
adanya dan tidak dibuat-buat. Intonasinya di atas mimbar sama seperti waktu
beliau ngobrol di rumah saya. Dan, kedua khotbah di akhir dan awal tahun itu
berkesan bagi saya, karena bermakna dalam tapi juga praktis dan sederhana.



Di akhir tahun, Ayub menutup dengan sharing dari Kitab Wahyu tentang pesan
pada jemaat Efesus (Why 2:1-6). Intinya mengingatkan jemaat Efesus tentang
kasih mula-mula, walaupun dikatakan bahwa jemaat Efesus adalah jemaat yang
tekun, sudah berjerih-payah-lelah, dan setia menjaga doktrin mereka. Dengan
kata lain, kurang lebih, pelayanan dan pengajaran top, tapi kasih sudah
minus.



Di awal tahun, Ayub mengawalinya dengan sharing akan pentingnya visi dari
kisah Nuh dan bahteranya, bahwa Tuhan-lah yang memberikan mereka visi untuk
membuat bahtera supaya kemudian mereka dapat memulai hidup baru setelah
lewat banjir besar. Hidup tidak bisa asal mengalir, ujar Ayub, sambil
mengutip dari Amsal, tanpa wahyu (atau visi) maka liarlah rakyat.



Saya tiba-tiba melihat dua sharing ini kalau digabung bisa jadi perspektif
yang menarik. Saya berpikir tentang kondisi jemaat Efesus. Pada mulanya
mereka tentu bergelora dan berapi-api. Mungkin awalnya pengajaran dan
pelayanan mereka berlepotan. Saya bayangkan majelis dan pendetanya sering
bergumul untuk merumuskan visi mereka. Visi mereka boleh jadi untuk
mematangkan pelayanan mereka, menjaga kemurnian ajaran mereka, menjaga
ketekunan dan kesinambungan ibadah mereka. Tentulah mereka tidak akan
merumuskan visi yang akan membuat  mereka ditegur, ..*betapa dalamnya
engkau telah jatuh* Mereka tentu tidak punya maksud supaya jatuh, mereka
tentu ber-visi supaya mereka naik, naik dan naik. Menjadi kepala dan bukan
ekor.



Nyatanya mereka jatuh. Sangat dalam pula. Eugene Peterson dalam versi
Alkitab The Message bahkan mem-parafrase-kan  kejatuhan itu sebagai the
Lucifers fall, untuk menggambarkan betapa dalamnya kejatuhan mereka.



Mengapa? Mengapa bisa begitu? Kita bertanya-tanya. Mengapa sebuah gereja
yang pelayanan dan pengajarannya top, dikatakan telah jatuh begitu sangat
dalam.



Karena mereka telah kehilangan kasih mereka. Kasih yang mula-mula, yang
menggelora, yang mengobarkan jiwa mereka, yang memotivasi mereka untuk
membuat visi mula-mula, ternyata telah padam. Dan menyedihkan, saat kasih
itu padam, walaupun visi-visi itu seperti sudah tercapai ternyata tidak
dapat menyelamatkan mereka dari kejatuhan yang dalam.



Saya jadi teringat lagi akan sharing Ayub, yang menekankan bahwa yang
menyuruh Nuh untuk membuat bahtera itu adalah Allah sendiri. Bukan hanya
menyuruh bahkan Allah juga memberikan design-nya (panjang lebar tinggi)
kepada Nuh.  Jadi, visi itu hendaklah berasal dari Tuhan. Visi itu bukan
maunya kita sendiri, tapi asalnya dari Tuhan.



Nah, sama juga kalau kita bicara soal kasih mula-mula, darimana datangnya
kasih itu? Kasih itu perkara yang sukar dan ajaib. Apakah jemaat Efesus
begitu salehnya sehingga mereka dari lahir sudah berbekal kekuatan kasih
itu? Tidak. Saya yakin, kasih mula-mula yang mereka miliki adalah dari
perjumpaan mula-mula mereka dengan Kasih itu sendiri. Allah adalah Kasih. *God
is Love.* Dan Dia-lah sumber segala sumber dari kasih yang sejati. Sumber
Kasih itulah yang menanugerahkan kasih mula-mula itu kepada mereka.



Ingat Petrus saat pertama berjumpa dengan Tuhan Yesus? Dia begitu
overwhelmed sampai-sampai dia tersungkur dan memohon agar Tuhan Yesus
pergi daripadanya. Singkat cerita dia meninggalkan segalanya dan mengikut
Yesus. Karena apa? Karena dia berjumpa dengan Kasih itu sendiri, dan kasih
itu membakar dia untuk meninggalkan segalanya.



Kita tidak dapat merasakan kasih mula-mula, juga tidak dapat kita terus
menerus memiliki kasih itu, kalau kita tidak terus menerus pula bergantung
pada Kasih itu sendiri, sumber dari segala kasih. Tanpa kasih, visi kita
menjadi hambar. Saudara, biarlah Allah yang adalah Kasih itu menggelorakan
visi dalam hidup kita, dan tidak sampai di situ, namun juga kasih dari Allah
itu terus menerus memupuk visi kita. Kasih itu menyirami visi kita. Kasih
itu memerciki api visi kita bagai minyak, sehingga visi kita tetap bergelora
dan penuh kasih. Dan niscaya, dari hidup kita yang dibakar oleh visi kita,
mengalir juga kasih Illahi itu dalam kehidupan kita.



Saya menutup dengan lagu yang kami nyanyikan waktu minggu Advent



*Andaikan aku lakukan yang luhur mulia*

*Jika tanpa kasih cinta hampa tak berguna*

* *

*Ajarilah kami bahasa cintaMu agar kami*

*Dekat padaMu ya Tuhanku*

*Ajarilah kami bahasa cintaMu agar kami*

*Dekat padaMu*

* *

*Andaikan aku pahami bahasa semua*

*Hanyalah bahasa cinta kunci tiap hati*

*Cinta itu lemah lembut sabar sederhana*

*Cinta itu murah hati rela menderita*

*Andaikan aku dermakan segala milikku*

*Tapi hanyalah cintaku sanggup membahgiakan*


[Non-text portions of this message have been removed]

#60914 From: "ribkah" <ribkah_pingkan@...>
Date: Tue Jan 5, 2010 5:09 am
Subject: Sebuah kesaksian seorang kapten kapal ttg Pastor George Mueller
ribkah_pingkan
Offline Offline
Send Email Send Email
 
Kesaksian ini memang telah lama terjadi...tp bagi kita semua Tuhan Yesus itu
tetap sama..dulu..skarang dan selamanya, kuasa dan kasih-Nya tidak pernah
berubah.


Seorang kapten kapal laut uap bercerita bahwa sesuatu terjadi dan telah mengubah
seluruh kehidupan Kekristenan dia.
Pernah salah seorang penumpang, George Mueller dari Bristol - Inggris
menghampirinya dan berkata, 'Kapten, saya perlu memberitahu Anda bahwa saya
harus sudah berada di Quebec pada hari Sabtu siang.'
  ' Itu tidak mungkin' jawab kapten itu.
'Baiklah,' Mueller menjawabnya, ' jika kapal Anda tidak bisa membawa saya ke
sana tepat waktu, maka Allah akan mencari cara lain, karena saya tidak pernah
kehilangan suatu kebaktian pun selama lima puluh tujuh tahun. Mari kita ke ruang
bawah tanah untuk berdoa. '

" Kapten itu menatap laki-laki ini dan berpikir, 'Dia baru melarikan diri dari
rumah sakit jiwa yang mana? Dan bertanya : 'Tidak kah anda menyadari bagaimana
tebalnya kabut ini? ...
' Tidak, jawab Mueller.
" Mata saya tidak tertuju pada tebalnya kabut itu tetapi tertuju pada Allah yang
hidup, yang mengendalikan setiap situasi dan keadaan hidup saya "

Dia berlutut dan memanjatkan doa yang paling sederhana yang pernah di dengar
oleh kapten itu. Selesai dia berdoa, kapten itu mulai ikut berdoa, tetapi dia
menyentuh bahu kapten dan menyuruhnya untuk tidak berdoa.
Dia berkata,'Pertama-tama, kapten tidak percaya kalau Allah akan menjawab, dan
yang kedua, SAYA PERCAYA BAHWA ALLAH SUDAH MENJAWABNYA. Dengan demikian, kapten
tidak perlu mendoakannya lagi.'
     'Ketika kapten itu menatap kepadanya, Mueller berkata; 'Kapten, saya sudah
mengenal Tuhan selama lima puluh tujuh tahun, dan tidak satu hari pun saya
mengecewakan jemaat untuk tidak bertemu dengan sang Raja. Berdirilah, Kapten,
dan bukalah pintu, maka Anda akan melihat bahwa kabut itu sudah hilang.'
Kapten itu berdiri, dan kabut itu memang sudah hilang.
  Dan pada hari sabtu siang George Mueller sudah berada di Quebec untuk
menyelenggarakan kebaktiannya.


Karena aku percaya kepada Allah, bahwa semuanya pasti terjadi sama seperti yang
dinyatakan kepadaku ( Kis.27:25 )

  Jika kasih kita lebih sederhana,
         Kita akan berpegang pada firmanNya;
  Dan hidup kita semuanya akan mendapatkan cahaya matahari,
          Di dalam manisnya Tuhan kita.
Sent from my BlackBerry
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

#60913 From: "t_joepm" <tjoepm@...>
Date: Tue Jan 5, 2010 2:55 am
Subject: URGENT: Lowongan Supervisor Software Developer
tjoepm
Offline Offline
Send Email Send Email
 
Dear all, Met Natal dan Tahun baru...
Ada lowongan pekerjaan nih di kantorku, semoga berguna bagi yang sedang mencari
pekerjaan...

GBU all

------------------------------------------------------------

Dalam rangka expansi bisnis, kami perusahaan multi nasional yang memiliki lebih
dari 100 cabang di seluruh Indonesia berkedudukan di Jakarta membutuhkan segera
beberapa tenaga profesional level Supervisor dengan syarat sbb:

1. Pria/Wanita pendidikan S1 Teknik
2. Memiliki pengalaman pemrograman min 2 tahun
2. Mahir secara mendalam dengan Borland Delphi dan Query SQL
3. Berpengalaman dalam pembangunan aplikasi skala besar
4. Mampu memimpin teamwork
5. Bersedia ditempatkan di Kantor Pusat Jakarta
6. Range Salary 4 - 8 Juta (IDR)

Kirimkan segera CV lengkap Anda ke delphisupervisor@... paling lambat
tanggal 20 Januari 2010. Hanya yang memenuhi kualifikasi akan diproses.

#60912 From: Tefa <tefa6886@...>
Date: Mon Jan 4, 2010 11:14 pm
Subject: renungan hari ini: Selasa, 5 Januari 2010
tefa6886
Offline Offline
Send Email Send Email
 
TUHAN YESUS MEMBERKATI KITA SEKALIAN

“masalah dapat terjadi kapan saja
& terhadap siapa saja, tetapi orang percaya seharusnya tetap tenang &
menjadi kesaksian yang baik ketika menghadapi masalah”

 

||||||||||||||||||||||||||||||||||||




   Em@il Dari TUHAN




   Anak-Ku ,
   Mengapa ada kejahatan di dunia? Jika Aku begitu
   berkuasa, lalu mengapa Aku mengizinkan hal-hal buruk terjadi? Begini-Aku
   memilih untuk membiarkan orang membuat keputusannya sendiri, dan beberapa
   orang telah memutuskan untuk melawan-Ku.
   Ketika orang mengarahkan dirinya untuk melawan-Ku
   dan kebaikan-Ku, itulah kejahatan. Tetapi Aku membenci kejahatan, dan Aku
   tidak menyukai. Kabar baiknya adalah, kalau orang memutuskan untuk mematuhi,
   membiarkan-Ku memegang kendali, orang-orang itu menerima keadilan-Ku.
   Apakah seseorang telah melakukan kejahatan
   terhadapmu? Aku tak melakukannya. Aku ingin melindungimu, mengasihimu dan
   memberkatimu. Pilihlah Aku, dan hidupmu akan menjadi lebih baik, bahkan jika
   kamu hidup di suatu dunia yang penuh kejahatan. Pada akhirnya Aku akan
   memusnahkan seluruh kejahatan. Namun sekarang, pilihlah jalan-Ku. Aku sangat
   mengasihimu.
   Tuhan atas keadilan,

   Tuhan
   Sebab itu Tuhan menanti-nantikan saatnya hendak menunjukkan kasih-Nya
   kepada kamu; sebab itu Ia bangkit hendak menyayangi kamu. Sebab Tuhan adalah
   Allah yang adil; berbahagialah semua orang yang menanti-nantikan Dia! (Yesaya
30:18)




|||||| sumber:  http://www.terangdunia.com// ||||||

Melindungi Masa Depan
Anda

Kejadian 
25:27-34

Selasa, 5 Januari 2010

 

Maukah anda kehilangan
warisan keluarga anda yang jumlahnya sangat banyak hanya demi semangkuk sup?
Esau melakukannya. Dalam suatu tawar-menawar yang hanya menurutkan kata hati,
ia menyerahkan haknya, baik untuk memimpin keluarga maupun bagian besar dari
kekayaan ayahnya. Dari tempat yang nyaman dimana banyak orang, Kristus berada
sekarang, tindakan Esau tampak bodoh. Namun jatuh kedalam godaan seperti ini
bukanlah hal yang unik. Setiap orang digoda untuk mengorbankan berkat masa
depan untuk dapat memenuhi keinginan pada saat ini juga.

 

Prioritas Esau tidak pada
tempatnya. Alkitab mengatakan bahwa ia “menganggap rendah” hak kesulungan,
tetapi bukan berarti ia tidak menyukai keuntungan yang diperoleh karena
dilahirkan lebih dulu. Kemungkinan besar Esau tidak terlalu memikirkan
posisinya saat itu – karena posisinya tidak terlalu banyak membawa kebaikan
untuk hidupnya saat itu. Ia hidup dengan penuh resiko sebagai seorang pemburu.
Jadi, bagaimana ia bisa mewarisi segala sesuatu jika ada hewan buas
membunuhnya? Karena itu, ia lebih mementingkan kebutuhan perutnya saja.



ketidakmampuan Esau untuk melihat jauh ke depan tidaklah berbeda dengan
beberapa scenario modern yang umum. 1) ketika orang menukarkan waktu keluarga
untuk lembur bekerja, mereka kehilangan kenyamanan dari keluarga yang mengasihi
mereka. 2) ketika pria dan wanita mengabaikan standar pernikahan yang Tuhan
buat agar mereka memegang kesetiaan, hasilnya adalah hubungan yang rusak atau
hancur lebur. 3) ketika seseorang menolak memiliki hubungan dengan Tuhan agar
ia bisa tetap bisa melakukan apa yang ia inginkan, ia menukarkan kekekalan
bersama dengan Tuhan.

 

Apa yang menjadi “mangkuk
sup” anda? Pada suatu waktu, anda akan menghadapi suatu pilihan antara
keuntungan di masa depan dengan kesenangan masa kini. Jangan bertindak seperti
Esau. Pertimbangkan baik-baik keputusan
anda dan carilah kehendak Tuhan.

|||||| sumber: http://www.sentuhanhati.com/
||||||

Petualangan
Terindah

Bacaan hari ini: Mazmur
118:19-29

Ayat mas hari ini: Mazmur
118:24

Bacaan Alkitab Setahun: Kejadian
13-15; Matius 5:1-26



Dalam film Up, Carl merasa dikecewakan oleh kehidupan. Ia dan Ellie bermim¬pi
untuk bertualang ke air terjun Paradise. Ellie
bahkan menyiapkan “Buku Petualanganku”, dengan lembar-lembar kosong di
belakang
untuk mencatat perjalanan mereka. Namun, aneka masalah—ban bocor, rumah rusak,
dan penyakit, menunda rencana itu. Sampai Ellie meninggal, rencana itu belum
terwujud. Carl menjadi duda yang menutup diri. Suatu ketika Carl menemukan
“Buku Petualanganku” itu. Ternyata Ellie sudah meng¬isi halaman-halaman
yang semula
kosong dengan foto-foto pernikahan dan kebersamaan mereka. Ia membubuhkan
catatan, berterima kasih kepada Carl atas petualangan yang mereka lewati. Bagi
Ellie, kehidupannya sehari-hari bersama Carl ialah petualangan terindah.



Hari-hari kehidupan kita kerap tidak seindah impian; aneka masalah membuat kita
sulit bersukacita. Perasaan yang entah kenapa murung; situasi yang tidak dapat
kita kendalikan; pengharapan yang terpupus; atau rasa bersalah akibat keputusan
yang keliru—semua itu merampas sukacita kita.



Pemazmur memahami perasaan seperti itu. Ia menggugah kita untuk berpaling
kepada Tuhan. Tuhanlah yang telah menjadikan hari-hari kita, maka Dia pula yang
memegang kendali, menyediakan pemeliharaan, dan menguatkan kita dalam
menghadapi setiap persoalan. Di tengah situasi sulit sekalipun, kita dapat
menemukan sumber sukacita dan rasa syukur untuk menjalani “petualangan”
hidup
hari demi hari. Dengan segala suka dukanya, hari ini adalah kesempatan terindah
yang dikaruniakan Tuhan bagi kita untuk hidup dan melayani Dia.

 

HARI DEMI HARI AKAN TERUS BERGANTI.
ISILAH HARI INI DENGAN PERKARA YANG BERARTI



Penulis: Arie Saptaji

|||||| sumber: http://www.renunganharian.net/ ||||||

 






[Non-text portions of this message have been removed]

#60911 From: "Christovita Wiloto" <christovwiloto@...>
Date: Mon Jan 4, 2010 5:29 pm
Subject: (Revisi) GPS: Bahaya Perdagangan Bebas FTA Sudah Tiba !
christovwiloto
Offline Offline
Send Email Send Email
 
http://groups.yahoo.com/group/dailygps/

DAILY GPS

Judul: Bahaya Perdagangan Bebas FTA Sudah Tiba !

Penulis: Christovita Wiloto

Tanggal: Selasa, 05 Januari 2010

PENTING baca dibawah Ayat Alkitab: Lukas 14:28-35

Nats Alkitab:
Sebab siapakah di antara kamu yang kalau mau mendirikan sebuah menara tidak
duduk dahulu membuat anggaran biayanya, kalau-kalau cukup uangnya untuk
menyelesaikan pekerjaan itu? (Lukas 14:28)

Paparan:
Editorial Media Indonesia menulis. KEGAGAPAN. Itulah kata yang bisa mewakili
cara kita menghadapi implementasi perdagangan bebas ASEAN-China atau ASEAN-China
Free Trade Agreement (FTA) yang mulai berlaku 1 Januari 2010.

Gagap karena banyak yang cemas bahwa perdagangan bebas itu akan kian menyuburkan
masuknya barang murah dari China. Kenyataan yang amat pahit karena barang
produksi dalam negeri akan tergusur dan industri kita pun bakal hancur.

Sebelum era perdagangan bebas ASEAN-China diberlakukan pun, kita sudah tak
berdaya menghadapi gempuran barang impor ilegal dari China. Neraca perdagangan
Indonesia dengan China juga berapor merah dalam lima tahun terakhir. Impor dari
China lebih besar daripada ekspor kita ke 'Negeri Tirai Bambu' itu.

Pada 2005, selisih antara impor dan ekspor ke China masih sebesar US$0,59
miliar. Namun, pada 2008, selisihnya membengkak karena impor kita dari China
lebih besar US$7,16 miliar ketimbang ekspor. Kegagapan menjadi kian lengkap
setelah pemerintah pun belum memiliki strategi besar menyongsong perdagangan
bebas dengan China itu. Padahal, FTA ASEAN-China sudah disepakati sejak 2001.

Itu berarti dalam kurun delapan tahun nyaris tidak banyak yang diperbuat
pemerintah untuk mempersiapkan benteng bagi produk domestik. Akibatnya,
perdagangan bebas dengan China seolah-olah datang secara tiba-tiba. Banyak
instrumen teknis yang kedodoran dalam menghadapi serbuan produk China. Bakal
makin kedodoran lagi setelah instrumen tarif yang sebelumnya masih bisa
mendampingi instrumen teknis untuk membendung produk China akan tidak ada lagi
atau 0%.

Sudah begitu, daya saing industri kita juga amat lemah akibat absennya strategi.
Kalangan usaha dalam negeri selama ini berhadapan dengan banyak ketidakpastian,
tingginya suku bunga kredit, mahalnya listrik, hingga mengguritanya upeti dari
birokrasi. Negeri ini punya gas dan batu bara yang melimpah sebagai penggerak
industri, tetapi sebagian besar gas dan batu bara itu diekspor. Pengusaha batu
bara pun sekadar berburu keuntungan melimpah, tapi kemudian alpa membayar
royalti dan pajak.

Mari kita bandingkan dengan cara China menggerakkan industri dalam negeri
mereka. Pemerintah China memberikan listrik yang murah, yang dibiayai dari batu
bara impor. Bukan karena China tidak memiliki batu bara, melainkan mereka
sengaja menyimpannya untuk kemandirian energi dalam jangka panjang.

Pemerintah China juga membentengi negerinya dengan sejumlah instrumen teknis
yang berfungsi menahan laju kencang masuknya barang-barang dari luar ke negeri
mereka. Standardisasi barang impor amat ketat sehingga tidak sembarang produk
bisa melenggang bebas.

Sebaliknya, di Indonesia, standardisasi barang yang masuk kelewat longgar.
Akibatnya, barang-barang yang berbahaya bagi kesehatan bisa masuk tanpa
kesulitan yang berarti. Tetapi, mengutuki terus-menerus perdagangan bebas dengan
China bukanlah langkah yang bijak. Walau terlambat, tidak usah ragu-ragu untuk
menyusun strategi dagang dengan dua cara, yakni defensif dan ofensif.

Cara defensif dilakukan dengan membuat standar yang makin ketat bagi masuknya
produk China. Cara ofensif dilakukan dengan melindungi industri dalam negeri
melalui sejumlah insentif dan menghilangkan aturan-aturan yang menghambat
industri. Sesungguhnya tidak perlu khawatir terhadap FTA kalau tercipta
fanatisme produksi dalam negeri. Tetapi, kita tidak pernah sukses mencintai
produksi sendiri.

Kata kunci untuk isu di atas adalah STRATEGI.

APA STRATEGI INDONESIA untuk memenangkan perang dagang paska FTA? Firman Tuhan
hari ini di Lukas 14:28 mengatakan, siapakah di antara kita yang kalau mau
mendirikan sebuah menara tidak duduk dahulu membuat anggaran biayanya,
kalau-kalau cukup uangnya untuk menyelesaikan pekerjaan itu?

Dan Lukas 14:31 yang mengatakan, raja manakah yang kalau mau pergi berperang
melawan raja lain tidak duduk dahulu untuk mempertimbangkan, apakah dengan
sepuluh ribu orang ia sanggup menghadapi lawan yang mendatanginya dengan dua
puluh ribu orang?

Firman Tuhan hari ini bicara tentang apa strategi Indonesia dalam menghadapi FTA
yang sudah berlaku 1 Januari lalu? Bagaimana mempersiapkan bangsa Indonesia dari
gempuran bisnis negara-negara lain?

Bagaimana menyelamatkan industri dan perdagangan Indonesia? Bagaimana mencegah
pengangguran besar-besaran yang mengancam Indonesia?

Semua itu menyangkut kelangsungan hidup 227 juta jiwa lebih penduduk Indonesia.

Renungan:
NEGARA TANPA VISI DAN STRATEGI, MEMBUAT BANGSA BINASA; HIDUP TANPA VISI DAN
STRATEGI, MEMBUAT HIDUP KITA BINASA; APA VISI DAN STRATEGI HIDUP KITA?

Doa:
Tuhan Yesus, beri kami hikmat akal budi Mu untuk mengetahui apa rancangan Mu
terhadap hidup kami dan bangsa kami. Tuntunlah kami agar kami memiliki visi dan
strategi seturut kehendak Mu


Ayat Alkitab: Lukas 14:28-35

14:28

Sebab siapakah di antara kamu yang kalau mau mendirikan sebuah menara tidak
duduk dahulu membuat anggaran biayanya, kalau-kalau cukup uangnya untuk
menyelesaikan pekerjaan itu?

14:29

Supaya jikalau ia sudah meletakkan dasarnya dan tidak dapat menyelesaikannya,
jangan-jangan semua orang yang melihatnya, mengejek dia,

14:30

sambil berkata: Orang itu mulai mendirikan, tetapi ia tidak sanggup
menyelesaikannya.

14:31

Atau, raja manakah yang kalau mau pergi berperang melawan raja lain tidak duduk
dahulu untuk mempertimbangkan, apakah dengan sepuluh ribu orang ia sanggup
menghadapi lawan yang mendatanginya dengan dua puluh ribu orang?

14:32

Jikalau tidak, ia akan mengirim utusan selama musuh itu masih jauh untuk
menanyakan syarat-syarat perdamaian.

14:33

Demikian pulalah tiap-tiap orang di antara kamu, yang tidak melepaskan dirinya
dari segala miliknya, tidak dapat menjadi murid-Ku.

14:34

Garam memang baik, tetapi jika garam juga menjadi tawar, dengan apakah ia
diasinkan?

14:35

Tidak ada lagi gunanya baik untuk ladang maupun untuk pupuk, dan orang
membuangnya saja. Siapa mempunyai telinga untuk mendengar, hendaklah ia
mendengar!"




Best regards
Christovita Wiloto


Get Strategic Indonesia Daily Alerts at www.wiloto.com
Sent from my WILOTO CORP® wireless device

#60910 From: "Christovita Wiloto" <christovwiloto@...>
Date: Mon Jan 4, 2010 4:41 pm
Subject: GPS: Bahaya Perdagangan Bebas FTA Sudah Tiba !
christovwiloto
Offline Offline
Send Email Send Email
 
DAILY GPS

Judul: Bahaya Perdagangan Bebas FTA Sudah Tiba !

Penulis: Christovita Wiloto

Tanggal: Selasa, 05 Januari 2010

PENTING baca dibawah Ayat Alkitab: Lukas 14:28-35

Nats Alkitab:
Sebab siapakah di antara kamu yang kalau mau mendirikan sebuah menara tidak
duduk dahulu membuat anggaran biayanya, kalau-kalau cukup uangnya untuk
menyelesaikan pekerjaan itu? (Lukas 14:28)

Paparan:
Editorial Media Indonesia menulis. KEGAGAPAN. Itulah kata yang bisa mewakili
cara kita menghadapi implementasi perdagangan bebas ASEAN-China atau ASEAN-China
Free Trade Agreement (FTA) yang mulai berlaku 1 Januari 2010.

Gagap karena banyak yang cemas bahwa perdagangan bebas itu akan kian menyuburkan
masuknya barang murah dari China. Kenyataan yang amat pahit karena barang
produksi dalam negeri akan tergusur dan industri kita pun bakal hancur.

Sebelum era perdagangan bebas ASEAN-China diberlakukan pun, kita sudah tak
berdaya menghadapi gempuran barang impor ilegal dari China. Neraca perdagangan
Indonesia dengan China juga berapor merah dalam lima tahun terakhir. Impor dari
China lebih besar daripada ekspor kita ke 'Negeri Tirai Bambu' itu.

Pada 2005, selisih antara impor dan ekspor ke China masih sebesar US$0,59
miliar. Namun, pada 2008, selisihnya membengkak karena impor kita dari China
lebih besar US$7,16 miliar ketimbang ekspor. Kegagapan menjadi kian lengkap
setelah pemerintah pun belum memiliki strategi besar menyongsong perdagangan
bebas dengan China itu. Padahal, FTA ASEAN-China sudah disepakati sejak 2001.

Itu berarti dalam kurun delapan tahun nyaris tidak banyak yang diperbuat
pemerintah untuk mempersiapkan benteng bagi produk domestik. Akibatnya,
perdagangan bebas dengan China seolah-olah datang secara tiba-tiba. Banyak
instrumen teknis yang kedodoran dalam menghadapi serbuan produk China. Bakal
makin kedodoran lagi setelah instrumen tarif yang sebelumnya masih bisa
mendampingi instrumen teknis untuk membendung produk China akan tidak ada lagi
atau 0%.

Sudah begitu, daya saing industri kita juga amat lemah akibat absennya strategi.
Kalangan usaha dalam negeri selama ini berhadapan dengan banyak ketidakpastian,
tingginya suku bunga kredit, mahalnya listrik, hingga mengguritanya upeti dari
birokrasi. Negeri ini punya gas dan batu bara yang melimpah sebagai penggerak
industri, tetapi sebagian besar gas dan batu bara itu diekspor. Pengusaha batu
bara pun sekadar berburu keuntungan melimpah, tapi kemudian alpa membayar
royalti dan pajak.

Mari kita bandingkan dengan cara China menggerakkan industri dalam negeri
mereka. Pemerintah China memberikan listrik yang murah, yang dibiayai dari batu
bara impor. Bukan karena China tidak memiliki batu bara, melainkan mereka
sengaja menyimpannya untuk kemandirian energi dalam jangka panjang.

Pemerintah China juga membentengi negerinya dengan sejumlah instrumen teknis
yang berfungsi menahan laju kencang masuknya barang-barang dari luar ke negeri
mereka. Standardisasi barang impor amat ketat sehingga tidak sembarang produk
bisa melenggang bebas.

Sebaliknya, di Indonesia, standardisasi barang yang masuk kelewat longgar.
Akibatnya, barang-barang yang berbahaya bagi kesehatan bisa masuk tanpa
kesulitan yang berarti. Tetapi, mengutuki terus-menerus perdagangan bebas dengan
China bukanlah langkah yang bijak. Walau terlambat, tidak usah ragu-ragu untuk
menyusun strategi dagang dengan dua cara, yakni defensif dan ofensif.

Cara defensif dilakukan dengan membuat standar yang makin ketat bagi masuknya
produk China. Cara ofensif dilakukan dengan melindungi industri dalam negeri
melalui sejumlah insentif dan menghilangkan aturan-aturan yang menghambat
industri. Sesungguhnya tidak perlu khawatir terhadap FTA kalau tercipta
fanatisme produksi dalam negeri. Tetapi, kita tidak pernah sukses mencintai
produksi sendiri.

Kata kunci untuk isu di atas adalah STRATEGI.

APA STRATEGI INDONESIA untuk memenangkan perang dagang paska FTA? Firman Tuhan
hari ini di Lukas 14:28 mengatakan, siapakah di antara kita yang kalau mau
mendirikan sebuah menara tidak duduk dahulu membuat anggaran biayanya,
kalau-kalau cukup uangnya untuk menyelesaikan pekerjaan itu?

Dan Lukas 14:31 yang mengatakan, raja manakah yang kalau mau pergi berperang
melawan raja lain tidak duduk dahulu untuk mempertimbangkan, apakah dengan
sepuluh ribu orang ia sanggup menghadapi lawan yang mendatanginya dengan dua
puluh ribu orang?

Firman Tuhan hari ini bicara tentang apa strategi Indonesia dalam menghadapi FTA
yang sudah berlaku 1 Januari lalu? Bagaimana mempersiapkan bangsa Indonesia dari
gempuran bisnis negara-negara lain?

Bagaimana menyelamatkan industri dan perdagangan Indonesia? Bagaimana mencegah
pengangguran besar-besaran yang mengancam Indonesia?

Semua itu menyangkut kelangsungan hidup 227 juta jiwa lebih penduduk Indonesia.

Renungan:
NEGARA TANPA VISI DAN STRATEGI, MEMBUAT BANGSA BINASA; HIDUP TANPA VISI DAN
STRATEGI APA VISI, MEMBUAT HIDUP KITA BINASA; DAN STRATEGI HIDUP KITA?

Doa:
Tuhan Yesus, beri kami hikmat akal budi Mu untuk mengetahui apa rancangan Mu
terhadap hidup kami dan bangsa kami. Tuntunlah kami agar kami memiliki visi dan
strategi seturut kehendak Mu


Ayat Alkitab: Lukas 14:28-35

14:28

Sebab siapakah di antara kamu yang kalau mau mendirikan sebuah menara tidak
duduk dahulu membuat anggaran biayanya, kalau-kalau cukup uangnya untuk
menyelesaikan pekerjaan itu?

14:29

Supaya jikalau ia sudah meletakkan dasarnya dan tidak dapat menyelesaikannya,
jangan-jangan semua orang yang melihatnya, mengejek dia,

14:30

sambil berkata: Orang itu mulai mendirikan, tetapi ia tidak sanggup
menyelesaikannya.

14:31

Atau, raja manakah yang kalau mau pergi berperang melawan raja lain tidak duduk
dahulu untuk mempertimbangkan, apakah dengan sepuluh ribu orang ia sanggup
menghadapi lawan yang mendatanginya dengan dua puluh ribu orang?

14:32

Jikalau tidak, ia akan mengirim utusan selama musuh itu masih jauh untuk
menanyakan syarat-syarat perdamaian.

14:33

Demikian pulalah tiap-tiap orang di antara kamu, yang tidak melepaskan dirinya
dari segala miliknya, tidak dapat menjadi murid-Ku.

14:34

Garam memang baik, tetapi jika garam juga menjadi tawar, dengan apakah ia
diasinkan?

14:35

Tidak ada lagi gunanya baik untuk ladang maupun untuk pupuk, dan orang
membuangnya saja. Siapa mempunyai telinga untuk mendengar, hendaklah ia
mendengar!"




Best regards
Christovita Wiloto


Get Strategic Indonesia Daily Alerts at www.wiloto.com
Sent from my WILOTO CORP® wireless device

#60909 From: "ribkah" <ribkah_pingkan@...>
Date: Mon Jan 4, 2010 1:46 pm
Subject: "Puisi" - Annie J Flint
ribkah_pingkan
Offline Offline
Send Email Send Email
 
Apakah engkau sudah tiba di tempat Laut Teberau didalam hidupmu,
    Dimana, walaupun engkau sudah melakukan semua yang dapat engkau lakukan,
Tidak ada jalan keluar,tidak ada jalan untuk berbalik,
    Tidak ada jalan lain kecuali melaluinya?
Lalu nantikan Tuhan dengan sebuah rasa percaya yang tenang
    Sampai malam ketakutanmu lenyap;
Dia akan mengirim angin, Dia akan menumpuk air,
    Saat Dia berkata kepada jiwamu, "Jalan terus"

Dan tanganNya akan menuntunmu melaluinya--jelas melaluinya--
    Dengan segera dinding-dinding air itu runtuh,
Tidak ada musuh yang bisa menjamahmu,
    Tidak ada gelombang yang dapat menyentuhmu,
Tidak ada laut yang terbesar yang dapat menghanyutkanmu;
    Gelombang besar yang menerpa akan menegakkan puncak-puncaknya,
Buih-buih di kakimu akan terpecah-pecah.
Namun engkau akan berjalan di dasar laut yang kering
Di jalan yang  dibuat oleh Tuhan Allah mu


Saat fajar tiba, dibawah tiang awan,
    Engkau melihat Tuhan sendiri di sana,
Di saat Dia memimpinmu dari dasar lautan
    Menuju sebuah tanah yang belum engkau ketahui;
Dan rasa takutmu akan sirna saat musuh-musuhmu mati tenggelam,
    Engkau tidak akan takut lagi;
Engkau akan menyanyikan pujian di sebuah tempat yang lebih baik,
    Sebuah tempat yang diberikan oleh Tuhan Allah mu.
Sent from my BlackBerry
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

#60908 From: Rihart Manurung <rihart@...>
Date: Mon Jan 4, 2010 4:10 am
Subject: Buku Gurita Cikeas, karya Georges J. Aditjondro
batak_cyber
Offline Offline
Send Email Send Email
 
Dear teman teman,

Yang belum sempat baca Buku " Gurita Cikeas" karna sudah keburu di tarik
dari peredaran
ini ada bukunya dalam bantuk *.pdf

Silahkan di download :

*http://www.ziddu.com/download/7948021/gurita-cikeas.pdf.html*<http://www.ziddu.\
com/download/7948021/gurita-cikeas.pdf.html>
http://bebasupload.com/wt2ndjb1ilrr/gurita-cikeas.pdf.html


Regards

Rihart Manurung
Go 2 Open Source
Terima :
Service / Rakit Komputer
Instalasi Linux dll
http://rihartmanurung.blogspot.com
http://Rihart.tokobagus.com
http://bebasupload.com/rihart


[Non-text portions of this message have been removed]

#60907 From: "i_sumarya" <i_sumarya@...>
Date: Mon Jan 4, 2010 7:58 am
Subject: 5 Jan
i_sumarya
Offline Offline
Send Email Send Email
 
"Tergeraklah hatiNya oleh belas kasihan kepada mereka"
(1Yoh 4:7-10; Mrk 6: 34-44)

"Ketika Yesus mendarat, Ia melihat sejumlah besar orang banyak, maka tergeraklah
hati-Nya oleh belas kasihan kepada mereka, karena mereka seperti domba yang
tidak mempunyai gembala. Lalu mulailah Ia mengajarkan banyak hal kepada mereka.
Pada waktu hari sudah mulai malam, datanglah murid-murid-Nya kepada-Nya dan
berkata: "Tempat ini sunyi dan hari sudah mulai malam. Suruhlah mereka pergi,
supaya mereka dapat membeli makanan di desa-desa dan di kampung-kampung di
sekitar ini." Tetapi jawab-Nya: "Kamu harus memberi mereka makan!" Kata mereka
kepada-Nya: "Jadi haruskah kami membeli roti seharga dua ratus dinar untuk
memberi mereka makan?" Tetapi Ia berkata kepada mereka: "Berapa banyak roti yang
ada padamu? Cobalah periksa!" Sesudah memeriksanya mereka berkata: "Lima roti
dan dua ikan." Lalu Ia menyuruh orang-orang itu, supaya semua duduk
berkelompok-kelompok di atas rumput hijau. Maka duduklah mereka
berkelompok-kelompok, ada yang seratus, ada yang lima puluh orang. Dan setelah
Ia mengambil lima roti dan dua ikan itu, Ia menengadah ke langit dan mengucap
berkat, lalu memecah-mecahkan roti itu dan memberikannya kepada murid-murid-Nya,
supaya dibagi-bagikan kepada orang-orang itu; begitu juga kedua ikan itu
dibagi-bagikan-Nya kepada semua mereka. Dan mereka semuanya makan sampai
kenyang. Kemudian orang mengumpulkan potongan-potongan roti dua belas bakul
penuh, selain dari pada sisa-sisa ikan.Yang ikut makan roti itu ada lima ribu
orang laki-laki." (Mrk 6:34-44), demikian kutipan Warta Gembira hari ini.
Berrefleksi atas bacaan-bacaan hari ini saya sampaikan catatan-catatan sederhana
sebagai berikut:
 Berbagai bencana alam seperti banjir, kebakaran, tanah longsor dll, maupun PHK
telah menimbulkan derita banyak orang: kelaparan atau kekurangan dalam hal
sandang dan pangan. Apakah hati kita tergerak oleh belas kasihan seperti Yesus,
ketika mendengar atau menyaksikan aneka penderitaan? Warta Gembira hari ini
mengingatkan dan mengajak kita untuk memiliki hati yang tergerak oleh belas
kasihan terhadap mereka yang miskin dan berkekurangan dalam berbagai kebutuhan
pokok untuk hidup. Maka kami mengajak anda sekalian untuk `melihat ke bawah'
atau `turun ke bawah', dengan demikian kita pasti akan melihat mereka yang
miskin dan berkekurangan. Marilah kita hayati atau wujudkan motto `solidaritas'
dan `preferential option for/with the poor' dalam cara hidup dan cara bertindak
kita setiap hari. Kita buka hati dan jiwa kita terhadap mereka yang miskin dan
berkekurangan. Apa yang kita miliki, kuasai dan nikmati sampai saat ini adalah
anugerah Tuhan, maka marilah kita syukuri dengan meneruskan semuanya itu kepada
saudara-saudari kita, terutama bagi mereka yang miskin dan berkekurangan. Jika
kita semua bersikap mental `solidaritas'dan `preferential option for/with the
poor', kiranya tidak ada lagi yang miskin dan berkekurangan, melainkan kita
semua akan berkelebihan. Maka jauhkan sikap mental serakah dan hanya mencari
keenakan atau keuntungan pribadi atau kelompok sendiri.
 "Barangsiapa tidak mengasihi, ia tidak mengenal Allah, sebab Allah adalah
kasih.Dalam hal inilah kasih Allah dinyatakan di tengah-tengah kita, yaitu bahwa
Allah telah mengutus Anak-Nya yang tunggal ke dalam dunia, supaya kita hidup
oleh-Nya" (1Yoh 4:8-9). Sekali lagi kita diingatkan perihal saling mengasihi
satu sama lain sebagai saudara atau sesama manusia. Masing-masing dari kita
adalah `buah kasih' atau `yang terkasih', yang diciptakan dalam dan oleh kasih
Allah kerjasama dengan orangtua kita masing-masing yang saling mengasihi dengan
segenap hati, segenap jiwa, segenap akal budi dan segenap tubuh, yang antara
lain ada tindakan konkret persetubuhan. Jika masing-masing dari kita dengan
rendah hati berani menghayati diri sebagai `buah kasih' atau `yang terkasih'
maka kita sungguh mengenal Allah dan dengan demikian kita dengan mudah saling
mengasihi. Bertemu dengan orang lain berarti `yang terkasih' bertemu dengan
`yang terkasih', dan dengan demikian secara otomatis saling mengasihi. Tanda
bahwa kasih Allah ada di tengah-tengah kita yaitu kita hidup dan bertindak
saling mengasihi. Kehidupan bersama yang dijiwai oleh kasih Allah senantiasa
menarik, mempesona dan memikat, karena senantiasa memancarkan kasih yang tak
terbatas. Kami berharap hidup saling mengasihi ini sungguh terjadi dalam semua
keluarga, suami-isteri, yang dibangun dan dikat oleh kasih. Jika semua anggota
keluarga saling mengasihi, maka hidup bersama dimanapun dan kapanpun akan saling
mengasihi, karena keluarga adalah dasar hidup bersama. Keluarga-keluarga hidup
bahagia dan damai sejahtera dalam dan karena kasih, maka seluruh anggota
masyarakat akan bahagia dan damai sejahtera juga.

"Kiranya ia mengadili umat-Mu dengan keadilan dan orang-orang-Mu yang tertindas
dengan hukum! Kiranya gunung-gunung membawa damai sejahtera bagi bangsa, dan
bukit-bukit membawa kebenaran! Kiranya ia memberi keadilan kepada orang-orang
yang tertindas dari bangsa itu" (Mzm 72:2-4a)
Jakarta, 5 Januari 2010

#60906 From: "merdeka999" <yonobadi@...>
Date: Mon Jan 4, 2010 3:44 am
Subject: Re: Yohanes 4:34: Tumbuh berkembang dalam melakukan kehendak Bapaku...!
merdeka999
Offline Offline
Send Email Send Email
 
Bro-Sis, Anggota Milis TD Yth.

Peradaban, kota dan bangunan, gedung-gedung menarapun berkembang mencuat
tinggi..

Menurut siaran berita radio ABC, Melbourne, Australia bangunan tertinggi di
dunia sampai awal tahun baru 2010 adalah sebuah menara Burj di kota Dubai,
Emirat Arab.

Menara tersebut tingginya sekitar 800 meter, dibangun selama lima tahun,
melibatkan 12.000 tenaga kerja kontrakan termasuk dari Negara India dengan beaya
$22 billion dollar

Saat mendengar radio tersebut diingatkan hal sama yang pernah dibangun orang di
Babylonia yang dikenal dengan "Menara Babel" (Kejadian 11:1-9) dimana Tuhan
tidak berkenan dan mengacaukannya

Bagaimana menurut pendapat Saudara?

Berikut saya postingkan berita selengkapnya dari radio tersebut dan kutipan
Ayat-Ayat Kitab Kejadian 11:1-9 Menara Babel sebagai berikut:

KEJADIAN 11:1-9  MENARA BABEL 
11:1 Adapun seluruh bumi, satu bahasanya dan satu logatnya.

11:2 Maka berangkatlah mereka ke sebelah timur dan menjumpai tanah datar di
tanah Sinear, lalu menetaplah mereka di sana.

11:3 Mereka berkata seorang kepada yang lain: "Marilah kita membuat batu bata
dan membakarnya baik-baik." Lalu bata itulah dipakai mereka sebagai batu dan tr
gala-gala sebagai tanah liat.

11:4 Juga kata mereka: "Marilah kita dirikan bagi kita sebuah kota dengan sebuah
menara yang puncaknya sampai ke langit, dan marilah kita cari nama, supaya kita
jangan terserak ke seluruh bumi."

11:5 Lalu turunlah TUHAN untuk melihat kota dan menara yang didirikan oleh
anak-anak manusia itu,

11:6 dan Ia berfirman: "Mereka ini satu bangsa dengan satu bahasa untuk
semuanya. Ini barulah permulaan usaha mereka; mulai dari sekarang apa pun juga
yang mereka rencanakan, tidak ada yang tidak akan dapat terlaksana.

11:7 Baiklah Kita turun dan mengacaubalaukan di sana bahasa mereka, sehingga
mereka tidak mengerti lagi bahasa masing-masing."

11:8 Demikianlah mereka diserakkan TUHAN dari situ ke seluruh bumi, dan mereka
berhenti mendirikan kota itu.

11:9 Itulah sebabnya sampai sekarang nama kota itu disebut Babel, karena di
situlah dikacaubalaukan TUHAN bahasa seluruh bumi dan dari situlah mereka
diserakkan TUHAN ke seluruh bumi.


BERITA RADIO ABC, AUSTRALIA, 4 JANUARY, 08.00 AM

The tallest building in the world is set to open in Dubai today, but developers
have refused to reveal its exact height.

The Burj Dubai, which is Arabic for Dubai Tower, has 160 storeys and stands more
than 800 metres high.

It has taken five years and 12,000 labourers to build, many of them brought on
temporary contracts from India.

At one stage apartments in the Burj were selling for nearly $2,300 per square
foot, but the economic collapse in Dubai has seen prices plunge to just half
that.

The tower and surrounding development has cost about $22 billion to build.

Some observers now appear more confident about Dubai's ability to navigate its
way out of the financial crisis, after many predicted bankruptcy when it
requested a debt repayments standstill for its largest group Dubai World in late
November.

Dubai was bailed out with a last-minute lifeline of $10 billion from
neighbouring emirate Abu Dhabi, which enabled Dubai to pay its imminent debt.

"We are much more confident about the situation of Dubai now, after Abu Dhabi?s
support as well as the comprehensive restructuring plan, than we were a one
month ago," said Mahdi Mattar, chief economist at Shuaa Capital.

"The debt story is not as bad as the market initially thought, when investors
were assuming the worst."

----------

PERCAKAPAN. Didalam ALKITAB bayak sekali percakapan-percakapan. Oleh karena
begitu pentingnya PERCAKAPAN tersebut oleh beberapa Penulis ALKITAB sengaja
ditekankannya ber-ulang-ulang... Begitu pula sebuah versi Alkitab NKJV (New King
James Version) memberi warna beda (merah, mislanya) kepada semua kata-kata Tuhan
Yesus didalam Kitab Injil Mateus, Markus, Lukas, Yohanes.

PERCAKAPAN, suatu dialogue sangat penting didalam keluarga, pergaulan
masyarakat, pelayanan gerejani dan bisnis para usahawan dalam meyatakan dan
memasyarakatkan aktifitas dan produkvitas kerja, pelayanan di gereja, masyarakat
maupun percakapan personal secara peribadi!

NATUR manusia bahwa setiap orang wajib berbicara, bersuara karena itulah maksud
Allah memberi mulut kepada manusia, untuk memuji-muji DIA dan berkomunikasi
sesama umat ciptaanNya

PERCAKAPAN adalah bahagian dari suatu komunikasi, berdiplomasi, lobi: ada seni
hikmatnya tersendiri

ALKITAB didalam PL (Perjanjian Lama) dan PB (Perjanjian Baru) kalau mau luangkan
waktu membaca dan merenungkannya pasti akan banyak mendapatkan inspirasi dan
informasi yang sangat menolong kita untuk bertumbuh dan berkembang melakukan
Kehendak Tuhan Allah Bapa...

Seperti halnya perwujudan tanda SALIB simbul Kaum Kristiani Internasional. Yang
keatas (vertikal) ke GUSTI ALLAH, mendatar (horizontal) kepada sesama manusia
dengan menghargai hak asasinya secara transparan adil

Namun perlu diakui pula bahwa ada sifat, watak, dan cara berbeda didalam
menyampaikan suatu pesan Allah kehendakNya...

Nada percakapan-percakapan di kitab-kitab Perjanjian Lama (PL) umumnya bersifat
OTORITER dan berpusat kepada Raja-Raja. Sedangkan di PB lebih bersifat
DEMOKRATIS, kemanusiaan dan Kerakyatan...

Didalam Yohanes 4:1-34 Tuhan Yesus memulai PERCAKAPAN tersebut. Dia
berinisiatip, datang kepada orang yang kebetulan dijumpaiNya yakni Perempuan
Samaria (PS) yang sedang menimba air di sumur Yakub dan juga dengan
Murid-Muridnya setelah mereka kembali mencari makanan dari kota...

Dua-dua perkapan tersebut mengandung makna arti yang dalam, walaupun Si
Perempuan Samaria (PS) dan Murid-MuridNya tidak begitu mengerti sepenuhnya....

PERCAKAPAN melahirkan komunikasi, relasi yang dekat, intim dengan Tuhan dan
sesama kaum beriman (brothers and sisters in Christ). Sebagaimana tanda simbul
Salib, berdiri tegak lurus keatas dan saling melekat kuat menyilang, mendatar
(vertikal dengan horizontal) karena yang menjadi central, pusat, perekatnya
adalah Tuhan Yesus Kristus Sendiri

Sekian, sampai lain kali. Tuhan Allah Bapa menolong dan memberkati Anak-AnakNya.
Selamat Tahun Baru 2010.

Melbourne, Australia, 4 Januari 2020. SM999.

--- In terangduniamail@yahoogroups.com, "merdeka999" <yonobadi@...> wrote:

Ayat-Ayat Selengkapnya Yohanes 4:1-34 - Percakapan dengan Perempuan Samaria.

Awalnya percakapan tersebut tidak nyambung. Apa yang diucapkan Tuhan Yesus tidak
dapat dimengerti oleh Perempuan Samaria. Atau lama kelamaan berkembang ke arah
sesuatu yang bermakna dan bermanfaat bagi Perempuan tersebut setelah dengan
jujur ia mengakui segala liku-liku perjalanan hidupnya....

Seburuk-buruknya kelakuan dan tindakan seseorang tetap masih ada saja kebaikan,
kebersihan, maksud dan tujuan baik yang tersimpan didalam hati nuraninya yang
bersih...

Kalau seseorang dapat menangkap dan menyadari kemudian percaya dan melakukannya
kata-kata Yesus. Mujizat terjadi didalam pertumbuhan, pengenalan dan melakukan
kehendak Allah Bapa...

Silakan baca selengkapnya Yohanes 4:1-34 (TB) sbb.:

4:1 Ketika Tuhan Yesus mengetahui, bahwa orang-orang Farisi telah mendengar,
bahwa Ia memperoleh dan membaptis murid lebih banyak dari pada Yohanes

4:2 -- meskipun Yesus sendiri tidak membaptis, melainkan murid-murid-Nya, --

4:3 Ia pun meninggalkan Yudea dan kembali lagi ke Galilea.

4:4 Ia harus melintasi daerah Samaria.

4:5 Maka sampailah Ia ke sebuah kota di Samaria, yang bernama Sikhar
dekat tanah yang diberikan Yakub dahulu kepada anaknya, Yusuf.

4:6 Di situ terdapat sumur Yakub. Yesus sangat letih oleh perjalanan, karena itu
Ia duduk di pinggir sumur itu. Hari kira-kira pukul dua belas.

4:7 Maka datanglah seorang perempuan Samaria hendak menimba air. Kata Yesus
kepadanya: "Berilah Aku minum."

4:8 Sebab murid-murid-Nya telah pergi ke kota membeli makanan.

4:9 Maka kata perempuan Samaria itu kepada-Nya: "Masakan Engkau, seorang Yahudi,
minta minum kepadaku, seorang Samaria?" (Sebab orang Yahudi tidak bergaul dengan
orang Samaria.)

4:10 Jawab Yesus kepadanya: "Jikalau engkau tahu tentang karunia Allah dan
siapakah Dia yang berkata kepadamu: Berilah Aku minum! niscaya engkau telah
meminta kepada-Nya dan Ia telah memberikan kepadamu air hidup."

4:11 Kata perempuan itu kepada-Nya: "Tuhan, Engkau tidak punya timba dan sumur
ini amat dalam; dari manakah Engkau memperoleh air hidup itu?

4:12 Adakah Engkau lebih besar dari pada bapa kami Yakub, yang memberikan sumur
ini kepada kami dan yang telah minum sendiri dari dalamnya, ia serta
anak-anaknya dan ternaknya?"

4:13 Jawab Yesus kepadanya: "Barangsiapa minum air ini, ia akan haus lagi,

4:14 tetapi barangsiapa minum air yang akan Kuberikan kepadanya, ia tidak akan
haus untuk selama-lamanya. Sebaliknya air yang akan Kuberikan kepadanya, akan
menjadi mata air di dalam dirinya, yang terus-menerus memancar sampai kepada
hidup yang kekal."

4:15 Kata perempuan itu kepada-Nya: "Tuhan, berikanlah aku air itu, supaya aku
tidak haus dan tidak usah datang lagi ke sini untuk menimba air."

4:16 Kata Yesus kepadanya: "Pergilah, panggillah suamimu dan datang ke sini."

4:17 Kata perempuan itu: "Aku tidak mempunyai suami." Kata Yesus kepadanya:
"Tepat katamu, bahwa engkau tidak mempunyai suami,

4:18 sebab engkau sudah mempunyai lima suami dan yang ada sekarang padamu,
bukanlah suamimu. Dalam hal ini engkau berkata benar."

4:19 Kata perempuan itu kepada-Nya: "Tuhan, nyata sekarang padaku, bahwa Engkau
seorang nabi.

4:20 Nenek moyang kami menyembah di atas gunung ini, tetapi kamu katakan, bahwa
Yerusalemlah tempat orang menyembah."

4:21 Kata Yesus kepadanya: "Percayalah kepada-Ku, hai perempuan, saatnya akan
tiba, bahwa kamu akan menyembah Bapa bukan di gunung ini dan bukan juga di
Yerusalem.

4:22 Kamu menyembah apa yang tidak kamu kenal, kami menyembah apa yang kami
kenal, sebab keselamatan datang dari bangsa Yahudi.

4:23 Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang, bahwa
penyembah-penyembah benar akan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran; sebab
Bapa menghendaki penyembah-penyembah demikian.

4:24 Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh
dan kebenaran."

4:25 Jawab perempuan itu kepada-Nya: "Aku tahu, bahwa Mesias akan datang, yang
disebut juga Kristus; apabila Ia datang, Ia akan memberitakan segala sesuatu
kepada kami."

4:26 Kata Yesus kepadanya: "Akulah Dia, yang sedang berkata-kata dengan engkau."

4:27 Pada waktu itu datanglah murid-murid-Nya dan mereka heran, bahwa Ia sedang
bercakap-cakap dengan seorang perempuan. Tetapi tidak seorang pun yang berkata:
"Apa yang Engkau kehendaki? Atau: Apa yang Engkau percakapkan dengan dia?"

4:28 Maka perempuan itu meninggalkan tempayannya di situ lalu pergi ke kota dan
berkata kepada orang-orang yang di situ:

4:29 "Mari, lihat! Di sana ada seorang yang mengatakan kepadaku segala sesuatu
yang telah kuperbuat. Mungkinkah Dia Kristus itu?"

4:30 Maka mereka pun pergi ke luar kota lalu datang kepada Yesus.

4:31 Sementara itu murid-murid-Nya mengajak Dia, katanya: "Rabi, makanlah."

4:32 Akan tetapi Ia berkata kepada mereka: "Pada-Ku ada makanan yang tidak kamu
kenal."

4:33 Maka murid-murid itu berkata seorang kepada yang lain: "Adakah orang yang
telah membawa sesuatu kepada-Nya untuk dimakan?"

4:34 Kata Yesus kepada mereka: "Makanan-Ku ialah melakukan kehendak Dia yang
mengutus Aku dan menyelesaikan pekerjaan-Nya.

Sampai lain kali. SM999.

--- In terangduniamail@yahoogroups.com, "merdeka999" <yonobadi@> wrote:

BEGITU lega. Senang hati para Gembala setelah mendengar dan melakukan kehendak
Allah lewat Malaekat. Mereka percaya dan melakukan, yakni mengabarkan Yesus Anak
Allah- Anak Manusia Lahir di kandang hewan Bethlehem. NATAL: Nama Ajaib Tuhan
Allah Lahir...!

AWAL tahun 2010. Pagi ini pukul 8.00 waktu Melbourne (Australia) mungkin jam
4.00 pagi waktu Yogyakarta. Kabar bagus, indah dari siaran berita Radio
Australia, Melbourne bahwa LARANGAN penggunaan kata "Allah" didalam Kitab Suci
dan Kaum Katolik/Kristiani: oleh Pemerintahan Islamiyah Malaysiatelah dicabut!
Puji Nama Yesus, Tuhan Allah Yang Maha Tinggi...! Hatiku bergejolak ketika
mendengar siaran pagi tersebut dari Radio Australia berbahasa Inggris...

SELAMAT dan salut kepada usaha dan perjuangan kaum Kristiani di Malaysia bahkan
di dunia yang memperjuangkan hak-hak asasinya...
Satu langkah lagi kaum Kristen di dunia menapakkan kaki kemerdekaan kebebasan
didalam kehidupan berdemokratis di dunia, bumi Allah dan juga bumi manusia di
Malaysia dan Indonesia...!

KALAU Tuhan memulai sesuatu didalam kehidupan kita; para Gembala tersebut dan
juga para Domba serta Simpatisannnya... DIA akan membantu menyelesaikan
pekerjaan kita untuk kemuliaan Allah Bapa.
RASUL PAULUS mengingatkan Jemaat dan Orang-Orang di Filipi: "Akan hal ini aku
yakin sepenuhnya, yaitu Ia, yang memulai pekerjaan yang baik di antara kamu,
akan meneruskannya sampai pada akhirnya pada hari Kristus Yesus." (Filipi 1:6).

Sekian, harap ada manfaatnya di awal pagi-pagi benar tahun baru 2010. (SM999).

--- In terangduniamail@yahoogroups.com, "merdeka999" <yonobadi@> wrote:

Bacaan: 1 Samuel 2:18-20,26; Mazmur 148; Kolose 3:12-17; Lukas 2:41-52.

YESUS tumbuh berkembang tinggal di Rumah Bapa melakukan Kehendak BapaNya. Begitu
pula Samuel bersama ayah angkatnya Imam Eli.

Begitu pula didalam Mazmur 148 - Natur semua ciptaan Allah (flora, fauna,
manusia) itu hidup, tumbuh, berkembang memuji-muji Tuhan Allah Sang Pencipta.

Orang-orang yang tergerak, terpanggil, terpilih dan berkembang didalam
mengerjakan pekerjaan Tuhan Allah, dikaruniai (dikenakan) sifat dan kelakuan
yang oleh Rasul Paulus katakan didalam
Kolose 3:12-17:

3:12 Karena itu, sebagai orang-orang pilihan Allah yang dikuduskan dan
dikasihi-Nya, kenakanlah belas kasihan, kemurahan, kerendahan hati,
kelemahlembutan dan kesabaran.

3:13 Sabarlah kamu seorang terhadap yang lain, dan ampunilah seorang akan yang
lain apabila yang seorang menaruh dendam terhadap yang lain, sama seperti Tuhan
telah mengampuni kamu, kamu perbuat jugalah demikian.

3:14 Dan di atas semuanya itu: kenakanlah kasih, sebagai pengikat yang
mempersatukan dan menyempurnakan.

3:15 Hendaklah damai sejahtera Kristus memerintah dalam hatimu, karena untuk
itulah kamu telah dipanggil menjadi satu tubuh. Dan bersyukurlah.

3:16 Hendaklah perkataan Kristus diam dengan segala kekayaannya di antara kamu,
sehingga kamu dengan segala hikmat mengajar dan menegur seorang akan yang lain
dan sambil menyanyikan mazmur, dan puji-pujian dan nyanyian rohani, kamu
mengucap syukur kepada Allah di dalam hatimu.

3:17 Dan segala sesuatu yang kamu lakukan dengan perkataan atau perbuatan,
lakukanlah semuanya itu dalam nama Tuhan Yesus, sambil mengucap syukur oleh Dia
kepada Allah, Bapa kita.

GEREJA (Sinagogue) = Rumah Bapa = Bait Allah

Lukas 2:41-52 - Menarik disimak sewaktu Maria dan Yusuf orang tua Yesus bingung
mencariNya dan pada hari ketiga diketemukan Yesus di dalam Bait Allah. Sewaktu
ditanyai orang tuaNya, Yesus menjawab: "Mengapa kamu mencari Aku? Tidakkah kamu
tahu, bahwa Aku harus berada di dalam rumah Bapa-Ku?"

2:48 Dan ketika orang tua-Nya melihat Dia, tercenganglah mereka, lalu kata
ibu-Nya kepada-Nya: "Nak, mengapakah Engkau berbuat demikian terhadap kami?
Bapa-Mu dan aku dengan cemas mencari Engkau."

2:49 Jawab-Nya kepada mereka: "Mengapa kamu mencari Aku? Tidakkah kamu tahu,
bahwa Aku harus berada di dalam rumah Bapa-Ku?"

Yesus tumbuh menjadi kritis, cerdas dan bijaksana didalam Rumah Bapa.
Menyelesaikan pekerjaan Bapa. "Makanan-Ku ialah melakukan kehendak Dia yang
mengutus Aku dan menyelesaikan pekerjaan-Nya. - Yoh.4:34

PERCAKAPAN Malaekat dengan Gembala-Gembala.

Peristiwa NATAL (Nama Ajaib Tuhan Allah Lahir) telah menggegerkan seluruh
bangsa. Gembala-Gembalapun ketakutan sewaktu mendengar dan malihat sesuatu yang
langka, aneh, ajaib di depan matanya. Rupanya Gembala-Gembala tersebut belum
siap dengan lingkungan yang mendadak berbeda (penggeledahan rumah-rumah,
pembunuhan bayi dan anak-anak lelaki) ditambah penampilan malaekat. Mereka
terkejut dan takut, namum Malaekat menenabfkan mereka (Lukas 2:8-10):

2:8 Di daerah itu ada gembala-gembala yang tinggal di padang menjaga kawanan
ternak mereka pada waktu malam.

2:9 Tiba-tiba berdirilah seorang malaikat Tuhan di dekat mereka dan kemuliaan
Tuhan bersinar meliputi mereka dan mereka sangat ketakutan.

2:10 Lalu kata malaikat itu kepada mereka: "Jangan takut, sebab sesungguhnya aku
memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa."

MUNGKIN sekarang kalau ada Malaekat menyampaikan kabar kesukaan kepada segenap
bangsa termasuk Indonesia bahwa akan ada Juru Selamat yang akan menyelamatkan
Indonesia dari kebinasaan..?

Waduh..! Takutkah Bapak-Ibu-Saudara, para Gembala..?

Sampai lain kali. Salam Merdeka999 (SM999).

--- In terangduniamail@yahoogroups.com, "merdeka999" <yonobadi@> wrote:

Bro-Sis, Semua Member TD Yth,

Menjelang tahun baru 2010, kalau mau: Ayo sharing kekayaan Firman Tuhan hari ini
dengan topik, "Tumbuh berkembang didalam melakukan kehendak Bapaku."

Kata Yesus kepada mereka: "Makanan-Ku ialah melakukan kehendak Dia yang mengutus
Aku dan menyelesaikan pekerjaan-Nya. - Yoh.4:34

(i) Siapa Yesus dan siapa mereka?

(ii) Apakah "MakananKU" - makanan Yesus? dan apakah makanan murid-muridNya?

(iii) Kehendak Dia. Siapa Dia? Allah, Bapa Tuhan Yesus? Bapa kaum beriman? Siapa
mereka? Apakah kehendak Bapa?

(iv) Dia yang mengutus Aku. Siapa Aku? Apakah hanya Yesus AnakNya yang tunggal?

(v) Menyelesaikan pekerjaan-Nya. Apa dan bagaimana menyelesaikan pekerjaan-Nya?

Sampai lain kali. Selamat Hari Minggu Natal Pertama 27 Desember 2009.

Bacaan Alkitab Lengkap: 1 Samuel 2:18-20,26; Mazmur 148; Kolose 3:12-17; Lukas
2:41-52.

Tuhan Allah Memberkati Anak-AnakNya. Amin. SM999.

#60905 From: "merdeka999" <yonobadi@...>
Date: Sun Jan 3, 2010 11:50 pm
Subject: Re: Yohanes 4:34: Tumbuh berkembang dalam melakukan kehendak Bapaku...!
merdeka999
Offline Offline
Send Email Send Email
 
PERCAKAPAN. Didalam ALKITAB bayak sekali percakapan-percakapan langsung. Oleh
karena begitu pentingnya PERCAKAPAN tersebut Penulis ALKITAB sengaja
menekankannya ber-ulang-ulang... Begitu pula sebuah versi Alkitab NKJV (New King
James Version) mencetak dengan warna beda (merah, mislanya) semua kata-kata
Tuhan Yesus...

PERCAKAPAN, dialogue sangat penting didalam keluarga, pergaulan masyarakat,
pelayanan gerejani dan bisnis usahawan untuk meyatakan dan memasyarakatkan
aktifitas kerja dan pelayanan di gereja dan masyarakat.

Orang wajib berbicara, bersuara karena itulah maksud Allah memberi mulut kepada
manusia, untuk memuji-muji DIA dan berkomunikasi sesama manusia.

PERCAKAPAN adalah berkomunikasi, lobi; ada seni dan hikmatnya.

Didalam ALKITAB PL (Perjanjian Lama) dan PB (Perjanjian Baru) kalau mau luangkan
waktu merenungkan akan banyak mendapatkan inspirasi dan informasi yang sangat
menolong kita untuk tumbuh dan berkembang dalam melakukan Kehendak Tuhan Allah
Bapaku...

Seperti halnya perwujudan tanda SALIB simbul Kaum Kristiani Internasional. Yang
keatas (vertikal) ke GUSTI ALLAH dan yang mendatar (horizontal) transparan
kepada sesama manusia...

DIAKUI ada sifat, watak, cara berbeda didalam penyampaikan suatu PESAN ALLAH
kepada umatNya. Percakapan-percakapan di kitab-kita PL
bersifat OTORITER dan berpusat kepada Raja-Raja. Sedangkan di PB lebih bersifat
DEMOKRATIS dan Kerakyatan...

Didalam Yohanes 4:1-34 Tuhan Yesus memulai didalam PERCAKAPAN tersebut. Dia
berinisiatip, datang kepada orang yang kebetulan dijumpaiNya yakni Perempuan
Samaria (PS) yang sedang nebinba air di sumur Yakub dan juga dengan para
Murid-Muridnya sekembali mereka dari kota memcari makanan...

Dua-dua perkapan tersebut mengandung makna, arti yang dalam, walaupun PS dan
Murid-MuridNya tidak begitu mengerti sepenuhnya....

PERCAKAPAN melahirkan; komunikasi, relasi yang dekat, intim dengan Tuhan dan
sesama orang beriman. Sebagaimana tanda simbul Salib, berdiri tegak, lurus
saling melekat (vertikal dengan horizontal) karena yang menjadi Perekatnya
adalah Tuhan Yesus Kristus ....

Sekian, sampai lain kali. Tuhan Allah Bapa menolong dan memberkati Anak-AnakNya.
Selamat Tahun Baru 2010.

Melbourne, Australia, 4 Januari 2020. SM999.

--- In terangduniamail@yahoogroups.com, "merdeka999" <yonobadi@...> wrote:

Ayat-Ayat Selengkapnya Yohanes 4:1-34 - Percakapan dengan Perempuan Samaria.

Awalnya percakapan tersebut tidak nyambung. Apa yang diucapkan Tuhan Yesus tidak
dapat dimengerti oleh Perempuan Samaria. Atau lama kelamaan berkembang ke arah
sesuatu yang bermakna dan bermanfaat bagi Perempuan tersebut setelah dengan
jujur ia mengakui segala liku-liku perjalanan hidupnya....

Seburuk-buruknya kelakuan dan tindakan seseorang tetap masih ada saja kebaikan,
kebersihan, maksud dan tujuan baik yang tersimpan didalam hati nuraninya yang
bersih...

Kalau seseorang dapat menangkap dan menyadari kemudian percaya dan melakukannya
kata-kata Yesus. Mujizat terjadi didalam pertumbuhan, pengenalan dan melakukan
kehendak Allah Bapa...

Silakan baca selengkapnya Yohanes 4:1-34 (TB) sbb.:

4:1 Ketika Tuhan Yesus mengetahui, bahwa orang-orang Farisi telah mendengar,
bahwa Ia memperoleh dan membaptis murid lebih banyak dari pada Yohanes

4:2 -- meskipun Yesus sendiri tidak membaptis, melainkan murid-murid-Nya, --

4:3 Ia pun meninggalkan Yudea dan kembali lagi ke Galilea.

4:4 Ia harus melintasi daerah Samaria.

4:5 Maka sampailah Ia ke sebuah kota di Samaria, yang bernama Sikhar
dekat tanah yang diberikan Yakub dahulu kepada anaknya, Yusuf.

4:6 Di situ terdapat sumur Yakub. Yesus sangat letih oleh perjalanan, karena itu
Ia duduk di pinggir sumur itu. Hari kira-kira pukul dua belas.

4:7 Maka datanglah seorang perempuan Samaria hendak menimba air. Kata Yesus
kepadanya: "Berilah Aku minum."

4:8 Sebab murid-murid-Nya telah pergi ke kota membeli makanan.

4:9 Maka kata perempuan Samaria itu kepada-Nya: "Masakan Engkau, seorang Yahudi,
minta minum kepadaku, seorang Samaria?" (Sebab orang Yahudi tidak bergaul dengan
orang Samaria.)

4:10 Jawab Yesus kepadanya: "Jikalau engkau tahu tentang karunia Allah dan
siapakah Dia yang berkata kepadamu: Berilah Aku minum! niscaya engkau telah
meminta kepada-Nya dan Ia telah memberikan kepadamu air hidup."

4:11 Kata perempuan itu kepada-Nya: "Tuhan, Engkau tidak punya timba dan sumur
ini amat dalam; dari manakah Engkau memperoleh air hidup itu?

4:12 Adakah Engkau lebih besar dari pada bapa kami Yakub, yang memberikan sumur
ini kepada kami dan yang telah minum sendiri dari dalamnya, ia serta
anak-anaknya dan ternaknya?"

4:13 Jawab Yesus kepadanya: "Barangsiapa minum air ini, ia akan haus lagi,

4:14 tetapi barangsiapa minum air yang akan Kuberikan kepadanya, ia tidak akan
haus untuk selama-lamanya. Sebaliknya air yang akan Kuberikan kepadanya, akan
menjadi mata air di dalam dirinya, yang terus-menerus memancar sampai kepada
hidup yang kekal."

4:15 Kata perempuan itu kepada-Nya: "Tuhan, berikanlah aku air itu, supaya aku
tidak haus dan tidak usah datang lagi ke sini untuk menimba air."

4:16 Kata Yesus kepadanya: "Pergilah, panggillah suamimu dan datang ke sini."

4:17 Kata perempuan itu: "Aku tidak mempunyai suami." Kata Yesus kepadanya:
"Tepat katamu, bahwa engkau tidak mempunyai suami,

4:18 sebab engkau sudah mempunyai lima suami dan yang ada sekarang padamu,
bukanlah suamimu. Dalam hal ini engkau berkata benar."

4:19 Kata perempuan itu kepada-Nya: "Tuhan, nyata sekarang padaku, bahwa Engkau
seorang nabi.

4:20 Nenek moyang kami menyembah di atas gunung ini, tetapi kamu katakan, bahwa
Yerusalemlah tempat orang menyembah."

4:21 Kata Yesus kepadanya: "Percayalah kepada-Ku, hai perempuan, saatnya akan
tiba, bahwa kamu akan menyembah Bapa bukan di gunung ini dan bukan juga di
Yerusalem.

4:22 Kamu menyembah apa yang tidak kamu kenal, kami menyembah apa yang kami
kenal, sebab keselamatan datang dari bangsa Yahudi.

4:23 Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang, bahwa
penyembah-penyembah benar akan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran; sebab
Bapa menghendaki penyembah-penyembah demikian.

4:24 Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh
dan kebenaran."

4:25 Jawab perempuan itu kepada-Nya: "Aku tahu, bahwa Mesias akan datang, yang
disebut juga Kristus; apabila Ia datang, Ia akan memberitakan segala sesuatu
kepada kami."

4:26 Kata Yesus kepadanya: "Akulah Dia, yang sedang berkata-kata dengan engkau."

4:27 Pada waktu itu datanglah murid-murid-Nya dan mereka heran, bahwa Ia sedang
bercakap-cakap dengan seorang perempuan. Tetapi tidak seorang pun yang berkata:
"Apa yang Engkau kehendaki? Atau: Apa yang Engkau percakapkan dengan dia?"

4:28 Maka perempuan itu meninggalkan tempayannya di situ lalu pergi ke kota dan
berkata kepada orang-orang yang di situ:

4:29 "Mari, lihat! Di sana ada seorang yang mengatakan kepadaku segala sesuatu
yang telah kuperbuat. Mungkinkah Dia Kristus itu?"

4:30 Maka mereka pun pergi ke luar kota lalu datang kepada Yesus.

4:31 Sementara itu murid-murid-Nya mengajak Dia, katanya: "Rabi, makanlah."

4:32 Akan tetapi Ia berkata kepada mereka: "Pada-Ku ada makanan yang tidak kamu
kenal."

4:33 Maka murid-murid itu berkata seorang kepada yang lain: "Adakah orang yang
telah membawa sesuatu kepada-Nya untuk dimakan?"

4:34 Kata Yesus kepada mereka: "Makanan-Ku ialah melakukan kehendak Dia yang
mengutus Aku dan menyelesaikan pekerjaan-Nya.

Sampai lain kali. SM999.

--- In terangduniamail@yahoogroups.com, "merdeka999" <yonobadi@> wrote:

BEGITU lega. Senang hati para Gembala setelah mendengar dan melakukan kehendak
Allah lewat Malaekat. Mereka percaya dan melakukan, yakni mengabarkan Yesus Anak
Allah- Anak Manusia Lahir di kandang hewan Bethlehem. NATAL: Nama Ajaib Tuhan
Allah Lahir...!

AWAL tahun 2010. Pagi ini pukul 8.00 waktu Melbourne (Australia) mungkin jam
4.00 pagi waktu Yogyakarta. Kabar bagus, indah dari siaran berita Radio
Australia, Melbourne bahwa LARANGAN penggunaan kata "Allah" didalam Kitab Suci
dan Kaum Katolik/Kristiani: oleh Pemerintahan Islamiyah Malaysiatelah dicabut!
Puji Nama Yesus, Tuhan Allah Yang Maha Tinggi...! Hatiku bergejolak ketika
mendengar siaran pagi tersebut dari Radio Australia berbahasa Inggris...

SELAMAT dan salut kepada usaha dan perjuangan kaum Kristiani di Malaysia bahkan
di dunia yang memperjuangkan hak-hak asasinya...
Satu langkah lagi kaum Kristen di dunia menapakkan kaki kemerdekaan kebebasan
didalam kehidupan berdemokratis di dunia, bumi Allah dan juga bumi manusia di
Malaysia dan Indonesia...!

KALAU Tuhan memulai sesuatu didalam kehidupan kita; para Gembala tersebut dan
juga para Domba serta Simpatisannnya... DIA akan membantu menyelesaikan
pekerjaan kita untuk kemuliaan Allah Bapa.
RASUL PAULUS mengingatkan Jemaat dan Orang-Orang di Filipi: "Akan hal ini aku
yakin sepenuhnya, yaitu Ia, yang memulai pekerjaan yang baik di antara kamu,
akan meneruskannya sampai pada akhirnya pada hari Kristus Yesus." (Filipi 1:6).

Sekian, harap ada manfaatnya di awal pagi-pagi benar tahun baru 2010. (SM999).

--- In terangduniamail@yahoogroups.com, "merdeka999" <yonobadi@> wrote:

Bacaan: 1 Samuel 2:18-20,26; Mazmur 148; Kolose 3:12-17; Lukas 2:41-52.

YESUS tumbuh berkembang tinggal di Rumah Bapa melakukan Kehendak BapaNya. Begitu
pula Samuel bersama ayah angkatnya Imam Eli.

Begitu pula didalam Mazmur 148 - Natur semua ciptaan Allah (flora, fauna,
manusia) itu hidup, tumbuh, berkembang memuji-muji Tuhan Allah Sang Pencipta.

Orang-orang yang tergerak, terpanggil, terpilih dan berkembang didalam
mengerjakan pekerjaan Tuhan Allah, dikaruniai (dikenakan) sifat dan kelakuan
yang oleh Rasul Paulus katakan didalam
Kolose 3:12-17:

3:12 Karena itu, sebagai orang-orang pilihan Allah yang dikuduskan dan
dikasihi-Nya, kenakanlah belas kasihan, kemurahan, kerendahan hati,
kelemahlembutan dan kesabaran.

3:13 Sabarlah kamu seorang terhadap yang lain, dan ampunilah seorang akan yang
lain apabila yang seorang menaruh dendam terhadap yang lain, sama seperti Tuhan
telah mengampuni kamu, kamu perbuat jugalah demikian.

3:14 Dan di atas semuanya itu: kenakanlah kasih, sebagai pengikat yang
mempersatukan dan menyempurnakan.

3:15 Hendaklah damai sejahtera Kristus memerintah dalam hatimu, karena untuk
itulah kamu telah dipanggil menjadi satu tubuh. Dan bersyukurlah.

3:16 Hendaklah perkataan Kristus diam dengan segala kekayaannya di antara kamu,
sehingga kamu dengan segala hikmat mengajar dan menegur seorang akan yang lain
dan sambil menyanyikan mazmur, dan puji-pujian dan nyanyian rohani, kamu
mengucap syukur kepada Allah di dalam hatimu.

3:17 Dan segala sesuatu yang kamu lakukan dengan perkataan atau perbuatan,
lakukanlah semuanya itu dalam nama Tuhan Yesus, sambil mengucap syukur oleh Dia
kepada Allah, Bapa kita.

GEREJA (Sinagogue) = Rumah Bapa = Bait Allah

Lukas 2:41-52 - Menarik disimak sewaktu Maria dan Yusuf orang tua Yesus bingung
mencariNya dan pada hari ketiga diketemukan Yesus di dalam Bait Allah. Sewaktu
ditanyai orang tuaNya, Yesus menjawab: "Mengapa kamu mencari Aku? Tidakkah kamu
tahu, bahwa Aku harus berada di dalam rumah Bapa-Ku?"

2:48 Dan ketika orang tua-Nya melihat Dia, tercenganglah mereka, lalu kata
ibu-Nya kepada-Nya: "Nak, mengapakah Engkau berbuat demikian terhadap kami?
Bapa-Mu dan aku dengan cemas mencari Engkau."

2:49 Jawab-Nya kepada mereka: "Mengapa kamu mencari Aku? Tidakkah kamu tahu,
bahwa Aku harus berada di dalam rumah Bapa-Ku?"

Yesus tumbuh menjadi kritis, cerdas dan bijaksana didalam Rumah Bapa.
Menyelesaikan pekerjaan Bapa. "Makanan-Ku ialah melakukan kehendak Dia yang
mengutus Aku dan menyelesaikan pekerjaan-Nya. - Yoh.4:34

PERCAKAPAN Malaekat dengan Gembala-Gembala.

Peristiwa NATAL (Nama Ajaib Tuhan Allah Lahir) telah menggegerkan seluruh
bangsa. Gembala-Gembalapun ketakutan sewaktu mendengar dan malihat sesuatu yang
langka, aneh, ajaib di depan matanya. Rupanya Gembala-Gembala tersebut belum
siap dengan lingkungan yang mendadak berbeda (penggeledahan rumah-rumah,
pembunuhan bayi dan anak-anak lelaki) ditambah penampilan malaekat. Mereka
terkejut dan takut, namum Malaekat menenabfkan mereka (Lukas 2:8-10):

2:8 Di daerah itu ada gembala-gembala yang tinggal di padang menjaga kawanan
ternak mereka pada waktu malam.

2:9 Tiba-tiba berdirilah seorang malaikat Tuhan di dekat mereka dan kemuliaan
Tuhan bersinar meliputi mereka dan mereka sangat ketakutan.

2:10 Lalu kata malaikat itu kepada mereka: "Jangan takut, sebab sesungguhnya aku
memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa."

MUNGKIN sekarang kalau ada Malaekat menyampaikan kabar kesukaan kepada segenap
bangsa termasuk Indonesia bahwa akan ada Juru Selamat yang akan menyelamatkan
Indonesia dari kebinasaan..?

Waduh..! Takutkah Bapak-Ibu-Saudara, para Gembala..?

Sampai lain kali. Salam Merdeka999 (SM999).

--- In terangduniamail@yahoogroups.com, "merdeka999" <yonobadi@> wrote:

Bro-Sis, Semua Member TD Yth,

Menjelang tahun baru 2010, kalau mau: Ayo sharing kekayaan Firman Tuhan hari ini
dengan topik, "Tumbuh berkembang didalam melakukan kehendak Bapaku."

Kata Yesus kepada mereka: "Makanan-Ku ialah melakukan kehendak Dia yang mengutus
Aku dan menyelesaikan pekerjaan-Nya. - Yoh.4:34

(i) Siapa Yesus dan siapa mereka?

(ii) Apakah "MakananKU" - makanan Yesus? dan apakah makanan murid-muridNya?

(iii) Kehendak Dia. Siapa Dia? Allah, Bapa Tuhan Yesus? Bapa kaum beriman? Siapa
mereka? Apakah kehendak Bapa?

(iv) Dia yang mengutus Aku. Siapa Aku? Apakah hanya Yesus AnakNya yang tunggal?

(v) Menyelesaikan pekerjaan-Nya. Apa dan bagaimana menyelesaikan pekerjaan-Nya?

Sampai lain kali. Selamat Hari Minggu Natal Pertama 27 Desember 2009.

Bacaan Alkitab Lengkap: 1 Samuel 2:18-20,26; Mazmur 148; Kolose 3:12-17; Lukas
2:41-52.

Tuhan Allah Memberkati Anak-AnakNya. Amin. SM999.

#60904 From: Tefa <tefa6886@...>
Date: Sun Jan 3, 2010 11:12 pm
Subject: renungan hari ini : Senin, 4 Januari 2010
tefa6886
Offline Offline
Send Email Send Email
 
TUHAN YESUS MEMBERKATI KITA SEKALIAN

“kunci keberhasilan seseorang dalam
kehidupan ini sesungguhnya sangat bergantung dari bagaimana orang itu menyambut
& menempatkan Yesus Kristus dalam hidupnya”

 

||||||||||||||||||||||||||||||||||||




   Em@il Dari TUHAN




   Anak-Ku ,
   Sejumlah orang hidup dengan kekacauan dan
   pertentangan di dalam hidup mereka: pertentangan-pertentangan di luar, dengan
   orang lain dan dengan situasi-situasi, dan pertentangan-pertentangan di dalam
   hati, antara pendapat-pendapat dan ide-ide yang berbeda di dalam pikiran
   mereka.
   Yesus ingin memberimu kedamaian. Ketika kamu
   menerima kasih-Nya, damai-Nya merupakan bonus tambahan. Ketika kamu menerima
   persahabatan-Nya, kamu akan mampu untuk menempatkan-Nya, bagaikan matahari di
   pusat sistem peredaran matahari pribadimu. Setelah itu seluruh perjuangan dan
   pertentangan-pertentangan kacau cenderung untuk berhenti. Setiap pertanyaan
   terjawab dengan sendirinya. Semua hal yang kamu kasihi berbaris dan berputar
   di sekitar Yesus, seperti planet yang ditarik dalam orbit anugerah-Nya. Dan
   Ia akan memberi damai kepadamu.
   Damai Selalu,

   Tuhan
   Aku meninggalkanmu dengan satu anugrah - damai sejahtera. Aku tidak
   meninggalkanmu sebagaimana biasanya kamu ditinggalkan... Sebab itu janganlah
khawatir atau takut !(Yohanes
   14:27)




|||||| sumber:  http://www.terangdunia.com// ||||||

ALLAH SUMBER PENGHIBURAN

Yesaya 40:1-31

Senin, 4 Januari 2010

 

Kita mengalami sakit pada
tubuh karena luka atau penyakit. Kita pun menderita secara emosional oleh
karena kehilangan pekerjaan, dikhianati teman, kematian orang yang dikasihi dan
alasan-alasan lainnya.

 

Apa yang anda lakukan ketika
kesukaran menerpa? Kebanyakan orang akan berpaling ke cara tercepat untuk
mengakhiri rasa sakit mereka, sekalipun itu bukan pilihan yang bijaksana. Namun
hanya ada satu jawaban yang pasti untuk luka hati dan kesukaran yang anda
alami, Dialah Tuhan yang mahakuasa.

 

Nabi Yesaya memberitakan
pesan yang keras mengenai teguran, namun ia juga  menyampaikan hati Tuhan yang
lembut bagi
umatNya. Dalam Yesaya 40, ia menggambarkan sifat karakter Allah yang kita
layani. Kita dapat datang kepada Bapa dengan keyakinan bahwa Ia sanggup
mengatasi segala masalah yang kita hadapi – dan Ia rindu untuk menolong kita
mengatasinya. Tuhan berjanji untuk menghibur kita dalam segala situasi dan
keadaan dalam hidup ini.

 

Kata apa saja yang
menggambarkan Allah yang Mahakuasa, yang menyebut diriNya sang Penghibur kita?

 

Kekal: Ia
tidak memiliki awal dan tidak pernah berakhir. Berdaulat: Tuhan memegang kendali
atas segala keandaan. Gembala: Ia memelihara dan menjaga kita
dengan sabar, sebagaimana gembala yang menjaga kawanan domba. Mahatahu: Tuhan
mengetahui segala
sesuatu, sehingga segala keadaan kita tidak pernah menjadi hal yang mengejurkan
bagiNya. Mahakuasa: Ia memiliki
segala kuasa untuk menolong dan kita tidak perlu kuatir bahwa Ia akan kehabisan
energi untuk memenuhi kebutuhan kita.

 

Apakah anda sedang bergumul
untuk menjalani hidup Kristiani dengan kekuatan anda sendiri? Mintalah Bapa
untuk menunjukkan kepada anda bagaimana caranya mempercayai Dia untuk bekerja
melalui anda. KuasaNya yang luar biasa tersedia saat anda belajar bagaimana
bersandar pada “Allah sumber segala
penghiburan”.

|||||| sumber: http://www.sentuhanhati.com/
||||||

Dipilih
untuk Suatu Tujuan

Bacaan hari ini: Yohanes
15:14-17

Ayat mas hari ini: Yohanes
15:16

Bacaan Alkitab Setahun: Kejadian
10-12; Matius 4



Theo, anak usia delapan tahun, ingin sekali terpilih untuk terlibat dalam
pertunjukan drama Natal
di gerejanya. Setiap hari ia membicarakan keinginan itu kepada ibunya dengan
bersemangat. Lalu tibalah waktunya hari pemilihan. Ibu mengantar Theo ke gereja
dengan perasaan was-was; khawatir kalau sampai Theo tidak terpilih, ia pasti
akan kecewa sekali. Sepulang dari gereja ternyata Theo tampak gembira. “Kamu
terpilih, Nak?” tanya ibunya. “Iya, Bu,” jawab Theo. “Kata Kakak Guru
Sekolah
Minggu, saya terpilih untuk bertepuk tangan.”



Kita dipilih dalam peran sekecil apa pun tentunya dengan suatu tugas tertentu.
Begitu juga ketika Tuhan memilih kita dalam peran-peran seperti yang kita punya
sekarang ini—entah sebagai orangtua, suami, istri, pejabat negara, anggota
majelis di gereja, entah juga sebagai orang kaya, orang pandai, selebriti
terkenal—pasti dengan suatu tugas tertentu. Tidak mungkin Tuhan secara
kebetulan atau tanpa sengaja memberikan peran-peran itu kepada kita. Sama
seperti ketika Tuhan Yesus memilih para murid-Nya. Dia tidak asal-asalan
memilih, tetapi dengan suatu tujuan tertentu, yaitu supaya mereka menghasilkan
buah (ayat 16).



Oleh karena itu, apa pun peran kita sekarang ini, pertanyaan yang perlu kita
renungkan adalah: Apa yang Tuhan ingin kita lakukan dengan peran tersebut?
Kalau kita adalah orangtua, Tuhan ingin kita menjadi orangtua seperti apa?
Kalau kita adalah pejabat negara, Tuhan ingin kita menjadi pejabat seperti apa?
Kalau kita adalah selebriti terkenal, Tuhan ingin kita menjadi selebriti
seperti apa? Dan sebagainya.

 

TUHAN MEMILIH KITA SEBAGAIMANA KITA ADA SEKARANG DENGAN
TUJUAN LUHUR



Penulis: Ayub Yahya

|||||| sumber: http://www.renunganharian.net/ ||||||

 






[Non-text portions of this message have been removed]

#60903 From: "Christovita Wiloto" <christovwiloto@...>
Date: Sun Jan 3, 2010 2:45 pm
Subject: GPS: China Sukses Ciptakan Lapangan Kerja Baru
christovwiloto
Offline Offline
Send Email Send Email
 
Jika rekan-rekan berminat mendapatkan Daily GPS setiap hari langsung di alamat
email pribadi, silakan Subscribe dengan mengirim email kosong ke:

dailygps-subscribe@yahoogroups.com

Atau ke websitenya dgn klik:
http://groups.yahoo.com/group/dailygps/

---------------------

DAILY GPS

Judul: China Sukses Ciptakan Lapangan Kerja Baru

Penulis: Christovita Wiloto

Tanggal: Senin, 3 Januari 2010

PENTING baca dibawah Ayat Alkitab: Matius 20:1-7

Nats Alkitab:
Kira-kira pukul lima petang ia keluar lagi dan mendapati orang-orang lain pula,
lalu katanya kepada mereka: Mengapa kamu menganggur saja di sini sepanjang hari?
Kata mereka kepadanya: Karena tidak ada orang mengupah kami. Katanya kepada
mereka: Pergi jugalah kamu ke kebun anggurku. (Matius 20:6-7)


Paparan:
China dalam sepuluh bulan pertama 2009 telah melampaui jumlah penyediaan
lapangan pekerjaan baru. Hal itu menandakan bahwa negara itu sedang bangkit dari
krisis ekonomi global.
   
China menciptakan 9,4 juta pekerjaan baru di kawasan perkotaan pada 10 bulan
pertama 2009 atau melampaui target yang ditetapkan pemerintah, yaitu sembilan
juta lapangan kerja baru sepanjang 2009. Demikian diberitakan kantor berita
China, Xinhua, melaporkan mengutip Departemen Sumber Daya Manusia dan Jaminan
Sosial China.
   
Dikatakan bahwa sekitar 4,4 juta pekerja yang terkena pemutusan hubungan kerja
menemukan lapangan kerja baru pada periode Januari hingga Oktober atau sekitar
88 persen dari target selama setahun sebanyak 5 juta.
   
Para pejabat memperkirakan bahwa lebih dari 20 juta pekerja migran kehilangan
pekerjaan pada saat terjadi krisis finansial global yang menimpa ekonomi China.
Hal ini menjadikan penciptaan lapangan kerja merupakan suatu prioritas bagi
pemerintah dalam anggaran stimulusnya.
   
Departemen itu memperkirakan bahwa pengeluaran untuk stimulus China sesuai
dengan penciptaan setidaknya 24 juta pekerjaan.
   
Suatu pemulihan dalam penyediaan lapangan kerja merupakan prakondisi esensial
bagi Beijing untuk bangkit kembali akibat merosotnya ekspor China sehingga
berbagai pabrik terkemuka memangkas jutaan pekerjanya.

Berita di Cina mengingatkan kita akan Matius 20, yaitu hal tentang Kerajaan
Sorga sama seperti seorang tuan rumah yang pagi-pagi benar keluar mencari
pekerja-pekerja untuk kebun anggurnya. Tuhan membuka banyak lapangan pekerjaan
bagi para pengangguran dan membayar upah mereka dengan adil dan murah hati.

Sering kali kita terlalu fokus terhadap kebutuhan lahiriah kita lebih dari
menaruh perhatian pada hal-hal tentang Kerajaan Sorga. Kerajaan Sorga menjadi
urusan kedua setelah urusan pekerjaan dan nafkah sudah beres.

Bapa Surgawi memiliki lapangan pekerjaan yang begitu banyak, dan selalu
kekurangan pekerja, adalah prioritas Bapa untuk merekrut sebanyak-banyaknya
pekerja.

Bersediakan kita bekerja di industri Kerajaan Allah? Dengan Bapa Surgawi sebagai
Bosnya? Dengan paket gaji yang adil?

Atau bersediakan kita menjadi kepanjangan Tangan Tuhan di bumi untuk membuka
ladang pekerjaan Nya?

Renungan:
PEKERJAAN KERAJAAN SURGA SANGAT MENGASYIKKAN, KEREN, DAN JAUH LEBIH HEBAT DARI
POSISI DI KORPORASI MANAPUN DI DUNIA, MAU JADI EKSEKUTIF DI SANA?

Doa:
Tuhan Yesus terima kasih atas kesempatan kerja dengan paket yang luar biasa yang
Engkau tawarkan pada kami, YA kami mau berkerja bersama Mu

Ayat Alkitab: Matius 20:1-7

20:1

"Adapun hal Kerajaan Sorga sama seperti seorang tuan rumah yang pagi-pagi benar
keluar mencari pekerja-pekerja untuk kebun anggurnya.

20:2

Setelah ia sepakat dengan pekerja-pekerja itu mengenai upah sedinar sehari, ia
menyuruh mereka ke kebun anggurnya.

20:3

Kira-kira pukul sembilan pagi ia keluar pula dan dilihatnya ada lagi orang-orang
lain menganggur di pasar.

20:4

Katanya kepada mereka: Pergi jugalah kamu ke kebun anggurku dan apa yang pantas
akan kuberikan kepadamu. Dan merekapun pergi.

20:5

Kira-kira pukul dua belas dan pukul tiga petang ia keluar pula dan melakukan
sama seperti tadi.

20:6

Kira-kira pukul lima petang ia keluar lagi dan mendapati orang-orang lain pula,
lalu katanya kepada mereka: Mengapa kamu menganggur saja di sini sepanjang hari?

20:7

Kata mereka kepadanya: Karena tidak ada orang mengupah kami. Katanya kepada
mereka: Pergi jugalah kamu ke kebun anggurku.



Best regards
Christovita Wiloto


Get Strategic Indonesia Daily Alerts at www.wiloto.com
Sent from my WILOTO CORP® wireless device

#60902 From: Herry Santoso <herrysantoso@...>
Date: Sun Jan 3, 2010 12:59 pm
Subject: Komitmen Bukan Dilahirkan Tapi Diusahakan
herrysantoso
Offline Offline
Send Email Send Email
 
Dear all

Banyak kita telah melihat ada seseorang yg melayani Tuhan tapi bisa jatuh dalam
dosa. Dan juga bahkan ada yang sudah ikut persekutuan seminggu sekali atau 2
kali juga tetap jatuh. Bahkan ada juga yang sudah ikut program retreat khusus
pria atau wanita tetap saja jatuh.

Kejatuhan bisa terjadi siapa saja baik hamba Tuhan, pekerja gereja atau siapa
saja. Pada prinsipnya ada 2 hal di dalam hidup kita:
1. Hal-hal yang dapat kita kontrol
2. Hal-hal yang tidak dapat kita kontrol

Untuk No. 2 ini, contohnya, ketika naik pesawat tiba tiba pesawatnya jatuh,
gempa bumi, atau kematian kita. Untuk yang No. 2 ini, tugas kita adalah
menyerahkan sepenuhnya kepada Tuhan. Karena ini adalah bagiannya Tuhan.

Untuk No. 1, contohnya adalah, komitmen, pengendalian amarah, menjaga keinginan
mata dan lain lain.

Untuk sementara ini sharing ini akan lebih fokus ke Komitmen. Ada seorang
pekerja di gereja dan sangat aktif di gereja, dia sudah ikut persekutuan atau
komunitas sel, tapi kemudian dia jatuh dalam dosa perjinahan bahkan sampai lebih
dari 1 kali. Kenapa hal ini terjadi? Kalau kita telusuri dalam hidup kita, waktu
yang kita luangkan bersama orang orang rohani sekitar 2 persen dalam seminggu (4
jam; 2 jam ke gereja, 2 jam untuk persekutuan, total jam seminggu 168 jam= 24
jam X 7 hari).

Dengan kondisi seperti ini, maka kita sangat rentan akan kejatuhan dalam dosa.
Karena porsi kita di luar lingkaran persekutuan lebih banyak. Namun demikian,
sebenarnya adalah yang perlu kita latih dan usahakan adalah KOMITMEN. Komitmen
bukanlah produk yang sudah ada sejak kita lahir, terkadang hal ini yang salah
kaprah untuk kebanyakan orang.
A commitment
is not a built-in product in our being because it is not born but it
must be continuously exercised. A commitment is more than a promise. A
commitment is one of God's standards. (Komitmen bukanlah produk yg mjd
kesatuan didlm diri kita karena komitmen tdk dilahirkan tapi terus
menerus diusahakan. Komitmen lebih dari sebuah janji. Komitmen salah satu
standard Tuhan).Komitmen adalah bagian yang dapat kita kontrol. Banyak virus dan
bakteri yang hidup disekitar kita, contohnya, ada beberapa orang yang kena flu
di kantor, kenapa kita tidak tertular, karena kita punya daya tahan tubuh (body
resistance). Hal ini sebenarnya sama dengan dunia rohani, banyak hal yang tidak
kudus diluar kita, tapi dengan komitmenlah maka kita bisa bertahan untuk tidak
jatuh dalam dosa.

Ada seorang bersaksi bahwa dia hampir saja mau jatuh ke dalam dosa perjinahan
tapi karena dia selalu mengingat komitmennya dengan istrinya ketika dia
bersumpah di hadapan jemaat pada saat pernikahan maka dia dapat menghindar dosa
tersebut. Komitmen lebih dari sebuah janji dan hal ini perlu diusahakan dan
Tuhan tidak bersamaan memberikan komitmen pada saat penciptaan kita karena
komitmen adalah response manusia yang terus menerus harus diusahakan.

Jadi komitmen adalah respon kita yang perlu kita usahakan dan bukan diberikan
dari Surga. Jadi walaupun kita hanya 2% saja berada dilingkungan rohani tapi
dengan komitmen maka kita tetap ada di dalam perjanjian bersama Tuhan.

Inti dari kekristenan selain intim dengan Tuhan, yaitu komitmen yang bertahan
sampai Tuhan datang. Komitmen adalah bagian yang dapat kita kontrol
(controllable) maka kita perlu mengontrolnya dengan seksama.

Taat adalah salah satu hasil dari komitmen kita, tanpa komitmen kita tidak akan
bisa taat kepada Tuhan. Tanpa komitmen bagaimana kita juga bisa mengatakan bahwa
kita mengasihi Tuhan?

Smoga sharing ini menjadi berkat.

Regards
HS







































[Non-text portions of this message have been removed]

#60901 From: "i_sumarya" <i_sumarya@...>
Date: Sun Jan 3, 2010 9:42 am
Subject: 4 Jan
i_sumarya
Offline Offline
Send Email Send Email
 
"Ia mengajar dalam rumah ibadat dan memberitakan Injil Kerajaan Allah serta
melenyapkan segala penyakit dan kelemahan di antara bangsa itu".
(1Yoh 3:22-4:6; Mat 4:12-17.23-25)
"Tetapi waktu Yesus mendengar, bahwa Yohanes telah ditangkap, menyingkirlah Ia
ke Galilea. Ia meninggalkan Nazaret dan diam di Kapernaum, di tepi danau, di
daerah Zebulon dan Naftali, supaya genaplah firman yang disampaikan oleh nabi
Yesaya: "Tanah Zebulon dan tanah Naftali, jalan ke laut, daerah seberang sungai
Yordan, Galilea, wilayah bangsa-bangsa lain, -- bangsa yang diam dalam
kegelapan, telah melihat Terang yang besar dan bagi mereka yang diam di negeri
yang dinaungi maut, telah terbit Terang." Sejak waktu itulah Yesus memberitakan:
"Bertobatlah, sebab Kerajaan Sorga sudah dekat!"Yesus pun berkeliling di
seluruh Galilea; Ia mengajar dalam rumah-rumah ibadat dan memberitakan Injil
Kerajaan Allah serta melenyapkan segala penyakit dan kelemahan di antara bangsa
itu. Maka tersiarlah berita tentang Dia di seluruh Siria dan dibawalah
kepada-Nya semua orang yang buruk keadaannya, yang menderita pelbagai penyakit
dan sengsara, yang kerasukan, yang sakit ayan dan yang lumpuh, lalu Yesus
menyembuhkan mereka. Maka orang banyak berbondong-bondong mengikuti Dia. Mereka
datang dari Galilea dan dari Dekapolis, dari Yerusalem dan dari Yudea dan dari
seberang Yordan." (Mat 4:12-17.23-25), demikian kutipan Warta Gembira hari ini.

Berrefleksi atas bacaan-bacaan hari ini saya sampaikan catatan-catatan sederhana
sebagai berikut:
 Yesus, Penyelamat Dunia, datang untuk menyelamatkan dunia, antara lain dengan
"mengajar dalam rumah-rumah ibadat dan memberitakan Injil Kerajaan Allah serta
melenyapkan segala penyakit dan kelemahan". Sebagai orang beriman yang percaya
kepadaNya, kita juga dipanggil untuk meneladan Dia, maka marilah kita mawas diri
sejauh mana tugas pengutusan atau missioner tersebut kita hayati dalam hidup
kita sehari-hari. "Memberitakan Injil Kerajaan Allah" berarti menyebarluaskan
warta gembira atau kabar baik agar semua orang dirajai atau dikuasai oleh Allah,
maka hendaknya cara hidup dan cara bertindak kita senantiasa baik dan
menggembirakan serta menyelamatkan orang lain. Dari cara hidup dan cara
bertindak kita senantiasa terpancarkan atau tersiarkan apa yang baik,
menyelamatkan dan menggembirakan. Selain itu kita juga dipanggil untuk
"melenyapkan segala penyakit dan kelemahan", dan tugas panggilan itu rasanya
mendesak dan up to date, mengingat dan memperhatikan masih maraknya aneka
penyakit dan kelemahan dalam kehidupan bersama kita, entah itu sakit hati, sakit
jiwa, sakit akal budi atau sakit tubuh. Maka marilah kita cermati apakah di
antara saudara-saudari atau kenalan kita ada yang sedang menderita sakit; kita
datangi mereka yang sakit dan kita sembuhkan. Yang sakit hati hendaknya diampuni
atau dikasihi, yang sakit jiwa hendaknya disapa dan diperlukan dengan ceria dan
kasih mesra, yang sakit akal budi ditemani untuk belajar dengan rajin dan tekun,
sedangkan yang sakit tubuh sekiranya kita tak dapat menyembuhkan baiklah kita
bawa ke dokter atau rumah sakit.
 "Inilah perintah-Nya itu: supaya kita percaya akan nama Yesus Kristus,
Anak-Nya, dan supaya kita saling mengasihi sesuai dengan perintah yang diberikan
Kristus kepada kita. Barangsiapa menuruti segala perintah-Nya, ia diam di dalam
Allah dan Allah di dalam dia. Dan demikianlah kita ketahui, bahwa Allah ada di
dalam kita, yaitu Roh yang telah Ia karuniakan kepada kita" (1Yoh 3:23-24).
"Saling mengasihi sesuai dengan perintah yang diberikan Kristus kepada kita"
itulah panggilan dan tugas pengutusan kita semua, yang percaya kepadaNya. Saling
mengasihi berarti siap sedia mengasihi maupun dikasihi, dan rasanya yang sulit
pada masa kini adalah siap sedia dikasihi. Dikasihi tidak hanya diberi yang
enak-enak dan nikmat saja, seperti dicium, diberi hadiah, dibelai, ditemani,
dst.., tetapi juga ditegor, dikritik, dinasihati, diejek, dst. Beranikah kita
menghayati aneka tegoran, kritik, nasihat dan ejekan dari saudara-saudari kita
sebagai perwujudan kasih? Ingat dan sadari bahwa jika saudara-saudari kita tidak
mengasihi kita pasti mendiamkan kita, namun karena mereka mengasihi kita maka
mereka mengritik, menasihati, menegor maupun mengejek. Hemat saya orang
menyampaikan kritik, nasihat, tegoran maupun ejekan tidak mendadak, melainkan
telah persiapan cukup lama dengan memboroskan waktu dan tenaganya untuk
mencermati dan mengamat-amati kita. Pemborosan waktu dan tenaga tersebut
merupakan wujud konkret kasih mereka kepada kita, maka ketika yang keluar dari
mereka terasa sakit pada diri kita (kritik, ejekan, nasihat). Terimalah dengan
rendah hati segala kritik dan nasihat atau tegoran dari saudara-saudari kita,
dan tanggapi dengan singkat `terima kasih'. Dengan demikian ketika dikritik,
ditegor, diejek dan dinasihati dari diri kita tetap terpancar kegembiraan yang
menyelamatkan dan membahagiakan.

"Aku mau menceritakan tentang ketetapan TUHAN; Ia berkata kepadaku: "Anak-Ku
engkau! Engkau telah Kuperanakkan pada hari ini. Mintalah kepada-Ku, maka
bangsa-bangsa akan Kuberikan kepadamu menjadi milik pusakamu, dan ujung bumi
menjadi kepunyaanmu. Oleh sebab itu, hai raja-raja, bertindaklah bijaksana,
terimalah pengajaran, hai para hakim dunia! Beribadahlah kepada TUHAN dengan
takut dan ciumlah kaki-Nya dengan gemetar" (Mzm 2:7-8.10-11)

Jakarta, 4 Januari 2010

#60900 From: Arnold Lesar <arnoldlesar@...>
Date: Thu Dec 31, 2009 10:26 am
Subject: Re: [terangdunia] Universitas di Jakarta
arnoldlesar
Offline Offline
Send Email Send Email
 
rata2 universitas yang ada di jakarta ada kelas malamnya koq...

  GBU


Regards,


Arnold Samuel Lesar


------------------------------------------------------
Note: This message was created by ARNOLD SAMUEL LESAR.
------------------------------------------------------


--------------------------------------------------------------------------
--------------------------------------------------------------------------
PT. PELITA RELIANCE INTERNATIONAL
Eka Hospital BSD City, Tangerang
Address : CBD Lot IX, BSD City, Tangerang
Phone : (+62-21) 256 555 55
Fax : (+62-21) 256 555 44
--------------------------------------------------------------------------
--------------------------------------------------------------------------




________________________________
From: Timotius Yuvindro <angelicman_89@...>
To: TD <terangduniamail@yahoogroups.com>
Sent: Thu, 31 December, 2009 10:44:03
Subject: [terangdunia] Universitas di Jakarta


Shalom teman2..

mau permisi tanya, tahu gak universitas yang ada kelas malam nya?

Please advice donk

Thanks

Gbu

Timotius Yuvindro

Berselancar lebih cepat. Internet Explorer 8 yang dioptimalkan untuk Yahoo!
otomatis membuka 2 halaman favorit Anda setiap kali Anda membuka browser.
Dapatkan IE8 di sini!
http://downloads. yahoo.com/ id/internetexplo rer

[Non-text portions of this message have been removed]







[Non-text portions of this message have been removed]

#60899 From: hartono_tjahjadi <tahun.2007@...>
Date: Thu Dec 31, 2009 12:20 pm
Subject: Re: [terangdunia] Istri George Aditjondro Khawatir
tahun.2007@...
Send Email Send Email
 
Istri george kayaknya bakal susah lulus deh

On 12/31/09, Christovita Wiloto <christovwiloto@...> wrote:
> 
> Rekan-rekan, mohon dukungan doanya, sekecil apapun doa kita, akan besar
> kuasanya....
>
> selamat menyambut tahun baru...harapan baru....
>
> ------
>
> Istri George Aditjondro Khawatir
>
> Kamis, 31 Desember 2009 | 16.03 WIB
>
> KOMPAS.com- Bicaranya pelan, namun setiap jawabannya terdengar begitu penuh
> keyakinan. Dialah Ny Ernatenge, istri George Ajitjondro yang kini sedang
> mengambil gelar doktor di Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta.
>
> Saat berbincang-bincang dengan Persda Network melalui telepon, Rabu (30/12)
> sore kemarin, Ernatenge yang tak lain salah seorang dosen Universitas
> Tadulako, Palu, Sulawesi Tengah, ini kemudian mengungkapkan keprihatinannya
> dengan kondisi suami yang begitu ia cintai.
>
> Ernatenge kemudian menyebut, suaminya seorang yang keras hati bila akan
> mencurahkan isi hatinya melalui buku. Termasuk, buku terbaru yang fenomenal
> karya suaminya, Membongkar Gurita Cikeas: di Balik Skandal Bank Century."
>
> "Dia suami saya yang harus saya jaga kesehatannya atau apa saja menyangkut
> suami saya secara pribadi. Saya berperan untuk menjaganya, terus kontrol
> dia. Tapi, kalau ditanya soal substansi buku karyanya, tentu saya tidak ikut
> campur," kata Ernatenge memulai percakapan.
>
> Ia mengaku, setiap hari selalu berusaha untuk bisa mendengar suara suaminya
> melalui telepon. Bila tak bisa, Ernatenge akan mencari tahu kepada
> teman-teman dekat sang suami."Kalau saya belum bisa kontak, saya cari ke
> teman-teman yang bisa membantu, mencari tahu keberadaan suami saya
> bagaimana. Apalagi, sekarang bapak ada di Jakarta, saya pasti selalu mencari
> tahu dia sedang ngapain. Tapi, biasanya dia juga berusaha kontak saya juga
> kok. Sehari dia atau saya yang kontak ," ujarnya.
>
> Hingga kini, Ernatenge mengaku cemas atas kondisi kesehatan suaminya.
> George, diakuinya kini mengidap darah tinggi. Apalagi, setelah buku yang
> ditulis suaminya menimbulkan kontroversi. Ia makin was- was, takut ada
> hal-hal yang tak ia inginkan terjadi.
>
> "Keamanannya juga saya khawatirkan. Makanya, saya juga bilang sama dia,
> jangan sampai makan sembarangan. Siapa tahu, ada orang-orang yang ingin
> bermaksud jahat sama suami saya, kita kan tidak tahu hati orang-orang,"
> keluh Ernatenge.
>
> Ernatenge kemudian berujar lagi, hampir setiap malam ia sulit tidur karena
> menghkawatirkan kondisi suaminya. Apalagi, setelah melihat dari televisi,
> suaminya terlihat berseteru dengan Ramadan Pohan yang tak lain, diakuinya,
> adalah teman baik suaminya saat masih kuliah di Amerika Serikat.
>
> "Takutnya seperti yang sudah-sudah. Takutnya dia makan sembarangan, kemudian
> setelah itu sakit, bahkan pingsan, bahkan mati, saya tidak tahu seperti
> pengalaman yang lalu-lalu yang pernah terjadi, seperti teman-temannya. Saya
> takut seperti kasus Munir, makanya saya minta betul sama dia untuk tidak
> makan sembarangan.
>
> "Saya takut seperti kasus temannya (Munir) itu. Yah... namanya kita juga
> manusia, yang harus berjaga-jaga. Saya percaya apa yang dikatakan Tuhan
> untuk selalu berjaga-jaga dalam hidup ini sebelum terjadi. Tuhan bilang,
> manusia harus berjaga-jaga setiap saat," ungkapnya.
>
> Terkait insiden yang terjadi antara suaminya dan Ramadhan Pohan, Ernatenge
> mengaku karena emosi suami tercintanya itu sudah lepas kontrol. Padahal,
> keduanya diakuinya adalah teman sesama kuliah di Amerika.
>
> "Mungkin agak keterlaluan juga makanya menjadi lepas kontrol, naik emosinya.
> Bapak George memang sedikit tempramental, apalagi sudah punya banyak macam
> penyakit, darah tinggi khususnya. Saya memang setiap malam agak susah tidur
> memikirkan bapak, takut ada apa-apa," ujarnya lagi.
>
>
>
>
> Best regards
> Christovita Wiloto
>
>
> Get Strategic Indonesia Daily Alerts at www.wiloto.com
> Sent from my WILOTO CORP® wireless device

--
Sent from my mobile device

#60898 From: efraim tamba <paim200071@...>
Date: Sat Jan 2, 2010 6:24 am
Subject: Re: [terangdunia] GPS: Awas! Ada Asteroid Menuju Bumi
paim200071
Offline Offline
Send Email Send Email
 
this is great

happy new year


I will say of the Lord, He is my Refuge and my Fortress, my God; on Him I lean
and rely, and in Him I [confidently] trust!

--- On Sat, 1/2/10, Christovita Wiloto <christovwiloto@...> wrote:


From: Christovita Wiloto <christovwiloto@...>
Subject: [terangdunia] GPS: Awas! Ada Asteroid Menuju Bumi
To:
Date: Saturday, January 2, 2010, 12:20 AM


DAILY GPS

Judul: Awas! Ada Asteroid Menuju Bumi

Penulis: Christovita Wiloto

Tanggal: Sabtu, 2 Januari 2010

PENTING baca dibawah Ayat Alkitab: Matius 24:42-44

Nats Alkitab:
Sebab itu, hendaklah kamu juga siap sedia, karena Anak Manusia datang pada saat
yang tidak kamu duga. (Matius 24:44)

Paparan:
Bumi mungkin terancam oleh asteroid besar dan mungkin diperlukan kapal antariksa
untuk membelokkan trayeknya, begitulah pernyataan kepala badan antariksa Rusia,
Anatoly Perminov, Rabu (30/12/2009). Demikian berita AP yang ditulis Kompas.

Anatoly Perminov menyatakan bahwa badan antariksa Rusia akan segera mengadakan
pertemuan untuk mempertimbangkan misi ke Apophis, asteroid yang mengancam bumi
tersebut, demi menunda kiamat.

Perminov mengatakan di radio bahwa kalau proyek ini sudah disetujui dia akan
mengundang NASA, badan antariksa Uni Eropa, badan antariksa China, dan
pihak-pihak lainnya untuk bergabung.

Berita ini mengejutkan badan antariksa Amerika Serikat, yang berpendapat bahwa
ancaman jatuhnya bongkahan batu yang kira-kira berukuran 270 meter itu ke bumi
di tahun 2029 kemungkinannya cuma satu per 37, jadi kemungkinan besar tak akan
terjadi.

NASA lebih berpendapat bahwa asteroid itu akan melewati bumi, dan masih akan ada
jarak aman sekitar 28.968 km.

Tapi ada kemungkinan sangat kecil bahwa Apophis bisa menabrak bumi di tahun
2035, walaupun sekali lagi kemungkinan ini yang tadinya 1 per 45.000 telah
dihitung kembali dan mengecil jadi 1 per 250.000.

Tapi Perminov bersikeras bahwa asteroid itu adalah ancaman. "Saya tak ingat
pastinya, tapi sepertinya (asteroid itu) bisa menabrak bumi di tahun 2032,"
tuturnya. "Keselamatan banyak orang taruhannya. Kita harus mengalokasikan
beberapa ratus juta dolar dan membangun sistem untuk mencegah terjadinya
tabrakan daripada berdiam diri menunggu bencana terjadi dan matinya ratusan ribu
orang."

Para ilmuwan telah lama mengemukakan berbagai teori strategi untuk membelokkan
asteroid.

Ada yang mengusulkan mengirimkan semacam satelit untuk mengorbiti asteroid itu
agar perlahan-lahan trayeknya berubah. Ada juga yang mengusulkan mengirim
pesawat antariksa untuk menabrak asteroid itu sehingga momentumnya berubah, atau
menggunakan senjata nuklir untuk menembaknya.

Perminov tak mengumumkan detil apa-apa tentang proyek itu, karena menurutnya
masih banyak hal yang harus dipikirkan dulu. Tapi dia mengatakan bahwa misi itu
tak akan memakai senjata nuklir.

Film Hollywood Deep Impact dan Armageddon, telah menggambarkan misi antariksa
untuk mencegah bencana bumi ditabrak benda ruang angkasa. Di kedua film itu para
awak kapal memakai senjata nuklir untuk mencegah tabrakan.

"Menurut perhitungan masih sempat dibuat suatu pesawat antariksa khusus yang
bisa mencegah tumbukan tanpa menghancurkan asteroid itu dan tanpa meledakkan
senjata nuklir apapun," jelas Perminov, "Ancaman tumbukan bisa dihindari."

Boris Shustov, kepala Institut Astronomi milik Akademi Ilmu Pengetahuan Rusia,
menyambut pernyataan Perminov sebagai tanda bahwa para petinggi akhirnya
menyadari ancaman asteroid secara umum.

"Apophis hanyalah contoh, masih banyak benda-benda ruang angkasa lain yang tak
kita ketahui," dia menyatakan pada kantor berita RIA Novosti.

Berbagai ancaman terhadap kelangsungan hidup di bumi, baik dari dalam bumi
sendiri seperti pemanasan global, juga dari luar bumi seperti tumbukan asteroid.
Namun yang pasti akhir zaman, atau setidaknya akhir kehidupan kita bisa datang
kapan saja, sewaktu-waktu di saat yang kita tidak duga-duga.

Oleh itu kita perlu senantiasa siap sedia kapanpun waktunya, senantiasa
berjaga-jaga agar saat waktu itu tiba, kita layak masuk ke dalam Kerajaan Sorga.

Renungan:
WAKTU ITU AKAN DATANG TIBA-TIBA, BERJAGA-JAGALAH SETIAP SAAT, AGAR KITA LAYAK
MASUK KE DALAM KERAJAAN SORGA

Doa:
Tuhan Yesus, terima kasih atas keselamatan yang telah Engkau berikan kepada kami
secara cuma-cuma, mampukan kami untuk senantiasa siap sedia kapanpun Engkau
datang menjemput kami

Ayat Alkitab: Matius 24:42-44

24:42

Karena itu berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu pada hari mana Tuhanmu datang.

24:43

Tetapi ketahuilah ini: Jika tuan rumah tahu pada waktu mana pada malam hari
pencuri akan datang, sudahlah pasti ia berjaga-jaga, dan tidak akan membiarkan
rumahnya dibongkar.

24:44

Sebab itu, hendaklah kamu juga siap sedia, karena Anak Manusia datang pada saat
yang tidak kamu duga."



Best regards
Christovita Wiloto


Get Strategic Indonesia Daily Alerts at www.wiloto.com
Sent from my WILOTO CORP wireless device

------------------------------------

Yahoo! Groups Links








[Non-text portions of this message have been removed]

#60897 From: Tefa <tefa6886@...>
Date: Sat Jan 2, 2010 11:17 pm
Subject: renungan hari ini: Minggu, 3 Januari 2010
tefa6886
Offline Offline
Send Email Send Email
 
TUHAN YESUS MEMBERKATI KITA SEKALIAN

“apapun yang terjadi di tahun ini
tetap berdoa! karena Kekristenan tidak dapat dipisahkan dari doa dan melalui
doa kita akan mendengar suara Tuhan untuk kita bertindak”

 

||||||||||||||||||||||||||||||||||||




   Em@il Dari TUHAN




   Anak-Ku
   ,
   Ketika
   kamu mulai mengasihi-Ku - sungguh-sungguh mengasihi-Ku - sesuatu akan terjadi
   di dalam hidupmu. Kamu akan jatuh cinta dengan Firman-Ku, dan Firman-Ku itu
akan menjelma
   di dalam perbuatan-perbuatanmu.
   Seluruh rahasia yang telah Kubagikan,
   cerita-cerita yang telah Kuutarakan, mister-misteri yang telah Kujelaskan,
   bimbingan yang telah Kuberikan akan mempengaruhimu dalam cara hidup
   sehari-hari. Setiap aspek dari hidupmu akan disentuh kepututusan-keputusanmu,
   persahabatanmu, sikapmu, dan imanmu. Firman-Ku akan menjadi seperti program
   perangkat lunak yang di-download ke dalam hati dan pikiranmu, dan kamu akan
   mulai bereaksi terhadap apa yang Kukatakan semudah komputer bereaksi terhadap
   program yang dioperasikan.
   Hidup itu menggairahkan jika Firman-Ku
   mempengaruhi perbuatanmu! Biarlah Firman-Ku membuat perubahan
   Pemogrammu,

   Tuhan
   Jikaulau kalian mengasihi Aku, tunjukkanlah dengan melakukan apa yang
   Kuperintahkan kepadamu (Yohanes 14:15)




|||||| sumber:  http://www.terangdunia.com// ||||||

KEPUTUSASAAN APAKAH
ITU?

Yosua 1:7

Minggu, 3 Januari 2010

 

Oleh karena kita menganggap
emosi dan perilaku tertentu itu tidak berbahaya, kita tidak perlu
memperhatikannya. Malah, kita menganggap beberapa sikap itu begitu “normal”
karena kita beranggapan setiap orang juga merasakannya dari waktu ke waktu.
Namun demikian, bila kita melihat apa yang ada di bawah permukaannya, kita akan
mendapati ada bahaya yang tersembunyi. Situasinya berbeda dari apa yang tampak
di permukaan. Salah satu contoh yang baik adalah keputusasaan.

 

Banyak orang melihat
keputusasaan dan kekecewaan sebagai hal yang sama, namun itu adalah konsep yang
salah. Kekecewaan adalah suatu respon emosional terhadap pengharapan yang tidak
terjadi, sedangkan keputusasaan adalah buah busuk yang dihasilkan dari
kekecewaan yang tidak terselesaikan.

 

Oleh karena kita tidak dapat
mengalami kesuksesan yang sempurna setiap kali kita mencoba sesuatu, maka tidak
mungkin kita dapat menghindari semua kekecewaan yang ada dalam hidup. Namun
demikian, kita dapat menghindari keputusasaan; itu adalah suatu pilihan yang
kita buat ketika kita memutuskan apakah kita akan membiarkan kekecewaan itu
menghancurkan keyakinan kita atau tidak.

 

Dan itulah tepatnya arti
keputusasaan – keyakinan yang sudah sepenuhnya hilang, suatu perasaan cemas
dan
hilangnya motivasi berkenan dengan sesuatu yang memberikan kepuasan dan tujuan
hidup. Berputusasa berarti tidak memiliki keteguhan hati sama sekali.

 

Dapatkan anda melihat betapa
ini merupakan suatu masalah yang besar bagi orang Kristen? Alkitab memanggil
kita untuk menjadi kuat dan berani, percaya kepada Yesus Kristus untuk segala
hal yang kita perlukan. Bila anda tidak memiliki keteguhan hati seperti ini,
hal pertama yang anda harus lakukan adalah meminta Tuhan untuk menghilangkan
rasa takut dan untuk mengingatkan anda akan kuasaNya yang besar

|||||| sumber: http://www.sentuhanhati.com/
||||||

Ingatlah
Karya Tuhan

Bacaan hari ini: Yosua
4:1-12

Ayat mas hari ini: Yosua 4:7

Bacaan Alkitab Setahun: Kejadian
7-9; Matius 3



Pembina pemuda kami, sambil bergurau pernah berkomentar demikian, “Para
pengurus pemuda suka pada narsis ya?” Alasannya,
hampir di setiap kesempatan, kami para pengurus tidak pernah melewatkan acara
berfoto-foto. Bagi kami, setiap momen harus diabadikan; sebagai tanda
kenang-kenangan di masa depan.



Mengenang masa lalu itu sangatlah penting, terutama untuk mengingat karya Tuhan
di dalam hidup kita. Dan, ini pulalah yang Tuhan ingin agar kita lakukan. Sama
seperti Tuhan, ketika Dia menyuruh bangsa Israel menyusun dua belas batu
peringatan di tepi sungai Yordan. Tujuannya adalah untuk mengingat karya Tuhan
yang memutuskan aliran Sungai Yordan, sehingga bangsa Israel dapat berjalan
melaluinya.
Batu peringatan ini bukan hanya bagi generasi mereka saja, melainkan juga bagi
anak cucu mereka. Jika kita melupakan karya dan pimpinan Tuhan pada masa
lampau, kita akan mudah mengeluh saat menghadapi masalah. Sebaliknya, jika kita
terus mengingat karya dan kasih setia Tuhan, inilah yang menjadi modal kita
untuk melangkah dalam iman walau tetap ada tan¬tangan di depan kita.



Jika Tuhan telah memimpin kita pada masa lalu, bukankah Tuhan yang sama akan
memimpin kita pada masa depan? Hal ini juga berlaku ketika kita mencapai
kesuksesan, bahwa bukan karena kehebatan atau kepintaran kita mampu mencapainya,
tetapi hanya karena kasih karunia Tuhan. Dengan demikian, tidak ada alasan
untuk bermegah diri. Seberapa sering kita mengingat karya Tuhan dalam hidup
kita?

 

DARI SEGALA HAL YANG PATUT DIINGAT,
KEBAIKAN DAN KARYA TUHANLAH YANG MESTI KUAT MELEKAT



Penulis: Vonny Thay

|||||| sumber: http://www.renunganharian.net/ ||||||

 






[Non-text portions of this message have been removed]

#60896 From: lamris sihombing <lassy_happy@...>
Date: Sat Jan 2, 2010 8:24 pm
Subject: Menggubrak Gurita Cikeas
lassy_happy
Offline Offline
Send Email Send Email
 
Hi all!

selamat membaca:-)!


Lamris Sihombing




[Non-text portions of this message have been removed]

#60895 From: "Christovita Wiloto" <christovwiloto@...>
Date: Sat Jan 2, 2010 8:14 pm
Subject: Langanan Daily GPS Cuma-cuma
christovwiloto
Offline Offline
Send Email Send Email
 
Dear Rekan-rekan terkasih dalam Kristus,

Jika rekan-rekan berminat mendapatkan Daily GPS setiap hari langsung di alamat
email pribadi, silakan Subscribe dengan mengirim email kosong ke:

dailygps-subscribe@yahoogroups.com

Pelayanan ini CUMA-CUMA.

Daily GPS adalah devotion atau renungan setiap hari yang bermaksud membahas,
merenungkan dan mempergumulkan masalah-masalah riil dan aktual yang menjadi isu
strategis yang harus dihadapi murid-murid Kristus di jaman sekarang.

Daily GPS disajikan setiap hari oleh saya, Christovita Wiloto.

Daily GPS berupaya menyoroti isu-isu strategis yang menjadi konteks Indonesia
dalam terang firman Tuhan.

Daily GPS dikirim setiap hari melalui teknologi viral, sehingga diharapkan dapat
sampai kepada pembaca secara real time.

Tuhan Yesus memberkati kita sekalian, amin.

------Original Message------
From: christovwiloto@...
To: Christovita Wiloto Wiloto
Subject: gps
Sent: Jan 3, 2010 3:57 AM

Post message: dailygps@yahoogroups.com Subscribe:
dailygps-subscribe@yahoogroups.com Unsubscribe:
dailygps-unsubscribe@yahoogroups.com List owner: dailygps-owner@yahoogroups.com

Best regards
Christovita Wiloto


Get Strategic Indonesia Daily Alerts at www.wiloto.com
Sent from my WILOTO CORP wireless device

#60894 From: "Christovita Wiloto" <christovwiloto@...>
Date: Sat Jan 2, 2010 4:29 pm
Subject: GPS: 10 Berita Kesehatan Terheboh Sepanjang 2009
christovwiloto
Offline Offline
Send Email Send Email
 
DAILY GPS

Judul: 10 Berita Kesehatan Terheboh Sepanjang 2009

Penulis: Christovita Wiloto

Tanggal: Minggu, 3 Januari 2010

PENTING baca dibawah Ayat Alkitab: Yeremia 33:6-8

Nats Alkitab:
Sesungguhnya, Aku akan mendatangkan kepada mereka kesehatan dan kesembuhan, dan
Aku akan menyembuhkan mereka dan akan menyingkapkan kepada mereka kesejahteraan
dan keamanan yang berlimpah-limpah. (Yeremia 33:6)

Paparan:
Sepanjang 2009 ada beberapa isu kesehatan yang sempat menjadi polemik dan
perhatian publik. Berikut peringkatnya seperti yang dikutip dari WebMD oleh
Inilah.com.

1. Virus Flu Babi Momok Mematikan

Cerita kesehatan paling top tahun ini dimulai pada 21 April lalu saat Centers
for Disease Control (CDC) menyelidiki rangkaian virus flu baru pada manusia.
Virus H1N1 ini dikhawatirkan akan menyebar cepat ke seluruh penjuru dunia.

2: Reformasi Kesehatan

Reformasi di bidang kesehatan menjadi isu utama di Amerika Serikat. Banyak yang
perlu diubah untuk lebih melindungi masyarakat Amerika Serikat yang selama ini
terabaikan. Saat ini UU tentang reformasi kesehatan masih terus disusun.

3. Produk Selai Kacang Mengandung Salmonella

Di awal 2009, penyelidik kesehatan Minnesota menghubungkan infeksi salmonella
misterius dengan produk kacang tanah. Setelah itu ditemukan bahwa semua produk,
mulai dari es krim hingga makanan anjing, kemungkinan membawa kacang tanah yang
telah terkontaminasi salmonella. Hasil hitungan menyebutkan 3,919 produk ditarik
dari pasaran, menyebabkan 714 kasus penyakit di 46 negara bagian dan paling
tidak menyebabkan 9 kematian.

4. Kematian Michael Jackson Akibat Propofol

Dunia terhentak dengan kematian King Of Pop Michael Jackson. Keracunan propofol
akut dinyatakan sebagai penyebab kematiannya. Obat penenang itu diresepkan oleh
dokter pribadi Michael untuk membantunya tidur.

5. Kematian Farah Fawcet Akibat Kanker

Setelah Michael Jackson, dunia selebritas kembali dihebohkan dengan pemberitaan
kematian aktris Farrah Fawcet meninggal di usia 62 akibat kanker anal (dubur).

6. Kontroversi Mammogram

Sempat menjadi perdebatan akibat pernyataan The US. Preventive Services Task
Force yang harus melakukan pemeriksaan rutin mammogram pada perempuan usia 50
dengan risiko rata-rata. Anjuran ini membantah anjuran sebelumnya yang
menyatakan pemeriksaan dini kanker payudara dimulai di usia 40.

Waktu mulai pemeriksaan diundur karena kerugian seperti paparan radiasi, salah
diagnosis, penanganan berlebih dan kerugian psikologi dianggap lebih besar
dibandingkan manfaatnya. Perubahan ini mendapat banyak kritikan dari kelompok
medis lainnya.

7. Masalah Acetaminophen

56,000 kasus ke ruang gawat darurat setiap tahun dipicu oleh penggunaan
acetaminophen berlebih,  badan pengawas obat dan makanan Amerika (FDA)
menganjurkan pengurangan dosis untuk dewasa. Banyak obat di apotek, obat flu,
alergi, sakit kepala dan radang sendi yang diresepkan, mengandung acetaminophen.

8. Lemak Cokelat untuk Turunkan Berat Badan.

Anda bisa menurunkan 4.5 kilogram lemak tiap tahun tanpa berolahraga, jika lemak
coklat di tubuh Anda diaktifkan. Peneliti terus mencari cara membuat kandungan
lemak cokelat di dalam tubuh semakin aktif.

9. Kemajuan vaksin AIDS

Dalam percobaan yang melibatkan 16,000 laki-laki dan perempuan Thailand, sebuah
vaksin HIV hanya menunjukkan sedikit kemajuan dalam melindungi dari infeksi
virus AIDS. Para peneliti berharap akan lebih sukses lagi dengan vaksin-vaksin
lainnya.

10. Octomom

Keputusan Nadya Suleman, untuk mentransfer 6 embrio ke rahimnya saat dia telah
mempunyai enam bayi melalui proses in vitro fertilization (IVF) menjadi
kontroversi.  Tapi Nadia, merasa fit dan memilih meneruskan keputusannya.
Wanita ini sukses melahirkan delapan bayi, karena dua embrio (dari enam embrio
yang diimplan) terpisah.

Firman Tuhan hari ini di Yeremia 33:6 mengatakan, sesungguhnya, Tuhan akan
mendatangkan kepada kita kesehatan dan kesembuhan, dan Tuhan akan menyembuhkan
kita dan akan menyingkapkan kepada kita kesejahteraan dan keamanan yang
berlimpah-limpah.

Kemajuan tehnologi kesehatan sebenarnya merupakan "pengenapan" dari janji Tuhan
untuk meningkatan kualitas kesehatan kita, umat manusia. Namun gaya hidup
kitalah yang cenderung merusak kesehatan kita sendiri.

Dengan sadar memperbaiki gaya hidup kita menuju gaya hidup yang sehat baik
jasmani dan rohani akan mengaminkan janji yang Tuhan sudah genapi. Meningkatkan
kualitas kehidupan jasmani dan rohani kita, mendatangkan kesejahteraan dan
keamanan yang berlimpah-limpah

Renungan:
TUHAN TELAH MEMBERIKAN KESEHATAN KEPADA KITA, BAGAIMANA KITA MENJAGA DAN
MENINGKATKANNYA

Doa:
Tuhan terima kasih atas kesehatan yang telah Engkau berikan, mampukan kami
menjaga dan meningkatkannya. Jikalau ada sakit penyakit dalam tubuh kami, mohon
Tuhan Yesus berkenan menyembuhkannya

Ayat Alkitab: Yeremia 33:6-8

33:6

Sesungguhnya, Aku akan mendatangkan kepada mereka kesehatan dan kesembuhan, dan
Aku akan menyembuhkan mereka dan akan menyingkapkan kepada mereka kesejahteraan
dan keamanan yang berlimpah-limpah.

33:7

Aku akan memulihkan keadaan Yehuda dan Israel dan akan membangun mereka seperti
dahulu:

33:8

Aku akan mentahirkan mereka dari segala kesalahan yang mereka lakukan dengan
berdosa terhadap Aku, dan Aku akan mengampuni segala kesalahan yang mereka
lakukan dengan berdosa dan dengan memberontak terhadap Aku.



Best regards
Christovita Wiloto


Get Strategic Indonesia Daily Alerts at www.wiloto.com
Sent from my WILOTO CORP wireless device

#60893 From: Henry Lie <henry.lie@...>
Date: Sat Jan 2, 2010 7:40 am
Subject: Tuhan, Pergilah Dari Padaku
leeguifeng
Offline Offline
Send Email Send Email
 
Tuhan, Pergilah Dari Padaku

*Oleh: Henry Sujaya Lie*

Saya teringat akan kisah pergumulan seorang tokoh. Namanya *Frank van Gessel
*, mungkin tidak banyak dari kita yang pernah mendengar nama itu, padahal
peninggalannya sangat besar di dunia Kekristenan di Indonesia.

Van Gessel adalah seorang karyawan di Perusahaan Minyak Belanda*Bataafsche
Petroleum Maatschappij* (BPM) di Cepu, namun sejarah juga mencatat bahwa dia
adalah pendiri dari Gereja Pantekosta di Indonesia, Gereja Bethel Injil
Sepenuh, dan beberapa gereja lainnya. Boleh dibilang van Gessel adalah Bapak
Gerakan Pantekosta di Indonesia. Salah satu anak murid van Gessel adalah Ho
Lukas Senduk, pendiri Sinode Gereja Bethel Indonesia, yang dimenangkannya
saat pemuda Senduk bekerja di perusahaan minyak itu dan menerima Tuhan Yesus
pada usia 18 tahun.

Suatu saat ketika van Gessel membaca Yohanes 1:14 "*Firman itu telah menjadi
manusia, dan diam di antara kita..*" Dia membaca kata "*diam*" itu sebagai "
*Tabernakel*". Tabernakel adalah Bait Allah, orang Israel tahu benar
artinya, bahwa ini berarti Allah mereka berdiam di tengah mereka, secara
pribadi. Dan ini yang membedakan mereka dengan bangsa-bangsa lain pada jaman
itu yang menyembah segala macam berhala dalam bentuk patung-patung mereka.
Tiba-tiba saya melihat bahwa kita juga bisa melihat ayat itu dari dua sisi.
Satu sisi kita bisa menganggap lalu ayat itu dan menterjemahkannya dengan
sederhana, bahwa itu sekedar ayat yang menyatakan bahwa Allah pernah datang
sebagai manusia Yesus dan diam di antara manusia. Titik. Ngga ada apa-apa
lagi.

Namun di sisi yang lain, kalau kita bisa memahami arti tabernakel itu, kita
bisa melihat bahwa kata 'diam' itu sebagai Tabernakel, sebagai perjumpaan
pribadi dengan Yesus, penyertaanNya, persahabatanNya dan kehadiranNya yang
nyata di setiap detik kehidupan kita. Ada sesuatu, dan bukan sekedar
pengetahuan dan fakta.

Alkitab mencatat dua macam respon ini juga. Ketika Tuhan Yesus pertama kali
berjumpa dengan Simon Petrus yang sedang kelelahan karena bekerja semalaman
tanpa hasil, Dia menyuruh Petrus menebarkan jalanya sekali lagi. Ragu-ragu
tapi tak menolak, Petrus cuma bisa ternganga ketika jalanya hampir robek
oleh tangkapan ikan yang begitu banyak. Petrus pun tersungkur dan memohon
agar Tuhan Yesus menjauh daripadanya, karena begitu 'overwhelmed' oleh
perjumpaanNya dengan Tuhan Yesus. Rintihnya,*Tuhan, pergilah dari padaku,
karena aku ini seorang berdosa*." Petrus melihat sosok Allah yang
ber-Tabernakel di hadapannya. Dan ketika Yesus meminta dia mengikutiNya,
Petrus pun meninggalkan jalanya yang sarat dengan ikan.

Respon yang lain adalah ketika Tuhan Yesus memberi makan lima ribu orang
dengan mukjizat 5 roti dan 2 ikan. Orang-orang yang tercengang melihat
keajaiban itu pun mendesak agar Yesus menjadi raja mereka. Alasannya? Demi
perut mereka. Dan ketika Tuhan Yesus memproklamasikan bahwa Dialah Roti dari
Sorga, sontak orang-orang itu kecewa, dan pupus harapan mereka untuk
memperoleh Raja yang dapat menjamin uang jajan mereka tiap-tiap hari. Yang
mereka lihat bukan sosok Allah yang ber-Tabernakel, namun Dewa Dapur untuk
menjamin ngebulnya dapur mereka sehari-hari. Jadi sama seperti Petrus,
mereka juga berseru kepada Tuhan Yesus "*Pergilah dari padaku....*", tentu
dengan intonasi dan maksud yang lain :)

Bukankah mukjizat 5 roti dan 2 ikan itu tidak kurang dari mukjizat jala ikan
dengan Petrus? Tetapi nyatanya dua respon yang berbeda! Yang satu terpesona
dan tersungkur, yang satu kecewa, bersungut-sungut dan akhirnya meninggalkan
Yesus.

Kiranya perjumpaan kita dengan juga Tuhan tidak berlalu sia-sia. Kita bisa
tersungkur dan meninggalkan segalanya untuk mengikut Tuhan, atau kita bisa
kecewa ketika definisi roti kita beda dengan definisi Tuhan. (*Jangan
salah, tentu Tuhan sendiri juga berjanji untuk mencukupi segala keperluan
kita menurut kekayaan dan kemuliaanNya, namun apakah yang kita lihat dari
Dia*?)

Biarlah Dia berdiam, ber-Tabernakel di dalam kita, di dalam kehidupan kita.
Biarlah kita tersungkur dan terpesona di hadapanNya. Tahun yang baru ini,
biarlah kita semakin tersungkur di hadapan Tabernakel itu.

***

Singapura, tahun baru 2010
Mengenang FG van Gessel dan De Pinksterkerk


[Non-text portions of this message have been removed]

#60892 From: "i_sumarya" <i_sumarya@...>
Date: Sat Jan 2, 2010 6:55 am
Subject: 3 Jan
i_sumarya
Offline Offline
Send Email Send Email
 
HR PENAMPAKAN TUHAN: Yes 60:1-6; Ef 3:2-3a.5-6; Mat 2:1-12
"Kami telah melihat bintang-Nya di Timur dan kami datang untuk menyembah Dia."
Dalam berbagai kesempatan pertemuan atau acara pada umumnya para peserta yang
bertempat tinggal jauh dari tempat pertemuan datang lebih awal daripada mereka
yang dekat. Mereka yang jauh takut terlambat, dan untuk itu memang harus jauh
mempersiapkan diri,  berangkat lebih awal dan ketika mengikuti ibadat di gereja
kiranya dapat mengambil tempat di depan, sementara yang dekat merasa aman dan
pasti tak akan terlambat. Dengan kata lain mereka yang jauh memang lebih
berkorban daripada yang dekat. Dalam Warta Gembira hari ini kita baca dan
dengarkan bahwa `orang-orang majus dari Timur' lebih cepat tergerak untuk
"menyembah Dia", bersembah sujud kepada "Sang Bayi/Kanak-Kanak Yesus" daripada
orang-orang Betlekem, termasuk tokoh-tokoh penting. Orang-orang majus yang jauh
dari Betlekem lebih peka akan kedatangan  Penyelamat Dunia dengan melihat
tanda-tanda, "Kami telah melihat bintang-Nya di Timur dan kami datang untuk
menyembah Dia" (Luk 2:2). Pancaran Kabar Gembira dari Kanak-Kanak Yesus menggema
jauh alias Kanak-Kanak Yesus sungguh bercirikhas missioner. Hari ini oleh Gereja
Katolik juga dijadikan `Hari Anak Misioner Sedunia', suatu ajakan untuk membina
semangat missioner sedini mungkin kepada anak-anak kita. Maka baiklah kami
mengajak anda sekalian untuk mawas diri perihal bina missioner anak-anak.

"Di manakah Dia, yang baru dilahirkan itu? Kami telah melihat bintang-Nya di
Timur dan kami datang untuk menyembah Dia." (Luk 2:2)

Pertanyaan orang-orang majus dari Timur "Di manakah Dia, ....yang baru
dilahirkan itu", selayaknya juga menjadi pertanyaan kita, para orangtua, orang
dewasa, dan mungkin pertanyaan dari kita akan seperti ini "Di manakah anak-anak
kita,adik-adik kita?".  Marilah kita perhatikan anak-anak maupun remaja kita,
mereka yang berusia 13 tahun ke bawah, entah di dalam keluarga kita maupun
lingkungan hidup dan kerja kita.
1) Anak-anak usia balita: Anak-anak usia balita penting sekali untuk
diperhatikan, menerima kasih-sayang dari orangtuanya, dan secara khusus dari
ibunya. Kami berharap orangtua dengan rela hati, penuh kasih dan pengorbanan
berani memboroskan waktu dan tenaga bagi anak-anak balitanya, alias
`bersembah-sujud kepada anak-anaknya selama usia balita'. Secara khusus kami
mengingatkan dan mengajak para ibu untuk menyusui anak-anaknya secara memadai,
konon menurut ahli gizi minimal menyusui anaknya sampai usia satu tahun. Untuk
itu memang dari para ibu dituntut kebugaran dan kesegaran tubuh serta makan dan
minum yang bergizi. Anak-anak usia balita pada umumnya sepenuhnya berada di
rumah dalam asuhan orangtuanya, maka hendaknya sedini mungkin anak-anak dibina
dalam hal kepekaan sosial, sopan santun, budi pekerti, dst.. . Pembelajaran
membaca dan berhitung kiranya juga mendapat tempat khusus bagi anak-anak balita,
yang diajarkan oleh bapak-ibunya.
2) Anak-anak usia sekolah/pendidikan dasar: Sekolah adalah pembantu orangtua
dalam rangka mendidik anak-anak mereka, maka hendaknya ada kerjasama antara
sekolah/para guru dan orangtua dalam proses pembelajaran di sekolah. Para guru
dalam rangka melaksanakan tugas pengajaran, hendaknya menghayati tehnik-tehnik
mengajar sebagai berikut:
 "Mulai dengan kasih sayang"
 "Belajar dengan melakukan"
 "Bergerak dari yang mudah ke yang sulit"
 "Mengajar satu per satu"
 "Guru sebagai teman baik para siswa"
 "Membuat belajar menyenangkan"
(lihat: Rung Kaewdang PhD: Suatu Cara Reformasi Pembelajaran yang Mangkus,
BELAJAR DARI  MONYET, Grasindo  Jakarta 2002, hal 61-71).
Baik di dalam keluarga maupun sekolah kiranya perlu dibina semangat missioner
bagi anak-anak. Salah satu cara bina misioner antara lain anak-anak diminta
mengenali dengan cermat lingkungan hidupnya minimal dalam radius satu kilometer,
entah dari rumah/tempat tinggal atau sekolah. Mereka, anak-anak diminta berjalan
kaki sambil melihat-lihat apa yang ada di jalanan, dan kemudian diminta
menceriterakan apa yang mereka lihat, apa yang mengesan dst.. Jika mungkin
hendaknya anak-anak diajak melihat atau mendatangi mereka yang miskin dan
berkekurangan, entah di kota-kota atau pedesaan atau panti asuhan, dst..

"Memang kamu telah mendengar tentang tugas penyelenggaraan kasih karunia Allah,
yang dipercayakan kepadaku karena kamu, yaitu bagaimana rahasianya dinyatakan
kepadaku dengan wahyu,yang pada zaman angkatan-angkatan dahulu tidak
diberitakan kepada anak-anak manusia, tetapi yang sekarang dinyatakan di dalam
Roh kepada rasul-rasul dan nabi-nabi-Nya yang kudus" (Ef 3:2-3a.5)

Kutipan dari surat Paulus kepada umat di Efesus di atas ini kiranya dapat kita
renungkan (1) pertama-tama kita diharapkan mendengarkan berbagai pengajaran yang
disampaikan oleh `para rasul dan nabi' dan (2) kita juga dipanggil untuk menjadi
`nabi atau rasul':
(1). Mendengarkan merupakan salah satu indera dari pancaindera, yang
pertama-tama berfungsi; bayi sejak dalam kandungan sudah dapat mendengarkan.
Keutamaan mendengarkan ini hendaknya terus `dipelihara' dan diperdalam dalam
diri anak-anak kita sampai dewasa; mendengarkan penting sekali dalam proses
pembelajaran dalam bentuk apapun. Memang mendengarkan mengandaikan keutamaan
kerendahan hati, tanpa kerendahan hati orang tak dapat mendengarkan dengan baik.
Tentu saja kebiasaan mendengarkan perlu diimbangi dengan melatih memilah dan
memilih, memilah mana yang baik dan buruk dan kemudian memilih yang baik untuk
dilaksanakan. Masa kini cukup banyak informasi atau berita melalui aneka media
massa atau lisan dari mulut ke mulut, yang perlu dipilah dan dipilih dengan
cermat, teliti dan tekun.
(2). Sebagai orang beriman kita memiliki dimensi missioner, diutus sebagai `nabi
atau rasul'. Nabi adalah "orang yang diutus dan diilhami oleh Allah untuk
menyatakan sesuatu yang tersembunyi, mengungkapkan suatu nubuat, menyatakan
pikiran dan kehendak Ilahi, dan juga untuk meramalkan masa depan" (Xavier Leon 
Dufour: Ensklopedi Perjanjian Baru, Penerbit Kanisius  Yogyakarta 1990, hal
412), sedangkan rasul adalah seseorang yang diutus untuk menyampaikan sesuatu
dan tentu saja apa yang baik, menyelamatkan dan membahagiakan. Kita, orang yang
percaya kepada Yesus Kristus, Pewarta Kabar Baik, dipanggil untuk menjadi
pewarta-pewarta kabar baik: yang terdengar dan terlihat dari cara hidup dan cara
bertindak kita adalah apa yang baik, dan juga diharapkan untuk senantiasa
menyuarakan dan menyebarluaskan apa yang baik dalam berbagai kesempatan dan
kemungkinan. Apa yang disebut baik senantiasa berlaku secara universal, dimana
saja dan kapan saja dan bagi siapapun juga. Apa yang disebut baik antara lain
buah-buah Roh seperti " kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan,
kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri"(Gal 5:22-23), maka
baiklah keutamaan-keutamaan sebagai buah Roh ini kita hayati dan sebarluaskan
dalam hidup kita sehari-hari.
"Bangkitlah, menjadi teranglah, sebab terangmu datang, dan kemuliaan TUHAN
terbit atasmu. Sebab sesungguhnya, kegelapan menutupi bumi, dan kekelaman
menutupi bangsa-bangsa; tetapi terang TUHAN terbit atasmu, dan kemuliaan-Nya
menjadi nyata atasmu" (Yes 60:1-2). Apa yang diserukan oleh nabi Yesaya ini
baiklah kita renungkan dan hayati; panggilan atau ajakan bagi kita agar menjadi
`terang' bagi siapapun yang kita jumpai atau hidup bersama-sama dengan kita.
Marilah kita saling menerangi dengan penuh harapan dan gairah, karena `terang
Tuhan' di atas kita semua.

"Kiranya semua raja sujud menyembah kepadanya, dan segala bangsa menjadi
hambanya! Sebab ia akan melepaskan orang miskin yang berteriak minta tolong,
orang yang tertindas, dan orang yang tidak punya penolong;ia akan sayang kepada
orang lemah dan orang miskin, ia akan menyelamatkan nyawa orang miskin" (Mzm
72:11-13).
Jakarta, 3 Januari 2010

Messages 60892 - 60921 of 60921   Newest  |  < Newer  |  Older >  |  Oldest
Advanced
Add to My Yahoo!      XML What's This?

Copyright 2009 Yahoo! Inc. All rights reserved.
Privacy Policy - Terms of Service - Guidelines - Help